Meimonews.com -Kontribusi dan dampak signifikan bagi daerah Sulawesi Utara pada khususnya dan negara pada umumnya telah diberikan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat melalaui tridharma perguruan tinggi selama 67 tahun kehadirannya.

Hal tersebut diungkap Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria pada sidang senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-67 Faked Unsrat yang dipimpin Linda WA Rotty di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).

Kontribusi besar Faked Unsrat bagi daerah dan menargetkan fakultas ini, menurut Rektor, semakin unggul ke depan.

“Faked Unsrat telah memberikan dampak signifikan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama 67 tahun,” ujar Pinaria mengutip Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Walikota Manado Richad Sualang dan istri (Merry Mawardi).

Dies natalis ke-67 ini bukan usia singkat. Faked Unsrat sudah terbukti menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan baik.

“Ke depan kami dorong peningkatan riset dan penjagaan kualitas lulusan agar semakin kompetitif,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik.

Wakil Walikota Manado Richard Sualang dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Manado mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika Faked Unsrat yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan, termasuk melalui para alumninya yang mengabdi di berbagai unit kerja dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Manado.

“Semoga Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi senantiasa tetap jaya dan terus menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Wakil Walikota Manado.

Pemkot Manado berharap fakultas ini terus menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam mencetak tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dalam laporannya, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson mengurai kondisi fakultas saat ini baik mulai dari visi dan misi fakultas, akreditasi progam studi, bidang pendidikan, penelitian, kerjasama, pengabdian pada masyarakat, bidang keuangan dan umum, serta bidang kemahasiswaan.

Saat ini, sudah ada 18 program studi (Prodi) di Faked Unsrat di mana 2 prodi baru diresmikan pada Maret 2026 sehingga belum diakreditasi. 16 prodi lainnya yang sudah terakreditasi dengan perincian 10 akreditasi unggul dan 6 baik sekali.

Jumlah mahasiswa per April 2026 sebanyak 2084 orang. Jumlah dosen tetap 217 orang.

Sejumlah keberhasilan yang dicapai selang setahun terakhir khususnya di bidang kemahasiswaan serta komitmen fakultas dengan visi Menjadi Fakultas Kedokteran unggul dan berbudaya yang berdaya saing di bidang kesehatan pariwisata tahun 2030 dipapar mantan Wakil Rektor Unsrat ini. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia Timur.

Hal ini dibuktikan melalui gelaran Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Fakultas Kedokteran Unsrat dan Tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Rabu (10/6/2026).

Rapim strategis yang berlangsung di Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat ini menghadirkan Tri Hanggono Achmad, Tenaga Ahli Kementerian Diktisaintek sebagai narasumber utama untuk mematangkan implementasi Academic Health System (AHS) di Sulawesi Utara.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menyambut baik kehadiran tim kementerian dan menegaskan bahwa penerapan AHS merupakan langkah penting bagi masa depan institusi.

AHS bukan sekadar konsep akademik, melainkan sebuah ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan tinggi, riset, dan pelayanan kesehatan secara terpadu.

“Dengan bimbingan dari Kemendiktisaintek, kami optimis Fakultas Kedoktetan Unsrat mampu mencetak tenaga medis yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat,” ujar Rektor.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel memaparkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta jejaring rumah sakit pendidikan yang selama ini telah menyokong proses pembelajaran mahasiswa kedokteran dan spesialis. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat menggelar pembukaan kegiatan menyambut Dies Natalis ke-67 yang dipusatkan di kompleks fakultas, Sabtu (25/4/2026).

Sejumlah kegiatan diadakan di acara pembukaan yang diawali pelepasan jalan sehat oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Kegiatan tersebut adalah lomba yel-yel, senam line dance, mediquiz, lomba poster dan pameran lukisan bagian forensik.

Turut hadir pada kegiatan yang diikuti pimpinan dan sivitas akademika Faked Unsrat adalah dekan atau perwakilan dari beberapa fakultas di lingkungan Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengingatkan, 67 tahun bukan sekedar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang hanya bermakna jika menghasilkan dampak.

