Meimo News

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menjalani visitasi lapangan dalam rangka penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) Program Studi (Prodi) Radiologi, Kamis (5/3/2026).

Visitasi dilakukan Tim Kolegium Radiologi yang terdiri dari Gunawan Santoso dan Rosy Setiawati bersama perwakilan Kementerian Kesehatan RI yakni Rima Kuraisina, Kara Citra Kalandra, dan Iyan Tri Pangaloan.

Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Lantai II RSUP Kandou ini dihadiri Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur SDM Pendidikan dan Diklit Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional, Erwin Sondang Siagian, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto serta sejumlah undangan terkait.

Visitasi secara resmi dibuka Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan.

Dalam sambutannya, Dirut menyampaikan bahwa kehadiran Program Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi di RSUP Kandou diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya di lingkungan rumah sakit tersebut tetapi juga di jejaring rumah sakit daerah, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kami berharap, melalui visitasi ini, tim dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif demi perbaikan dan pengembangan pelayanan, khususnya dalam pembinaan radiologi serta peningkatan mutu dan akreditasi program pendidikan dokter spesialis radiologi,” ujarnya

Ditegaskan, komitmen manajemen untuk terbuka terhadap setiap masukan, saran, dan evaluasi guna penyempurnaan sistem pendidikan dan pelayanan.

Menurutnya, visitasi ini menjadi momentum penting untuk memvalidasi kesiapan RSUP Kandou sebagai RSPPU sekaligus pusat pendidikan radiologi unggulan di Indonesia Timur

Direktur Utama juga memaparkan profil rumah sakit yang mencakup gambaran umum pelayanan, kapasitas sumber daya manusia, fasilitas penunjang, serta komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan.

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI Rima Kuraisina menyampaikan bahwa proses penetapan RSPPU ini merupakan bagian dari langkah strategis penguatan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Ditegaskan pentingnya sinergi antara rumah sakit, kolegium, serta institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pengusulan dan pengembangan program studi ke kementerian terkait.

“Kami berharap RSUP Kandou bersama mitra, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, dapat bersinergi sehingga RSPPU Radiologi di Kandou berjalan optimal dan mampu menghasilkan lulusan spesialis radiologi yang kompeten serta siap mengabdi bagi masyarakat,” katanya.

Dari pihak Kolegium Radiologi, Rosy Setiawati menyampaikan apresiasi atas kesiapan RSUP Kandou dalam proses pembentukan RSPPU Radiologi.

Disebutkan, RSUP Kandou menjadi salah satu dari tiga rumah sakit yang diproyeksikan sebagai RSPPU Radiologi tahun ini dan menjadi yang pertama di bidang radiologi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena ini merupakan langkah besar. Setelah melalui proses persiapan yang panjang, akhirnya tahun ini akan ada tiga RSPPU Radiologi yang berdiri, dan RSUP Kandou menjadi salah satu yang pertama,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan RSPPU Radiologi di RSUP Kandou dapat semakin mendukung mutu layanan kesehatan sekaligus menghasilkan lulusan yang unggul dan kompeten.

Pihak kolegium, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal kualitas pendidikan dan lulusan agar sesuai standar nasional.

Visitasi ini bertujuan melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap kesiapan RSUP Kandou dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis rumah sakit, khususnya Program Studi Radiologi.

Penilaian meliputi aspek persyaratan administrasi, ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga sistem penjaminan mutu pendidikan. (“/Fer)

Meimonews.com – Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Sulawesi Utara.

Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Visitasi Asesmen Lapangan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terhadap Program Studi Magister Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah (IPPW).

Sebelum visitasi, Tim Asesor BAN-PT dan staf mengadakan pertemuan dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang di dampingi antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria di ruang rapat Rektor, Jumat (6/3/2026).

Kehadiran Tim Asesor BAN-PT ini disambut hangat sebagai bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam menjaga standar mutu akademik.

Rektor menyambut baik kehadiran Tim Asesor BAN-PT. Visitasi ini merupakan momentum bagi Prodi Magister IPPW untuk membuktikan keunggulan tata kelola dan relevansi kurikulumnya dalam menjawab tantangan pembangunan wilayah. (FA)

Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob menggelar Sosialisasi Keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas (Kamseltibpantas) di Taman Kanak-kanak (TK) Berkat Manado di ruang kelas, Jumat (6/3/2026).

Dengan menggandeng Direktorat Lalulintas Polda Sulut, para siswa TK yang beralamatkan di Jalan Mogandi Malalayang Satu tersebut diberikan edukasi oleh dua pemateri yakni Kepala Unit Sisdikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulut Iptu Jess Muaya dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Sejumlah terkait tema kegiatan dipaparkan Muaya dan Kalesaran secara diaogis/interaktif agar para siswa TK pimpinan Anita Semen ini bisa cepat menangkap materi yang disampaikan.

Pemaparan materi dilakukan pula dengan menggunakan gambar-gambar termasuk spandul yang berisi gambar dan keterangan berkaitan dengan materi Kamseltiblantas.

