Meimonews.com – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono menjadi salah satu pemateri pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Tahun 2024 yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (15/8/2024).

Pada kegiatan PPKBM Unsrat Manado yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng ini beberapa pembicara seperti Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya MA dan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. RatulangiRatulangi, SIK, MM ditampilkan untuk memberikan bekal bagi mahasiswa baru (maba) ini.

Di hadapan ribuan generasi penerus bangsa ini, Kapolda di dampingi antara lain Rektor dan Wakil Rektor 3 Unsrat Dr. Ralfie Pinasang, SH, MH mengajak untuk menjadi generasi muda yang taat hukum dan peka dengan persoalan-persoalan yang terjadi.

 

“Kita di sini untuk memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru, walaupun singkat tapi semoga bisa dipahami, terkait pencegahan radikalisme, penanganan bencana alam, penanganan korupsi dan pencegahan narkoba,” ujar Kapolda.

Menghadapi Pilkada serentak 2024, Kapolda juga mengajak para mahasiswa untuk turut menyukseskan agenda nasional tersebut. “Jangan terbawa dengan politik identitas, politik dengan mengatasnamakan agama ataupun menyebarkan berita hoax. Karena berita hoax jika disampaikan terus menerus maka akan terjadi pembenaran,” pesannya.

Ke depannya, sebut Irjen Pol. Yudhiawan, akan selalu bersinergi dengan dunia pendidikan, khususnya kalangan mahasiswa untuk terus mengajak menjadi generasi muda yang taat hukum. (AF)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) resmi membuka dua program studi baru yakni Strata 1 (S1) Geofisika dan S1 Ilmu Lingkungan, yang difokuskan pada mitigasi bencana alam dan eksplorasi sumber daya alam (SDA).

Pembukaan dua prodi baru itu berdasarkan Surat Keputusan Kemendikbudristek RI nomor: Manual.1497/E1/HK.03.00/2024 sesuai salinan surat Mendikbud Ristek nomor 429/E/O/2024.

Dirjen Dikti Ristek Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc, yang dahulu menjabat sebagai Vice President HAGI, turut berperan dalam proses persiapan pembukaan prodi ini.

Kabar pembukaan prodi ini disampaikan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di Kantor Pusat Unima Tondano Rabu (14/8/2024)

Pembukaan kedua prodi ini, jelas Rektor, didasari oleh kebutuhan strategis Sulawesi Utara sebagai sebuah daerah yang kaya akan SDA namun rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung api, dan tanah longsor.

“Provinsi Sulut membutuhkan lebih banyak tenaga ahli yang memiliki keahlian khusus dalam bidang geofisika dan ilmu lingkungan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut,” ujar Prof. Deitje.

Mantan Wakil Rektor 1 Unima ini menambahkan, pembukaan Prodi S1 Geofisika di Unima juga mendapat rekomendasi dari Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), sebuah organisasi profesi terkemuka di bidang geofisika.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unima Dr. Armstrong F. Sompotan, S.Si., M.Si menjelaskan, pembentukan Prodi Geofisika dipicu oleh beberapa faktor utama, termasuk potensi besar SDA dan energi baru terbarukan di Sulut.

“Hingga kini, belum ada program studi di Sulut yang berfokus pada eksplorasi SDA dan energi, sementara kebutuhan akan SDM yang ahli di bidang geofisika untuk mitigasi bencana alam sangat mendesak,” ujarya.

Oleh karenanya, kehadiran Program Studi Geofisika di Unima bertujuan untuk mencetak sarjana yang memiliki keahlian dalam mengelola SDA di Sulut, melakukan penelitian yang mendukung eksplorasi SDA dan energi terbarukan, serta berkontribusi pada mitigasi bencana alam di wilayah Indonesia Timur.

Program ini, menurutnya, mencakup berbagai bidang keahlian, termasuk eksplorasi panas bumi (geothermal), tambang mineral, minyak dan gas bumi, seismologi, vulkanologi, dan mitigasi bencana alam lainnya.

Ditambahkan, lulusan Prodi Geofisika diproyeksikan memiliki peluang kerja yang luas, baik di sektor pemerintah maupun swasta. Mereka dapat bekerja sebagai surveyor, interpreter, peneliti, pendidik, konsultan, atau di posisi manajerial di berbagai instansi seperti Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum, perusahaan minyak dan gas seperti Pertamina, Chevron, hingga perusahaan pertambangan besar seperti Freeport dan PT IMIP.

