Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) dan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat menandatangani Pakta Integritas PPDS dan Perjanjian Penyelenggaraan Pembelajaran Klinik di Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Selasa (15/9/2026).

Penandatanganan ini dilaksanakan bersamaan dengan penutupan kegiatan Orientasi, Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), Pelayanan Prima serta Ketahanan Mental bagi peserta PPDS.

Dengan adanya kegiatan tersebut dan setelah menjalani rangkaian orientasi dan pelatihan dasar pelayanan rumah sakit, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUP Kandou Manado kini siap memasuki tahapan pendidikan klinis.

Para peserta PPDS selanjutnya menjalani proses pendidikan klinis di RSUP Kandou dengan bekal pengetahuan mengenai keselamatan pasien, mutu pelayanan, pencegahan infeksi, keselamatan kerja, pelayanan prima serta ketahanan mental

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menjelaskan, penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesanggupan semua pihak untuk menjalankan proses pendidikan secara bertanggung jawab.

Peserta PPDS, sebut Dekan, nantinya tidak hanya menghadapi persoalan akademik dan klinis, tetapi juga berbagai aspek nonakademis ketika berada di lingkungan pelayanan rumah sakit.

“Tidak semua profesi ada pakta integritas. Ini penting karena aspek klinis maupun nonklinis harus diantisipasi saat saudara terjun dalam pelayanan sebagai residen PPDS,” ujarnya.

Diingatkan, proses pendidikan yang akan dijalani selama kurang lebih empat tahun harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada Pakta Integritas yang telah ditandatangani.

Dekan menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama RSUP Kandou beserta jajaran yang telah menerima para peserta PPDS untuk menjalani proses pembelajaran klinik. “Terima kasih Pak Dirut dan jajaran. Terimalah mereka untuk belajar di RS Kandou,” ujarnya.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan mengatakan, berakhirnya orientasi dan pelatihan menjadi tanda bahwa peserta didik telah siap memasuki pendidikan klinis. “Hari ini penutupan pelatihan. Itu tandanya peserta didik siap mulai dengan pendidikan klinis,” ujarnya.

Memasuki lingkungan klinis, Dirut meminta peserta PPDS menjaga sikap dan menghindari segala bentuk perundungan selama menjalani pendidikan.

Secara khusus, Dirut menitipkan tiga hal kepada para peserta didik, yakni belajar sungguh-sungguh, melayani dengan hati, dan memperlakukan semua orang dengan rasa hormat.

“Jangan membeda-bedakan. Apakah tenaga kesehatan ini atau itu, cleaning service, tenaga kesehatan lainnya, maupun bagian administrasi. Semua harus kita perlakukan dengan rasa hormat,” tegasnya.

Lingkungan pendidikan dan pelayanan rumah sakit, menurutnya, merupakan tempat untuk membentuk kemampuan sekaligus karakter seorang dokter. Karena itu, peserta PPDS dituntut mampu menunjukkan sikap profesional, menghargai sesama dan mengutamakan kepentingan pasien.

“RS Kandou dan Faked Unsrat memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan dokter. Jadilah dokter yang berdedikasi,” pesannya.

Dirut juga mengingatkan, pendidikan kedokteran tidak hanya berorientasi pada kemampuan klinis. Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting yang harus dijalankan secara seimbang.

Usai memberikan sambutan, Dirut di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Yune Laukati menutup kegiatan orientasi, pendidikan dan pelatihan peserta PPDS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan 1 Faked Unsrat Nurdjanah Jane Niode. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado membuka penerimaan calon peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-1) Fakultas Kedokteran (Faked) pimpinan Billy Johnson Kepel Semester Ganjil 2025/2026.

Pengumuman pembukaan penerimaan tersebut dilakukan lewat surat bernomor 3808/UN12/2025 yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria atas nama Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Dalam pengumuman tertanggal 22 Mei 2025 itu disebutkan, pendaftaran dapat dilakukan secara online mulai 22 sampai dengan 28 Mei 2025 pukul 23.59 Wita.

Sesuai SK Rektor Unsrat nomor 613)UN12/PD/2025 yang mendasari pengumuman tersebut, dirincikan jumlah kuota calon peserta PPDS-1 yang akan diterima, yang totalnya berjumlah 68 orang.

