Meimonews.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) memasukan kesiapan layanan perbankan guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.

BSG telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp 1 triliun yang dialokasikan untuk pengisian mesin ATM serta kebutuhan transaksi di kantor cabang sebelum periode libur dimulai.

Hal tersebut disampaikan Dirut Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah kepada wartawan di Manado, Senin (16/3/2026).

“Sehubungan dengan Keputusan Bersama Pemerintah mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1447H, Bank SulutGo mengumumkan penyesuaian jadual operasional nya,” ujarnya.

Dirut Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah

Adapun jadual tersebut adalah pertama, penutupan operasional. Seluruh kantor cabang Bank SulutGo tidak melayani kegiatan operasional mulai tanggal 18 Maret sampai dengan 24 Maret 2026.

Kedua, weekend banking. Layanan weekend banking diadakan selama periode libur
tersebut. Ketiga, pembukaan kembali. Layanan perbankan akan kembali beroperasi normal pada Rabu (25/3/2026).

Menurit Pepah, penyiapan dana
sebesar Rp 1 triliun merupakan langkah antsipatf terhadap lonjakan penarikan uang tunai di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Kami berkomitmen agar nasabah tetap dapat merayakan hari raya dengan nyaman. Meskipun kantor cabang tutup sementara, kami telah memasukan ketersediaan dana di seluruh jaringan ATM kami tetap optmal,” ujar pejabat karier perbankan tersebut.

Pepah mengimbau kepada para nasabah untuk memanfaatkan layanan BSG Touch (Mobile Banking), BSGqris dan BSG Direct untuk transaksi non-tunai seperti Transfer antarbank, Pembelian pulsa dan paket data, Pembayaran tagihan listrik, air, dan pajak, serta Top-up saldo dompet digital.

Bank SulutGo juga mengingatkan nasabah untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank dan menjaga kerahasiaan data pribadi seperseperti PIN serta kode OTP. (elka)

Meimomews.com – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro) sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Hal ini diwujudkan lewat pelaksanaan Ngabuburit KUR Fest 2026 selama 11 hari (3-13 Maret 2026) bertempat di area lobby parrkir depan gedung Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln. Piere Tendean No. 100 Manado.

Di momen ini, diadakan Bazar UMKM, Sosialisasi KUR, Kuliner Buka Puasa, dan Tauziah.

Pembukaan kegiatan, Selasa (3/3/2026) dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris Bank SulutGo, di antaranya Revino Maydi Pepah (Direktur Utama), Mutesa Holdin, Rudiyanto Katili, Ester Rampengan dan Jaclyn Koloay (Komisaris)

Dirut BSG menjelaslan, Ngabuburit KUR Fest bukan sekadar tempat berburu takjil melainkan wadah bagi para pelaku usaha mikro yang merupakan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mempromosikan produk mereka.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di area kantor pusat BSG terasa makin sejuk dengan adanya siraman rohani. Ustad Taufik Adam hadir memberikan tauziah penyegaran rohani bagi para tamu undangan dan pengunjung yang hadir.

Dirut menekankan pentingnya keberkahan dalam berniaga dan semangat berbagi di bulan yang penuh ampunan ini.

“Bank SulutGo mengundang seluruh masyarakat Manado untuk datang, menikmati suasana sore menjelang berbuka, sekaligus mendukung produk-produk lokal UMKM binaan kami,” ajaknya.

Bank SulutGo terus bertransformasi menjadi penggerak ekonomi daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo melalui berbagai inovasi layanan perbankan dan dukungan berkelanjutan terhadap sektor riil. (elka)

Meimonews.com – Berbagai upaya dalam mendorong inklusi keuangan terus dilakukan Bank SulutGo (BSG) termasuk bersinergi dengan beberapa pihak seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terbaru, BSG bersinergi dengan OJK SulutGo dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar Literasi Keuangan Masyarakat Pesisiir Desa Darunu terkait dengan literasi keuangan dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan yang dipusatkan di objek wisata Darunu Mangrove Park ini juga dirangkaikan dengan aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI.