Di pengujung sosialisasi, diadakan praktik menyeberang di zebra cross. Semua siswa, secara berdua-dua diberikan kesempatan untuk praktik menyeberang di zebra cross, yang dibuat menggunakan spanduk.

Mendampingi Muaya pada kegiatan ini adalah Bripda Revanka Falazand dan Bripda Yudha Putra sementara guru yang hadir adalah Rieke Lontoh, Maryke Boham dan Fritamy Tompodung. (*)

Meimonews.com – Menyusul adanya ‘greenlight’ (lampu hijau)/persetujuan pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPT) dan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Negeri Manado (Unima), sejumlah langkah/upaya dilakukan pimpinan Unima.dan jajaran.

Langkah/upaya dimaksud dilakukan agar perencanaan dan pelaksanaan program tindak lanjutnya berjalan sebagaimana diharapkan. Kalau ada kendala atau hambatan, bisa sesegera mungkin dicarikan solusi/jalan keluarnya.

Terbaru, Rektor Unima Joseph Philip Kambey melakukan koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Doddy Hanggodo di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026).

Koordinasi ini terkait rencana pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dan Faked Unima.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Unima dalam memperkuat pengembangan pendidikan kedokteran serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. (Lexie)

Meimonews.com – Bulan suci Ramadhan dan masa Prapaskah Tahun 2026 menjadi momen istimewa karena bersamaan waktunya.

Terkait dengan momen tersebut dan untuk memantapkan silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antarumat beragama, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang St. Fransiskus Xaverius Pineleng menggelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Masjid Al Mustaqim Pineleng Dua.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (5/3/2026) ini mengusung tema Berjalan bersama gereja dan umat beragama lainnya.

Hadir dalam kegiatan yang penuh hikmat dan kebersamaan ini imam Masjid Al Mustaqim Sidik Mamadi, Pastor Paroki Pineleng Maxi Manewus Pr, Ketua WKRI Cabang Pineleng Leyliane Makarawung, Ketua BTM Yuda Benhary, Ketua Majelis Taklim Sjerly Lumi.

Selain itu, pengurus dan anggota WKRI Cabang Pineleng serta seluruh jamaah Masjid Al Mustaqim. (lex)

Meimonews.com – Dalam rangka membahas proyeksi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Grand Design Kependudukan, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus MT Mopili mengunjungi Kantor Perwakilan BKKBN Gorontalo, Selasa (3/3/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara DPRD dan BKKBN guna menghadirkan regulasi daerah yang komprehensif sebagai dasar kebijakan pembangunan kependudukan di tingkat provinsi.

Rombongan Ketua DPRD diterima Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa dokumen Grand Design Kependudukan Provinsi Gorontalo telah selesai disusun sebagai pedoman pembangunan kependudukan jangka panjang.

Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum pelaksanaannya.

Selain itu, Ranperda tentang Grand Design Kependudukan juga belum masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda).

BKKBN berharap adanya inisiatif DPRD, khususnya melalui Komisi IV, untuk mendorong pengusulan dan pembahasannya agar dapat segera dimasukkan dalam Prolegda.

Kaper BKKBN menegaskan, kebutuhan regulasi di tingkat provinsi menjadi sangat mendesak, mengingat dokumen perencanaan telah tersedia, namun implementasi kebijakan belum dapat berjalan optimal tanpa dasar hukum yang kuat.

“Dokumen Grand Design sudah kita miliki sebagai arah pembangunan kependudukan jangka panjang. Namun tanpa payung hukum berupa Perda, implementasinya belum maksimal. Oleh karena itu, dukungan DPRD menjadi sangat strategis dalam mendorong penguatan regulasi ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Perda tentang Grand Design Kependudukan.

Ia memastikan DPRD melalui Komisi IV akan menindaklanjuti usulan tersebut untuk dibahas secara internal dan dikomunikasikan dalam forum Badan Musyawarah serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Kami memandang penting adanya regulasi sebagai dasar hukum pelaksanaan Grand Design Kependudukan agar arah pembangunan kependudukan di Provinsi Gorontalo dapat berjalan terencana, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua DPRD juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo yang akan memasuki masa purna tugas. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam memperkuat kebijakan kependudukan di Provinsi Gorontalo.

Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan proses legislasi dapat segera berjalan sehingga kebijakan kependudukan di daerah memiliki landasan hukum yang kuat serta mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan secara lebih sistematis dan berkelanjutan. (lex)

Meimonews.com – Masa kepemimpinan Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Johanes Victor Mailangkay sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut memasuki 1 (satu) tahun pada Kamis (5/3/2026).

Hal ini menjadi momentum penting bagi perjalanan pembangunan di Sulawesi Utara. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menggelar syukuran 1 tahun kepemimpinan tersebut di Graha Gubernuran.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie turut menghadiri acara yang berlangsung khidmat ini yang menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih Provinsi Sulawesi Utara dalam setahun terakhir, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarinstansi.

