Meimo News

Meimonews.com – Dikasteri untuk Dialog Agama mengeluarkan pesan yang ditandatangani George Jacob Kardinal Koovakad (Prefek) dan Mgr. Indunil Kodithuwakku Janakaratne Kankanamalage

(Sekretaris) sehubungan dengan Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam konteks bersama dengan Masa Prapaskah bagi kita umat Kristen.

Berikut Pesan Vatikan yang dikeluarkan Selasa (4/3/2025) dengan tema ”Kristen dan Muslim: Apa yang kita harapkan dari menjadi bersama” tersebut.

Di awal bulan Ramadan, Dikasteri untuk Dialog Antar Agama, menyampaikan salam hangat dan salam persahabatan kepada anda semua.

Waktu berpuasa, berdoa dan berbagi ini merupakan kesempatan istimewa
untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan diperbaharui dalam nilai-nilai dasar agama, kasih sayang dan solidaritas.

Tahun ini, bulan suci Ramadan sebagian besar berlangsung bersamaan dengan masa Prapaskah, yang bagi umat Kristiani merupakan masa puasa, doa dan pertobatan kepada Kristus.

Kedekatan dalam agenda kerohanian ini menawarkan kesempatan unik bagi kita untuk berjalan berdampingan, sebagai umat
Kristiani dan Muslim, dalam proses pemurnian, doa dan amal yang sama.

Bagi kami umat Katolik, adalah suatu sukacita untuk berbagi waktu ini dengan anda, karena hal ini mengingatkan kita bahwa kita semua
adalah peziarah di bumi ini, dan bahwa kita semua berusaha untuk hidup lebih baik.

Tahun ini, kami ingin merefleksikan bersama anda tidak hanya tentang apa yang dapat kita lakukan bersama untuk menjalani hidup yang lebih baik, tetapi di atas semua itu, kami ingin menjadi seperti apa kita bersama, sebagai orang Kristen dan Muslim, di dunia yang sedang mencari harapan.

Apakah kita ingin menjadi rekan kerja yang
sederhana untuk dunia yang lebih baik, atau menjadi saudara dan saudari yang tulus, memberikan kesaksian bersama tentang persahabatan Tuhan dengan seluruh umat manusia ?

Lebih dari sekadar bulan puasa, Ramadan bagi kita umat Katolik merupakan sebuah sekolah transformasi batin. Dengan berpantang makanan dan minuman, umat Muslim belajar untuk mengendalikan keinginan mereka dan beralih kepada apa yang penting.

Masa disiplin rohani ini adalah sebuah undangan untuk memupuk kesalehan, sebuah kebajikan yang membawa seseorang lebih dekat kepada Tuhan dan membuka hati kepada orang lain.

Seperti yang anda ketahui, dalam tradisi Kristen, masa Prapaskah mengundang kita untuk mengikuti jalan yang sama: melalui puasa, doa, dan sedekah, kita berusaha memurnikan hati kita dan memusatkan perhatian kembali pada Dia yang membimbing dan mengarahkan hidup kita.

Praktik-praktik spiritual ini, meskipun diekspresikan secara berbeda, mengingatkan kita bahwa iman tidak hanya tentang ekspresi lahiriah, tetapi juga tentang jalan pertobatan batiniah.

Di dunia yang ditandai dengan ketidakadilan, konflik dan ketidakpastian tentang masa depan, panggilan kita bersama melibatkan lebih dari sekadar praktik spiritual yang serupa.

Dunia kita haus akan persaudaraan dan dialog yang tulus. Bersama-sama, umat Islam dan Kristen dapat menjadi saksi atas harapan ini, dengan keyakinan bahwa persahabatan itu mungkin terjadi terlepas dari beban sejarah dan ideologi yang mendorong pengucilan.

Harapan bukanlah sekedar optimisme: harapan adalah sebuah kebajikan yang berakar pada iman kepada Allah, Sang Maha Penyayang, Pencipta kita.

Bagi anda, teman-teman Muslim
yang terkasih, harapan dipupuk oleh kepercayaan pada belas kasihan ilahi, yang mengampuni dan membimbing. Bagi kami umat Kristiani, harapan ini didasarkan pada keyakinan bahwa kasih Allah lebih kuat dari segala cobaan dan rintangan.

