Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat Manado menggelar kegiatan peringatan Dies Natalis ke-68 yang diadakan di Luis Swimming Pool Desa Sukur, Minahasa Utara, Jumat (3/7/2026).

Pembukaan.kegiatan yang mengusung tema Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri ini dilakukan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Pembukaan kegiatan dihadiri pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum serta sejumlah undangan lainnya termasuk para Wakil Rektor Unsrat,

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, 68 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan komitmen Fakultas Hukum dalam melahirkan lulusan yang berkualitas, berintegritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan penegakan hukum di Indonesia.

Tema dies tahun ini, menurut Rektor, mengajak pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karenanya, Rektor berharap Fakultas Hukum terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas kerjasama dengan berbagai mitra, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, juga menjunjung tinggi integritas, etika dan keadilan.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam laporannya menegaakan, perayaan dies Natalis ke-68 menjadi sangat istimewa karena kita mengusung tema yang sarat makna yakni Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri.

“Tema ini menjadi sebuah komitmen dan panggilan pengabdian bagi kita semua. Bergerak Unggul menuntut kita
meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan mengejar standar pelayanan akademik tertinggi. Sementara itu, Berdampak Bagi Negeri menjadi pengingat bahwa ilmu hukum yang kita kaji, kembangkan, dan ajarkan di kampus Gorela ini haruslah memberikan manfaat nyata, menghadirkan keadilan, dan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan bangsa dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ditegaskan, untuk mewujudkan tema besar tersebut, kekuatan institusi ini bertumpu pada kolaborasi dan dedikasi sumber daya manusia yang luar biasa.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, Dekan ingin menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen keluarga besar fakultas kita yang terus bergerak unggul setiap harinya. (FA)

Meimonews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manado St. Thomas Aquino menggelar Dies Natalis kr-68 dan pembukaan Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) di Margasiswa PMKRI Cabang Manado, Rabu (28/5/2025).

Dua puluhan pengurus dan anggota serta sejumlah undangan perwakilan organisasi Kelompok Cipayung Manado dan beberapa alumni PMKRI Cabang Manado di antaranya Charles B. Lasut dan Lexie Kalesaran menghadiri acara yang berlangsung sederhana tersebut. Kalesaran diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan mewakili alumni.

Acara dies natalis diwarnai dengan peniupan lilin, pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua Presidiim (Kapres) PMKRI Cabang Manado Agnes Laratmase, penyerahan kue ulang tahun dari Kapres kepada beberapa alumni dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Cabang Manado, foto bersama dan makang malam bersama.

Ketua Panitia Angelica Ngantung dalam laporannya mengatakan, PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas merayakan Dies Natalis ke- 68 tahun ini merupakan momentum yang harus diperingati sebagai inspirasi dalam mengembangkan seluruh potensi kader baik yang berupa keterampilan keorganisasian maupun keterampilan lainnya.

“Adanya tekad untuk maju dan menjadi perhimpunan yang terus berdiri kokoh dalam melaksanakan visi dan misi perhimpunan maka melalui dies natalis ini hendaknya menjadi ajang motivasi dalam memajukan perhimpunan kita ini,” ujarnya.

Perjuangan di masa lalu para pendiri bangsa terlebih khususnya perhimpunan ini, menurutnya, telah menitipkan kepada generasi sekarang tentang pentingnya persaudaraan sejati, iman, dan kekayaan intelektual sebagai dasar para generasi PMKRI untuk maju dan bersaing dilingkungan masyarakat pada umumnya.

Lexie Kalesaran (Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado 1985-1988) saat memberikan sambutan mewakili alumni PMKRI

Lewat kegiatan yang mengangkat tema
Melanjutkan Perjuangan 68 Tahun PMKRI Cabang Manado, Berkarya Bagi Bangsa Dengan Tindakan Nyata iini diharapkan, PMKRI mampu memberikan sumbangsih pemikiran yang kontekstual sehingga mampu mewujudkan Indonesia maju, adil dan makmur dalam bingkai NKRI.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas Agnes Laratmase dalam sambutannya menegaskan, 68 tahun bukanlah angka yang mudah bagi sebuah perjalanan. 68 tahun PMKRI Cabang Manado merupakan perjalanan panjang, bersejarah.

“Dinamika dan gejolak dalam internal cabang menjadi semangat perjuangan untuk memajukan kota Manado lewat keberpihakan kepada kaum tertindas sesuai dengan visi misi PMKRI,” ujarnya.

Diungkapkan, kegiatan dies natalis ini diselenggarakan di rumah juang margasiswa secara sederhana karena mengandung makna yang bukan hanya sekedar seremonial belaka.

Perayaan 68 tahun PMKRI Cabang Manado ini dijadikan sebagai refleksi atas keadaan Indonesia saat ini yang menduduki peringkat 4 negara dengan angka kemiskinan terbanyak di dunia.

“Kta patut untuk berbela rasa. Maka dari itu, untuk melanjutkan perjuangan PMKRI Cabang Manado, maka dibutuhkan semangat yang tak luntur. Dibutuhkan forum dialektika untuk membahas internal cabang dalam skala tertinggi cabang yakni Forum Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC).

RUAC PMKRI Cabang Manado, Agnes berharap dapat berjalan dengan baik dan aman, serta membuahkan hasil pemikran yang arif dan bijaksana untuk keberlangsungan perhimpunan ke depannya.

RUAC PMKRI Manado dijadualkan akan berlangsung hingga Minggu (1/6/2025). Dalam RUAC ini akan dipilih DPC PMKRI Cabang Manado periode 2023+2025. (elka)