Meimonews.com – Setelah bertugas selama 38 di instansi pemerintah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Diano Tino Tandaju menyelesaikan tugas pengabdiannya pada 1 April 2026.

Pejabat humanis dan kreatif ini mengakhiri masa tugasnya saat menjadi Kepala BKKBN Gorontalo selama 1 tahun 3 bulan (15 Januari 2025 – 1 April 2026). Sebelum di Gorontalo, Tino bertugas sebagai Kepala BKKBN Sulawesi Utara selama 5 tahun (2020 – 2025).

Momen haru penuh makna mengiringi pelepasan purna tugasnya yang digelar di Aula Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Senin (30/3/2026). Mendampingi Tino pada momen ini Ny. Nancy Tandaju Gorung (istri Tino).

Kegiatan ini diisi dengan penyampaian kesan pesan, pemutaran kilas balik masa kepemimpinan, serta penyerahan penghargaan kepada mitra Orang Tua Asuh Cegah Stunting sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin. (lex)

Meimonews.com – BKKBN Sulut mengadakan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi bagi bidan-bidan yang bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Sulut. Ada sebanyak 15 dari kabupaten/kota se-Sulut ikut dalam kegiatan inj.

Kegiatan yang merupakan Angkatan I dari rangkaian pelatihan tahun 2024 ini dilaksanakan di Hotel Best Western Manado, Senin-Rabu (7-10/10/2024).

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sulawesi Utara John Wantania dan Pengampu dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar Asmawati Sudin.

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Kalimantan Tengah Jeanny Yola Winokan di dampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut

Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi dan kualitas layanan KB di daerah.

Kaper BKKBN Sulut menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi bidan di fasilitas kesehatan (faskes) agar mampu memberikan layanan kontrasepsi yang berkualitas.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para bidan dapat meningkatkan kapasitas dalam pelayanan kontrasepsi sehingga mampu mendukung program Bangga Kencana dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah Sulawesi Utara,” ujar Kaper. (elka)