Untuk program studi (prodi) ilmu kesehatan mata 6 orang, prodi ilmu kesehatan anak 12 orang, prodi ilmu bedah 10 orang, prodi obstetri dan ginekologi 10 orang.

Prodi ilmu kesehatan kulit dan kelamin 4 orang, prodi ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi 6 orang, prodi ilmu penyakit jantung dan pembuluh darah 6 orang, prodi neurologi 10 orang serta prodi anestesiologi dan terapi intensif 4 orang.

Pendaftaran online melalui laman https : regmaba,unsrat.ac.id daftar dan memilih jalur masuk Fakultas Kedokteran – Program Pendidilan Dokter Spesialis menjadi mendapatkan nomor pendaftaran dan pin. (FA)

Meimonews.com – Tahun ini, Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat memasuki usia yang ke-66. Memperingati Dies Natalis tersebut, sejumlah kegiatan telah dan akan digeler.

Pembukaan kegiatan dilakukan di kompleks fakultas, Sabtu (26/4/2025). Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie di dampingi Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel membuka rangkaian kegiatan.

Turut hadir, Wakil-wakil Rektor, sejumlah Dekan se-Unsrat, Ketua Ikatan Alumni Faked Unsrat Fransiskus Andi Silangen, Wakil Dekan 1 Nurdjanah Jane Niode, Wakil Dekan 2 Damayanti Pangemanan, Wakil Dekan 3 Frans Wantania serta civitas akademika Faked Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat memberikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika Faked Unsrat yang telah berdedikasi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga perjalanan panjang ini Faked tetap menjalankan eksistensinya.

“Fakultas Kedokteran Unsrat telah menjadi ujung tombak dalam mencetak tenaga kesehatan baik sebagai dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners yang berkualitas dan berkompeten melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Rektor mengajak civitas akademika Faked Unsrat dalam perjalanan Dies Natalis ke- 66 ini, harus lebih kreatif, inovatif dalam menjawab tantangan perkembangan saat ini dan ke depannya.

Dalam sambutannya, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menjelaskan program jangka pendek yang telah disiapkan dan dilaksanakan, di antaranya berbenah mempersiapkan akreditasi Prodi Pendidikan Dokter dan Prodi Profesi Dokter dalam 1 tahun ke depan.

Dalam jangka menengah, siklus 5 tahunan akreditasi 16 prodi di Faked Unsrat berjalan dengan baik dengan menjalankan standar pendidikan yang baik dan sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

Jika kita berbicara tentang akreditasi maka mulai dari visi, sisi, tujuan, strategi pencapaian tujuan, tata kelola, mahasiswa dan lulusan, SDM, sarpras, kurikulum dan sistem pembelajaran, pembiayaan, dan pelaksanaan tridharna perguruan tinggi.

“Itu telah terangkum seluruhnya pada sistem monev akreditasi, dan semuanya harus dijalankan dalam kerangka sistem penjaminan nutu yg berkelanjutan,” ujar mantan Wakil Rektor 4 Unsrat Manado ini.

Hal-hal tersebut disampaikan di momen Dies Natalis ini, sebagai penegasan kepada seluruh elemen Faked Unsrat sehingga jangka panjang Faked Unsrat bisa menunjukan imagenya di level nasional bahkan internasional, di antaranya ditunjukan pada lulusan yang berkualitas dan kompeten serta pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang berkualitas.

Ketua Panitia Rizki Najoan melaporkan, dies natalis tahun ini mengangkat tema HOME (Humanity, Outreach, Medical, Ethics).

Humanity menunjukkan nilai kemanusiaan dalam pelayanan medis dan pendidikan. Outreach menggambarkan keterlibatan Faked Unsrat dalam kebersamaan sebagai satu keluarga besar civitas akademika Fakred Unsrat serta menjangkau masyarakat melalui pengabdian dan penelitian.

Medical menegaskan fokus Faked Unsrat dalam bidang kesehatan secara holistik. Ethics menekankan pentingnya etika dalam praktek sehari-hari.

Rangkaian kegiatan dies, sebutnya, sudah dimulai sejak 2 April dengan rangkaian kegiatan olahraga. Pada 12 Mei akwn diadakan Malam Keakraban dan Kesenian, pada 28 Mei acara puncak dies natalis, 29 Mei acara Temu Alumni.

