Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) kembali mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta membangun budaya kerja yang bersih dari segala bentuk kecurangan.

Untuk itu, bertempat di Ballroom Lantai 9 Kantor Pusat BSG, Manado Senin (12/1/2026) dilaksanakan Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan Tahun 2026.

Acara diawali laporan serta sambutan dari Pemimpin Divisi SKAI (Satuan Kerja Audit Intern) Oske Kaligis.

Kaligis menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk membekali seluruh insan BSG dengan pemahaman mendalam mengenai mitigasi risiko fraud dan pentingnya menjaga integritas di setiap lini operasional.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, dalam sambutannya menyatakan, penandatanganan pakta integritas ini merupakan langkah krusial untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.

“Integritas adalah aset terbesar kita. Melalui komitmen Anti Fraud dan Anti Penyuapan ini, kita memastikan bahwa pertumbuhan Bank SulutGo ke depan didasarkan pada fondasi yang jujur, transparan, dan profesional. Tidak ada toleransi bagi tindakan yang merugikan perusahaan dan nasabah,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan yang dilakukan oleh jajaran Dewan Komisaris yakni Komisaris Utama Ramoy Markus Luntungan dan Komisaris Djafar Alkatiri.

Setelah itu, oleh jajaran Direksi, yakni Direktur Utama Revino M. Pepah, Direktur Operasional Louisa M. Parengkuan, serta Direktur Kepatuhan H. Machmud Turuis.

Sebagai bentuk komitmen kolektif, penandatanganan juga dilakukan oleh Group Head dan para Pemimpin Divisi yang hadir mewakili seluruh pegawai kantor pusat.

Melalui penandatanganan ini, PT Bank SulutGo secara resmi mendeklarasikan sikap Zero Tolerance terhadap tindakan fraud maupun praktik penyuapan.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perbankan yang sehat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi. (elka)

Meimonews.com – Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap sesama, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Bantuan yang diberikan berupa bahan natura (sembako dan kebutuhan pokok) untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi dan warga terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Kecamatan Siau Timur Selasa (6/1/2026). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang BSG Siau Cheryl Humiang, di dampingi Wakil Pemimpin Cabang BSG Siau Jeffry Tangel.

Kehadiran jajaran pimpinan BSG Siau ini menegaskan komitmen bank sebagai “Torang pe Bank” yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah.

Atas nama Pimpinan BSG, Cheryl Humiang menyampaikan rasa empati yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Siau.

“Kami berharap bantuan natura ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. Ini adalah wujud nyata kepedulian Bank SulutGo untuk selalu bersinergi dan membantu masyarakat di masa-masa sulit,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Siau Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah proaktif Bank SulutGo. Bantuan ini akan segera didistribusikan kepada titik-titik pengungsian atau keluarga yang paling membutuhkan di wilayah terdampak.

Aksi sosial ini merupakan bagian dari program BSG Peduli Bencana, yang bertujuan untuk membantu pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) mengawali tahun kerja 2026 dengan menggelar Apel Perdana yang dihadiri jajaran Dewan Komisaris, Direksi, Pemimpin Divisi, serta seluruh karyawan baik secara langsung di kantor pusat maupun secara virtual dari kantor cabang yang ada di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Pulau Jawa.

Momentum awal tahun ini menjadi titik tolak strategis bagi BSG untuk memperkuat fondasi perusahaan di tengah tantangan ekonomi global dan digitalisasi.

Dalam arahannya, Komisaris Utama BSG Ramoy Markus Luntungan menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan di tahun 2026.

Luntungan menggarisbawahi bahwa industri perbankan adalah industri kepercayaan (trust), sehingga penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) adalah harga mati.

Komisaris Utama BSG Ramoy Markus Luntungan (berdasi) dan Dirut BSG Revino M. Pepah.

Ada 4 poin penting dipaparkan Komut yakni fundamental GCG, Integritas kepemimpinan, kekompakan, dan penyelarasan visi.

Untuk fundamental GCG, Komut mengingatkan agar penerapan prinsip TARIF (Transparency, Accountability, Responsibility, Independence, Fairness) harus menjadi landasan kerja.

Untuk integritas kepemimpinan, Komut menekankan konsep “Tone form the top”, di mana pemimpin harus menjadi suri tauladan dalam hal integritas dan etika.