Acara ini dihadiri pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari jajaran eksekutif perbankan, otoritas keuangan, hingga perwakilan legislatif dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Kepala OJK SulutGo Robert Sianipar menekankan pentingnya pemahaman manajemen keuangan bagi masyarakat pesisir agar terhindar dari jeratan pinjaman ilegal dan mampu memanfaatkan produk perbankan untuk pengembangan usaha mikro.

Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey di dampingi Pemimpin Cabang Airmadidi Maykel Rantung menyatakan komitmen BSG untuk terus hadir di tengah masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Desa Darunu dan sekitarnya memiliki akses dan pemahaman yang cukup terhadap layanan perbankan demi meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Joubert.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Minut Richard JH Dondokambey mewakili Bupati Minut Joune Ganda menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Minahasa Utara sebagai lokasi kegiatan.

Turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut Jack Paruntu, yang menyoroti potensi besar ekonomi kelautan yang perlu dikelola secara profesional.

Momen penting terjadi saat Anggota Komisi XI DPR-RI Rio Dondokambey hadir secara langsung untuk berdialog dengan warga. Selain memberikan edukasi mengenai kebijakan keuangan nasional, ia juga enyalurkan bantuan langsung untuk pengembangan Desa Darunu.

Di momen itu, Rio juga menyerap aspirasi dari masyarakat pesisir dan kepulauan di Minahasa Utara terkait kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Selain fokus pada edukasi finansial, kegiatan ini juga mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.

Acara yang diagendakan yakni penanaman mangrove dan pembersihan area pantai menjadi simbol komitmen sektor jasa keuangan dalam menjaga ekosistem pesisir tetap hijau dan asri sebagai aset wisata masa depan.

Melalui sinergi antara Pemerintah, Perbankan dan OJK, diharapkan masyarakat Desa Darunu tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga berdaya dalam menjaga kelestarian alam yang menjadi sumber mata pencaharian mereka. (elka)

Meimonews.com – Bank Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelayanan Pemeliharaan Kesehatan bagi Pegawai dan Keluarga bersama RS Hermina dan RSUD Saiful Anwar Malang, Rabu (4/2/2026).

PKS ini mencakup penyediaan layanan pemeliharaan kesehatan, mulai dari pelayanan medis rawat jalan, rawat inap, hingga layanan penunjang medis sesuai dengan ketentuan yang disepakati bersama.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh pegawai beserta anggota keluarga.

Kegiatan ini dihadiri pula Agnes Widayu Estiningsih (perwakilan dari RS Hermina) dan, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Saiful Anwar Syaifullah Asmiragani.

Dalam sambutannya, Joubert Dondokambey menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis Bank SulutGo dalam memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, terintegrasi, dan mudah diakses oleh pegawai.

“Kesehatan pegawai merupakan aset penting perusahaan. Melalui kerjasama ini, kami berharap pegawai dan keluarga mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga dapat mendukung produktivitas dan kinerja secara berkelanjutan,” ujar Joubert.

Agnes menyambut baik kerjasama tersebut dan menyatakan kesiapan RS Hermina untuk memberikan layanan kesehatan profesional dan berstandar tinggi bagi pegawai Bank SulutGo.

Hal senada disampaikan Syaifullah yang menegaskan komitmen RSUD Saiful Anwar Malang sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas.

Dengan ditandatanganinya PKS ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Bank SulutGo, RS Hermina, dan RSUD Saiful Anwar Malang dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai. (elka)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menerima penghargaan berupa piagam apresiasi dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.

Piagam yang ditandatangani Menteri UMKM Maman Abdurrahman diserahkan dalam acara “Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025” di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, Rabu (17)12/2025).

Piagam tersebut diterima Group Head Pemasaran Bank SulutGo Iskandar Modjo mewakili Dirut Revino M. Pepah),.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan sinergi aktif Bank SulutGo dalam mendukung pemberdayaan, perlindungan, dan keberlanjutan Usaha Mikro di Indonesia, khususnya dalam wilayah operasional bank di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Acara Anugerah Mitra UMKM 2025 diselenggarakan oleh Kementerian UMKM untuk memberikan apresiasi dan eksposur atas capaian pemberdayaan Usaha Mikro sepanjang tahun 2025, sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban publik untuk mendorong sinergi yang lebih kuat ke depannya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci dari pemerintahan, lembaga keuangan, korporasi, asosiasi, hingga akademisi.