Maka, kami ingin, bersama-sama, menjadi saudara dan saudari dalam kemanusiaan yang sangat menghargai satu sama lain. Kepercayaan kita kepada Allah adalah harta yang menyatukan kita, jauh melampaui perbedaan-perbedaan kita.

Hal ini mengingatkan kita bahwa kita semua adalah makhluk rohani, berinkarnasi, makhluk yang dikasihi, yang dipanggil untuk hidup bermartabat dan saling menghormati. Terlebih lagi, kita ingin menjadi penjaga martabat suci ini dengan menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan pengucilan.

Tahun ini, ketika dua tradisi spiritual kita bertemu dalam merayakan Ramadan
dan Prapaskah, kita memiliki kesempatan unik untuk menunjukkan kepada dunia bahwa iman mentransformasi orang dan masyarakat, dan bahwa iman adalah kekuatan untuk persatuan dan rekonsiliasi.

Di dunia di mana “godaan untuk membangun budaya benteng, untuk membangun tembok, tembok di hati, tembok di tanah untuk mencegah perjumpaan dengan budaya lain, dengan orang lain” muncul kembali
(Paus Fransiskus, Fratelli Tutti, 27), tantangan kita adalah untuk membangun, melalui dialog, masa depan bersama yang didasarkan pada persaudaraan.

Kita tidak hanya ingin hidup berdampingan; kita ingin hidup bersama dengan tulus dan saling menghargai. Nilai-nilai yang kita anut bersama, seperti keadilan, kasih sayang dan penghormatan terhadap ciptaan, seharusnya mengilhami tindakan dan hubungan kita, dan menjadi kompas kita dalam membangun jembatan dan bukannya tembok, membela keadilan dan bukannya penindasan, melindungi lingkungan hidup dan bukannya menghancurkannya.

Iman kita dan nilai-nilainya harus membantu kita untuk menjadi suara yang berbicara menentang ketidakadilan dan ketidakpedulian, dan menyatakan keindahan keragaman manusia.

Di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini, kami dengan senang hati berbagi harapan ini dengan anda.

Semoga doa-doa, sikap solidaritas dan upaya kami untuk perdamaian menjadi tanda nyata dari persahabatan kami yang tulus dengan anda. Semoga hari raya ini menjadi kesempatan untuk perjumpaan persaudaraan antara umat Muslim dan Kristen, di mana kita dapat merayakan kebaikan Tuhan bersama-sama.

Momen-momen berbagi yang sederhana namun mendalam ini merupakan benih-benih harapan yang dapat mengubah komunitas dan dunia kita. Semoga persahabatan kita menjadi angin segar bagi dunia yang haus akan perdamaian dan persaudaraan !

Semoga puasa dan amal saleh lainnya selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri di akhir bulan Ramadhan, memberikan anda buah-buah perdamaian, harapan, persaudaraan dan kegembiraan yang melimpah. (*)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang menghadiri Gerakan Pangan Murah di Masjid Nur Muhamad Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, Manado, Jumat (7/3/2025).

Kehadiran dua pimpin Kota Manado di kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pangan Sulut tersebut adalah untuk mendampingi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus.

Hadir pada kegiatan ini, Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Fitri Wandriani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut, Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan undangan lainnya.

Gerakan Pasar Murah ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2025.

Dalam kegiatan ini, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, minyak goreng, daging ayam, serta air mineral tersedia bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan lebih mudah, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado acapkali melaksanakan pula kegiatan pasar murah dengan tujuan yang seperti ini. Beberapa lokasi/tempat menjadi pelaksanaan kegiatan. (Afer)

Meimonews.com – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat profesionalisme, transparansi, dan integritas di bidang pendidikan serta pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Pakta integritas ini berkaitan dengan pendidikan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-I) Program Studi Ilmu Kedokteran Faked Unsrat yang menjalani pendidikan dan praktik klinik di RSUP Kandou.

