Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) pimpinan Revino Maydi Pepah kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi digitalisasi keuangan daerah di Sulawesi Utara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan secara simbolis Merchant QRIS Pajak pada rangkaian kegiatan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 yang diadakan di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado, Jumat (7/8/2026).

Penyerahan Merchant QRIS Pajak ini dilakukan Direktur Umum BSG Joubert RJ Dondokambey kepada Walikota Kotamobagu Wenny Gaib.

Penyerahan instrumen pembayaran digital tersebut bertepatan dengan momentum peluncuran (launching) program unggulan Pemerintah Kota Kotamobagu yaitu Sahabat Pajak (SAPA).

Prosesi penyerahan dan peluncuran program ini disaksikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Johanis Victor Mailangkay, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto serta Direktur Kredit Bank SulutGo Ester Rampengan.

Program Sahabat Pajak (SAPA) dirancang oleh Pemerintah Kota Kotamobagu untuk meningkatkan transparansi, kemudahan, dan efisiensi penerimaan pajak daerah.

Dengan hadirnya kanal pembayaran QRIS yang disediakan oleh Bank SulutGo, masyarakat dan wajib pajak di Kotamobagu kini dapat melakukan pembayaran pajak secara cepat, mudah, serta transparan melalui berbagai platform transaksi elektronik.

Kehadiran jajaran direksi Bank SulutGo bersama para pemangku kepentingan dalam North Sulawesi Investment Forum 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara perbankan daerah, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dalam memperluas jangkauan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) demi mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sulawesi Utara. (elka)

Meimonews.com – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Tahun 2026 digelar dengan fokus utama memperluas akses keuangan inklusif serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Sulawesi.

Pelaksanaan Rakorwil TPAKD SulutGo 2026 ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor antara Kementerian, OJK, Bank Indonesia, dan lembaga keuangan nasional dalam menciptakan ekosistem keuangan yang merata dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Acara penting yang diadakan Rabu (29/7/2026) ini dihadiri jajaran pejabat tinggi pemerintah daerah, regulator, dan pimpinan perbankan, di antaranya Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Asisten 2 Setda Sulut (mewakili Gubernur Sulut) Christian Talumepa, Bupati Kabupaten Gorontalo, Bupati Minahasa Selatan, dan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud.

Ada juga Dirut Bank SulutGo Revino Maydi Pepah, Kepala OJK SulutGo Robert Sianipar, Direktur Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah DMND-OJK Pusat Isan Hasani, Direktur Ekonomi Syariah dan Badan Usaha Milik Kementerian PPN/Bappenas Rosy Wediawaty serta Perwakilan Bank Indonesia (BI), Bank Mandiri, BTN, BRI, PNM, dan BNI.

Dalam rangkaian kegiatan strategis tersebut, PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) mempertegas komitmennya sebagai agent of development dengan melangsungkan penandatanganan Kerja Sama Perjanjian Kerja Sama (PKS) Potensi Ekonomi Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Sangihe, serta penyerahan secara simbolis pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami kepada sejumlah pelaku usaha.

Penandatanganan PKS antara Bank SulutGo dan Pemkab Sangihe menjadi langkah konkrit untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan di wilayah kepulauan, sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sebagai wujud nyata mendorong inklusi keuangan di kawasan Sulawesi Utara dan Gorontalo, pada momentum yang sama Bank SulutGo menyerahkan penyaluran KUR secara simbolis kepada para debitur sektor produktif.

Untuk skema KUR Bohusami Ba’ternak (BSG Cabang Limboto), penerimanya adalah Jufri Karim (plafond Rp 75.000.000), Hasanudin Husain (pafond Rp 75.000.000, Syaiful Arsyad (plafond Rp 195.000.000) dan Fitri Katili (plafond Rp 500.000.000).

Skema KUR Bohusami Ba’soma (BSG Cabang Bitung), penerimanya adalah Jolly Tamputi (plafond Rp 30.000.000).

Dirut BSG Revino Maydi Pepah mengungkapkan, sinergi antara Bank SulutGo, pemerintah daerah, OJK, serta jajaran industri jasa keuangan merupakan kunci utama mempercepat perluasan akses perbankan hingga ke pelosok daerah.

“Dukungan pembiayaan melalui KUR Bohusami dirancang khusus untuk menyasar berbagai sektor produktif, seperti peternakan dan perikanan, agar UMKM dapat naik kelas dan menjadi penopang utama ekonomi daerah,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Tahun ini, Bank SulutGo (BSG) genap berusia 65 tahun. Beberapa kegiatan dilakukan Direksi dan jajaran di momen peringatan HUT tahun ini yang mengangkat tema Elevating Trust, Strenghten Impact (Meningkatkan Kepercayaan, Menguatkan Dampak).

Puncak peringatan dilakukan acara syukuran di Lantai 9 Kantor Pusat BSG, Jln. Pierre Tendean Manado, Rabu (3/6/2026).