Dalam daftar undangan resmi acara yang mencakup lebih dari 200 entitas, Bank SulutGo tercatat sebagai salah satu lembaga keuangan daerah undangan (nomor 123), yang menegaskan posisi strategis bank dalam ekosistem pemberdayaan UMKM nasional.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan nyata atas komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Bank SulutGo dalam mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ke depan, kami akan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi untuk memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Iskandar Modjo usai menerima penghargaan.

Agenda acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB tersebut diisi dengan laporan kegiatan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro, sambutan dan arahan dari Menteri UMKM, serta prosesi inti penyerahan penghargaan kepada berbagai mitra usaha mikro.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Bank SulutGo semakin menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan, tetapi juga sebagai katalisator penguatan ekosistem UMKM menuju ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorpntalo dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) jalin kerjasama dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama (PKS) di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Kerjasama strategis sebagai wujud komitmen dalam mendukung modernisasi pengelolaan keuangan daerah ini secara spesifik mengatur tentang pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanana jasa perbankan (Memorandum of Understanding/MoU) serta pemanfaatan Aplikasi Kasda Online yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPD) Republik Indonesia (MoU).

Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas dan transpatansi dalam pengeloalaan kas daerah.

Acara penandatanganan dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di dampingi Sekdaprov Sofyan Ibrahim dan pejabat Pemprob lainnya, KomisarisKomisaris BSG Djafar Alkatiri, Direktur Utama Revino M. Pepah dan Direktur Pemasaran Pius Batara, dan Pimpiman Wilayah, serta tamu/undangan lainnya.

“Kerjasama dengan Bank SulutGo ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah kamikami,” ujar Gubernur ketika memberikan sambutan.

Dengan aplikasi.Kasda Online yang terintegrasi SIPD, sambung Gubernur, proses mulai dari perencanaan, pembayaran, hingga pelaporan menjadi lebih cepat, terukur dan mengurangi resiko kesalahan.

Dalam sambutannya, Dirut Bank SulutGo menyatakan, kerjasama ini sejalan dengan visi bank untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendukung percepatan pembangunan melalui solusi perbankan yang andal.

“Kami berkomitmen untuk memberiksn dukungan teknologi dan layanan perbankan yang terbaik guna mendukung optimaliasi pengelolaan keuangan Pemprov GorontaloGorontalo. Ini adalah bentuk kepercayaan yang sangat kami hargai,” ujarnya.

Kolaborasi ini mencakup penyediaan layanan perbankan korporasi yang komprehensif termasuk Cash Management, Payroll, dan berbagai fasilitas pembiayaan, yang didukung oleh platform digital Kasda Online.

Integrasi dengan SIPD RI ini akan memastikan aliran data keuangan yang real time dan konsisten abtara Pemda dan sistem Puaat. (elka)

Meimonews.com – Guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, Bank SulutGo (BSG) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami, Senin (8/12/2025).

Launching yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) ini menandai komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Launching ini dimeriahkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama BSG Revino M. Pepah dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Turut hadir dan memberikan dukungan Direktur Pemasaran BSG, seluruh pimpinan cabang BSG di wilayah Kabupaten Minahasa dan sekitarnya, serta puluhan pelaku UMKM beserta offtaker produk-produk unggulan mereka.

Bupati Minahasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BSG, OJK, dan BI atas dukungan penuhnya dalam pengembangan UMKM di Minahasa.

“Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan otoritas keuangan untuk membawa kemandirian dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat kita,” ujar Robby.

Direktur Utama BSG menegaskan kesiapan BSG untuk terus berkolaborasi dengan Pemkab Minahasa. “Program KUR Bohusami ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Kami tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendampingi UMKM untuk tumbuh dan kompetitif,” jelas Revino.