“Kita tidak hanya sedang mencetak lulusan, namun kita sedang membentuk dokter yang berintegritas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya,

Rektor berharap, momentum dies natalis ini bukan sekedar perayaan, tetapi titik akselerasi, bukan sekadar refleksi, tetapi keputusan untuk melangkah lebih jauh, dan bukan sekadar bertahan tapi memimpin dan memberi dampak.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel dalam sambutannya menjelaskan antara lain upaya yang dilakukan institusi yang dipimpinnya dalam meraih dan mempertahankan status akreditasi unggul program studi-program studi di Faked Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie mengingatkan hal penting dan mendasar bagi Dokter Spesialis, Dokter Gigi dan Ners yang bari dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Hal tersebut disampaikan Rektor ketika memberiksn sambutan pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis, Dokter Gigi dan Ners Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat di Auditorium Faked, Rabu (10/12/2025).

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini dilakukan dalam sidang terbuka senat Faked yang dipimpin Linda WA Rotty yang dihadiri, antara lain Rektor, Dekan Billy Johnson Kepel, Wakil-wakil Dekan, dan keluarga mereka yang dilantik.

“Pelantikan ini dalah momentum bagi mereka yang dilantik mengemban tanggung jawab besar sesuai dengan profesi mereka dan menjadikan profesi ini sebagai lahan pengabdian,” ujarnya.

Itulah sebabnya, Rektor mengingatkan gelar yang disandang hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya berjumlah 34 orang yang terdiri dari 15 orang dokter spesialis,15 dokter gigi serta 4 orang ners.

Acara ini ditandai ikrar/janji pelantikan oleh Dekan Faked, pengukuhan oleh Ketua.Senat, pengukuhan sumpah oleh pemuka agama, penyerahan alumni oleh Dekan, sambutan Rektor, sambutan perwakilan orangtua yang dilantik, dan sambutan perwakilan yang dilantik. (FA)

Meimonews,com – Sebanyak 40 tenaga medis dan tenaga kesehatan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado yang terdiri dari 18 dokter spesialis, 35 dokter, 6 dokter gigi dan 1 ners dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut dilakukan pada sidang terbuka senat Faked Unsrat Manado di Auditorium Faked Unsrat, Rabu (18/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas yakni Billy Johnson KepelKepel (Dekan), Nurdjannah Jane Niode (Wdek 1 Bidang Akademik dan Kerjasama), Damayanti Pangemanan (Wadek 2 Bidang Administrasi Umum), Frans Wantania (Wadek 3 Bidang Kemahasiswaan), pimpinan dan anggota senat fakultas dan Unsrat serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengatakan, hari ini menjadi momen penting bagi para lulusan, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan di Universitas Sam Ratulangi dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas dan berjiwa pelayanan.

Rektor mengingatkan, gelar ini bukan hanya simbol pencapaian akademik, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab sosial yang besar.

Rektor berpesan, teruslah belajar, jaga etika profesi dan rawatlah empati dalam setiap langkah pelayanan saudara.(FA)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Faked Unsrat) Manado, mempresentasikan rencana aksi strategis untuk memberantas perundungan (bullying) di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), khususnya Ilmu Penyakit Dalam di Aula rumah sakit, Senin (26/5/2025)

Presentasi tersebut menandai komitmen kuat kedua institusi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat dan kondusif bagi para peserta didik.

Presentasi ini berfokus pada pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kasus perundungan.

Rencana aksi ini mencakup peningkatan edukasi dan kesadaran akan dampak perundungan, penyediaan mekanisme pelaporan yang mudah dan aman, penguatan pengawasan, serta penegakan sanksi yang tegas bagi pelaku perundungan.

Plt. Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Yuli Astuti Saripawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan jajaran Faked Unsrat atas kehadiran dan dukungan penuh dalam sosialisasi rencana aksi ini.

Astuti berharap kerjasama yang erat ini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi peserta didik PPDS di RSUP Kandou.