Selain Komisaris Utama Godbless Sofcar Vicky Lumentut dan Jacklyn Koloay (komisaris), Dirut Revino Maydi Pepah, Louise J. Parengkuan, Joubert Dondokambey dan jajaran manajemen serta Ketua Ikatan Wanita BSG Esther Mamangkey, hadir pula Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus, Ketua TP PKK Sulut Ny. Amik Yulius Selvanus dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menjelaskan, usia 65 tahun merupakan angka dengan simbol kematangan dan pengalaman yang sudah teruji. “Maka teruslah menjaga Integritas bank daerah ini, dan teruslah melayani bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Gubernur, kinerja bisnis BSG terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak RUPS tahun 2025, laba bersih BSG Rp 425 miliar. Hal ini melebihi target Rp 400 miliar, sangat membanggakan di hari ulang tahun BSG, tambahnya.

Diungkapkan, semangat berjuang dan bekerja dari mulai direksi, komisaris, karyawan tidak pernah padam, yaitu sama-sama ingin BSG maju, sama-sama ingin BSG besar.

Gubernur berharap ke depannya BSG terus tumbuh dengan melakukan inovasi bisnis seperti membuka peluang bisnis di sektor pertambangan dan energi, dan bisa menyamai bank nasional.

“Prospek bisnis bank harus stabil, tak bisa ditawar-tawar, jangan sampai bocor sana-sini. Jika kita kerja benar, maka baik nasabah terutama yang ASN tetap betah dengan kita. Berikan excellent service supaya masyarakat mau dengan kita,” sebut Gubernur. (elka)

Meimonews.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) memasukan kesiapan layanan perbankan guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.

BSG telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp 1 triliun yang dialokasikan untuk pengisian mesin ATM serta kebutuhan transaksi di kantor cabang sebelum periode libur dimulai.

Hal tersebut disampaikan Dirut Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah kepada wartawan di Manado, Senin (16/3/2026).

“Sehubungan dengan Keputusan Bersama Pemerintah mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1447H, Bank SulutGo mengumumkan penyesuaian jadual operasional nya,” ujarnya.

Dirut Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah

Adapun jadual tersebut adalah pertama, penutupan operasional. Seluruh kantor cabang Bank SulutGo tidak melayani kegiatan operasional mulai tanggal 18 Maret sampai dengan 24 Maret 2026.

Kedua, weekend banking. Layanan weekend banking diadakan selama periode libur
tersebut. Ketiga, pembukaan kembali. Layanan perbankan akan kembali beroperasi normal pada Rabu (25/3/2026).

Menurit Pepah, penyiapan dana
sebesar Rp 1 triliun merupakan langkah antsipatf terhadap lonjakan penarikan uang tunai di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Kami berkomitmen agar nasabah tetap dapat merayakan hari raya dengan nyaman. Meskipun kantor cabang tutup sementara, kami telah memasukan ketersediaan dana di seluruh jaringan ATM kami tetap optmal,” ujar pejabat karier perbankan tersebut.

Pepah mengimbau kepada para nasabah untuk memanfaatkan layanan BSG Touch (Mobile Banking), BSGqris dan BSG Direct untuk transaksi non-tunai seperti Transfer antarbank, Pembelian pulsa dan paket data, Pembayaran tagihan listrik, air, dan pajak, serta Top-up saldo dompet digital.

Bank SulutGo juga mengingatkan nasabah untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank dan menjaga kerahasiaan data pribadi seperseperti PIN serta kode OTP. (elka)

Meimomews.com – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro) sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Hal ini diwujudkan lewat pelaksanaan Ngabuburit KUR Fest 2026 selama 11 hari (3-13 Maret 2026) bertempat di area lobby parrkir depan gedung Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln. Piere Tendean No. 100 Manado.

Di momen ini, diadakan Bazar UMKM, Sosialisasi KUR, Kuliner Buka Puasa, dan Tauziah.

Pembukaan kegiatan, Selasa (3/3/2026) dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris Bank SulutGo, di antaranya Revino Maydi Pepah (Direktur Utama), Mutesa Holdin, Rudiyanto Katili, Ester Rampengan dan Jaclyn Koloay (Komisaris)

Dirut BSG menjelaslan, Ngabuburit KUR Fest bukan sekadar tempat berburu takjil melainkan wadah bagi para pelaku usaha mikro yang merupakan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mempromosikan produk mereka.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di area kantor pusat BSG terasa makin sejuk dengan adanya siraman rohani. Ustad Taufik Adam hadir memberikan tauziah penyegaran rohani bagi para tamu undangan dan pengunjung yang hadir.

Dirut menekankan pentingnya keberkahan dalam berniaga dan semangat berbagi di bulan yang penuh ampunan ini.

“Bank SulutGo mengundang seluruh masyarakat Manado untuk datang, menikmati suasana sore menjelang berbuka, sekaligus mendukung produk-produk lokal UMKM binaan kami,” ajaknya.

Bank SulutGo terus bertransformasi menjadi penggerak ekonomi daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo melalui berbagai inovasi layanan perbankan dan dukungan berkelanjutan terhadap sektor riil. (elka)