Launching KUR Bohusami turut dirangkaikan dengan kegiatan Edukasi Keuangan Gencarkan (Gerakan Cerdas Keuangan) yang diinisiasi oleh OJK.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan para pelaku UMKM, agar dapat mengelola pembiayaan dan usahanya dengan lebih optimal.

BSG mencatat kinerja positif dalam penyaluran KUR di Kabupaten Minahasa sepanjang tahun 2025. Dengan target awal sebesar Rp 15 Miliar, realisasi penyaluran hingga periode ini telah mencapai Rp 14,2 Miliar atau 95 persen.

Capaian ini menunjukkan respons yang sangat positif dari dunia usaha dan efektivitas strategi penyaluran yang dilakukan BSG.

Program KUR Bohusami diharapkan dapat semakin mendorong angka realisasi tersebut, sekaligus menjadi stimulus baru bagi terciptanya wirausaha-wirausaha baru dan pengembangan produk UMKM Minahasa yang berdaya saing, baik di pasar lokal maupun nasional. kerakyatan. (elka)

Meimonews,com – Suatu kepercayaan penting diberikan kepada Bank SulutGo (BSG) untuk menyelenggarakan Seminar Nasional dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) Wilayah Timur.

Kegiatan yang mengangkat tema Governance Digital dan Ketahanan Siber BPD ini dilaksanakan di Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado, Kamis – Jumat (4-5/12/2025

Sebagai tuan rumah, Komisaris Utama Bank SulutGo Ramoy M. Luntungan (RML) menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan strategis ini.

Dalam sambutannya pada Gala Dinner di hari pertama, RML menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar BPD dalam menghadapi tantangan transformasi digital serta memperkuat tata kelola dan pengawasan.

Acara hari kedua (5/12/2025), dibuka dengan sambutan dari sejumlah pimpinan FKDK BPDSI seperti Koordinator FKDK BPDSI Wilayah Timur/Komisaris Independen Bank Papua Victor Abraham Abaidata dan Plt. Ketua Umum FKDK BPDSI/Komisaris Utama Bank MalukuMalut H. Nadjib Bachmid

Abaidata menyampaikan apresiasi atas kesuksesan penyelenggaraan kegiatan penting ini.

Gubernur Sulut diwakili Asisten 1 Setdaprov Sulut Fransisvus Engelbert Manumpil membuka Seminar Nasional.

Turut hadir memberikan arahan dan sambutan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara Robert HP Sianipar.

Seminar nasional menghadirkan pembicara kompeten di bidang digital governance dan keamanan siber perbankan daerah.

Materi disampaikan oleh Alexander Samuel (Manajer Madya OJK), Agus Pramodiono (Presiden Direktur PT Collega Inti Pratama), dan Ircham Andrianto (perwakilan Bank Indonesia). Diskusi dipandu oleh moderator Novi VB Kaligis (Komisaris Independen Bank Sulteng).

Selain seminar, rangkaian acara juga meliputi Perayaan Natal FKDK BPDSI Wilayah Timur, Gala Dinner & Silaturahmi, serta Ladies Program bagi para istri anggota dewan komisaris yang mengusung tema Harmony, Refreshment & Togetherness.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan, kapasitas, dan tata kelola pengawasan Dewan Komisaris BPD se-Indonesia Timur, khususnya dalam menjawab dinamika era digital dan menjaga ketahanan sistem keuangan daerah. (elka)

Meimonews.com – Guna meningkatkan pengamanan dan pemanfaatan layanan perbankan, Polda Sulut menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG).

Kerjasama ini secara resmi dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding/MoU (Nota Kesepahaman) yang berlangsung di Aula Polda Sulut, Kamis (20/11/2025).

MoU ini ditandatangani oleh Wakapolda Sulut Brigadir Jenderal Polisi Awi Setiyono dan Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey.

Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen kedua institusi dalam menciptakan ekosistem perbankan yang aman, andal, dan terpercaya bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan, kerjasama ini merupakan langkah proaktif untuk mengantisipasi dan menangkal potensi kejahatan di sektor perbankan. “Dengan adanya MoU ini, sinergi antara Polda Sulut dan Bank SulutGo akan semakin terstruktur,” Brigjen Pol. Setiyono.