“Dengan adanya rencana aksi ini, kami berharap Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, dan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kemenkes dapat memonitor niat baik kita bersama, sehingga prodi Ilmu Penyakit Dalam dapat kembali beroperasi optimal di RSUP Kandou,” ujarnya.

Ditambahkan, komunikasi dan koordinasi yang intensif akan terus dijaga untuk memantau perkembangan pendidikan di RSUP Kandou dan jejaring Faked Unsrat Manado. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas implementasi rencana aksi yang telah disepakati.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnso Kepel menyatakan bahwa rencana aksi ini merupakan hasil proses yang panjang dan telah menunjukkan progres signifikan. Ia menekankan komitmen bersama untuk mengatasi permasalahan yang ada, baik dalam proses pendidikan maupun pelayanan di RSUP Kandou.

“Kerjasama ini merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya optimistis bahwa dengan kolaborasi yang kuat dapat menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari perundungan dan mendukung perkembangan para dokter spesialis masa depan.

RSUP Kandou dan Faked Unsrat berharap implementasi rencana aksi ini akan membawa perubahan budaya positif di lingkungan PPDS, memungkinkan para dokter spesialis masa depan berkembang optimal tanpa terbebani oleh praktik perundungan. Keberhasilan program ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado membuka penerimaan calon peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-1) Fakultas Kedokteran (Faked) pimpinan Billy Johnson Kepel Semester Ganjil 2025/2026.

Pengumuman pembukaan penerimaan tersebut dilakukan lewat surat bernomor 3808/UN12/2025 yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria atas nama Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Dalam pengumuman tertanggal 22 Mei 2025 itu disebutkan, pendaftaran dapat dilakukan secara online mulai 22 sampai dengan 28 Mei 2025 pukul 23.59 Wita.

Sesuai SK Rektor Unsrat nomor 613)UN12/PD/2025 yang mendasari pengumuman tersebut, dirincikan jumlah kuota calon peserta PPDS-1 yang akan diterima, yang totalnya berjumlah 68 orang.

Untuk program studi (prodi) ilmu kesehatan mata 6 orang, prodi ilmu kesehatan anak 12 orang, prodi ilmu bedah 10 orang, prodi obstetri dan ginekologi 10 orang.

Prodi ilmu kesehatan kulit dan kelamin 4 orang, prodi ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi 6 orang, prodi ilmu penyakit jantung dan pembuluh darah 6 orang, prodi neurologi 10 orang serta prodi anestesiologi dan terapi intensif 4 orang.

Pendaftaran online melalui laman https : regmaba,unsrat.ac.id daftar dan memilih jalur masuk Fakultas Kedokteran – Program Pendidilan Dokter Spesialis menjadi mendapatkan nomor pendaftaran dan pin. (FA)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) dan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat berkolaborasi menggelar Sulawesi-Singapore Critical Care Meeting (SSCCM).

Kegiatan dalam semangat kolaborasi internasional dan penguatan kompetensi di bidang perawatan intensif ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 RSUP Kandou, Jumat – Sabtu (17-18/5/2025).

SSCCM yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-20 Faked Unsrat ini menghadirkan narasumber (narsum) internasional dan nasional di bidang anestesi dan perawatan intensif, termasuk See Kay Choong bersama tim dari Singapura yang hadir sebagai Guest Lecturer serta Faizal Mukhtar selaku founder Perintis SSCCM.

Pembukaan acara dilakukan Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama RSUP Kandou sekaligus Direktur Medik dan Keperawatan Yeheskiel Panjaitan di dampingi Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel.

Turut hadir dan memberikan kontribusi penting dalam kegiatan ini adalah Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) Anestesi dan Terapi Intensif RSUP Kandou Eka Yidha Lantang, Kepala Instalasi ICU RSUP Kandou sekaligus Ketua Panitia SSCCM Mordekhai Laihad dan Ketua Panitia Dies Natalis ke-20 Faked Unsrat Rizki Najoan.

