Meimonews.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia (Mendukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Wihaji bersama Lazismu, mengunjungi rumah tidak layak huni di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Rumah yang dikunjungi mantan Bupati Batang kelahiran Sragen, 22 Agustus 1976 tersebut direncanakan menjadi sasaran program bantuan bedah rumah dalam rangka penanggulangan stunting.

Wihaji menjelaskan, kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan keluarga berisiko stunting dapat tinggal di lingkungan yang sehat dan layak huni.

Mendukbangga/Kepala BKKBN RI Wahaji

Program ini menjadi bagian dari strategi BKKBN dalam menurunkan angka stunting di Jawa Barat, yang memiliki pengaruh besar terhadap prevalensi stunting nasional.

“Kenaikan prevalensi stunting di Jawa Barat sangat menentukan angka stunting nasional. Melalui kolaborasi ini, BKKBN telah melakukan asesmen dan memilih dua rumah sebagai sampel intervensi, yang juga disertai bantuan pemenuhan gizi keluarga,” ujar Wihaji, baru-baru.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Pusat Ardi Luthfi Kautsar menambahkan, kondisi hunian yang tidak layak sangat berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Karena itu, Lazismu berperan aktif dalam memberikan solusi melalui program bedah rumah.

“Peran Lazismu adalah memberikan nilai manfaat kepada keluarga yang membutuhkan melalui pembangunan ulang rumah-rumah tersebut,” kata Ardi.

Lazismu mengalokasikan dana sebesar Rp 25 juta untuk masing-masing rumah, yang disalurkan dari dana zakat. Bantuan tersebut mencakup proses perobohan dan pembangunan kembali rumah, bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal, khususnya di Kabupaten Bandung.

Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi multisektor dalam pencegahan stunting. Selain memperkuat intervensi gizi, upaya ini juga menekankan pentingnya faktor lingkungan dan kualitas hunian sebagai bagian integral dari pembangunan keluarga yang sehat. (Afer)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi serta sejumlah pejabat utama Polresta Manado ikut bekerja pada Bedah Rumah di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Manado, Jumat (16/6/2923).

Kegiatan sosial dengan menerjunkan personil Polresta dan jajaran ini diselenggarakan Polresta Manado dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77. Keluarga yang rumahnya dibedah adalah Saudra Gunawan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bedah rumah ini merupakan target pada program bedah rumah dalam rangka HUT Bhayangkara ke – 77 tahun 2023 Polresta Manado.

“Kegiatan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-77,” ujar Kapolresta.

Kegiatan bedah rumah ini, sambung Kapolresta, menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolresta di sela kegiatan bedah rumah.

Melalui kegiatan bedah rumah, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan rasa aman serta nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Penerima bantuan bedah rumah Saudra Gunawan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado yang telah membedah rumah miliknya, yang memang membutuhkan perbaikan mengingat kondisi hunian sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado terkhusus kepada Bapak Kapolresta Manado yang telah membedah rumah kami yang memang sangat membutuhkan perbaikan dan sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia,” ujar Gunawan. (AF)