Meimo News

Meimonews.com – Univeritas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Jakarta melakukan Studi Banding ke Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano, Rabu (16/10/2024).

Para tamu dari UPNV Jakarta terdiri dari antara lain Henry Binsar Hamonangan Sitorus (Wakil Rektor Bidang Akademik), Intan Hesti Indriana (Plt. Karo Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan KerjasamaKerjasama), Lidia Primta Surbakti (Ketua SPI),

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk, Wakil-wakil Rektor dan pimpinan lembaga/biro di lingkungan Unima dan tim menyambut baik kedatanganan tamu tersebut.

Rektor berharap hal-hal positif yang telah dibuat Unima bisa bermanfaat bagi kemajuan UPNV Jakarta ke depan.

Selain sambutan dari Rektor Unima, ada pemaparan dari Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unima sekaligus Ketua Tim Pengembang Strategi Pengembangan dan Penguatan Pencapaian Indikator Kinerja Unima Vivi M. Saroinsong.

Selain itu, ada pula penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) kedua pihak di mana Unima dilakukan langsung oleh Rektor, sementara dari UPNV Jakarta oleh Sitorus. (Lexie)

Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Sulawesi Utara Tahun 2024 dengan mengundang langsung Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara untuk memberikan Kuliah Umum bagi mahasiswa Unsrat Manado.

Kuliah umum yang bertema Peran Mahasiswa dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan: Membangun Kesadaran Finansial” ini dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (16/10/2024).

Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa Unsrat ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan keuangan bangsa.

Mirza Adityaswara dalam paparannya menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Pengetahuan dan kesadaran finansial yang kuat akan membuat kalian mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, baik untuk diri sendiri maupun untuk masa depan bangsa,” tegasnya.

Mirza juga menjelaskan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor keuangan saat ini, seperti perkembangan teknologi finansial (fintech) yang begitu pesat. Di satu sisi, fintech memberikan kemudahan akses terhadap produk dan jasa keuangan, namun di sisi lain juga membawa risiko baru. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki literasi digital yang memadai untuk dapat memanfaatkan teknologi finansial secara bijak.

Rektor Unsrat Oktavian Berty Alexander Sompie menyambut baik inisiatif OJK dalam menggelar acara ini. Menurutnya, pendidikan keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Universitas Sam Ratulangi berkomitmen untuk mendukung program literasi keuangan yang digagas oleh OJK. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa kami dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rektor.

Kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan ini juga diramaikan oleh para Industri Jasa Keuangan dengan menghadirkan umkm-umkm andalan masing-masing.

Bank SulutGo yang turut hadir memeriahkan acara menghadirkan 2 UMKM dan memberikan bantuan kepada 25 mahasiswa berprestasi.

BSG juga memberikan kesempatan untuk membuka rekening tabungan, dengan produk andalan BSGtouch dan BSGqris Bank SulutGo yakin dapat bersaing dengan industri jasa Keuangan lainnya.

OJK berharap kegiatan OJK Mengajar ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri jasa keuangan, dan pemerintah dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Utara. Dengan semakin meningkatnya kesadaran finansial masyarakat, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. (afer)

Meimonews.com – Dalam rangkaian acara peresmian Hotel Lume’os di Cempaka Putih dan peluncuran buku Pesulap Merah dari Sulut, Bank SulutGo (BSG) berhasil mencuri perhatian dengan penandatanganan kesepakatan pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama PT Mega Corpora.

Acara yang diadakan di Jakarta, Senin (14/10/2024) yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Pemegang Saham Pengendali BSG Olly Dondokambey ini turut dihadiri para bupati dan walikota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penandatanganan KUB antara BSG dan Mega Corpora menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat perekonomian daerah. Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan, serta membuka peluang investasi baru di Sulawesi Utara.

Penandatanganan KUB ini merupakan langkah strategis BSG yang kini Dirutnya Revino M. Pepah untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum yang ditetapkan oleh OJK sebesar Rp, 3 triliun hingga tahun 2024.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang bergerak di bidang perbankan diwajibkan memenuhi persyaratan tersebut.