Ditegaskan, pembukaan kedua program studi ini tidak hanya menandai komitmen Unima dalam menjawab tantangan regional, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menjadikan Unima sebagai pusat pengembangan ilmu geofisika dan ilmu lingkungan di Indonesia Timur. Dengan demikian,

“Unima siap melahirkan generasi baru yang mampu mengelola SDA secara berkelanjutan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman bencana alam,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano menyelenggarakan PPKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) yang dimulai Rabu (14/8/2024) dan berlangsung beberapa hari.

Pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Walanda Maramis Unima Tondano ini dilakukan Rektor Unima Tondano Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd.

PPKMB tahun akademik ini diikuti 3.130 mahasiswa baru (Maba) yang ada di Fakultas-fakultas yang ada di lingkungan Unima yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) dan Fakultas Teknik (FT).

Hadir pada acara pembukaan para Wakil Rektor, pimpinan Senat Unima, Ketua SPI, para Dekan dan Wakil Dekan, Pimpinan.Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan, dan para Kepala Biro.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan selamat bergabung dengan Keluarga Besar Mahasiawa (KBM) Unima.

“Selamat datang di Universitas Negeri Manado. Selamat menikmati keindahan di Unima yang terletak di atas hamparan danau Tondano dengan kesejukan puncak Tonsaru ini,” ujarnya.

Unima, tambahnya, akan menjadi lembaga atau tempat untuk menimbah ilmu dan mengembangkan diri selama beberapa tahun ke depan.

“Kalian telah melewati proses yang panjang dan tidak mudah dan hari ini, adik-adik semuanya resmi bergabung dengan KBM Unima,” ujar mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.

Dalam.keterangannya kepada pers, Rektor mengungkapkan rasa syukurnya karena PPKMB Tahun 2024 telah berjalan dengan baik dan lancar.

PPKMB ini, menurut Rektor, dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru tentang kehidupan yang ada di Unima.

Rektor berharap, mahasiswa baru angkatan 2024 ini bisa menyelesaikan studi sebelum waktu Drop Out (DO). “Saya berharap kepada seluruh mahasiswa baru ini agar memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya sehingga bisa menyelesaikan studi di Unima tepat pada waktunya,” ujarnya. (*/FA)

Meimonews.com – Penerimaan mahasiswa baru (Maba) strata 1 (S1), strata 2 (S2), strata 3 (S3) fan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tahun akademik 2024/2025 telah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Penegasan tersebut merupakan hasil pemantauan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) di Unsrat Manado, Selasa-Sabtu (6-10/8/2024).

Hal tersebut disampaikan Wakil Rekyir 1 (Bidang Akademik) Unsrat Manado Dr. Ir. Arthur G Pinaria, M.Sc kepada wartawan di Manado, Rabu (14/8/2024).

Pinaria lantas memaparkan hasil pemantauan Itjen Kemendikbudriistek RI tersebut. Pertama, pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru 2024/2025 telah berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kedua, perubahan kuota pada saat penerimaan PPDS telah sesuai aturan dan tidak ada motif tertentu.

Tim Inspektorat, sebutnya, mengapresiasi Unsrat yang telah melakukan seleksi mahasiswa baru sesuai dengan Surat Edaran KPK – RI Nomor 9 Tahun 2023.

Ditambahkan, bagi mahasiswa baru tahun 2024 di Unsrat tidak dikenakan sumbangan pengembangan institusi. (FA)

Meimonews.com – Walau hujan mengguyur di saat pelaksanaan kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tapi semangat menyemarakkan peringatan hari bersejarah tersebut tak surut.

Baik dosen, pegawai maupun mahasiswa Unima Tondano terlihat bersemangat mengikuti pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Kompleks Kantor Pusat Unima Tondano, Selasa (13/8/2024) pagi tersebut.

Memang ada satu kegiatan yang sudah dijadualkan namun tidak bisa dilaksanakan karena cuaca tidak mendukung. Kegiatan itu adalah jalan sehat. Sementara senam bersama dan lomba line dance tetap dilaksanakan.

Rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kemerdekaan RI tersebut dibuka pelaksanaan oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si mewakili Rektor Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd.