Untuk kekompakan, Komut mengajak seluruh elemen bank untuk menjaga soliditas. Perbedaan pendapat diperbolehkan di dalam (“hantam di dalam”), namun harus satu suara dan kompak saat keluar.

Untuk penyelarasan visi, Komut meninta mendukung Asta Cita presiden dan visi misi BSG dalam kerangka NKRI, terutama dalam aspek anti-korupsi.

“Satu, dua kesalahan mungkin berpengaruh pada reputasi bank, tetapi lebih dari itu, sangat fatal bagi karier Anda sekalian. Jangan nodai karier Anda,” tandasnya.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah dalam sambutannya memaparkan refleksi kinerja tahun 2025. Di tengah kondisi ekonomi global yang menantang (low to grow) dan pemulihan pasca-Covid yang lambat, BSG berhasil mencatatkan performa yang impresif.

Dirut lantas mengurai Highlight Kinerja 2025 yakni total aset tumbuh 12,51persen mencapai Rp 23,7 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh signifikan 21,06 persen mencapai Rp 18,2 triliun.

Laba Bersih mencapai Rp 372 Miliar, tumbuh 24,29 persen (YoY). Ini merupakan pencapaian laba tertinggi dalam 6 tahun terakhir.

Tantangan: pertumbuhan kredit tercatat 3,94 persen dan rasio NPL (Non-Performing Loan) mengalami kenaikan menjadi 2,97 persen, yang menjadi catatan evaluasi untuk perbaikan di tahun 2026.

Menatap tahun 2026, Dirut menetapkan strategi besar yang berfokus pada Penguatan Tata Kelola, Ekspansi Bisnis Berkualitas, dan Optimalisasi Biaya.

Dirut lantas mengurai target dan fokus utama BSG di tahun 2026 yakni total aset target pertumbuhannya 6,8 persen, kredit 7,5 persen, dana pihak ketiga 8,8 persen sementara laba 19,1 persen atau Rp. 440 miliar.

Untuk fokus strategisstrategis : pertama, perbaikan kualitas kredit. Memerangi NPL dan meningkatkan kualitas ekspansi bisnis. Kedua, efisiensi biaya: Menurunkan Non-Performing Loan (NPL) dan Overhead Cost.

Ketiga, Keamanan IT. Meningkatkan keandalan sistem IT dan keamanan data. Keempat, Budaya Kerja. Mengusung semangat “Homo Homini Socius” (manusia adalah kawan bagi sesama), di mana pegawai harus saling mendukung dan tidak menjadi serigala bagi sesamanya (homo homini kupus).

Apel perdana ini ditutup dengan semangat optimisme tinggi untuk mencapai target laba Rp 440 Miliar dan membawa BSG menjadi bank yang lebih tangguh, tumbuh, dan terpercaya. (elka)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara (Bank SulutGo/BSG) melangkah lebih jauh dalam komitmennya untuk mendukung penguatan kapasitas pemerintahan dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understansing/MoU) bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Utara.

Penandatanganan kerjasama strategis yang berfokus pada pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan.ini dilakaanakan di Kantor Cabang Bank SulutGo Jakarta, Kamis (18/12/2025).

MoU ini ditandatangani Direktur Utama Bank SulutGo Revino M Pepah, dan Direktur IPDN Sulut Arnold Poli.

Penandatanganan yang disaksikan Komisaris Utama Bank SulutGo Ramoy M. Luntungan, dan Direktur Pemasaran Bank SulutGo Pius Batara ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.

Bagi IPDN Sulut, sebagai lembaga pencetak kader pamong praja, kolaborasi ini akan membuka akses terhadap peningkatan kompetensi di bidang pengelolaan keuangan daerah dan literasi perbankan modern bagi para dosen dan tarunanya.

“Kolaborasi dengan institusi pendidikan, khususnya IPDN yang mencetak calon-calon pemimpin daerah, adalah investasi strategis untuk masa depan. Kami ingin para taruna dan taruni ini memahami prinsip keuangan yang sehat, tata kelola yang akuntabel, serta memanfaatkan produk perbankan digital untuk mendukung efektivitas pemerintahan kelak,” ujar Pepah.

Bagi Bank SulutGo, kerjasama ini sejalan dengan visi untuk menjadi bank yang dekat dengan seluruh elemen pembangunan daerah, termasuk dunia pendidikan pemerintahan. Bank berharap dapat berkontribusi dalam membentuk pola pikir keuangan yang modern di kalangan calon birokrat.