Dalam sambutannya, Chairman CT Corp, Chairul Tanjung mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Kemitraan dengan BSG merupakan langkah strategis bagi Mega Corpora untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Utara. Kami yakin, sinergi ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” ujarnya.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan, pembentukan KUB merupakan langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara BSG dan sektor swasta. “Kemitraan ini akan memperkuat posisi BSG sebagai bank pembangunan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyambut positif inisiatif BSG dalam menjalin kerjasama dengan pihak mega. “Kemitraan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. OJK akan terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan resiliensi sistem perbankan,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Deputi Komisioner Pengawasan Konglomerasi Keuangan OJK, Teguh Supangkat, dan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman.

Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan daerah.

Dengan terjalinnya kerjasama antara BSG dan Mega Corpora, Bank SulutGo telah resmi memenuhi modal inti yang ditetapkan oleh OJK, kerjasama inidiharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo. (afer)

Meimonews.com – Sebanyak 64 dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado dilantik dan diambil sumpah/janji dalam Sidang Senat Faked di Aula Faked Unsrat Manado, Rabu (16/10/2024).

Dokter spesialis berjumlah 7 orang dengan urutan terakhir (dokter spesialis ke) 1698, dokter 26 orang dengan urutan terakhir (dokter ke) 6268, dokter gigi 18 orang dengan uutan terakhir (dokter gigi ke) 570, dan ners 13 orang.

 

Hadir pada acara ini selain Dekan Nova Helen Kapantouw, para Wakil Dekan, dan civitas akademika Faked Unsrat adalah Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dan undangan lainnya.

 

Rektor Unsrat Manado dalam sambutannya mengatakan, pengambilan sumpah ini bukan hanya seremoni, tetapi penegasan tanggung jawab dan komitmen yang akan kalian emban.

Rektor berharap, dengan gelar yang disandang, mereka yang dilantik dan diambil sunpah/janjinya,i tidak hanya menjadi penyedia layanan kesehatan, tetapi agen perubahan yang berdampak positif bagi masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen menjadi pembawa materi pada Penyusunan dan Pembahasan Peraturan Walikota (Perwako) Tomohon tentang Pemungutan opsen mineral bukan logam dan batuan (MBLB) dan sinergitas pemungutan pajak MBLB dan opsen MBLB.

Kegiatan yang disekenggarakan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Kota Tomohon pimpinan Henky Mogi ini diadakan di Hotel Gran Witz Tomohon, Selasa (15)10/2024).

Dalam pemaparan materinya yang berjudul Sinergi opsen pajak mineral bukan logam dan batuan, June mengawalinya dengan menjelaskan soal isu strategi pasar dan penetapan HKPD.

Terkait opsen pajak MBLB, dijelaskan ke delapan pasal 45-48 Perda No. 1 Tahun 2024. Objek pajak untuk opsen pajak MBLB adalah pajak terhutang dari pajak MBLB. Subjek pajak untuk opsen pajak MBLB adalah orang pribadi atau badan yang mengambil MBLB.

Pemungutan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan pemungutan pajak MBLB tethutang. “Dasar pengenaan opsen pajak MBLB adalah pajak MBLB terutang,” tandas June.

Terkait bagian ke delapan pasal 49-51, June mengatakan, objek besaran opsen pajak MBLB yang terutang dihitung dengan cara mengalikan dasar pengenaan opsen pajak MBLB dengan tarif opsen pajak MBLB.

Menurutnya, saat terutang opsen pajak MBLB ditetapkan pada saat terutangnya pajak MBLB. Wilayah pemungutan opsen pajak MBLB yang terutang merupakan wilayah daerah tempat pemgambilan MBLB.

June merincikan sinergi pemungutan dan pola kerjasama. Ada hak dan kewajiban pemerintah provinsi tapi ada juga hak dan kewajiban pemerintah kota. “Capaian realisssi terhadap target untuk Kota Tomohon mencapai 40,53 persen,” ujar mantan Sekretaris Bapenda Sulut ini.

