Meimo News

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap pembangunan daerah dengan menandatangani serangkaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan empat kabupaten di Provinsi Gorontalo sepanjang bulan September ini.

PKS utama yang disepakati adalah mengenai Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), yang merupakan langkah vital dalam efisiensi tata kelola keuangan daerah.

Rentetan penandatanganan PKS ini dimulai dengan Kabupaten Pohuwato pada Senin (15/9/2035) dan diikuti Kabupaten Boalemo pada Kamis (18/9/2025).

BSG kemudian melanjutkan kerjasamanya dengan Kabupaten Gorontalo pada Rabu (24/9/2025) dan berpuncak dengan Kabupaten Gorontalo Utara pada Kamis (25/9/2025)..

Selain PKS pengelolaan RKUD, kerjasama ini juga mencakup bidang lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, yakni Penempatan Dana Deposito serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah.

Kolaborasi ini menegaskan peran BSG sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi dan Komitmen BSG menanggapi kepercayaan yang diberikan, Komisaris Utama BSG Ramoy M. Luntungan menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat Gorontalo kepada BSG,” ujar Ramoy, menggarisbawahi pentingnya dukungan ini bagi operasional dan misi bank.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, menekankan komitmen berkelanjutan bank untuk terus memperbaiki diri dan memberikan layanan terbaik..

“BSG memang bukan bank yang sempurna, tapi akan selalu berusaha dan memberikan yang terbaik untuk melayani pemerintah dan masyarakat,” tegas Pepah, menjanjikan dedikasi penuh BSG dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penyaluran KUR yang ditargetkan untuk UMKM.

Dengan ditandatanganinya 4 PKS ini, BSG memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional, siap melayani kebutuhan perbankan pemerintah dan masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Penutupan akses ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh aliansi kelompok masyarakat memicu persoalan serius di Kota Manado. Akibat aksi sepihak ini, sampah menumpuk di berbagai sudut jalan, menimbulkan bau menyengat, menciptakan pemandangan kumuh , serta meresahkan warga.

Tindakan aliansi masyarakat dinilai sumber kepada Meimonews.com via WhatsApp, Kamis (24/9/2025) pagi, merugikan kepentingan publik. Alih-alih menyampaikan aspirasi dengan cara persuasif, aksi menutup TPA justru menjadikan masyarakat luas sebagai korban.

Warga Manado, sebutnya, kini, harus berhadapan dengan ancaman kesehatan, mulai dari penyebaran penyakit hingga pencemaran lingkungan, akibat sampah yang tidak terangkut.

“Pemerintah Kota Manado menyayangkan sikap aliansi masyarakat yang mengabaikan dampak sosial luas. Aparat bersama instansi terkait berupaya melakukan mediasi agar akses ke TPA segera dibuka kembali, sehingga pelayanan kebersihan kota dapat berjalan normal,” ujarnya.

Masyarakat berharap, kepentingan umum tidak lagi dijadikan alat tekan oleh kelompok tertentu, sebab dampaknya langsung dirasakan oleh nasyarakat

Salah seorang warga Sario menegaskan, sampah sudah dua hari tidak terakut. “Kalau penyebabnya karena TPA ditutup, seharusnya aliansi kelompok tersebut lebih mendahulukan kepentingan umum ketimbang kepentingan kelompok tertentu, dan cari solusi terbaik,” ujar Ventje

Pemerintah Kota Manado bersama aparat terkait terus berupaya mencari solusi agar permasalahan ini segera teratasi. Dialog dengan perwakilan aliansi masyarakat pun tengah ditempuh guna membuka kembali akses ke TPA.

Masyarakat berharap agar persoalan ini dapat segera diselesaikan, mengingat penumpukan sampah bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu masalah kesehatan dan lingkungan yang lebih serius. (*)

Meimonews.com – Karyawan Bank SulutGo (BSG) kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Frontliner Championship BPDSI (Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia) tahun 2025 di Jakarta, pekan lalu.

Acara bergengsi yang diikuti perwakilan bank-bank daerah se-Indonesia ini menjadi wadah untuk mengukur dan mengapresiasi kinerja terbaik para garda terdepan di industri perbankan.

