Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting merupakan langkah penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa, termasuk pembangunan sumber daya manusia di Kota Manado.

“Generasi saat ini harus lebih baik dari generasi sebelumnya, terutama dalam hal kualitas sumber daya manusia. Melalui upaya pencegahan stunting, kita menyiapkan generasi unggul sejak dini,” ujarnya ketika membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Manado.

Kegiatan yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (3/6/2026) ini mengangkat tema Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Manado yang Sehat, Cerdas, dan Berkualitas Unggul.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, Camat, Lurah, dan Ketua Lingkungan se-Kota Manado.

Selain itu, pengurus TP-PKK Kota Manado, Ketua TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan, Kepala-kepala Puskesmas, kader Posyandu, serta undangan lainnya.

Generasi muda, sebut Walikota, harus dipersiapkan menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing, karena di masa depan mereka akan menghadapi berbagai tantangan dan persaingan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurut mantan Ketua DPRD Sulut ini, perhatian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan harus dimulai sejak masa kehamilan, perkembangan janin, hingga masa tumbuh kembang anak.

Dengan asupan yang sehat dan bergizi, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Walikota meminta para Ketua Lingkungan untuk aktif melakukan pendataan dan identifikasi terkait program pencegahan serta percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing, dengan harapan angka stunting di Kota Manado dapat terus ditekan hingga tidak ada lagi kasus stunting di masa mendatang. (elka)

Meinonews.com – BKKBN Sulut lewat Tim Kerja Ketahanan Keluarga Remaja menggelar Jambore Ajang Kreativitas GenRe 2024 di Hotel NDC Manado, Senin-Rabu (9-11/9/2024).

Kegiatan yang mengangkat tema Genrengers membara di tengah perbedaan : Menyala GenRe Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg di dampingi Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga Remaja BKKBN Sulut Koba LA. Paul, S.Farm, Apt.

Tandaju memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang bertujuan untuk memajukan bangsa melalui kreativitas dan komitmen generasi muda.

Menurutnya, Jambore Ajang Kreativitas GenRe menjadi wadah penting bagi remaja Sulut untuk menunjukkan bakat, kemampuan, serta ide-ide brilian mereka.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar peserta dan menciptakan kolaborasi inovatif guna mendukung terbentuknya generasi muda yang bertanggung jawab dan aktif dalam pembangunan bangsa.

“Nlalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan siap menghadapi lima transisi penting dalam kehidupan remaja, yaitu mempraktikkan hidup bersih dan sehat, melanjutkan pendidikan, memulai karir, hingga menjadi generasi yang berketahanan,” ujarnya.

Jambore Ajang Kreativitas GenRe ini sendiri merupakan acara rutin yang mempertemukan remaja usia 16-22 tahun guna meningkatkan kualitas remaja Indonesia khususnya propinsi Sulawesi Utara melalui serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk memupuk rasa kebersamaan, semangat remaja.

Selain itu, “sebagai wadah pertukaran informasi dan pengalaman tentang implementasi program GenRe,” ujar Koba.

Dalam ajang bergengsi ini rangkaian acara mencakup berbagai kompetisi dan pertunjukan kreativitas, yang menampilkan bakat-bakat unggul dari para peserta. (elka)