Di kesempatan itu, June mengungkapkan data tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotir sampai dengan 10 Oktober 2024 termasuk di dalamnya Kota Tomohon. (elka)

Meimonews.com – Dalam rangka promosi dan pelembagaan GenRe Perwakilan BKKBN Sulut menggelar kegiatan Persepsi Seni dalam Membangun Generasi Muda tahun 2024 di Ruang Rapat Lestari BKKBN Sulut, Rabu (16/10/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju ini diikuti PGI Sulut serta PIK R dari Manado, Tomohon, Minahasa Selatan dan Minahasa dan menampilkan beberapa narasumber.

Octavianus HA Rogi selaku narasumber dari Universitas Sam Ratulangi Manado menyajikan materi Membangun Life Skill melalui Seni Arsitektur dan Anak dan Agung Bagus Tonny Hartawan menyajikan materi Hidupkan Kembali Seni melalui Pendekatan Halus dan Unik melalui daring.

Dalam sambutanya, Tandaju mengatakan, masa peralihan remaja lebih mengarah pada kegiatan positif, maka para remaja harus didukung kreativitas, melakukan hal-hal kreatif yang bervariasi akan memberikan sesuatu yang baru dan segar, membuat hidup menjadi lebih indah, karena akan dikelilingi dengan hal-hal yang bervariasi dan tidak monoton.

“Dan, ketika remaja diberi ruang kreativitas, maka mereka tidak akan sempat memikirkan hal-hal negatif, seperti seks bebas, narkoba, mabuk-mabukan, tawuran dan lainnya,” ujarnya.

Tandaju berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan outcome serta dampak luar biasa bagi generasi muda yang menjadi roll model sebagai wujud tanggung jawab untuk menciptakan remaja yang kreatif, inovatif dan berakhlak. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) saat ini dan ke depan dperhadapkan kepada tugas dan panggilan tanggung jawab yang sangat besar dan berat

Unima menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan kepercayaan untuk melakukan revitalisasi PTN menuju PTN Badan Hukum (PTNBH).

“Tidak semua PTN diberi kepercyaan ini. Unima bersykur untuk semua itu,” ujar Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk saat memberikan sambutan pada acara syukuran memperingati Dies Natalis ke-69 Unima yang diadakan di Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (14/10/2024).

Disebutkan, tuntutan mutu dan budaya mutu masih menjadi tantangan yang sangat berat untuk mewujudkan perguruan tinggi dan program studi yang unggul. Permendikbudristek No 53 Tahun 2023 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi sudah harus diterapkan.

Pada akhir Agustus yang lalu, ungkap Rektor, Unima telah mengajukan permohonan untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan dalam waktu dekat ini, akan dilakukan asesmen lapangan.

“Kita bersyukur bahwa beberapa program studi telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan peringkat akreditasi Unggul (terakhir kemarin kita menerima SK Prodi Ilmu Geografi memperoleh peringkat unggul menyusul dua prodi sebelumnya,” ujarnya.

Demikian juga, sambingnya banyak yang sudah memperoleh peringkat Akreditasi Sangat Baik, dan saat ini sedang dalam proses konversi Unggul yaitu Prodi PPKN dan 4 (empat) prodi lainnya konversi menjadi Prodi dengna Peringkat Sangat Baik.

Peringkat akreditasi ini sangat penting karena akan menjadi ukuran mutu suatu program studi atau perguruan tinggi. “Kita semua berharap Unima akan menjadi PT Unggul bersama-sama dengan 11 LPTK lainnya,” tandas mantan Wakil Rektor 1 Unima sebelum menjadi Rektor dua periode ini.

Tetapi di pihak lain, sebutnya, masih terdapat program studi yang masih harus terus dipacu. Masih banyak prodi yang peringkat akreditasinya perlu ditingkatkan. Bahkan ada prodi yang sudah kadaluarsa dan tidak terakreditasi. Kami dan atas persetujuan Senat Unima, telah mengusulkan penutupan beberapa prodi yang tidak lagi memenuhi syarat atau tidak terakreditasi.

Oleh sebab itu, Rektor mengajak, dengan semangat Dies Natalis ke 69 tahun ini, civitas akademika Unima terus bangkit, maju bersama, bekerja bersama dan bersama-sama bekerja menuju Unima unggul dan inovatif.

