Meimonews.com – Ketua Majelis Ulama (MUI) Sulawesi Utara (Sulut) KH Abd. Wahab Abd Gafur, LC mengapresiasi pelaksanaan proses pemungutan suara Pemilu pada 14 Februari 2024 di Provinsi Sulawesi Utara yang telah berjalan dengan aman dan tertib.

“Alhamdulillah, kita sudah melaksanakan tugas kita sebagai warga negara yang baik yaitu melaksanakan pemungutan suara. Alhamdulillah, itu berjalan dengan aman, tenteram dan damai, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya kepada wartawan di Manado Kamis (15/2/2024) pagi.

Kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif pada saat dan pasca pencoblosan, menurutnya, tak lepas dari kontribusi warga yang mendukung tugas pengamanan yang dilakukan oleh aparat baik Polri, TNI maupun Linmas.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh aparat keamanan baik Polri, TNI, Linmas dan seluruh masyarakat atas kerjasamanya dalam menjaga proses pemungutan suara berjalan dengan aman dan damai. Terima kasih semoga sukses di dalam melaksanakan semua aktifitasnya,” ujar Gafur.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar tetap menjaga kamtibmas pasca pemungutan suara. “Kami imbau mari kita jalin kembali persatuan, kesatuan dan kerukunan sebagai warga negara dan warga Sulut,” ajaknya.

Diajak pula untuk  bergandengan tangan kembali yang semula berbeda warna pilihan. Siapapun yang menang jangan terlalu eforia dan siapa yang kalah jangan berputus asa, yang duduk Alhamdulillah dan yang belum agar bersabar.

“Kita jaga kamtibmas di Sulawesi Utara, mari kita kembali kepada situasi dan kondisi semula,” tambahnya. (AF)

Meimonews.com – Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Zebra Samrat 2023 resmi dilaksanakan di Polda Sulut dan jajaran, mulai 4 hingga 17 September mendatang.

Dimulainya operasi yang difokuskan pada bidang lalulintas ini diawali dengan apel gelar pasukan, di Kawasan Megamas Manado, Senin (4/9) sore.

Pembukaan apel yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen. Pol. Setyo Budiyanto ditandai penyematan pita tanda operasi sekaligus penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP serta Jasa Raharja.

“Tujuan utama Operasi Zebra ini adalah menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalulintas,” ujar Kapolda, usai memimpin apel.

Dikemukakan, operasi ini sudah beberapa kali dilakukan secara reguler atau rutin, dan tema operasi kali ini adalah, Cipta Kondisi Kamseltibcar Lantas yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024 di Wilayah Sulawesi Utara.

“Harapannya dengan pelaksanaan operasi yang dilakukan secara reguler atau rutin, disiplin masyarakat dalam berkendara, disiplin dalam menggunakan jalan raya, itu semuanya bisa berjalan dengan baik. Sehingga berkurang angka pelanggaran, terlebih berkurang angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolda.

Kapolda mengajak para pengguna jalan untuk memperhatikan keselamatan bersama. “Ingat bahwa, pada saat kita berada di jalan raya, bukan hanya pribadi saja tetapi ada hak orang lain, ada kepentingan orang lain yang harus diperhatikan, sama-sama memiliki hak untuk memanfaatkan jalan raya,” imbaunya.

Kapolda mengapresiasi dukungan unsur pemerintah, TNI, dan beberapa instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2023.

“Ini sebagai bentuk sinergitas demi suksesnya Operasi Zebra. Jadi pelaksanaannya nanti di lapangan tentu akan memudahkan segala penertiban atau mungkin ada kekurangan-kekurangan fasilitas jalan yang perlu perbaikan demi mendukung kelancaran lalulintas,” ujar Irjen Pol. Setyo.

Usai apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lain yakni, tarian keselamatan berlalulintas oleh Polwan Ditlantas Polda Sulut dan simulasi pengawalan VVIP oleh personil Satuan PJR.

Kemudian, penyerahan piagam penghargaan kepada beberapa komunitas otomotif, penyerahan helm SNI dan diakhiri dengan show of force kampanye tertib lalu lintas. (AF)