Dalam sambutanya, Prof. Orbanus berterima kasih karena para dosen, pegawai dan mahasiswa bisa mengambil bagian dalam kegiatan ini sebagai wujud nyata kecintaan terhadap NKRI.

Hal ini, menurutnya, menunjukkan pula kebersamaan sebagai satu komunitas dalam lingkungan Unima (Universitas Negeri Manado).

Untuk lomba line dance yang melibatkan profesional sebagai tim yuri, telah ditetapkan pemenangnya. Juara pertama diraih Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), juara kedua Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM), sedang juara ketiga Kantor Pusat.

“Para pemenang disediakan hadiah, yang akan diserahkan pada waktu Upacara Kenaikan Bendera Merah Putih 17 Agustus nanti,” ujar Dr. Marcia Imelda Watulingas, S.Pd, M.Pd (Sub Koordinator Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unima) mewakili pelakaana kegiatan kepada Meimonews.com via telefon, usai kegiatan.

Seperti diberikan sebelumnya (Baca : Memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI Unima akan Gelar Jalan Sehat, Senam Bersama dan Lomba Line Dance), menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang mengangkat tema Nusantara Baru, Indonesia Maju, Universitas Negeri Manado (Unima) akan menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya kegiatan olahraga.

Ada beberapa kegiatan olahraga yang akan diadakan Unima, seperti termuat dalam Surat Pemberitahuan Rektor Unima bernomor : 2343/UN41/TU/2024 tertanggal 9 Agustus 2024, yakni Jalan Sehat, Senam Bersama dan Lomba Line Dance dengan kategori dosen/pegawai dan mahasiswa. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Rapat Pembahasan Capaian Serapan Anggaran Semester 1 Tahun 2024.

Rapat yang diadakan di Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Selasa (13/8/2024) ini diikuti sekitar 100 peserta yakni para Dekan, Wakil Dekan 2, Ketua-ketua Lembaga, Bendahara Fakultas dan Lembaga serta ss emua PPK.

Rapat dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M,Eng di dampingi Wakil Rektor 2 Dr. Royke Montolalu, S.Pi, M.Sc.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, berdasarkan data realisasi dari unit-unit kerja masih sangat rendah bahkan ada beberapa unit kerja capaian masih dibawa 10 persen.

Rektor berharap untuk meningkatkan target capaian realisasi anggaran dan kita semua harus bekerja keras untuk bisa melebihi target 95 persen.

Rektor juga mendorong pimpinan unit kerja, para bendahara pengeluaran pembantu dan pejabat pembuat komitmen untuk fokus melaksanakan rencana kegiatan dan anggaran bulan Agustus sampai dengan Desember 2024. (FA)

Meimonews.com – Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang mengangkat tema Nusantara Baru, Indonesia Maju, Universitas Negeri Manado (Unima) akan menggelar sejunlah kegiatan, di antaranya kegiatan olahraga.

Ada beberapa kegiatan olahraga yang akan diadakan Unima di momen bersejarah tersebut yakni Jalan Sehat, Senam Bersama dan Lomba Line Dance dengan kategori dosen/pegawai dan mahasiswa.

Kegiatan berlokasi di Halaman Kantor Pusat Unima Tondano ini akan diadakan pada Selasa (13/8/2024) mulai pukul 07.00 Wita sampai selesai.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M,Pd telah mengeluarkan surat pemberitahuan bernomor : 2343/UN41/TU/2024 tertanggal 9 Agustus 2024.

Surat tersebut ditujukan kepada para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, Ketua dan Sekretaris SPI, para Dekan dan Wakil Dekan, para Guru Besar, Direktur dan Wakil Direktur Pasca Sarjana, para Kepala dan Sekretaris Lembaga.

Selain itu, para Kepala Biro, para Kepala UPA, Koordinator PPG, Kepala Poliklinik, Kepala BKLN, para Kepala Bagian dan Sub BagianBagian, para Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta para Teknisi, Sekuriti dan CS di lingkungan Unima. (FA)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Sekolah Tinggi Filsafat Semainari Pineleng (STFSP) dan Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng, panitia HUT menggelar Seminar Internasional di Aula STFSP, Sabtu (9/8/2024).