Poli menyambut positif kemitraan ini. “IPDN Sulut tidak hanya mengajarkan teori pemerintahan, tetapi juga kompetensi praktis. Pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan dan akses perbankan adalah keterampilan esensial bagi seorang pamong praja. Kerjasama dengan Bank SulutGo akan memperkaya kurikulum praktik dan wawasan para taruna kami,” jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Bank SulutGo dan IPDN Sulut berkomitmen untuk secara konkrit mendorong terciptanya tata kelola keuangan pemerintahan yang lebih baik, sekaligus memperkuat literasi keuangan di kalangan calon aparatur sipil negara, demi pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan kesiapsiagaan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulut yang akrab disebut Bank SulutGo/BSG) sukses menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat Tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Pusat BSG di jalan Pierre Tendean No. 100 Manado, Rabu (17/12/2025).

Simulasi ini dirancang untuk menguji dan meningkatkan efektivitas prosedur tanggap darurat, melatih kesigapan karyawan serta memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Rangkaian kegiatan meliputi simulasi penanggulangan kebakaran, evakuasi korban, dan penanganan darurat medis.

Yang membuat simulasi tahun ini semakin komprehensif adalah keterlibatan luas dari berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.

Hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah PJK3 (Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Dinas Damkar (Pemadam Kebakaran) Manado, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sulut, Ditpamovit (Direktorat Pengamanan Objek Vital) Polda Sulut, Polresta Manado, Danramil setempat, Pengelola Gedung Usaha Gedung Mandiri, Floor Warden BSG (petugas evakuasi lantai), dan Tim Tanggap Darurat BSG.

Untuk mendekatkan situasi pada kondisi nyata, simulasi menggunakan sejumlah alat berat dan kendaraan operasional. Truk pemadam kebakaran dari Damkar Manado dikerahkan untuk memadamkan titik api simulasi sementara ambulans siaga untuk menangani dan mengangkut korban simulasi ke rumah sakit.

Kehadiran alat-alat iini menambah realisme pelatihan dan memastikan kesiapan infrastruktur pendukung.

Dalam sambutannya, Direktur Umum BSG Joubert Dondokambey menjelaskan, simulasi ini bukan sekedar rutinitas tetapi investasi nyata untuk keselamatan aset paling berharga yakni manusia serta keberlangsungan operasional perusahaan.

“Dengan koordinasi yang solid bersama seluruh instansi terkait, kami berharap dapat membangun budaya siaga dan tanggap di lingkungan Bank SulutGo,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan briefing dan dilanjutkan dengan simulasi di salah satu lantai gedung. Alarm darurat berbunyi memicu proses evakuasi terarah yang dipandu oleh Floor Warden dan Tim Tanggap Darurat BSG, staf dan karyawan berhasil dievakuasi ke titik kumpul dengan tertib.

Di lapangan petugas Damkar dengan cepat mendirikan peralatan dan memadamkan api simulasi. Tim kesehatan dengan fasilitas ambulans memberikan pertolongan pertama kepada ‘korban’ yang mengalami cedera ringan hingga berat akibat ‘kebakaran’.

Seluruh proses berjalan dengan lancar dan terkendali berkat koordinasi yang baik antara semua pihak.

Perwakilan dari BPBD Sulut mengapresiasi inisiatif dan pelaksanaan simulasi inii. “Latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa rencana kontijensi tidak hanya ada di atas kertas tetapi bisa dijalankan dengan efektif saat dibutuhkan. Kerjasama multi pihak seperti ini menjadi kunci dalam penanggulangan keadaan darurat,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan simulasi ini, BSG menegaskan posisinya sebagai BPD yang tidak hanya unggul dalam pelayanan keuangan, tetapi juga memprioritaskan aspek keamanan, keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh karyawan, nasabah serta masyarakat luas. (elka)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorntalo (Bank SulutGo/BSG) melangkah strategis dalam mendukung transformasi digital Pemerintah Daerah.

Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo tentang pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah.

Penandatanganan kerjasama yang dilakukan di Jakarta, Rabu (17/12/2025) ini untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah khususnya untuk belanja operasional dan perjalanan dinas pegawai.

Acara penandatangan ini dihadiri Wakil Bupati H. Tonny S. Yunus (mewakili Bupati Sofyan Puhi) yang di dampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Hariyanto Manan, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan.

