Meimonews.com – Direktur Operasional Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (Pemda) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Ruang Rapat Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3, Jl. Medan Merdeka Utara No. 7, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan mendorong percepatan implementasi SP2D Online melalui integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan sistem perbankan, serta mendorong pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) oleh pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari transformasi digital keuangan daerah yang modern, transparan, efisien, dan akuntabel.
Kehadiran Direktur Operasional BSG dalam forum nasional ini mencerminkan komitmen BSG untuk aktif berperan dalam percepatan transformasi digital keuangan pemerintah daerah.
BSG selaku Bank Pembangunan Daerah (BPD) terus mendukung agenda nasional dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.
Implementasi SP2D Online merupakan bagian dari transformasi digital yang menghubungkan SIPD dengan sistem perbankan, sehingga proses pencairan dana pemerintah daerah dapat dilakukan secara cepat, aman, dan akuntabel.
Sementara itu, pemanfaatan KKPD bertujuan untuk meningkatkan efisiensi belanja pemerintah daerah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai di tingkat daerah. (elka)
Meimonews.com – Dukung upaya pengembangan Ekonomi Daerah (PED) serta mengoptimalkan Peran PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo dalam memperkuat akses keuangan bagi sektor produktif di daerah digelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program PED di Kabupaten/Kota Provinsi Sulut dam Gorontalo.
Rapat dilaksanakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut) dengan peserta seluruh Pimpinan Cabang (Pincab) Bank Sulutgo tingkat Kabupaten/Kota di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor OJK, Manado, Selasa (28/10/2025).
Ada beberapa hal termasuk hasil capaian yang dilakukan Cabang-cabang Bank Sulutgo (BSG) terungkap dalam rapat ini, yang diapresiasi OJK Sulutgomalut.
Hal tersebut merupakan bukti nyata kehadiran BSG sebagai agent of development dalam membangun ekonomi daerah. Upaya- upaya tersebut meruakan sektor riil dan UMKM melalui KUR Bohusami.
Pimpinan Divisi Kredit Komersial BSG Nasrudin Herlambang (mewakili Dirut BSG Revino M. Pepah) juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Pincab jajaran BSG.
Sinergitas ini, menurutnya, akan terus berlanjut dalam meningkatkan realisasi porto folio kredit produktif BSG dalam meningkatkan bisnis bank bertumbuh dan berkalnjutan tampa mengabaikan prinsip prudencial banking.
Hal-hal ternasuk capaian-capaian tersebut, antara lain, capaian realisasi pelaksanaan lauching dan penyaluran kredit KU R Bohusami BSG terhadap pembiayaan komoditi unggulan masing-masing Bupati/Walikota di Sulut dan Gorontalo.
Selain itu, masing-masing Pincab memaparkan progress atas realisasi pegram komoditi unggulan yang telah dipilih oleh masing-masing Bupati/Walikota/Pemkab/Pemkot.
Terungkap pula bahwa Oktober 2025 ada 2 Cabang yang berhasil melakukan realisasi lauching pembiayaan komoditi unggulan skema ekosistim..dari hulu ke hilir (Pemda-Offtaker-Petani/pelaku usaha) – BSG yaitui Cabang Tilamuta komoditi jagung, Cabang Limboto komoditi penggemukan sapi dan pelaku usaha super mikro untuk KUR perempuan hebat..
Program ini mendapat aprrseasi dan dukungan yang positif dari Gubernur Sulut dan Gubernur Gorontalo,, Bupati Boalemo, Bupati Gorontalo Kepala OJK Sulutgomalut dan Kepala BI Perwakilan Provinsi Gorontalo.
Untuk wilayah Sulut, sesi pemaparan dari masing-masing Pincab seperti Pincab Bitung, Tondano, Tomohon, Airmadidi, Cabang Utama Calaca. Ratahan, Kawangkoan,.
Untuk Cabang Ratahan dengan komoditi unggulan kopra, dan Kawangkoan dengan komoditi unggulan kacang akan segera dilaunching November 2025 sekalgus penyaluran kredit KUR Bohusami kepada petani dan offtaker. (Afer)
Meimonews.om – Bank SulutGo (BSG) resmi menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara, Kamis (28/8/2025).
Acara penandatanganan PKS yang dilaksanakan di kantor pusat Bank SulutGo ini dihadiri Direktur Umum BSG, Joubert Dondokambey, serta Pimpinan GMAHK Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara Pdt. Roulland Ronny Neman dan Sejretaris Edwin Lasut dan jajaran.
PKS ini berfokus pada pengelolaan keuangan institusi, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen finansial gereja.
Perjanjian ini menandai langkah strategis bagi kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga keagamaan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Diharapkan, kerjasama ini dapat menjadi contoh positif bagi institusi lainnya dalam meningkatkan tata kelola keuangan yang profesional dan modern.
Dalam sambutannya, Joubert menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo dalam mendukung berbagai sektor, termasuk lembaga keagamaan.
“Kami sangat bangga bisa bekerjasama dengan GMAHK. Melalui layanan perbankan kami, kami berharap dapat membantu pengelolaan keuangan gereja menjadi lebih efektif, aman, dan modern,” ujarnya.