BSG mengirimkan tiga perwakilan terbaiknya yang siap bersaing di kategori teller, customer service, dan satpam. Ketiga perwakilan tersebut adalah Vanessa Milana Lumangkun, Marco Sanny Junior Oscar, dan Rivay Richard Agus. Kerja keras dan dedikasi mereka berbuah manis dengan pencapaian yang membanggakan.

Salah satu prestasi paling menonjol diraih oleh Marco Sanny Junior Oscar yang berhasil meraih Juara 2 Teller Terbaik. Kemenangan ini membuktikan keunggulan Marco dalam memberikan pelayanan prima, ketepatan transaksi, dan profesionalisme di hadapan dewan juri.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama BSG di kancah nasional.

Selain itu, apresiasi khusus juga diberikan kepada Vanessa Milana Lumangkun yang meraih penghargaan The Best Dresscode Wanita.

Penghargaan ini diberikan atas penampilan Vanessa yang anggun, profesional, dan mencerminkan citra positif BSG sebagai institusi perbankan yang modern dan berkelas.

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M Pepah menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh para karyawannya.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kami akan terus mendukung dan memotivasi seluruh frontliner kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi nasabah dan perusahaan,” ujarnya.

Prestasi yang diraih oleh Marco dan Vanessa diharapkan dapat menginspirasi seluruh karyawan BSG untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik.

BSG berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan nasabah dan kemajuan industri perbankan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus-menerus dilakukan PT Bank SulutGo (BSG) terkait layanan keuangan agar semakin mudah, luas dan dekat dengan masyarakat termasuk penggunaan layanan keuangan digital.

Itulah sebabnya, dalam upaya memperluas sinergi layanan keuangan aplikasi POSPAY milik PT Pos Indonesia, PT Bank SulutGo/BSG menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) kemitraan dengan PT Pos Indonesia (Persero) di kantor PT Pos Indonesia, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Perjanjian ini membuka jalan bagi Bank SulutGo untuk memanfaatkan layanan aplikasi POSPAY tersebut.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan
Group Head Operasional PT Bank SulutGo Novy Kilanta (mewakili Dirut Revino M. Pepah) dan SVP Corporate Business PT Pos Indonesia (Persero) yang disaksikan Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris, dan Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisa Parengkuan.

Melalui kemitraan strategis ini, Bank SulutGo dapat menawarkan berbagai layanan perbankan melalui aplikasi POSPAY, yang dikelola oleh Pos Indonesia. POSPAY sendiri adalah platform digital yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi finansial, seperti pembayaran tagihan, transfer dana, dan layanan keuangan lainnya secara mudah dan cepat.

Kerjasama ini menjadi langkah penting bagi Bank SulutGo dalam memperluas jangkauan layanan digitalnya, terutama ke wilayah yang mungkin belum terjangkau oleh kantor cabang fisik.

Dengan jaringan luas Pos Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok negeri, Bank SulutGo dapat menjangkau nasabah lebih banyak dan memberikan kemudahan akses layanan perbankan.

“Kami menyambut baik kemitraan dengan PT Pos Indonesia. Kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah, termasuk melalui platform digital yang luas seperti POSPAY,” ujar Louisa.

Haris mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Sinergi antara Pos Indonesia dan Bank SulutGo akan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Dengan POSPAY, Bank SulutGo bisa menjangkau lebih banyak orang, dan kami bangga dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan layanan keuangan mereka,” ujarnya.

Dengan demikian, kolaborasi antara Bank SulutGo dan PT Pos Indonesia diharapkan dapat mendukung inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi seluruh masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Sulut melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pajak Daerah (UPTD PPD) Manado dan Tim Pembina Samsat Sulut bekerjasama dengan Bapenda Manado melakukan penelusuran dan identifikasi pajak kendaraan bermotor (ranmor), selama empat hari (17-19/9 dan 22/9/2025).