SSCCM menjadi platform strategis bagi tenaga medis dan akademisi untuk bertukar ilmu, membahas tantangan dalam penanganan pasien kritis, serta mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ilmiah, namun juga momentum penting untuk mempererat jaringan kerja sama antara institusi kesehatan di Indonesia dan Singapura.

Yeheskiel menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Unsrat dalam menghadirkan forum ilmiah berskala internasional ini.

“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya Sulawesi-Singapore Critical Care Meeting ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis kita, khususnya dalam bidang anestesi dan perawatan intensif. Kolaborasi dengan pakar dari Singapura serta para ahli nasional tentu menjadi nilai tambah yang luar biasa,” ujarnya.

Kegiatan ini, tambahnya, sejalan dengan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk terus mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus membangun jejaring kerja sama internasional.

“RSUP Kandou sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama internasional yang berdampak pada peningkatan layanan. Perawatan pasien kritis adalah salah satu bidang yang sangat dinamis, sehingga pembaruan ilmu dan teknologi menjadi hal yang mutlak,” jelasnya.

Menurut Yeheskiel, sinergi antara dunia akademik dan dunia layanan dalam SSCCM adalah model ideal yang perlu terus dikembangkan. (Fer)

Meimonews.com – Tahun ini, Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat memasuki usia yang ke-66. Memperingati Dies Natalis tersebut, sejumlah kegiatan telah dan akan digeler.

Pembukaan kegiatan dilakukan di kompleks fakultas, Sabtu (26/4/2025). Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie di dampingi Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel membuka rangkaian kegiatan.

Turut hadir, Wakil-wakil Rektor, sejumlah Dekan se-Unsrat, Ketua Ikatan Alumni Faked Unsrat Fransiskus Andi Silangen, Wakil Dekan 1 Nurdjanah Jane Niode, Wakil Dekan 2 Damayanti Pangemanan, Wakil Dekan 3 Frans Wantania serta civitas akademika Faked Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat memberikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika Faked Unsrat yang telah berdedikasi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga perjalanan panjang ini Faked tetap menjalankan eksistensinya.

“Fakultas Kedokteran Unsrat telah menjadi ujung tombak dalam mencetak tenaga kesehatan baik sebagai dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners yang berkualitas dan berkompeten melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Rektor mengajak civitas akademika Faked Unsrat dalam perjalanan Dies Natalis ke- 66 ini, harus lebih kreatif, inovatif dalam menjawab tantangan perkembangan saat ini dan ke depannya.

Dalam sambutannya, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menjelaskan program jangka pendek yang telah disiapkan dan dilaksanakan, di antaranya berbenah mempersiapkan akreditasi Prodi Pendidikan Dokter dan Prodi Profesi Dokter dalam 1 tahun ke depan.

Dalam jangka menengah, siklus 5 tahunan akreditasi 16 prodi di Faked Unsrat berjalan dengan baik dengan menjalankan standar pendidikan yang baik dan sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

Jika kita berbicara tentang akreditasi maka mulai dari visi, sisi, tujuan, strategi pencapaian tujuan, tata kelola, mahasiswa dan lulusan, SDM, sarpras, kurikulum dan sistem pembelajaran, pembiayaan, dan pelaksanaan tridharna perguruan tinggi.

“Itu telah terangkum seluruhnya pada sistem monev akreditasi, dan semuanya harus dijalankan dalam kerangka sistem penjaminan nutu yg berkelanjutan,” ujar mantan Wakil Rektor 4 Unsrat Manado ini.

Hal-hal tersebut disampaikan di momen Dies Natalis ini, sebagai penegasan kepada seluruh elemen Faked Unsrat sehingga jangka panjang Faked Unsrat bisa menunjukan imagenya di level nasional bahkan internasional, di antaranya ditunjukan pada lulusan yang berkualitas dan kompeten serta pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang berkualitas.

Ketua Panitia Rizki Najoan melaporkan, dies natalis tahun ini mengangkat tema HOME (Humanity, Outreach, Medical, Ethics).