Seminar yang mengangkat tema Rooted in Culture, Committed to Mission (Beraksr dalam Budaya Berkomitmen dalam Misi) menghadirkan 2 pakar dari luar negeri dan seorang dari Jogyakarya.

Peserta seminar yang dibuka pelaksanaannya oleh Ketua STFSP Pastor Barnabas ‘Berty’ Ohoiwutun MSC ini berjumlah hampir 300 orang. Peserta mengikuti kegiatan secara daring dan luring.

Pembicara/narasumber pada seminar yang dipandu Dr. Ignasius Welerubun (STFSP) tersebut adalah Dr, Rico Casta Jacoba, Ph.D dan Dr. Jeramie N. Molino, Ph.D dari Saint Louis University USA dan Dr. Johanes Haryatmoko, Ph.D dari Unika Sanata Dharma Jogyakarta.

Doktor Rico membawakan meteri Renewing the mission : The Role of Catholic School in Contemporary Education (Memperbarui Misi : Peran Sekolah Katolik dalam Pendidikan Kontemporer). Doktor Jeramie membawakan materi Rote in CultureCulture, Driven by Education : Advancing Feminism for a Just FutureFuture. Doktor Johanes membawakan materi Membangun Landasan Kebudayaan yang Tangguh untuk Misi Inovatif dan Profetis.

Doktor Johanes, yang tampil sebagai pemateri pertama mengemukakan, dengan membangun kebudayaan yang tangguh, kita disiapkan menjawab secara kreatif beragam tantangan di setiap zaman agar mampu menjalankan misi yang perlu inovasi

Kebudayaan, menurutnya, ada tiga lapis yakni karya, etos masyarakat, dan wujud ideal/misi. Karya semua yang diciptakan/dikembangkan (ilmu pengetahuan dan teknologi) untuk meningkatkan kualitas habitat manusia. Untuk etos masyarakat, prinsip–prinsip, nilai-nilai yang dipraktikkan atau bentuk moral yang dibatinkan meskipun tidak mengemukan dalam kesadaran namun operasional memgatur perilaku sehari-hari. Untuk wujud ideal/misi, pemahaman diri masyarakat, cara masyarakat menafsirkan dirinya, sejarahnya dan tujuan-tujuannya.

Doktor Johanes memberiksn sumbangan betpkkir komputasional. “Berpikir komoutasoonal mengajarkan cara memecahkan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (dekompesisi), mengidentifikasi polapola, membuat abstaksi, dan merancang algoritmealgoritme,” ujarnya.

Keempat bagian itu, menurutnya, membantu dalam pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan pengambilan keputusan.

Doktor Jeramie dalam pemaparan materinya mengurai tentang apa feminisme, berakar pada budaya, mengapa feninisme harus menjadi bagian dari pendidikan, fornasi budaya baru dan pendidikan, berkomitmen dalan misi, dan contoh perempuan yang mewujudkan feminisme.

Doktor Jeramie memberikan kesimpulan, feminisme adalah perjalanan yang berakar pada konteks budaya dan didorong oleh pendidikan menuju kesetaraan dan keadilankeadilan; Sebagai pendidik dan orang awam, kita memiliki kekuatan untuk mendorong misi ini ke depan.

Ada dua ajakan untuk misi. Pertama, berakar pada budaya kita sambil bersikap kritis jika perlu. Kedua, berkomitmen untuk mengadvikasi dunia di mana setiap orang dapat berkembang tanpa diskriminasi berbasis gender.

Doktor Jacoba dalam pemaparan materinya mengawali dengan memberikan penjelasan tentang pentingnya pembaharuan, kritik Jaques Derrida dan mengatasi masalah utama; konteks sejarah dan teologis; prrslektif filosofis dan paedagogis.

Selain itu, arah utama untuk evaluasi ulang dan revitalisasi; peran sekolah Katolik dalam masyarakat modern; karakteriktik yang menentukan sekolah Katolik dan tema pendidikan Katolik.

Di akhir pemaparannya, doktor Jacoba memberikan kesimpulan. Tentang ringkasan gagasan utama, dikatakan, sekolah Katolik ditentukan oleh komitmen mereka terhadap injil, pendidikan holistik, pandangan dunia Katolik, guru yang berdedikasi, pembangunan komunitas, dan kemampuan beradaptasi.