Ditambahkan, Bank SulutGo menyediakan berbagai produk dan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik institusi, seperti layanan kas, pengelolaan dana, hingga solusi perbankan digital.
Pdt. Neman menyambut baik kerjasama ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Bank SulutGo atas dukungan dan kepercayaannya. Dengan adanya kerja3sama ini, kami yakin pengelolaan dana gereja, baik di tingkat pusat maupun di jemaat-jemaat, akan menjadi lebih terstruktur dan akuntabel. Ini akan membantu kami fokus pada pelayanan rohani kepada umat,” ujarnya. (Afer)
Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus menjalin kerjasama dengan Bank SulutGo (BSG). Itulah sebabnya, kedua pihak kembali melalukan penandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
MoU yang ditandatangani kedua pihak di Rumah Dinas Bupati Minahasa, Rabu (16/4/2025) itu terkait pengelolaan keuangan daerah.
Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Minahasa Robby Dondokambey di dampingi Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, Asisten I Reviva Maringka, Asisten III Vicky Tanor, serta Kepala BPKAD Joice Pua.
Dari pihak Bank SulutGo, hadir mewakili Direksi Pemimpin Divisi Pemasaran Dana Yunike Sumawati Paputungan, Pemimpin Cabang Tondano Maykel Rantung, dan Pemimpin Departemen Jeane Rampi.
Bupati Minahasa menjelaskan, kerjasama ini bertujuan untuk membentuk sinergi yang saling memberikan manfaat dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengatur penyimpanan dan pelaksanaan pengelolaan uang milik Pemkab Minahasa pada Rekening Kas Umum Daerah (RKUD),” ujarnya.
Hal ini, tambahnya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif dan efisien, serta mempererat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan pihak perbankan. (Afer)
Meimonews.com – Wujud kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan, Bank SulutGo (BSG) melalui Bapekis (Badan Pembinaan Kerohanian Islam) menyalurkan bantuan sosial (bansos) ke sejumlah panti asuhan dan yayasan tuna netra Muslim di Manado.
Bantuan diserahkan secara simbolis dalam acara buka puasa bersama yang dilaksanakan di Kantor Pusat Bank SulutGo, baru-baru.
Penerima bantuan adalah Panti Asuhan Darul Istiqomah, Panti Asuhan An-Nur,
Panti Asuhan Al-Ikhwan, Panti Asuhan Nurul Hidayah dan Yayasan Tuna Netra Muslim
Penyerahan bantuan disaksikan H. Machmud Turuis (Pembina Bapekis sekaligus Direktur Kepatuhan BSG) dan Hj. Rosita Nurgomo (Ketua Bapekis Bank SulutGo) serta Pimpinan Divisi dan karyawan Muslim BSG.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama untuk kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Turuis menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bank SulutGo dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan nilai-nilai keislaman.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.
BSG terus menunjukkan dedikasinya dalam program-program sosial, terutama di bulan Ramadan.
Tahun ini, selain bantuan untuk panti asuhan, BSG juga telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti santunan anak yatim, distribusi paket iftar, dan program beasiswa pendidikan. (Afer)
Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank SulutGo (BSG) menggelar edukasi tentang pentingnya menabung kepada ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Manado. Kegiatan bertajuk OJK Goes to School ini dilaksanakan di SD Negeri 11 Manado, Rabu (24/7/2024).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Menabung Indonesia (HMI) tanggal 20 Agustus 2024 ini diikuti lebih dari 300 siswa dari SDN 11, SDN 06, dan SDN 124.
Kepala OJK Sulutenggo Malut Robert Sianipar menjelaslan, edukasi menabung sejak dini sangat penting untuk membangun generasi muda yang melek keuangan dan bijak dalam mengelola keuangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kebiasaan menabung kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, mereka dapat terhindar dari jeratan utang dan mampu merencanakan keuangan mereka dengan baik di masa depan,” ujar Robert.
Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan (mewakili Dirut Revino M. pepah), menjelaskan, Bank SulutGo berkomitmen untuk mendukung program edukasi keuangan kepada anak-anak.
“Kami menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang ramah anak, seperti Simpel (Simpanan Pelajar) dan Tabungan Pelajar. Kami juga aktif menggelar kegiatan edukasi keuangan di sekolah-sekolah,” ujar Louisa.
Dalam kegiatan ini, para siswa mendapatkan materi tentang pentingnya menabung, cara menabung yang efektif, dan manfaat menabung. Mereka juga diajak untuk bermain game edukasi.
Antusiasme para siswa terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam mengikuti materi dan bermain game. Mereka juga terlihat antusias saat membuka rekening Simpel dan menabung di Bank SulutGo.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Steven Tumiwa sangat bangga kegiatan itu digelar di Manado. “Ini memberi dampak positif bagi pendidikan di Kota Manado. Anak-anak memang perlu diberi pemahaman sejak dini manfaat menabung,” ujarTumiwa. (Afer)
Meimonews.com – Bank Sulut Gorontalo (BSG) memggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Ballroom Kantor Pusat BSG, Jumat (12/7/2024).