Humanity menunjukkan nilai kemanusiaan dalam pelayanan medis dan pendidikan. Outreach menggambarkan keterlibatan Faked Unsrat dalam kebersamaan sebagai satu keluarga besar civitas akademika Fakred Unsrat serta menjangkau masyarakat melalui pengabdian dan penelitian.

Medical menegaskan fokus Faked Unsrat dalam bidang kesehatan secara holistik. Ethics menekankan pentingnya etika dalam praktek sehari-hari.

Rangkaian kegiatan dies, sebutnya, sudah dimulai sejak 2 April dengan rangkaian kegiatan olahraga. Pada 12 Mei akwn diadakan Malam Keakraban dan Kesenian, pada 28 Mei acara puncak dies natalis, 29 Mei acara Temu Alumni.

Di bidang ilmiah, ada beberapa rangkaian kegiatan baik skala nasional maupun internasional. Di bidang kesenian, ada Medical Voice, Faked Got Talent, Putra Putri Faked Unsrat.

Di bidang pengabdian masyarakat, akan dilakukan Kotamobagu, dan di warga sekitaran Faked Unsrat di Malalayang.

Ditegaakan, Dies Natalis kali ini panitia berusaha semua partisipasi bersifat sukarela tidak ada pungutan yang tidak sesuai, tanpa voting murni melalui penilaian juri.

“Hal ini sejalan dengan harapan pimpinan Unsrat dan pimpinan Faked agar menjaga nama baik Faked Unsrat serta efisiensi negara.

Acara pembukaan dies, diwarnai dengan Jalan Sehat, Lomba Yel-yel, Line Dance dan Zumba Bersama dan kegiatan kesenian. (FA)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar rapat koordinasi (rakor) di ruang webinar RSUP Kandou, Rabu (23/4/2025).

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya dengan Inspektorat Jenderal dan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes serta Kemendiktiristek,

Yang menjadi f‎okus utama pertemuan kali ini adalah penguatan sinergi kedua institusi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam.

RSUP Kandou dan Faked Unsrat menyepakati pentingnya penyelarasan regulasi dan komitmen untuk bersama-sama mencetak dokter spesialis yang kompeten dan siap melayani masyarakat.

 

Plh Direktur Utama RSUP Kandou Ns. Suwandi I. Luneto menekankan, rencana aksi yang disusun bersama Faked Unsrat bertujuan untuk menyamakan persepsi dan implementasi regulasi yang berlaku di masing-masing institusi.

‎“Perkembangan kita menuju arah yang positif. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap RS Kandou dan FK Unsrat akan segera terwujud,” ujar Suwandi seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

‎Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama yang selama ini telah terjalin.

“Kita sadar, dengan kolaborasi erat antara dua institusi ini, progres dari action plan sudah mulai terlihat. Meski masih ada kendala, kami optimis melalui kerja sama ini, kita dapat mencari solusi bersama dan melangkah ke arah perbaikan yang lebih baik,” ujarnya,

‎Dari hasil pertemuan, kedua institusi sepakat untuk segera menindaklanjuti kesepakatan yang ada dengan menyusun rencana aksi yang terukur dan terjadwal.

Langkah konkret tersebut ditujukan untuk meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan RSUP Kandou.

‎Diharapkan, kolaborasi ini dapat berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dokter spesialis, namun juga turut berkontribusi pada peningkatan layanan kesehatan di Sulawesi Utara.

‎Turut hadir dari RSUP Kandou, Ketua SPI Joudy Gessal, Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan Judy Flora Sengkey, Asisten Manajer Tim Kerja Pendidikan Silvana E. Sjeane Lumeno.l, Ketua Komkordik Janeline Tengor.

‎Dari Faked Unsrat turut hadir Wakil Dekan 1 Nurdjannah Jane Niode, Wakil Dekan 2, Damayanti Pangemanan, dan Wakil Dekan 3, Frans Wantania. (Fer)