Meimonews.com  – Polresta Manado melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Samrat 2023 yang dipimpin Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi  di halaman Mako Polresta Manado, Selasa (7/2/2023).

Pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat berlangsung dari 7 hingga 20 Februari 2023.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, Operasi Keselamatan Samrat tahun 2023 bertujuan untuk menciptakan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas) jelang hari raya idul Fitri 1444 H tahun 2023.

Ditambahkan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2021 dan 2022, terdapat peningkatan angka pelanggaran dan kasus kecelakaan lalulintas. Salah satu faktor penyebab kenaikan tersebut adalah kesadaran masyarakat dalam lintas lintas yang dinilai masih kurang.

Oleh karena itu, dalam rangka menekan angka kecelakaan lalulintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas, maka Polda Sulut beserta jajarannya secara serentak melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat 2023.

”Kepada seluruh personil yang terlibat operasi agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas serta melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai pihak dalam rangka menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas,” ujarnya.

Diharapkan dengan dilaksanakannya Operasi keselamatan Samrat 2023 ini, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal tertib berlalulintas. (AF)

Meimonews.com – Guna memastikan persiapan dan kepastian pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta Manado melaksanakan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (22/12/2022).

Walikota Manado Andrei Angouw bertindak sebagai pimpinan apel yang turut dihadiri Forkopimda Kota Manado dengan peserta apel personil TNI, Polri, unsur Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan apel di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menyematkan pita operasi berwarna merah kepada sejumlah perwakilan petugas dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Samrat 2022.

Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana. Dengan demikian, diharapkan pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi, sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 mampu berjalan dengan kondusif.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya yang dibacakan Walikota Manado menegaskan, momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia di setiap penghujung tahun dengan melaksanakan berbagai kegiatan, sehingga tentunya berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana hasil survei dari Kemenhub, bahwa diperkirakan akan ada 44,17 juta orang melakukan pergerakan pada Nataru tahun ini.

Oleh sebab itu, ungkap Kapolri, Polri dengan dukungan TNI, Pemerintah Daerah, mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari (23 Desember 2022 – 2 Januari 2022) serta dilanjutkan dengan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) 3 – 9 Januari 2023.

Selain itu, disampaikan pula berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pada spek kesehatan adalah lonjakan Covid-19. Pada sisi keamanan di antaranya adalah kemacetan dan kecelakaan serta kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan.

Bukan itu saja, kejahatan konvensional dan terorisme masih harus menjadi perhatian dari petugas di lapangan, termasuk di antaranya adalah potensi bencana alam dan pengendalian ketahanan pangan dan BBM.

Khusus pengamanan ibadah Natal, dilakukan sterilisasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dengan melibatkan elemen masyarakat termasuk Ormas keagamaan sebagai wujud toleransi beragama.

“Keberhasilan pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat kita selesaikan. Oleh sebab itu, kepada seluruh personil pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergisitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas,” sebut Kapolri.

Operasi Lilin Samrat 2022 ini, Polresta Manado melibatkan sedikitnya 180 personil gabungan dan mendirikan sedikitnya sembilan Pos Pengamanan Nataru. (AF)