Dari BSG hadir Dirut Revino M. Pepah, Komisaris Djafar Alkatiri di dampingi Pimpinan Kanwil Gorontalo Rudiyanto Katili dan Pimpinan Cabang Limboto Hasan Hamid.

Dalam sambutannya, Dirut BSG menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk komitmen BSG untuk menjadi mitra strategis Pemda dalam mengakselerasi digitalisasi keuangan.

“Kartu Kredit Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat menpernudah proses administrasi keuangan, memberikan kontrol anggaran yang lebih baik serta mendukung program Cashless Society di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

Wabup Gorobtalo menyambut baik inisiatif ini. Penerapan Kartu Kredit Pemda ini, menurutnya, adalah langkah modern untuk menuju tata kelola keuangan yang lebih baik, cepat dan terukur.

“Ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendorong efieinsi anggaran. Kami berharap kerjasama dengan Bank SulutGo yang telah berpengalaman melayani Pemerintah Derah dapat membawa manfaat nyata,” ujarnya.

Kartu Kredit Pemerintah yang ditawarkan BSG dirancang khusus dengan fitur keamanan tinggi dan sistem pelaporan real time yang terintegrasi dengan sistem keuangan daerah. Hal ini memungkin pihak berwenang di Kabupaten Gorontalo memantau penggunaan anggaran secara efektif.

Dengan ditandatanganinya kerjasama ini Bank SulutGo/BSG semakin memperkuat posisinya sebagai Bank Pembangunan Daerah yang progresif dan berkomitmen mendukunng kemajuan daerah, tidak saja hanya di Sulut tapi juga di kawasan sekitarnya seperti Gorontalo. (elka)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) dan Bank SulutGo (BSG) melakukan kerjasama terkait Penempatan Dana di BSG.

Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) dilakukan Dirut RSUP Kandou Starry Rampengan bersama Dirut BSG Revino M. Pepah di ruang webinar RSUP Kandou, Selasa (11/11/2025).

Turut hadir dan menyaksikan penandatangan PKS dalam rangka memperkuat kerjasama kedua pihak tersebut adalah beberapa pejabat/staf dari BSG dan RSUP Kandou.

Dalam sambutannya, Starry menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara RSUP Kandou dan BSG.

Starry berharap kerjasama ini dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang keuangan tetapi juga di sektor kesehatan.

“Kami berharap BSG dapat menjadi mitra yang baik bagi RSUP Kandou. Ke depan, kami membuka peluang untuk kerja sama di bidang kesehatan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Pepah menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan RSUP Kandou kepada BSG dalam pengelolaan dan penempatan dana.

“Kami sangat mengapresiasi pimpinan RSUP Kandou yang telah membuka diri untuk bekerja sama dengan kami. Harapan kami, kerjasama ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa terus berlanjut, termasuk di bidang kesehatan seperti yang pernah dilakukan sebelumnya,” kata Pepah.

BSG, menurut Pepah berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama ini dengan sebaik-baiknya serta siap menerima masukan dari pihak RSUP Kandou guna memperkuat kemitraan ke depan. (Afer)

Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan literasi keuangan yang bertajuk Extraordinary Class Literasi Keuangan di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dalam rangkaian acara Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Tingkat Nasional 2025.

Kegiatan ini berlangsung Rabu – Jumat (5-7/1/2025) dengan target total peserta mencapai 800 orang dari kalangan Pramuka Penegak dan Pandega se-Indonesia.

Partisipasi ini merupakan tindak lanjut dari undangan OJK kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Di stand OJK, para peserta Peran Saka Nasional 2025 mendapatkan materi yang komprehensif.

Perwakilan OJK yang memberikan materi adalah Bambang S. Antariksawan (Asisten Direktur Madya Divisi Perencanaan, Pengembangan, Evaluasi Literasi dan Edukasi Keuangan) dan. Berlin Situmorang (Manajer Divisi PEPK dan LMS OJK SulutGo).

Dari pihak BSG, sosialisasi pengenalan produk perbankan disampaikan oleh Lani Usman, Zhahir Pulukadang dan Febrian Dotulong.

BSG sebagai salah satu bank daerah yang diundang berpartisipasi, mengisi sesi materi selama 30 menit di setiap sesi, mengenalkan produk dan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Materi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman awal mengenai produk-produk jasa keuangan, sekaligus mendorong semangat menabung dan berinvestasi di kalangan Pramuka.