Rapat yang dipimpin Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE selaku Kuasa Pemegang Saham Pengendali di dampingi Komisaris Utama BSG Edwin Silangen, SE M.Si ini diikuti para Komisaris dan Direksi serta Bupati/Walikota se-Sulutgo selaku pemegang saham.
Pada kesempatan itu, Direktur Utama BSG Revino M. Pepah memberikan laporan tentang perkembangan yang ada di bank pemerintah ini.
Dalam keterangan persnya, Pemimpin Divisi Corporate Secretary BSG Hence Rumende mewakili Dirut BSG menjelaskan, RUPS LB ini merupakan tindaklanjut hasil keputusan dalam RUPS tanggal 5 Februari 2024.
Keputusan dimaksud adalah pertama, menyetujui dan mengesahkan pelaksanaan Kelompok Usaha Bank (KUB) sebagai alternatif lainnya dalam rangka pemenuhan modal inti sesuai yang diwajibkan dalam POJK No.12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
Kedua, penunjukan Perusahaan Induk Pelaksanaan KUB akan dibahas dalam RUPS LB berikutnya.
Dirut BSG Revino M. Pepah saat memberikan laporan
Untuk regulasi pemenuhan modal inti bank, sebutnya di dampingi beberapa staf, tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 12/POJK. 03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
“POJK tersebut mewajibkan Bank Umum memiliki modal inti minimum Rp. 3 triliun hingga akhir 2022. Sedangkan untuk 12 BPD yang masih belum memiliki kecukupan modal inti (BSG salah satunya) masih diberikan tenggat waktu sampai akhir 2024,” ujar Rumende.
Menurutnya, untuk modal Inti BSG per hari ini adalah Rp. 1.7 Triliun sehingga masih terpaut ± Rp 1.3 triliun dari yang dipersyaratkan oleh OJK, dan kekurangan modal tersebut belum dapat dipenuhi oleh para pemegang saham dalam waktu yang sudah minim ini.
Disebutkan, solusi paling viable untuk memenuhi ketentuan modal inti Rp. 3 triliun dalam batas waktu yang sudah singkat ini adalah dengan bergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama bank induk yang memiliki modal inti yang cukup.
Terkait hasil RUPS LB, Rumende menjelaslan, ada beberapa keputusanbyang dihasilkan, yakni menetapkan PT. Mega Corpora sebagai Perusahaan Induk Kelompok Usaha Bank (KUB) dan PT. Bank Mega sebagai Bank Pelaksana Perusahaan Induk.
Selain itu, memberikan kuasa/kewenangan kepada Gubernur Sulawesi Utara selaku Pemegang Saham Pengendali mewakili para pemegang saham Perseroan untuk melakukan pembahasan dan penandatanganan perjanjian KUB dengan PT. Mega Corpora.
Dipilihnya PT. Mega Corpora karena memiliki bank dengan struktur permodalan yang kuat; memiliki standar SDM, infrastruktur IT dan Bank Digital. “Apabila ber-KUB dengan bank lain, share saham existing para Pesaham akan
terdilusi signifikan,” jelasnya.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary BSG Hence Rumwnde di dampingi staf saat memberikan keterangan pers
Selain itu, telah menjadi salah satu pemegang saham BSG sejak 2011; Proses KUB akan lebih mudah.
”Dengan masuknya BSG dalam KUB PT Mega Corpora maka melalui Bank Pelaksana PT. Bank Mega berkewajiban untuk support BSG dalam transformasi.Human Capital (SDM), pengembangan Teknologi & Informasi, kredit, dalam rangka meningkatkan kinerja BSG,” ujar Rumende. (Afer)
Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) bekerjasama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui program bertajuk Desaku Cakap Keuangan, Selasa (2/7/2024).
Kegiatan yang dihadiri para kepala desa se-Kabupaten Boltim ini bertujuan untuk membekali para pemimpin desa dengan pengetahuan dan pemahaman terkait pengelolaan keuangan di era digital, serta tips agar terhindar dari kejahatan siber.
Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim Sonny Warokka, Ph.D menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK dan BSG dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sangat mendukung program ini, karena kami yakin bahwa literasi keuangan yang baik akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Warokka.
Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGoMalut), Robert Sianipar dalam sambutannya menjelaskan, program Desaku Cakap Keuangan merupakan salah satu strategi OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah pedesaan.
“Masih banyak masyarakat di pedesaan yang belum memahami produk dan layanan jasa keuangan, serta belum mengetahui cara mengelola keuangan dengan baik. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka,” ujar Sianipar.
Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan menambahkan, BSG berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
“BSG siap memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat, serta menyediakan produk dan layanan keuangan yang mudah diakses dan terjangkau,” ujar Louisa .
Selain edukasi keuangan, kegiatan Desaku Cakap Keuangan ini juga dirangkaikan dengan pembukaan rekening bagi para pelajar dan merchant QRIS. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akses keuangan masyarakat dan mendorong penggunaan transaksi non-tunai.
Dengan edukasi dan inklusi keuangan yang semakin meningkat, diharapkan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari risiko penipuan keuangan. (Afer)