Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Gorontalo mengajak para suami untuk ambil bagian dalan merencanakan keluarga yang bahagia dan sejahtera.
Ajakan tersebut dilakukan mengingat keluarga bahagia bukan hanya tanggung jawab ibu semata tapi ayah juga punya peran penting seperti melalui pelayanan metode operasi pria (MOP).
Diketahui, MOP adalah metode kontrasepsi permanen yang aman, sederhana, tidak memengaruhi hormon maupun fungsi seksual, dan prosesnya cepat hanya sekitar 15 – 20 menit.
Vasektomi tidak menyebabkan impoten, tidak mengurangi kejantanan, dan justru menjadi bentuk tanggung jawab pria dalam melindungi kesehatan pasangan serta masa depan keluarga.
“Yuk, mulai ubah cara pandang ini !Konsultasikan dengan tenaga kesehatan, Penyuluh KB atau datang langsung ke layanan terdekat. Karena keluarga berkualitas dimulai dari keputusan yang direncanakan bersama,” ajak tim BKKBN Gorontalo, pekan lalu. (lex)
Meimonews com – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025 telah sukses digelar Pemerintah Kota Tomohon dengan dukungan banyak pihak.
Kegiatan ini sangat meriah dan mendapat banyak perhatian baik dari daerah Sulut maupun daerah luar Sulut bahkan internasional.
Agenda utama TIFF 2025 adalah Tournament of Mind Blowing (parade kendaraan hias dengan beragam jenis bunga) yang dilaksanakan, Sabtu (9/8/2025)
Parade kendaraan hias diikuti dari Kemenpar, Pemprov DKI Jakarta, dan perusahaan swasta, usaha, sementara parade bunga internasional diikuti oleh beberapa negara yakni Amerika Serikat, Jepang, Turki, Albania, dan Filipina.
TIFF juga dimeriahkan oleh perwakilan beberapa daerah di Sulawesi Utara, sektor, perusahaan swasta, lembaga nasional, serta kolaborasi dengan fashion carnival, kelompok drum band, dan beragam atraksi lainnya.
Ketum DPP RGPI Danil Hidayat foto bersama Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu saat parade
Rute ToF dimulai dari show window Kakaskasen lalu menuju ke pusat Kota Tomohon, dan berakhir di Stadion Babe Palar Walian Tomohon Selatan.
Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Wardhana ini bener-benar sebuah turnamen yang menakjubkan.
Ribuan pasang mata yang datang menonton langsung maupun secara live streaming, menyaksikan 29 float kendaraan hias bunga lokal Tomohon yang mempesona, tarian kolosal, marching band, atraksi seni dan budaya serta kostum karya kreatif dan inovatif.
Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu foto bersama Walikota Tomohon Carol D. Senduk
Iven ini membanggakan dan menjadi sebuah iven yang inklusif. Olehnya, Kemenpar akan mendorong iven ini ke pasar internasional
Menteri Pariwisata (Mempar) dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi gelaran TIFF ini, memberi apresiasi atas keberlanjutan festival ini. “Kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon khususnya, saya memberi apresiasi atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan festival ini” ujarnya
Semangat kolaborasi in, sebutnya, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun even unggulan pariwisata.
Mempar menegaskan, kalau iven TIFF terpilih kembali sebagai bagian dari Kharisma EventRahawali Nasional (KEN) untuk ke empat kalinya secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang membanggakan.
TIFF, menurut Menpar, telah menciptakan multyplier effect yang berdampak bagi masyarakat langsung yang menarik banyak pengunjung ke-arah festival dan ke destinasi-destinasi wisata lainnya di Tomohon.
Dampak KEN, berdasarkan analisis tahun 2024, TIFF mencatat lebih dari 300 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp. 92 miliar. “Ini membuktikan, TIFF menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kemenpar akan terus mendukung dan melakukan promosi TIFF yang lebih luas ke pasar internasional,” ujarnya.
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menegaskan bahwa Tomohon akan terus menjadi Kota Bunga yang menjadi ikon daerah, bahkan ikon Indonesia. Menurutnya, TIFF adalah bukti kekuatan kolaborasi antara petani, pelaku pariwisata dan pemerintah.