Di awal sambutannya, Rektor mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena Unima sebagai sebuah perguruan tinggi, dalam.sejarah perjalanan panjangnya mengalami beberapa momentum penting.

Dimulai dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru Tondano pada 22 September 1955, kemudian menjadi FKIP Unhas di tahun 1956, dan di tahun 1961 berubah menjadi Unsulutteng, dan di tahun 1965 menjadi IKIP Manado Cabang Jogyakarta, bahkan di tahun yang sama ditetapkan menjadi IKIP Manado.

Sampai dengan tahun 2000 tanggal 14 Oktober, keluar Keputusan Presiden yang menetapkan konversi IKIP Manado menjadi Universitas Negeri Manado (Unima), sebagai Satuan Kerja (Satker) pada Kementerian Pendidiikan dan Kebudayaan RI.

Unima terus maju dan pada tahun 2022, menjadi Instansi Pemerintah pada Kemeneterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang menerakan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

“Kita mengalami dua tanggal penting yaitu tanggal 22 September1955 dan tanggal 14 Oktober 2000, dan kita mensyukuri semua itu, sehingga di tahun ini, syukur kita, kita rangkaikan menjadi bulan Syukur Dies Natalis dimulai tanggal 22 September (Pembukaan), dan 14 Oktober Penutupan) bulan syukur Dies Unima ke 69 tahun,” ujar Rektor.

Disebutkan, d usia yang ke 69 tahun ini, telah banyak yang dicapai oleh Unima. Proses panjang sejarah perjalanan Unima telah menunjukkan peran dari semua pimpinan dan dosen mulai dari PTPG hingga menjadi Unima BLU sekarang ini. Semua telah mengukir sejarah dan bersama-sama membangun Unima.

Oleh sebab itu, Rektor menyampaikan terima kasih kepada semua Rektor sebelumnya, semua pimpinan fakultas, program studi, dosen, pegawai, mahasiswa.

Banyak di antara mereka telah mendahului kita semua, tetapi semangat dan deikasi pengabdian mereka untuk membangun Unima masih terus memotivasi dan menyemangati kita semua untuk terus membangun Unima menuju Unima Unggul, Inivatif dengan berbasiskan kearifan lokal Mapalus.

Acara syukuran yang di awali ibadah, diwarnai pemasangan lilin ulang tahun oleh Rektor disaksikan para guru besar dan Anggota Senat Unima, para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, Direktur, Ketua SPI, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Unit Penunjang Akademik, Kepala Biro dan seluruh pimpinan unit kerja, sejumlah dosen dan mahasiswa, seluruh staf administrasi, tenaga honorer, security. (Lexie)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado membuka pelaksanaan Seminar Internasional yang mengangkat topik International conference of social and political science and humanities : Social, political and cultural issues in the 21st century.

Seminar yang diadakan di Luwansa Manado, Rabu-Kamis (9-10/10/2024) ini menghadirikan 5 pembicara dari luar negeri dan 2 pembicara nasional (dalam negeri).

Kelima pembicara dari luar negeri tersebut, jelas Ketua Jurusan Administrasi/Ketua Panitia Joanne Mangindaan, adalah Douglas Kammen dan Erica Larson dari National University of Singapore. Anita Laleano dari University of Westminser. Sambe Nozomi dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Natasja Ilonka Roels dari Wageningen University.

Sementara 2 pembicara nasional (dalam negeri) adalah Joannes Tandjung dari Kementerian Luar Negeri dan Abdul Gaffar Karim dari FISIP UGM.

Dekan FISIP Unsrat Markus Daud ‘Ferry’ Liando mengatakan, kegitan ini di support penuh oleh Rektor Unsrat Manado (Oktovian Berty Alexander Sompie) dan didampingi Reiny Tumbol selaku Kepala UPT Layanan Internasional Unsrat.