Hadir pada acara penandatangan Pakta Integritas yang dilaksanaksn di Aula Unsrat, Jumat (7/3/2025) ini jajaran pimpinan rumah sakit yakni Plt. Dirut Yuli Astuti Saripawan dan Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Suwandi I. Luneto.

Dari Faked Unsrat yakni Dekan Billy Johnson Kepel serta Damayanti Pangemanan dan Nurdjanna Jane Niode (Wakil-wakil Dekan), Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie dan akademisi Faked Unsrat.

Selain itu, tenaga medis yang berperan dalam dunia pendidikan dan layanan kesehatan.

Penandatanganan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam mengelola pendidikan kedokteran, praktik klinik mahasiswa, serta pengembangan penelitian medis yang berkualitas.

Sinergi antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou bukanlah hal baru. Namun, dengan adanya pakta ini, kedua institusi semakin menegaskan komitmen mereka dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.

“Penandatanganan ini harus ditindaklanjuti sesuai isi komitmen bersama,” ujar Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menekankan pentingnya konsistensi dalam implementasi kerjasama ini.

Pihak RSUP Kandou berharap kolaborasi ini semakin solid, sehingga rumah sakit sebagai lahan praktik dan penelitian tetap selaras dengan visi pendidikan kedokteran Unsrat.

Selain itu, pakta integritas ini juga menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi peserta didik.

Hal ini mencakup larangan terhadap tindakan kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis, serta pelecehan dalam bentuk apa pun terhadap peserta didik.

Dengan ditandatanganinya pakta integritas ini, diharapkan hubungan kerjasama antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou semakin erat, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan dunia medis di Indonesia, khususnya di wilayah Manado. (Fer)

Meimonews.com – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Republik Indonesia (Kemenkes RI), dalam hal ini Tim Penilian Kesesuaian Perizinan Berusaha Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Lanjutan melakukan evaluaai perizinan berusaha Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou.

Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 2 kantor administrasi rumah sakit pemerintah yang akrab disebut RSUP Kandou, Jumat (7/3/2025) ini di awali pemaparan profil rumah sakit serta presentasi capaian oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Jehezkiel Panjaitan.

Plt Direktur Utama RSUP Kandou Yuli Astuti Saripawan, dalam sambutannya menegaskan, proses penilaian ini merupakan bagian dari kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan regulasi perizinan yang berlaku.

“Kegiatan ini adalah suatu proses yang harus diikuti. Semua aturan perizinan harus diselesaikan sesuai ketentuan. Dasar kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2024, yang mengatur tata kelola organisasi rumah sakit, termasuk penilaian kesesuaian, kualitas, serta tertib administrasi,” ujarnya.

Ditambahkan, penilaian ini menjadi momentum bagi RSUP Kandou untuk terus membangun dan meningkatkan mutu layanan dengan komitmen bersama.

Diharapkan, melalui proses evaluasi ini, RSUP Kandou dapat memastikan kesesuaian perizinan berusaha dengan standar yang telah ditetapkan, guna mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Dua (2) pengelolaan pekerjaan Balai Prasarana Pemukiman (BPP) Wilayah Sulut diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Acara serahterima pekerjaan tersebut dilakukan di Area Wedding Hall Malalayang Beach Walk (MBW) 2 Manado, Kamis (6/3/2025).

Serah terima ini mencakup Pengelolaan Pekerjaan Penataan Kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap II tahun anggaran 2023-2024 serta Pembangunan Reservoir Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Manado tahun anggaran 2024.

Penataan kawasan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum RI melalui BPP Wilayah Sulut. Proyek ini terdiri dari dua bagian, yakni Penataan Kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap II.

Walikota Manado Andrei Angouw secara resmi menerima pengelolaan proyek yang ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima.

Kawasan sepanjang kurang lebih 800 meter ini diharapkan menjadi destinasi wisata yang menawarkan pesona alam tepi pantai, serta menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Penataan kawasan Pantai Malalayang sebelumnya telah dilakukan melalui proyek MBW Tahap I dengan panjang 1,2 km. Dengan selesainya MBW Tahap II, total panjang kawasan yang telah ditata kini mencapai 2 km.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi kepada BPP Wilayah Sulut, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta seluruh pihak yang telah mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan ini.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta dikelola secara profesional, baik untuk kawasan MBW II maupun reservoir.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Manado, Pemerintah Provinsi Sulut, dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan visi pembangunan nasional sesuai dengan program Presiden RI.

Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BPP Wilayah Sulut, Asisten II Setkot Manado Atto Bulo, Kepala Dinas PUPR Manado Johny Suwu, Kepala Disdukcapil Erwin Kontu, Kabag Tata Pemerintah Setda Kota Manado Sonny Takumansang, Direktur Utama PDAM dan PD Pasar Manado, pengelola MBW Stevanus Polii, serta undangan lainnya. (Afer)

Meimonews.com – Guna memastikan kestabilan harga bahan pokok (bapok), mencegah adanya praktik penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat, selang bulan suci Ramadhan, Polresta Manado melakukan pemantauan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Manado, Kamis (6/3/2025).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono menjelaskan, pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan tidak ada pihak yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar,” ujarnya kepada wartawan di Mapolresta Manado.

Ditambahkan, selain melakukan pemantauan harga, personil Polresta Manado juga berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengawasi distribusi barang agar tetap lancar.

Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa stok bahan pokok sejauh ini masih mencukupi.

Masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam perdagangan. Polresta Manado berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas harga dan keamanan pangan selama bulan Ramadhan. (AF)

Meimonews.com.- Menindaklanjuti petunjuk Mabes Polri, Polda Sulawesi Utara dan jajaran akan terus melakukan pengawasan pangan selama bulan suci Ramadhan 1446 H.

“Ada petunjuk dari Mabes Polri bahwa seluruh Polda di Indonesia harus melakukan pengawasan terhadap kebutuhan bahan pokok yang disalurkan ke masyarakat,” ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Bahagia Dachi, saat press conference di aula Tribrata Polda Sulut, Rabu (5/3/2025).

Mendampingi Wakapolda, Kabid Humas Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil dan Dirreskrimsus Kombes Pol FX Winardi Prabowo.

Disebutkan, di beberapa tempat saat bulan puasa ini sudah terjadi kenaikan bahan pokok, dan pihaknya diperintahkan untuk melakukan pengendalian harga dan juga melakukan operasi pasar.

“Kita akan melakukan operasi pasar bersama rekan-rekan instansi terkait. Kita juga akan menggelar pasar murah, dimana dalam waktu dekat akan menggelar pasar murah di sejumlah tempat,” ujarnya.

Wakapolda mengingatkan kepada warga khususnya kepada para pedagang agar jangan melakukan penimbunan barang, menjual barang kadaluarsa atau menaikan harga yang tidak sesuai dengan aturan.

“Jika ketahuan, maka akan dikenakan sanksi. Sanksinya ada dan kita akan kenakan dengan Undang-Undang Pangan, namun kita akan kedepankan dulu dengan tindakan persuasif,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan rasa syukurnya karena kembali dipercayakan untuk bekerja demi masyarakat kota Manado.

“Ini akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada ibadah oikumene Korpri Kota Manado sekaligus ibadah syukur atas pelantikannya dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota masa jabatan 2025-20230.

Ibadah syukur yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt. Hein Arina ini dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado Kamis (6/3/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan, Ny. Merry Mawardi, para Asisten, Kepala SKPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado, pimpinan KPU dan Bawaslu Kota Manado, Ketua BKSAUA, Pimpinan FKUB, dan FPK Kota Manado, pimpinan FKDM, Camat dan Lurah se-Kota Manado, serta undangan lainnya.

Walikota berharap dukungan dari kita semua dalam membangun Kota Manado tercinta. “Ini tugas bagi kita, dan saatnya untuk bekerja, yang merupakan awal dari tugas kita di periode kedua ini,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengungkapkan bagaimana campur tangan Tuhan terasa selama pelaksanaan Pilkada, di mana seluruh masyarakat bersama-sama menjaga agar pesta demokrasi tetap kondusif.