Terkait pendidikan Katolik, disebutkan, ini membentuk hati dan pikiran generasi mendatang, mempersiapkan mereka untuk kehidupan yang bermakna dan memuaskan.

Sementara yang berhubungan dengan ajakan bertindak, disebutkan, renungkan bagaimana mendukung sekolah Katolik dan memastikan mereka terus berkembang. (lk)

Oleh :
Pastor Dismas Valens Salettia Pr

Meimonews.com – Tuhan memproses hidup seseorang bagaikan seorang penambang emas di sungai memproses endapan ‘batu hitam,’ yang diambil dari dasar sungai, ‎’dipilih’ dan ‘dilebur’ jadi logam mulia.

Banyak yang diambil, tetapi sedikit yang terpilih;‎ Yang terpilih dicuci dengan kesabaran dan ketabahan hingga nampak mulai berkilau,‎ Yang tidak terpilih pasti akan terjatuh kembali ke dalam sungai, lenyap tak berbekas dalam ‘kehanyutan ‘

Selanjutnya, yang terpilih masuk dalam proses pemurnian. Kuali panas siap melelehkannya. Siapa yang menyerah dan tidak dapat bertahan, ‎pasti akan hancur oleh panasnya kuali pemurnian. Tapi siapa yang bertahan, dialah yang teruji.

“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.” (1Petrus 1:7)

Sesuatu yang baik datang untuk siapa yang Percaya. Sesuatu yang lebih baik datang untuk siapa yang bersabar. Sesuatu yang terbaik pasti datang untuk siapa yang tidak pernah menyerah.

Apapun yang kita hadapi di dunia ini kita sedang melalui proses pemurnian. Airmata kita tidak akan jatuh percuma. Pemderitaan kita saat inj tidak sebanding dengan hidup kekal yang sksn kita dapatkan.

“Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.” (2 Petrus 1:11).

Meimonews.com – Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Manado (Unima) di mana telah terpilih tiga nama yakni Dr. Joseph Philip Kambey, S.Ak, MBA, Prof Dr. Orbanus Naharia, M.Si dan Dr. Patricia Silangen, SPd, M.Pd pada Rapat Senat Unima, Selasa (9/7/2024) lalu diputuskan diulang,

Pilrek ini harus dilakukan proses pemilihan ulang berdasarkan surat keputusan Kemendikbudristek Nomor. Manual. 533/E.E1/KP15/2024 tertanggal 29 Juli 2024 tentang Tindak Lanjut Tahapan Proses Pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado Periode 2024-2028 yang ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Senat Unima yang dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si di dampingi Sekretaris Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO dan dihadiri 30-an dari 49 anggota Senat serta Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Jumat (9/8/2024).

Keputusan pemilihan ulang itu dilakukan karena ada hal-hal prinsip yang bertentangan dengan ketentuan/peraturan yang ada sebagaimana tertera dalam Surat Kemendikbudristek RI yang diterima Senat Unima dan dibahas dalam rapat Senat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Senat Unima Prof. Herry ketika diwawancarai Meimonews.com via telefon usai Rapat Senat Unima.

Dikemukakan, ada surat dari Surat Dirjen Dikti Kemendiktiristek RI yang masuk ke Senat Unima terkait dengan tahapan Pilrek Unima yang harus diulang karena beberapa pertimbangan prinsip. “Ada dua masalah yakni terkait dengan keanggotaan Senat Unima dan Calon Rektor yang terpilih waktu Rapat Senat lalu,” ujarnya.

Karena dua permasalahan tersebut maka Senat Unima mengambil keputusan untuk diadakan pemilihan ulang tapi baik pimpinan Senat dan Rektor berkonsultasi dengan Dirjen Dikti Kemendikbudristek RI

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd menegaskan Pilrek Unima harus berjalan sesuai peraturan yang ada. Itulah sebabnya, bila dalam tahapan Pilrek lalu bermasalah maka harus mengikuti aturan yang ada sebagaimana peraturan Kemendikbudristek RI.

“Proses Pemilihan Rektor periode 2024-2028 harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandas Rektor yang akan mengakhiri dua periode kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Unima ini kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, usai Rapat Senat Unima.

Mantan Wakil Rektor 1 Unima ini berharap proses Pilrek untuk menggantikannya berjalan dengan baik dan sesuai aturan sehingga nantinya akan terpilih orang nomor satu di Unima tanpa masalah. (FA)