Setidaknya, ada 25 perusahaan yang ada di ibukota provinsi Sulut didatangi tim dari perusahaan ke perusahaan termasuk BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Kegiatan ini, sebut Kepala UPTD PPD Manado Michael Langelo mewakili Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (24/9/2025), dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor PKB.

“Kegiatan ini sekaligus juga menyosialisasikan program keringanan Merah Putih Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanis dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay lewat Bapenda Sulit, yang akan berakhir pada 30 September 2025,” ujarnya.

Dijelaskan, metode yang dilakukan adalah pendataan kendaraan operasional sampai dengan kendaraan pribadi karyawan perusahaan, juga melakukan identifikasi di parkiran perusahaan yang ada.

“Dimana sebagai perusahaan yang sedang beroperasi wajib untuk membayar pajak dan menjadi contoh untuk masyarakat umumnya,” ujarnya seraya menambahkan, kegiatan seperti ini, sesuai petunjuk Kaban Sulut, akan terus berlanjut, yang waktunya akan disesuaikan. (elka)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay memberikan Digital Tax Champion Award kepada 3 (tiga) kabupaten/kota terbaik di Sulut.

Penyerahan penghargaan yang diprakarsai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan Bank Indonesia (BI) Manado ini dilakukan pada Perayaan HUT Provinsi Sulut di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (23/9/2025).

Gubernur Sulut di dampingi Wakil Gubernur, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, Kepala Perwakilan BI dan Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen menyerahkan penghargaan tersebut yang diterima Walikota Bitung, Bupati Minahasa, dan Bupati Kepulauan Talaud.

Penghargaan diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota yang menunjukkan kinerja terbaik dalam mendorong pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara digital atau non-tunai.

Penilaian ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Bapenda Sulut dari sistem SAMSAT SULUT periode 1 Januari hingga 20 September 2025, terpilihlah para pemenangnya.

Kategori Kota, Kota Bitung meraih penghargaan ini dengan 95,38 % pembayaran dilakukan secara non-tunai.

Kategori Minahasa Raya, Kabupaten Minahasa menjadi pemenang dengan 91,90 % pembayaran non-tunai.

Kategori Bolmong Raya dan Kepulauan, Kabupaten Talaud berhasil meraih penghargaan ini dengan persentase non-tunai tertinggi yaitu 96,42 %.

Sebagai insentif, para pemenang menerima masing-masing satu set komputer kantor dari Bank Indonesia. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Rapat Koordimasi, Evaluasi dan Pengimputan Dokumen Pelaksanaan Zona Integritas yang ada di masing-masing unit kerja.

Rapat yang diadakan di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (22/9/2025) ini dihadiri, antara lain, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil Rektor 2 Royke Montolalu dan Wakil Rektor 4 Stennie Edward Wallah.

Dalam arahannya, Rektor menegaskan, Zona Integritas (ZI) bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen nyata untuk mewujudkan universitas dengan tata kelola yang bersih, melayani, transparan dan bebas dari praktik korupsi.

Oleh karena itu, Rektor mengajak peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dan melaksanakan prinsip integritas dengan pelayanan prima.

Dengan demikian, Unsrat akan semakin dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam akademik, riset, tetapi juga dalam tata kelola pelayanan publik. (FA)

Meimonews.com -Universitas Negeri Manado (Unima) mewisuda sebanyak 1011 orang Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) Semester Ganjil Tahun Akademik (TA) 2025/2026).

Pelaksanaan wisuda dilakukan pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Negeri Manado dan Wisuda Program Sarjana, Magister dan Doktor Semester Ganjil Tahap 1 TA 2025/2026 serta Penerimaan Dosen yang telah menyelesaikan studi Program Doktor.

Sidang senat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua) ini dihadiri Rektor Unima Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan lembaga/Biro, para Dekan, mantan Rektor Unima, wisudawan dan keluarga, undangan lainnya serta panitia wisuda yang diketuai Irwany Maki.

Pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang Lulusan yang akan diwisuda dilakukan oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru.