“Kegiatan ini kami persembahkan untuk masyarakat Nyiur Melambai terutama keluaga besar Unsrat agar mendapatkan pengetahuan baru bagi dinamika dan fenomena politik, sosial dan demokrasi di dunia internasional saat ini,” ujarnya.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan seminar internasional ini karena bermanfaat bagi kemajuan Unsrat. (FA)

Oleh : Paulus Januar

Meimonews,com – Penglihatan bagi anak dan generasi muda merupakan suatu sarana utama untuk menempuh pendidikan dan pengembangan dirinya. Dengan demikian terhadap anak dan generasi muda perlu dijalankan pelayanan kesehatan mata untuk menghindari gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat dicegah dan tidak perlu terjadi.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), saat ini, di seluruh dunia terdapat sekitar 450 juta anak yang mengalami gangguan penglihatan namun tidak mendapatkan perawatan yang dibutuhkannya. Padahal, sebagian besar gangguan penglihatan tersebut dapat dikoreksi ataupun disembuhkan.

Gangguan penglihatan adalah kondisi yang ditandai dengan penurunan tajam penglihatan dan/atau luas lapangan pandang, yang dapat mengakibatkan kebutaan. Pada anak dan remaja, gangguan penglihatan yang terbanyak adalah kelainan refraksi dalam bentuk miopia (rabun jauh), selain itu, anak dapat mengalami penyakit mata lainnya seperti katarak kongenital dan retinopati prematuritas.

Gangguan penglihatan tidak hanya menyangkut fisik, namun juga berdampak secara psikologis, dan sosial, bahkan dapat merugikan dari aspek ekonomi. Lebih jauh lagi, gangguan penglihatan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang.

Perhatian mengenai pentingnya kesehatan mata anak akan membuahkan peningkatan yang bermakna bagi perkembangannya baik di masa kini maupun di masa depan. Gangguan penglihatan akan mempengaruhi keberhasilan pendidikan anak. Penelitian menunjukkan, mengatasi gangguan penglihatan dengan memberikan kacamata koreksi dapat mengurangi kegagalan pendidikan anak hingga 44 %.

Perlu dijalankan pemeriksaan mata secara rutin berkesinambungan, serta tersedianya fasilitas pelayanan kesehatan mata. Pemeriksaan mata perlu dilakukan pada saat anak berusia 3 tahun, kemudian ketika akan mulai bersekolah, dan setelah itu secara rutin setiap 2 tahun sekali.

Terhadap gangguan penglihatan perlu tersedia pelayanan kesehatan mata yang terjangkau agar dapat ditangani sedini mungkin. Kemudian mengingat semakin tingginya tingkat kelainan refraksi pada anak dan remaja, maka perlu disediakan kacamata koreksi bagi yang membutuhkan.

Selain itu, secara simultan perlu pula dilaksanakan anjuran menjaga kesehatan mata seperti dalam membaca, aktivitas di depan layar monitor, serta perlindungan mata terhadap risiko kecelakaan. Di samping itu juga perlu juga penyadaran untuk tidak merasa enggan bila harus memakai kacamata koreksi.

World Sight Day 2024: Love Your Eyes Kids
Setiap tahun pada hari kamis minggu ke dua bulan oktober diperingati sebagai Hari Penglihatan Sedunia. Tahun ini, Hari Penglihatan Sedunia berlangsung pada 10 0ktober 2024.

Peringatan Hari Penglihatan Sedunia pada tingkat internasional diselengarakan oleh IAPB (International Agency for the Prevention of Blindness), suatu organisasi yang berafiliasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sedang di Indonesia dikoordinasi Kementerian Kesehatan.

Hari Penglihatan Sedunia merupakan kesempatan untuk meningkatkan perhatian serta kesadaran terhadap kesehatan mata. Selain itu juga diharapkan dapat menggugah para pengambil keputusan mengenai pentingnya kesehatan mata.

Tema Hari Penglihatan Sedunia tahun 2024 adalah Sayangi Mata Anak (Love Your Eyes Kids). Tema ini diharapkan tidak hanya bergema pada kesempatan peringatan Hari Penglihatan Sedunia, tapi tema ini akan menjadi topik kampanye yang berlangsung sepanjang tahun 2024.

Dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia di berbagai negara, termasuk di Indonesia, diselenggarakan berbagai kegiatan seperti kampanye kesehatan mata, penyebaran pesan kesehatan mata melalui sosial media, seminar, diskusi, talk show, webinar, perlombaan, serta bakti sosial pemeriksaan mata, hingga operasi katarak.

Sebagai pelaksana bukan hanya dari kalangan profesi kesehatan mata, namun juga melibatkan institusi pendidikan, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, serta masyarakat luas.

Kesehatan Mata Anak di Indonesia
Pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2020, ditetapkan target penanggulangan gangguan penglihatan di Indonesia pada tahun 2030 yaitu penurunan prevalensi gangguan penglihatan sebesar 25 % dari prevalensi di tahun 2017. Strategi pelaksanaannya dijabarkan dalam Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan di Indonesia Tahun 2017-2030.

Berdasarkan peta jalan tersebut, penanggulangan gangguan penglihatan di lndonesia terdiri atas penanggulangan gangguan penglihatan akibat katarak dan gangguan penglihatan lainnya yang meliputi kelainan refraksi, retinopati diabetikum, glaukoma, retinopati prematuritas, dan low vision. Khusus di bidang kesehatan mata anak dilaksanakan program untuk menjamin terkoreksinya penglihatan anak usia sekolah yang mengalami kelainan refraksi.

Prioritas program kesehatan mata anak dan remaja berdasarkan kelompok umur meliputi :
– Bayi : deteksi dini katarak kongenital dan retinopati prematuritas
– Balita : deteksi dini katarak dan kelainan refraksi
– Anak-anak : deteksi dini kelainan refraksi
– Remaja : deteksi dini kelainan refraksi

Survei yang dilakukan PERDAMI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) pada 2023 terhadap siswa SD di Jakarta mendapatkan 40,5 % siswa mengalami kelainan refraksi. Dari siswa yang terdiagnosis kelainan refraksi, 54% mengalami kesulitan belajar, 38% terganggu dalam berolahraga, dan 19% sulit untuk melihat anak tangga. Penyebab tingginya kelainan refraksi pada siswa SD tersebut diperkirakan karena peningkatan penggunaan layar monitor dan gawai.

Berdasarkan kenyataan tersebut, kesehatan mata tidak dapat diabaikan bahkan diharapkan semakin mendapatkan perhatian.

Dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia 2024, Kementerian Kesehatan mengajak para pemangku kepentingan untuk memprioritaskan kesehatan mata, serta diingatkan agar masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan peduli terhadap kesehatan mata.

Perlu ditingkatkan penanggulangan gangguan penglihatan yang selama ini dijalankan dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif terutama melalui pengendalian faktor risiko, skrining dan deteksi dini gangguan penglihatan pada kelompok berisiko, serta penguatan akses masyarakat pada layanan kesehatan mata yang komprehensif.

Selain itu juga tidak lepas dari upaya kuratif maupun rehabilitatif untuk keberhasilan program kesehatan mata. (Penulis adalah staf pengajar Akademi Refraksi Optisi Kartika Indra Persada Jakarta)

Meimonews.com – BKKBN Sulut mengadakan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi bagi bidan-bidan yang bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Sulut. Ada sebanyak 15 dari kabupaten/kota se-Sulut ikut dalam kegiatan inj.

Kegiatan yang merupakan Angkatan I dari rangkaian pelatihan tahun 2024 ini dilaksanakan di Hotel Best Western Manado, Senin-Rabu (7-10/10/2024).

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sulawesi Utara John Wantania dan Pengampu dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar Asmawati Sudin.

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Kalimantan Tengah Jeanny Yola Winokan di dampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut

Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi dan kualitas layanan KB di daerah.

Kaper BKKBN Sulut menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi bidan di fasilitas kesehatan (faskes) agar mampu memberikan layanan kontrasepsi yang berkualitas.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para bidan dapat meningkatkan kapasitas dalam pelayanan kontrasepsi sehingga mampu mendukung program Bangga Kencana dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah Sulawesi Utara,” ujar Kaper. (elka)