“Pilkada sudah lewat, dan kita semua harus bersikap profesional. Saya juga meminta dukungan doa dari para tokoh agama agar kami dapat melaksanakan program pembangunan dengan baik untuk masyarakat Kota Manado,” ujarnya,

Orang nomor.satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berharap agar masyarakat giat bekerja serta dapat berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Manado. Selain itu,

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Semoga Tuhan menjaga kita semua dan menjaga Kota Manado tercinta,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (akrab disebut AARS) menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam rangka Penyampaian Pidato Sambutan Walikota Manado Masa Jabatan 2025-2030.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Manado, Aaltje Dondokambey di dampingi Wakil-wakil Ketua DPRD Kota Manado ini dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Manado, Rabu (5/3/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala BKAD Sulut Clay Dondokambey (mewakili Gubernur Sulut) Ketua TP-PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan dan Ny. Merry Sualang-Mawardi, Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, para Asisten, Kepala-kepala SKPD, Direksi BUMD, para Camat, pimpinan KPU dan Bawaslu Kota Manado, serta undangan lainnya.

Selain menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat muslim di Kota Manado dan rasa syukur karena kontestasi Pillada telah berlangsung dengan baik, walikota berbagi pengalamannya saat ikut retret di Magelang, baru-baru,

Diungkapkan, Presiden RI dan Gubernur Sulut menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pariwisata, kebersihan lingkungan, serta berbagai proyek pembangunan lainnya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah dan kebersihan. Mantan Ketua DPRD Sulut ini menekankan bahwa Manado harus menjadi kota yang lebih bersih dan menarik.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program pemerintahan. “Saya berharap adanya dukungan dari semua pihak dalam menangani program dan kegiatan, khususnya terkait ketersediaan air bersih,” ujarnya.

Target Pemkot Manado, menurut AA adalah memastikan bahwa hingga akhir masa pengabdian, 75 persen masyarakat Kota Manado dapat terlayani dengan baik dalam hal akses air bersih.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan langkah-langkah dalam penanganan transportasi umum di Kota Manado, yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Walikota juga menyoroti pentingnya peran media dalam memberikan pemberitaan yang akurat dan berbasis data, dan berharap untuk tidak hanya memberikan pujian, tetapi juga menyampaikan kondisi riil pembangunan yang sedang berjalan agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.

“Mari kita rawat dan jaga demokrasi yang telah kita bangun bersama, karena semua ini demi kepentingan masyarakat Kota Manado,” ujar AA.

Walikota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan Pilkada. “Semua ini merupakan amanah yang harus kami pertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Mahaesa, karena masyarakat telah memberikan kepercayaan untuk kembali memimpin Kota Manado,” ujarnya

Dalam kepemimpinannya, Walikota membawa semangat baru dalam membangun Kota Manado dengan prinsip utama membangun dan melayani masyarakat.

Walikota menyampaikan apresiasi pula kepada Forkopimda atas dukungan dalam program pembangunan Kota Manado selama ini. (Afer)

Meimonews.com – Guna memastikan pelayanan pelayanan di setiap poliklinik berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur serta memastikan obat-obatan yang dibutuhkan pasien tersedia dengan cukup, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Ns Suwandi I Luneto melakukan telusuran ke beberapa ruangan poliklinik rumah sakit, Rabu (5/3/2025).

Mendampingi Suwandi dalam kegiatan telusuran ini, Manajer SDM Ns Abram Babakal, Asisten Manajer Pelayanan Medik Rawat Jalan dan Rawat Intensif Chisty Natalia Alow, Asisten Manajer Pelayanan Keperawatan Rawat Jalan dan Rawat Intensif Ns Alanca Sondakh.

Suwandi mengungkapkan pentingnya memastikan semua prosedur dijalankan dengan baik demi kenyamanan pasien, serta mengecek langsung ketersediaan obat-obatan agar pasien bisa mendapatkan perawatan yang maksimal.

“Dengan telusur ini, kami ingin memastikan semuanya berjalan dengan baik. Pelayanan di poli harus sesuai harapan, dan obat-obatan juga harus tersedia untuk pasien,” ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan perhatian serius manajemen rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat bisa mendapatkan perawatan yang terbaik. (Fer)