Kehadiran Rektor Unsrat dalam acara tersebut bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan simbol kuatnya kemitraan strategis antara dunia akademisi dan pemerintah daerah.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menjelasksn, selama satu tahun kepemimpinan ini, Sulawesi Utara mencatatkan berbagai progres signifikan, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stabil hingga pengembangan infrastruktur strategis.

Acara syukuran ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, memperlihatkan suasana kekeluargaan yang erat antara pimpinan daerah, tokoh masyarakat, dan pimpinan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – World Bank (Bank Dunia) mengadakan Kuliah Tamu di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Gedung Serbaguna Fakultas Ekonomi dan Bisnis.(FEB), Rabu (4/3/2026).

Hadir sebagai pembicara utama adalah Wael Mansour, Senior Economist World Bank untuk Indonesia yang membedah dinamika ekonomi nasional di hadapan akademisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan daerah.

Di momen tersebut ada peluncuran prospek ekonomi Indonesia (IEP) edisi Desember 2025.

Diketahui, World Bank adalah lembaga keuangan internasional yang menyediakan pinjaman, hibah, dan bantuan teknis kepada negara-negara berkembang untuk mengurangi kemiskinan dan membiayai proyek pembangunan (seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan).

World Bank didirikan tahun 1944. Lembaga ini bermarkas di Washington DC dan beroperasi sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan 189 negara anggota

Ketika memberikan sambutan, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan fondasi utama dalam mendorong produktifitas, efisiensi dan daya saing bangsa.

Rektor berharap forum ini dapat memberikan manfaat besar bagi sivitas akademika, pembuat kebijakan dan mahasiswa untuk memahami kondisi makroekonomi Indonesia serta arah transformasi digital yang berkelanjutan. (FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Ngabuburit KUR Fest 2026 di area lobby parkir depan gedung Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln. Piere Tendean No. 100 Manado selama 11 hari (3-13/3/2026.

Kegiatan dalam rangka Bulan Suci Ramadhan 2026 sebagai perwujudan komitmen BGS pimpinan Revino Maydi Pepah (Dirut) dan jajaran Direksi dan Komisaris ini adalah untuk mendukung sektor UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro) sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaan baik hari pertama maupun hari kedua, terlihat banyak orang yang mendatangi stan-stan yang ada, yang menyediakan produk-produk pelaku UMKM.

Produk-produk yang disediakan cepat abis walau waktu yang disediakan cukup panjang. Ada yang membuka stanya sekitar jam 15.00 namun tak lama kemudian abis ‘diserbu’ pembeli untuk dibawa pulang atau untuk dipakai waktu buka puasa.

Tapi, rata-rata menjelang waktu buka puasa, produk-produk yang ‘dipasarkan’ laris terjual. Banyak yang dipakai untuk momen buka puasa, dan ada yang dibawa pulang.

Beberapa pelaku usaha dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela kegiatan mengungkapkan rasa senang/gembira dengan adanya Ngabuburit KUR Fest ini.

Apalagi manfaatnya cukup berarti bagi mereka karena bisa menambah pendapatan mereka. “Lewat kegiatan ini, ada tatambah doi bli bras (lewat kegiatan ini, ada ketambahan uang untuk membeli beras – Red),” ujar seorang ibu pelaku UMKM.

Ia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BSG untuk pelaku UMKM seperti mereka. Dan, keikutsertaannya pada kegiatan seperti ini sudah kedua kalinya.

Ia berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan BSG karena memiliki banyak manfaatnya untuk para pelaku UMKM.

Hal senada disampaikan beberapa pelaku UMKM yang ikut dalam kegiatan ini ketika dihubungi terpisah. (Lexie Kalesaran)

Meimonews,com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menjadi pemateri pada kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI, K3RS, dan Pelayanan Prima bagi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis – 1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di aula lantai dua RS Kandou, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan orientasi ini merupakan tahapan awal bagi PPDS baru sebelum menjalani proses pendidikan klinis di berbagai instalasi dan departemen di RSUP Kandou Manado.

Dengan orientasi tersebut, diharapkan para peserta didik dapat beradaptasi secara cepat serta menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara profesional.

Dalam pemaparannya, Dirut menegaskan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan yang menjalankan kebijakan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi peserta didik sesuai regulasi yang berlaku.

Kebijakan tersebut, jelasnya berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta aturan turunannya.

“Sebagai rumah sakit pendidikan, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, tetapi juga memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, etika, dan profesionalisme,” ujarnya,

Ditegaskan, seluruh peserta didik PPDS, wajib memahami sistem, budaya kerja, serta aturan yang berlaku di RSUP Kandou. Hal ini penting guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dirut menekankan pentingnya integritas, disiplin, serta komunikasi yang baik antarprofesi dalam mendukung pelayanan dan pendidikan klinis. Menurutnya, sinergi antara peserta didik dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan di rumah sakit rujukan tersebut. (Fer)