Di bidang ilmiah, ada beberapa rangkaian kegiatan baik skala nasional maupun internasional. Di bidang kesenian, ada Medical Voice, Faked Got Talent, Putra Putri Faked Unsrat.

Di bidang pengabdian masyarakat, akan dilakukan Kotamobagu, dan di warga sekitaran Faked Unsrat di Malalayang.

Ditegaakan, Dies Natalis kali ini panitia berusaha semua partisipasi bersifat sukarela tidak ada pungutan yang tidak sesuai, tanpa voting murni melalui penilaian juri.

“Hal ini sejalan dengan harapan pimpinan Unsrat dan pimpinan Faked agar menjaga nama baik Faked Unsrat serta efisiensi negara.

Acara pembukaan dies, diwarnai dengan Jalan Sehat, Lomba Yel-yel, Line Dance dan Zumba Bersama dan kegiatan kesenian. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis, Dokter, Dokter Gigi dan Ners di The Sentra Hotel Manado, Selasa (18/2/ 2025).

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya mengatakan, sumpah dan janji yang para dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners ucapkan menunjukkan bahwa merek berhak mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai keprofesian.

“Saya berharap kalian semua memberikan pelayanan dan pengabdian, dimana pengetahuan dan keterampilan, dedikasi, sikap sosial dan moralitas harus dikedepankan dalam melayani masyarakat,” ujar Rektor yang adalah juga Pelaksana Tugas Dekan Faked Unsrat.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Sulut Rima F. Lolong dalam sambutannya mengatakan, Fakultas Kedokteran Unsrat senantiasa menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas dari tahun ke tahun.

Prestasi ini tidak hanya membanggakan institusi tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia kesehatan di Sulawesi Utara dan Indonesia.

Gubernur berharap, tenaga kesehatan tidak hanya bertujuan mengobati, tetapi juga menjadi sumber harapan dan inspirasi bagi pasien yang akan ditangani.

“Jalankanlah profesi ini dengan integritas, empati dan dedikasi yang tinggi, Ingatlah bahwa setiap tindakan dan keputusan anda akan memiliki dampak bagi kehidupan orang lain,” ujar Rima membacakan sambutan Gubernur. (FA)

Meimonews,com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie jadi Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado menggantikan Nova Helen Kapantow.

Pengangkatan tersebut mengacu pada Surat Rektor Unsrat Manado No. 2699/UN12/LL/2024 tertanggal 24 Desember 2024.

Keputusan Rektor 2699 tersebut berisi tentang Pencabutan Surat Keputusan Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado No. 704/UN12/KP/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Periode Tahun 2023-2027 tertanggal 18 April 2023.

“Mencabut keputusan Rektor Universitas Sam Ratulangi No. 704/UN12/KP/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Periode Tahun 2023-2027 tertanggal 18 April 2023,” demikian bunyi penetapan kesatu keputusan Rektor Unsrat No. 2699 tersebut,

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 24 Desember 2024.
Keputusan ini dikeluarkan Rektor Unsrat setelah membaca Surat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi No. 0153/M.A/HK.10/2024 tanggal 23 Desember 2024 Hal Tindak Lanjut Putusan M.A No. 258/TUN/2024.

“Benar sudah ada pergantian Dekan Fakultas Kedokteran berdasarkan putusan MA yang telah mempunyai kekuatan hukun tetap dan telah ditetapkan Plt. Dekan Fakultas Kedokteran yakni Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Sompie,’ jelas Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang kepada Meimonews.com via WA, Senin (30/12/2024).

Untuk selanjutnya, sambung Pinasang, Plt Dekan Faked melaksanakan tridharma perguruan tinggi dan mempersiapkan Panitia Penjaringan, Penyaringan dan Pemilihan Dekan Fakultas Kedokteran.

Ditambahkan, Keputusan Rektor No. 2699/UN12/LL/2024 sudah disampaikan kepada Prof. Dr. dr. Nova Helen Kapantow, DAN, MSc, SpGK tanggal 27 Desember 2024 lewat surat nomor 24092/UN12.II/KP/2024.

Surat penyanpaian tersebut, jelas Humas Unsrat Philep Morse Regar yang dihubungi tetpisah, ditandatangani Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Royke Iwan Montolalu atas nama Rektor Unsrat. (FA)