Mereka yang diwisuda tersebar di Pascasarjana 53 orang yakni S3 6 orang dan S2 47 orang), FEB 157 orang, FISH 234 orang (S2 61 orang dan S1 173 orang), FBS 107 orang, FPMIPAK 95 orang (S2 2 orang dan S1 93 orang), FT 177 orang, FIPP 104 orang (S2 5 orang dan S1 99 orang), serta FIKKM 84 orang.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, wisuda ini merupakan peristiwa yang patut disyukuri karena telah berhasil melalui berbagai tantangan dengan ditempah melalui proses belajar yang sungguh sangat luar biasa.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras, ketekunan dan semangat pantang menyerah. Namun, perlu kita sadari bahwa pencapaian hari ini bukanlah akhir melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menantang. Dunia kerja dan kehidupan masyarakat menanti kontribusi kalian,” ujar Rektor ketika memberikan sambutan.

Rektor mengajak kepada mereka yang diwisuda untuk menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga tangguh secara emosional dan berintegritas dalam bertindak.

Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama di.kampus ini diharap dapat menjadi bekal berharga untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Hari Ini, saudara-saudara kami wisuda dengan resmi dan sekaligus kami terima untuk menjadi anggita Ikatan Alumni Unima. Jagalah nama baik almamater, teruslah belajar dan jangan pernah berhenti berminpi dan berinovasi,” ujar Rektor.

Abdikanlah dirimu dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab sehingga dapat visi strategis Unima yaitu Unima unggul, mandiri, kompetitif dan enterpreneurial.

Timothy Tangkau, mewakili para wisudawan diberika kesempatan untuk memberikan kesan dan pesan.

Dua dosen yang diterima kembali setelah menyelesaikan studi program doktor adalah Feibry Feronika Wiwenly Senduk dan Navie Oktaviandy Mangelep. (Afer)

Meimonews.com – Provinsi Sulawesi Utara yang sering disingkat dengan Sulut ini didirikan pada 23 September 1964 berdasarkan UU No. 13 tahun 1964. Dengan demikian, setiap tanggal 23 September dirayakan sebagai hari jadi / Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara.

Tahun ini (2025), Provinsi Sulut yang kini dipimpin Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr. Johanis Victor Mailangkay, SH, MH berusia yang ke-61.

Sehubungan dengan itu, Komisaris, Direks dan karyawan/wati PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menyampaikan Selamat Ulang ke-61 Provinsi Sulawesi Utara. “Sulawesi Utara maju, sejahtera dan berkelanjutan.” (Afer)

Meimonews.com – Kabar gembira dan membanggakan terdengar dan tersebar menjelang 70 tahun kiprahnya Universitas Negeri Manado (Unima) di dunia pendidikan. Ini merupakan kado istimewa.

Kado istimewa tersebut berupa meningkatnya akreditasi Unima menjadi Unggul melalui Surat Keputusan BAN-PT (Badan Akresitasi Nasional Perguruan Tinggi) serta Peringkat 1 Kategori 2 pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Kado tersebut disampaikan Rektor Unima Joseph Philip Kambey ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis ke-70 Unima dan Wisuda Semester Ganjil Tahap I Tahun Akdemik 2025/2026.

“Melalui SK BAN-PT Nomor 2732/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025, Unima resmi menyandang predikat Unggul,” ujar Rektor pada Sidang Senat yang diadakan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Senin (22/9/2025)

Sidang Senat terbuka yang dihadiri para anggota Senat Unima,Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Lembaga/Biro, para Dekan, mantan Rektor Unima, wisudawan dan keluarga, undangan lainnya dan panitia wisuda yang diketuai Irwany Maki ini dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat),

Akreditasi Unggul ini, menurut Rektor, merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa sekaligus pengakuan atas mutu pendidikan yang telah dibangun selama puluhan tahun. Bukanlah proses yang singkat menuju predikat Unggul ini.

“Keberhasilan ini juga merupakan buah dari upaya kepemimpinan yang sebelumnya dan berkesinambungan sampai saat ini,” ujar mantan Plt. Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum) Unima dan Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unima ini.

Oleh karena itu, di kesempatan berbahagia dan terhormat ini, Rektor menyampaikan terima kasih kepada Deitje Adolfien Katuuk (mantan Rektor sebelumnya) yang telah merintis dan mempersiapkan berbagai langkah strategis menuju Akreditasi Unggul.