Gubernur menekankan pentingnya memperluas akses pasar, teknologi, serta dukungan bagi pelaku ekonomi, sehingga prestasi ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menguungkapkan, parade ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan keindahan bunga, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kerjasama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Tomohon.
Kolaborasi tersebut meliputi pertukaran budaya, promosi pariwisata, dan pengembangan ekonomi kreatif.
Menariknya, di iven ini, satu-satunya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menjadi peserta Tournament of Mind Blowing Meriahkan TIFF 2025 adalah RGPI (Rajawali Garda Pemuda Indonesia).
RGPI merupakan ormas pemuda yang terlahir untuk pemersatu anak bangsa, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan, UMKM dan peduli seni dan budaya bangsa Indonesia.
Wakil Ketua Umum DPP RGPI Deitje W. Mawuntu kepada Meimonews.com menjelaskan, RGPI terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam TIFF ke-13 Tahun 2025 ini, karena tergugah dengan temanya yakni United to be Great (Bersatu untuk Menjadi Lebih Hebat).
Tema ini, menurutnya, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan, menjadikan keberagamanan sebagai kekuatan untuk terus berkarya dan membangun negeri. “Hal ini terkait dengan visi dan misi RGPI,” ,ujar Deitje, yang bersama Ketua Umum TB Danil Hidayat mendirikan RGPI 4 tahun lalu.
Kang Danil (sapaan akrab CEO Rajawali Investment ini) dan rombongan dari Jakarta hadir langsung pada TIFF dan rangkaian kegiatannya.
Float RGPI mengambil tema kendaraan hiasnya yaitu lambang burung rajawali yang terletak di atas bukit areal tambang yang merupakan main business dari PT Rajawali Investment dan lambang ormas RGPI sebagai satu kesatuan yang menyalurkan program CSR dari perusahaan PT Rajawali Investment.
Seluruh bunga yang digunakan berasal dari petani Tomohon, sementara para dekorator adalah putra-putri daerah, di mana float RGPI dekoratornya adalah David Wempie Karel Senduk.
Deitje yang adalah salah satu tokoh Pendiri Kota Tomohon 25 tahun silam, mengajak CEO Rajawali Investment untuk turutserta dalam Iven tahunan ini. Karena hampir setiap tahun Iven serupa, ia selalu terundang sebagai bagian dari tokoh pendiri kota ini.
“Saya berterima kasih kepada Ketum DPP RGPI atas kesediaannya hadir dan berpartisipasi untuk yang pertama kalinya di iven TIFF di Kota kami. Semoga di kegiatsnnserupa tahun depan, kami bisa mengambil bagian lagi untuk ikut serta,” ujarnya.
Selain bisa menghadiri iven ini, Danil bisa berwisata menikmati keindahan di kota ini serta menyempatkan hadir di Tondano Kabupaten Minahasa untuk membawa Program Mampir ke Sekolah untuk membantu anak-anak yang kurang mampu, dengan nilai bantuan tunai langsung puluhan juta dan bentuk bantuan lainnya untuk anak-anak didik dan guru atau pendidik di sekolah yang dijambangi Ketum RGPI.
“Selamat Kota Tomohon atas diraihnya Piagam Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI yang menegaskan TIFF sebagai ajang kreatif dengan dampak ekonomi dan sosial yang nyata” ujar kang Danil (panggilan akrab CEO Rajawali Internasional)
Di acara penutupan perhelatan yang sangat berkesan ini, Selasa (12/8/2025) , Deitje menyampaikan terima kasih atas undangan dari Pemerintah Kota Tomohon, lewat Ketua Panitia Vonni J. Pangemanan, dan juga kepada rekan-rekan pengurus RGPI Suiut yang dikoordinir Ari Hasan, dibantu para pengurus seperti Jemmy Lumintang, Jusak Poludu, Loy Mawuntu, Yopy Rondonuwu, Fredy Mawuntu, Robby Mawikere, dan Mutiara Monica yang sudah hadir dan berkontribusi dalam menunjang keikutsertaan Float RGPI. (elka)