Meimonews.com – Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD yang saat ini menjadi Dirut RSUP Prof. Kandouw resmi menjadi Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulut masa bakti tahun 2022-2025.

Pelantikan Panelewen sebagai Ketua Persi Sulut dan pengurus lainnya dilakukan Ketua Umum Pengurus Pusat dr. Bambang Wibowo SpOG(K) Mars, FISQua, Kamis (30/6/2022). Turut dilantik pula, Ketua Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (Makersi) Sulut Dr. dr. Erling David Kaunang, WpA (K).

Pelantikan yang dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Center tersebut  ditandai pembacaan surat keputusan oleh Sekretaris Umum Persi, penyematan Pin, dan penyerahan Pataka Persi.

Dalam kepengurusan inti Persi Sulut,  Panelewen di dampingi oleh Wakil Ketua dr. Abraham Talumewo, Sekretaris Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, MKes, Wakil Sekretaris dr. Erwin Kristanto, SpF SH, Bendahara Frets Melope, SE MM dan Wakil Bendahara Ahnec L Sepang, SE.

Pelantikan turut disaksikan Ketua Umum Makersi Pusat Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, SH, MSi, SpFM(K), Kadis Pendidikan dan Kebudayaan dr. Grace Punuh, MKes (mewakili Gubernur Sulut), Ketua IDI Wilayah Sulut dr. Frankie Maramis, dan sejumlah undangan.

Acara ini juga dirangkaikan dengan seminar nasional dan workshop akreditasi rumah sakit, dan pameran kesehatan yang berlangsung selama dua hari. (af)

Meimonews.com – Langkah / upaya cerdas dilakukan RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof. Kandouw pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SPd, KBD terkait dengan penyiapan darah bagi pasien di rumah sakit yang terletak di Kecamatan Malalayang Manado ini.

Pihak rumah sakit telah menyediakan fasilitas bagi warga yang ingin menyumbangkan darahnya. Ada petugas UTD (Unit Transfusi Darah) yang akan melayaninya.

“Warga yang ingin menyumbangkan darahnya bisa langsung berhubungan dengan UTD RSUP Prof. Kandouw. Silahkan datang, kami siap melayani. Menampung dan menyimpan darah tersebut untuk stok darah bagi pasien rumah sakit di sini,” ujar Kepala UTD RSUP Prof Kandouw dr. Stephan Lapian.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang tunggu UTD dan ruang kerjanya, Senin (13/6/2022), dokter Stephan lantas menjelaskan prosedur dan mekanisme warga dan keluarga/kenalan pasien yang akan mendonorkan darahnya.

Diungkapkan, pelayanan donor darah ini sudah tersediakan mengingat banyak pasien-pasien di rumah sakit ini yang membutuhkan darah namun ketersediaannya masih terbatas. Oleh karena itu, bila ada warga yang bersedia dan peduli terhadap kegiatan kemanusiaan ini, pihak RS khususnya UTD sangat berterima kasih.

Warga yang ingin jadi pendonor, begitu datang ke lokasi, ungkap dokter Stephan, dilayani dengan ramah oleh petugas untuk mengikuti prosedur standart medis.

Setelah mengisi formulir yang disediakan dan pemeriksaan, dan memenuhi syarat (tekanan darah normal, hb sesuai dan standart lainnya), petugas memasang alatnya untuk pengambilan darah hingga selesai.

Waktunya tidak lama. “Begitu pengambilan darah selesai maka setelah istirahat sejenak sambil disediakan snack, pendonor bisa langsung pulang, ” jelasnya.

Prosedur/mekanisme kegiatan pengambilan darah baik dari warga atau keluarga dan kenalan pasien yang akan mendonorkan darahnya telah beberapa kali dilihat Meimonews com.

Mekanisme / prosedurnya terlihat tidak rumit. Hanya beberapa saat saja, tetapi tetap mengikuti prosedur medis, kegiatan pengambilan darah sudah selesai dan pendonornya merasa senang, terlihat gembira.

Satu hal yang patut diapresiasi, saat berada di UTD RSUP Prof. Kandouw Meimonews.com melihat seorang penggiat kegiatan donor darah Paul Hendrata ikut menyumbangkan darahnya.

Paul sudah mendonorkan darah sejak lama. “Hari ini (13/6/2022) saya mendonorkan darah sudah yang ke-120 kali, dan akan terus memberikan darah saya,” ujarnya.

Paul mengimbau/mengajak warga yang ingin mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan agar mendatangi UTD RSUP Prof. Kandouw kapan saja. (lk)