Tidak hanya kepemimpinan, keberhasilan ini lahir dari kerja keras seluruh unsur kampus. Tim Akreditasi yang diketuai Sjamsi Pasandatan, dosen, tenaga kependidikan, hingga pimpinan fakultas bekerja siang dan malam menyusun laporan kinerja, melengkapi dokumen serta memastikan standar mutu terpenuhi.

“Kolaborasi lintas unit inilah yang akhirnya membuahkan pengakuan tertinggi dari BAN-PT,” tandas Rektor, yang disambut tepuk tangan hadirin.

Dikemukakan, di balik pencapaian tersebut, aktivitas akademik menjadi fondasi utama. Dosen Unima terus memperkaya keilmuan melalui penelitian yang relewan dengan kebutuhan masyarakat, publikasi di jurnal internasional bereputasi serta inovasi pembelajaran yang berdampak luas.

Kurikulum yang dirancang semakin membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri, usaha dan lembaga pendidikan lain sehingga lulusan Unima mampu bersaing di kancah internasional.

Rektor kelahiran Filipina pada 6 Maret 1976 ini lantas memaparkan sejumlah keberhasilan yang diraih tersebut.

Kado istimewa lainnya adalah Unima mendapat peringkat 1 kategori 2 pelaksanaan UTBK. “Bangga Universitas Negeri Manado mendapatkan peringkat 1 atau yang terbaik untuk pelaksanaan UTBK pusat kategori 2 yang terdiri dari 29 PTN di Indonesia.

Untuk itu, Rektor berterima kasih kepada terkait termasuk Tim Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

“Puji Tuhan, ada begitu banyak pencapaian serta prestasi. Untuk itu, mari terus bersinergi dan bekerjasama untuk kemajuan lembaga yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Terkait dengan sejarah panjang Unima yang berdiri pada tahun 1955 dan akan memasuki usia yang ke-70 tahun, Rektor mengungkapkan, Unima telah mengalami banyak dinamika. Dari awal yang sederhana hingga menjadi institusi pendidikan tinggi yang diperhitungkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita patut bersyukur dan bangga namun tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan duni kerja hingga tuntutan globalisasi pendidikan,” ujar Joje, sapaan akrab Rektor,

Menurut penghasil 19 karya ilmiah dan 4 karya buku selama mengajar di Unima ini menegaskan, dies natalis bukan sekedar perayaan ulang tahun tetapi merupakan momentum refleksi, evaluasi serta proyeksi tentang perjalanan yang telah ditempuh, pencapaian yang telah diraih serta tantangan yang harus dihadapi ke depan.

Oleh karena itu, sebutnya, tema dies natalis tahun ini yaitu Dies Natalis Unima sebagai momemtun deklarasi inovasi dan implementasi pendidikan transformatif dan kampus berdampak, menjadi sangat relevan.

“Tema ini mengingatkan kita untuk terus berinovasi, meningkatkan triharma perguruan tinggi serta terus mengadakan perubahan untuk membawa dampak yang baik bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama menjaga semangat integritas, inklusivitas, dan inovasi. Jadikan universitas ini sebagai rumah intelektual yang tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten tetapi juga berkarakter dan berdampak positif bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang indah dan terhormat ini, Rektor menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI, Mendiktisaintek atas perhatian dan dukungan untuk Unima serta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Bupati, Walikota, bersama seluruh pemangku kepentingan atas kebersamaan dan kerjasama yang telah diberikan.

Disebutkan, bulan lalu, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus hadir di Unima dan memberikan Kuliah Umum, kunjungan dalam rangka Seminar Nasional di Unima oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI, Anggota Bawaslu RI serta kehadiran para narasumber dari luar negeri pada acara International Conffetence Unima pada minggu yang lalu.

Di momen ini, Rektor melaunching logo 70 dan pembukaan secara resmi Pekan Dies Natalis, sementara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas menjelaskan secara detail makna yang terkandung dari logo tersebut. (FA)