Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam di Kantor Pusat Bank SulutGo, Jumat (18/7/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan audiensi dengan jajaran direksi Bank SulutGo sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Wakil Bupati Pohuwato yang di dampingi beberapa pejabat penting Pemkab Pohuwato, disambut Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan dan beberapa pemimpin divisi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, dibahas berbagai potensi kolaborasi dan peningkatan layanan perbankan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Wakil Bupati Pohuwato. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah masing-masing,” ujar Louisa.

Penandatanganan PKS SIPD-RI ini, tambahnya, merupakan langkah konkrit Bank SulutGo dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

PKS SIPD-RI ini akan memungkinkan Bank SulutGo untuk menyediakan layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah yang digunakan oleh Pemkab Pohuwato.

Dengan integrasi ini, diharapkan proses transaksi keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan, dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Wakil Bupati Pohuwato, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas dukungan Bank SulutGo. “Kami berharap dengan adanya kerja sama SIPD-RI ini, pengelolaan keuangan di Pemkab Pohuwato akan semakin baik dan transparan. Bank SulutGo adalah mitra strategis kami dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Kerjasama ini menegaskan peran Bank SulutGo sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Diharapkan, implementasi SIPD-RI ini dapat segera berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan masyarakatnya. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) sebagai Bank Pengelola Rekening Khas Umum Daerah (RKUD) menerima audiensi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo.

Audiensi dilaksanakan di Kantor Pusat BSG, Jalan Pierre Tendean Manado, Rabu ((7/5/2025) .

Kedatangan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana, diterima Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan bersama beberapa jajaran Pemimpin Divisi dan Pemimpin Departemen serta pegawai dari divisi terkait.

Audiensi ini bertujuan untuk saling bersinergi dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah dan Digitalisasi Sistem Pembayaran secara umum.

Harapan BI agar BSG dapat terus mendukung program percepatan digitalisasi daerah di Provinsi Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Guna meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, Bank SulutGo (BSG) resmi menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pemanfaatan aplikasi kasda yang terintegrasi dengan SIPDA RI.

Acara yang berlangsung di Best Western Lagoon Manado, Minggu (15/12/2024) ini dihadiri oleh beberapa pejabat penting dari kedua belah pihak.

Pj. Walikota Gorontalo Ismail Madjid mengungkapkan rasa optimisnya terhadap kerjasama ini. “Dengan adanya integrasi aplikasi kasda dengan SIPDA RI diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, hal ini juga akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan. Dikatakan, kerjasama ini merupakan bentuk komitmen Bank SulutGo dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap aplikasi kasda yang terintegrasi ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi Pemerintah Kota Gorontalo,” ujarnya.  ((Afer)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan kembali diraih Bank SulutGo (BS). Kali ini, prestasi tersebut berupa penghargaan The Best Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award – 2024 Platinum Award (A) Very Excellent dalam kategori Regional Development Bank – Asset > Rp. 20 T.

Penghargaan ini diterima Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan, pada acara yang diselenggarakan oleh Economic Review di Ballroom Menara Bripens, Selasa (21/11/2024)

Acara ini merupakan ajang bergengsi yang mengapresiasi inovasi dan keunggulan dalam bidang teknologi informasi dan operasional digital di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, Bank SulutGo menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan kepada nasabah, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi regional.

Louisa menyatakan, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim di Bank SulutGo. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan nasabah,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Bank SulutGo semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGomalut menggelar kegiatan edukasi bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kabupaten Bolaang Mongondow UtaraUtara (Bolmut), Rabu (14/8/2024).

Kegiatan yang turut dihadiri Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Rahmat R. Pontoh, SH, M.Si mewakili Pj. Bupati Bolmut ini dadaksn di Kantor Pemkab Bolmut.

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta mencegah masyarakat menjadi korban investasi bodong ini sejalan dengan program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bolmut.

Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran Babinsa dalam mensosialisasikan pengetahuan keuangan kepada masyarakat di desa-desa.

“Babinsa memiliki peran yang sangat strategis dalam menjangkau masyarakat di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, kami berharap Babinsa dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” ujar Louisa.