Peran Saka Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) di Gorontalo tanggal 2 – 9 November 2025.

Kegiatan Extraordinary Class Literasi Keuangan OJK dan BSG menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan kegiatan Saka.

Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Budiman P.. Siahaan menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan kerjasama dari seluruh pihak yang terlibat demi kesuksesan peningkatan literasi keuangan. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) meluncurkan program baru bernama BSG BER Cashback sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas nasabahnya.

Program ini memberikan pengembalian tunai bagi nasabah yang melakukan penempatan dana di tabungan BSG dalam periode 3 November hingga 31 Desember 2025.

Lewat program ini, nasabah memiliki kesempatan memperoleh cashback langsung dengan nominal bervariasi sesuai jumlah saldo dan jangka waktu penempatan dana.

Sebagai contoh, dengan penempatan dana Rp 25 juta, nasabah menerima sebesar Rp. 270.719 pertiga bulan atau Rp 541.438 perenam bulan.

Untuk Rp. 1.000.000.000, nasabah akan menerima sebesar Rp. 13.376.712 pertiga bulan dan Rp, 21.657.534 perenam bulan.

Dirut BSG Revino M. Pepah

Dirut BSG Revino M. Pepah menjelaskan, BSG bersyukur dan berterima kasih karena nasabah sudah mempercayakan menyimpan dananya di BSG.

Dengan adanya progran BSG BER Cashback ini diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan dana, yang untuk selanjutnya dana ini akan digunakan untuk pemberian kredit bagi masyarakat.

“Dengan meningkatkannya pemberian kredit ini. maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya kepada Meimonews,com via telefon, Sabtu (1/11/2025).

Untuk informasi selengkapnya, pejabat humanis yang merintis dan meniti karier di BSG ini mempersilahkan menghubungi kantor Bank SulutGo terdekat. (*/afer)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) menjadi perhatian nasional setelah menjadi Co-Host acara Penyaluran Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Launching resmi KUR Program Perumahan (KUR KPP).

Acara yang menandai perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di seluruh Indonesia ini diselenggarakan secara serentak dan terpusat di berbagai provinsi, dengan titik utama di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Selasa (21/10/2025).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertindak sebagai Host dan Bank SulutGo sebagai Co-Host untuk wilayah Sulut.

Acara tersebut tersambung secara virtual dengan lokasi utama di Surabaya dan disiarkan live streaming di 38 provinsi, di mana Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keynote speech secara virtual.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mendukung pertumbuhan UMKM. “Bank SulutGo tidak hanya fokus pada penyaluran KUR reguler untuk modal kerja dan investasi, tetapi hari ini, kami bangga dapat menjadi bagian dari peluncuran nasional KUR KPP. Inovasi ini akan membantu para pelaku UMKM, debitur KUR, untuk juga memiliki akses pembiayaan rumah yang terjangkau,” ujar Pepah.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 500 orang pelaku UMKM di Sulawesi Utara, yang merupakan debitur dan calon debitur KUR dari berbagai bank penyalur, termasuk Bank SulutGo (BSG), Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN, dan Bank BSI. Kehadiran ratusan UMKM ini menjadi simbol optimisme ekonomi kerakyatan di Sulut.

Kolaborasi erat antara pemerintah daerah, regulator, dan perbankan tampak jelas dengan kehadiran sejumlah tokoh kunci.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Sulut Christiano Talumepa menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Pemerintah Provinsi Sulut siap mendukung penuh program penyaluran KUR dan KUR KPP ini. Kehadiran 500 UMKM hari ini adalah bukti bahwa akses permodalan telah menjadi kunci penting dalam memajukan ekonomi daerah,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan lembaga keuangan dan perbankan utama di Sulut, antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irawan, Direktur Pemasaran BSG Pius Batara, dan Komisaris Utama BSG Ramoy Markus Luntungan.

Selain itu, RCEO BRI Elizabet Primasari, Area Head BNI Lucky Lahope, Pincab BTN Manado Raja David Pasaribu, dan Perwakilan Bank Mandiri Bangun Utomo, dan Pejabat Ditjen Perbendaharaan Sulut.

Acara ditutup dengan prosesi Seremonial Akad Massal KUR Serentak dan Simbolis Penyaluran KUR, KUR PMI, dan KUR KPP, yang menunjukkan peran aktif Bank SulutGo dan perbankan lainnya dalam memperkuat tulang punggung ekonomi Indonesia. (Afer)