Meimonews.com – Guna menciptakan karakter anggota yang humanis sehingga citra kepolisian di masyarakat dipandang lebih baik, Polresta Manado rutin melakukan pembinaan rohani dan mental (binrohtal).

Kegiatan ini rutin digelar setiap Kamis seusai Apel pagi, seperti Kamis (23/2/2023) di Mushola Kompleks Polresta Manado.

“Binrohtal sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga Citra Kepolisian di mata masyarakat di pandang lebih baik,” ujar Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono mengutip Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungam Sirait kepada.wartawan, Kamis (23/2/2023).

Dijelaskan, tujuan kegiatan ini dilakukan yaitu meningkatkan karakter anggota Polri khususnya anggota personil Polresta Manado menjadi lebih humanis dan juga meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, yang mana dengan di adakan kegiatan ini maka moral serta kelakuan yang buruk bisa menjadi lebih baik.

“Binrohtal ini rutin dilaksanakan setiap hari Kamis, selain meningkatkan keimanan dak ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, binrohtal juga bertujuan untuk membentuk karakter personil yang lebih humanis serta ikhlas pada setiap pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Ipda Agus. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado rutin menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) setiap minggu, seperti Kamis (6/20/2022).

Binrohtal ini merupakan wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri dan calon siswa Bintara beragama Islam menjadi lebih humanis, sehingga citra Kepolisian di mata masyarakat dipandang lebih baik.

Binrohtal rutin yang dilaksanakan dipimpin oleh Kasie Kum Polresta Manado Iptu S. Utiarahman. Kegiatan dimulai dengan pembacaan lantunan Al-Qur’an.

Kasie Kum menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personil Polresta Manado dan para Calon siswa Bintara.

Dengan adanya binrohtal rutin ini diharapkan dapat membentuk karakter personil Polresta Manado dan para calon siswa yang lebih baik dan humanis dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Kegiatan pembinaan rohani dan mental ini sebagai wadah untuk membentuk karakter personil dan para calon siswa untuk menjadi lebih humanis dalam melayani masyarakat,’ ujar Utiarahman.

Dengan demikian, tambahnya, citra Polri menjadi lebih baik dengan harapan dalam pelaksanaan tugas dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugasnya dan untuk memberikan siraman rohani dan moral setiap personil agar menjadi lebih baik serta menjadi alat control diri.

“Kita berharap selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, personil dapat dilancarkan dalam segala tugas untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan damai. (AF)