Dalam sambutannya, Kepala OJK SulutGoMalut Robert Sianipar menekankan pentingnya edukasi keuangan untuk melindungi masyarakat dari risiko kerugian akibat investasi bodong.

“Maraknya kasus investasi bodong akhir-akhir ini menjadi perhatian kita bersama. Dengan meningkatkan literasi keuangan, masyarakat akan lebih cerdas dalam memilih produk keuangan dan terhindar dari penipuan,” ujar Robert.

Dalam sambutannya, Rahmat mengapresiasi inisiatif BSG dan OJK dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bolmut, khususnya para Babinsa. Dengan pengetahuan keuangan yang memadai, masyarakat akan lebih sejahtera dan mandiri,” sebut Rahmat.

Selain pemaparan materi oleh narasumber dari BSG dan OJK, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari Mekaar PNM yang memberikan informasi mengenai produk keuangan mikro. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (acap disebut BSG) resmi menyerahkan QRISH (Quick Response Code Indonesian Standard) Rusunawa (rumah susun sewa) kepada Pemerintah Kota Manado dam QRIS PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) kepada Pemerintah Kota Bitung, Jumat (9/8/2024)

Penyerahan tersebut dilaksanakan pada acara North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2024 yang diadakan di Hotel Sentra Desa Maumbi Kabupaten Minahasa Utara. QRIS Rusunawa diterima Walikota Manado Andei Angouw sementata QRISH PBG oleh Sekda Bitung. Yang menyerahkan adalah Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan mewakili Dirut BSG Revino M. Pepah.

Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya Bank SulutGo dalam mendukung digitalisasi layanan publik dan mempermudah proses administrasi untuk masyarakat dan pemerintah daerah.

Acara ini juga dihadiri Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Kepala Bank Indonesia, Andry Prasmuko, serta perwakilan OJK dan Forkopimda Sulut.

Para hadirin menyambut baik inovasi ini yang dinilai akan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan retribusi di kedua kota tersebut.

Direktur Operasional BSG, dalam keterangan persnya, berharap dengan adanya QRIS ini, proses administrasi akan semakin mudah dan transparan. “Ini adalah bagian dari komitmen Bank SulutGo untuk mendukung transformasi digital di Sulawesi Utara,” ujar Louisa.

Gubernur Sulut menjelsskan, inovasi digital seperti ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan dan mempermudah layanan publik. ‘Kami sangat mengapresiasi langkah Bank SulutGo dalam memajukan digitalisasi di daerah ini,” ujar Dondokambey.

North Sulawesi Investment Forum 2024 dengan tema Kawanua Digitation menjadi platform penting untuk memperkenalkan berbagai inisiatif digital dan investasi di Sulawesi Utara, serta memperkuat kerjasama antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) bekerjasama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui program bertajuk Desaku Cakap Keuangan, Selasa (2/7/2024).

Kegiatan yang dihadiri para kepala desa se-Kabupaten Boltim ini bertujuan untuk membekali para pemimpin desa dengan pengetahuan dan pemahaman terkait pengelolaan keuangan di era digital, serta tips agar terhindar dari kejahatan siber.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim Sonny Warokka, Ph.D menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK dan BSG dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sangat mendukung program ini, karena kami yakin bahwa literasi keuangan yang baik akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Warokka.

Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGoMalut), Robert Sianipar dalam sambutannya menjelaskan, program Desaku Cakap Keuangan merupakan salah satu strategi OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah pedesaan.

“Masih banyak masyarakat di pedesaan yang belum memahami produk dan layanan jasa keuangan, serta belum mengetahui cara mengelola keuangan dengan baik. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka,” ujar Sianipar.

Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan menambahkan, BSG berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

“BSG siap memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat, serta menyediakan produk dan layanan keuangan yang mudah diakses dan terjangkau,” ujar Louisa .

Selain edukasi keuangan, kegiatan Desaku Cakap Keuangan ini juga dirangkaikan dengan pembukaan rekening bagi para pelajar dan merchant QRIS. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akses keuangan masyarakat dan mendorong penggunaan transaksi non-tunai.

Dengan edukasi dan inklusi keuangan yang semakin meningkat, diharapkan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari risiko penipuan keuangan. (Afer)