Polda Sulut, tambahnya, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam aspek pencegahan maupun penindakan, untuk memastikan layanan perbankan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman dan aman.

Direktur Umum Bank SulutGo menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Polda Sulut. Dijelaskan, kolaborasi ini sangat krusial seiring dengan transformasi digital dan peningkatan layanan perbankan.

“Keamanan adalah fondasi utama kepercayaan nasabah. Dengan adanya payung hukum kerja sama ini, kami optimis dapat terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik, dengan dukungan sistem keamanan yang dijaga langsung oleh aparat kepolisian,” ujar Joubert.

Mendampingi Joubert Dondokambey pada acara tersebut adalah jajaran pimpinan Bank SulutGo yaitu Pemimpin Divisi Corporate Secretary Heince J. Rumende dan Pemimpin Divisi Umum Noldy Dandel.

Di hari yang sama, Polda Sulut melakukan pula kerjasama dengan lima perusahaan lainnya dengan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama serupa.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Sumber Energi Jaya, PT Bulawan Daya Lestari, PT Brinks Manado, dan PT Swadharma Sarana Informatika Manado.

Kemitraan strategis antara Polda Sulut dengan berbagai perusahaan, termasuk Bank SulutGo, ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara sektor swasta dan aparat penegak hukum, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan keamanan dan kenyamanan berinvestasi serta bertransaksi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. (Afer)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara (Bank SulutGo/BSG) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Maluku, dan Malut (SulutGoMalut) melaksanakan kegiatan “Gencarkan” (Gerakan Membangun kKeuangan Inklusif) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Bupati Sitaro, Selasa (11/11/2025) ini dihadiri perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, Forkopimda Sitaro, Administrasi Umum Sekda Samuel E. Raule, Manager Divisi Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan LMS OJK Provinsi SulutGoMalut Toar Kaesar Dotulong, serta Group Head Operational BSG Nolvy Kilanta, Pemimpin Cabang Siau, Cheryl Humiang.

Kehadiran para pejabat tinggi pratama, Kepala Bagian Setda, Camat, serta perwakilan dari bank lainnya seperti Branch Manager Bank Mandiri KCP Siau menandakan komitmen bersama dalam mendukung inklusi keuangan.

Acara ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro Denny D. Kondoj, mewakili Bupati.

Kegiatan Gencarkan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi semakin banyaknya masyarakat Sitaro yang melek finansial dan memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan perbankan, sehingga pada akhirnya dapat mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Nentu U Langi.

Dalam sambutannya, Kondoj menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh inisiatif yang digalakkan oleh OJK dan Bank SulutGo ini.

“Kegiatan Gencarkan ini sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah kita. Dengan meningkatnya literasi keuangan dan akses terhadap permodalan, kami yakin usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta para pelaku ekonomi lainnya di Sitaro akan semakin bergeliat,” ujarnya.

Bersamaan dengan kegiatan ini dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan permodalan dan produk tabungan kepada masyarakat Sitaro yang layak.

Bank SulutGo menyerahkan KUR Mikro Investasi sebesar Rp 50 juta kepada seorang petani untuk pengembangan usaha perkebunan pala. Selain itu, diserahkan juga KUR Super Mikro sebesar Rp 10 juta untuk pengembangan usaha warung sembako.

Tidak ketinggalan, sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda, Bank SulutGo juga menyerahkan secara simbolis Tabungan Bohusami Young kepada dua orang pelajar SMA di Kabupaten Sitaro.

Tabungan ini diharapkan dapat menanamkan budaya menabung dan mengelola keuangan sejak dini.

“Penyerahan kredit dan tabungan hari ini adalah bukti nyata komitmen Bank SulutGo untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra dalam membangun ekonomi keluarga dan daerah,’ ujar Kilanta.

Kami berharap, sambungnya ketika memberikan sambutan, ini dapat memacu semangat berwirausaha dan menginspirasi masyarakat Sitaro lainnya. (Afer)