Meimonews.com – Jika bepergian ke Kota Gorontalo dan sekitarnya atau ingin menikmati hiburan sesaat atau week-end, apa salahnyay bila mencoba mendatangi dan menginap di Grand City Hotel.

Hotel yang terletak di jalan Nani Wartabone No. 109 Kota Gorontalo ini memberikan layanan yang diyakini membuat yang datang atau menginap akan terus terpuaskan. Bahkan, akan balik lagi.

Betapa tidak, saat kedatangannya saja, petugas / karyawan hotel sudah menyapa dengan ramah dan memberikan pelayanan sesuai yang dibutuhkan.

Di bagian resepsion, kita tidak akan menunggu lama untuk mendapat pesanan kamar dan .langsung diantar ke kamar yang dituju. Barang-barang bawaanpun ikut diangkat.

Di hotel milik Elok Kurniawan ini memiliki sejumlah fasilitas. Kamar yang ada berjumlah 32 yang terdiri dari 14 superiors, 10 deluxe dan 8 suites.

Untuk superior, harga perkamarnya Rp. 220 ribu dengan fasilitas yang diberikan berupa shawer kamar mandi, AC, TV, TV kabel, air minum, telefon, pemanas air dan kulkas.

Untuk delux, harganya Rp. 330 ribu dengan fasilitas air panas untuk mandi, AC, TV, TV kabel, air minum, telefon, pemanas air dan kulkas.

Khusus untuk suite, harganya Rp. 412.500 dengan fasilitas air panas untuk mandi, AC, TV, TV kabel, air minum, telefon, pemanas air, kulkas serta snack.

“Disediakan extra bed seharga Rp. 100 ribu. Kami juga menyediakan makan pagi,” ujar Iin, salah satu karyawan hotel kepada Meimonews.con di kompleks hotel, Minggu (20/2/2022) pagi.

Di hotel ini tersedia fasilitas berupa welcome drink arrival, laundry serviced, hotel car, restaurant, meeting and conference facility.

Untuk paket pertemuan full board twin sharing 2 pax Rp. 650 ribu dengan fasilitas kamar, 2 kali coffee break, 1 kali makan siang, 1 kali makan malam termasuk ruang pertemuan. Untuk 1 pax Rp. 525 ribu dengan fasilitas sama seperti yang seharga Rp. 650 ribu.

Untuk paket sehari Rp. 160 ribu dengan fasilitas 2 kali coffee break, 1 kali makan siang dan 1 kali makan malam. Untuk setengah hari Rp. 85 ribu dengan fasilitas 2 kali coffee break dan 1 kali makan siang atau makan malam.

Untuk paket mini A Rp. 70 ribu dengan fasilitas 1 kali coffe break dan 1 kali makan siang. Untuk paket mini B Rp. 35 ribu dengan fasilitas 1 kali coffe break.

Disediakan pula catering box seharga Rp. 40 ribu (meal, water, fruit) dan snack box seharga Rp. 20 ribu (water, cakes).

Di hotel ini,.tersedia pula rental meeting room, only room rental Rp. 1 juta / 8 jam, minimum room rental Rp. 650 ribu / 3 jam.

Rate are inclusive standard room meeting equipment yakni in focus, screen, white board, board, masker, sound system, wireles.

Kapasitas ruang pertemuan maximum for theater style 80 orang, maximum for class room 50 orang, maximum for a shape class 40 orang.

“Room rental included government tax and serivice,” ujar Elok Kurniawan di satu kesempatan. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Lokasi yang akan dijadikan tempat bedah rumah Paroki St. Khristoforus Gorontalo baik yang ada di Wilayah Rohani di pusat paroki (Kota Gorontalo) maupun di Stasi Kwandang (Kabupaten Gorontalo Utara) ditinjau, Sabtu (4/9/2021).

Peninjauan pagi dilakukan Pastor Ronny Singal Pr (pastor paroki) di dampingi Pengurus dan Anggota Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki St. Khristoforus Gorontalo di lokasi pusat paroki sedang sorenya ditinjau Pengurus KBK Paroki di Stasi Kwandang.

Saat berada di lokasi bedah rumah, Pastor Ronny dan Pengurus KBK Paroki melihat langsung tempat yang akan dibangun wc dan tempat mandi umatnya yang membutuhkan bantuan serta berdialog dengan umat dan keluarganya tersebut.

Kepada umat calon penerima bantuan, Pastor Ronny menegaskan, dana untuk pembangunan bedah rumah sudah disiapkan. “Nanti penyalurannya dilakukan oleh Pengurus KBK tapi dalam bentuk bahan,” ujar Pastor Ronny.

Dana bedah rumah, sambung Pastor Ronny, berasal dari umat dan telah diprogramkan lewat dana APP (Aksi Puasa Pembangunan) tahun 2020. Penyalurannya diatur oleh Pengurus KBK Paroki.

Hal senada disampaikan Pengurus KBK Paroki saat berada di lokasi bedah rumah di Stasi Kwandang. Baik Alex Maramis (Ketua), Andreas Lumalo (Sekretaris) maupun Elok Kurniawan (Bendahara) serta Talulembang Sule (salah satu pengurus) telah memastikan bahwa dana untuk pembangunan rumah baru di stasi ini telah dianggarkan.

“Anggaran untuk bedah rumah di sini telah disiapkan. Tinggal penyalurannya yang akan diatur namun dalam bentuk bahan,” ujar Elok (Bendaha KBK Paroki), yang dibenarkan pengurus lain KBK Paroki.

Pada kesempatan tersebut, Sule menjelaskan program bedah rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian gereja kepada umatnya.

Anggaran program ini sudah dimasukkan pada tahun 2020 lewat dana APP. “Kalau umat di sini sudah siap membangun, anggarannya sudah ada. Tinggal diserahkan tapi dalam bentuk bahan,” ujar Sule yang diapresiasi Ketua Stasi Kwandang Amandus Bulurdity dan Ketua Seksi Pembangunan Yohanis Jebarus. (lk)