Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berharap melalui Liga Debat Mahasiswa Tahun 2025 akan lahir pemikir-pemikir muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.

Selain itu, membawa solusi nyata dan aktif berkontribusi dalam mewujudkan visi Ekonomi Biru dan Hijau untuk Sulawesi Utara yang lebih makmur dan lestari.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Liga Debat Mahasiswa Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat dan Unima di Luwansa Hotel Manado, Kamis (27/11/2025).

 

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berjabat tangan dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie

Mendampingi Gubernur pada acara pembukaan tersebut adalah Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang

Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Sulut untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berargumentasi, dan menyuarakan ide-ide konstruktif.

Harapan yang disampaikan Gubernur tersebut sesuai tema yang diangkat dalam kegiatan itu yakni Menenun masa depan ekonomi biru dan hijau : Peran mahasiswa Sulawesi Utara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Tema ini mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk fokus pada dua pilar utama pembangunan masa depan Sulut yakni ekonomi biru (blue economy dan ekonomi hijau (green economy).

Pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan, mengingat Sulut memiliki potensi maritim yang sangat besar. Pembangunan yang berfokus pada kelestarian lingkungan, efisiensi sumber daya, dan inklusivitas sosial.

Gubernur menekankan bahwa mahasiswa adalah motor penggerak utama yang akan membawa ide-ide segar dan inovatif untuk memastikan pembangunan di Sulut tidak hanya pesat, tetapi juga bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kehadiran orang penting di Sulut menunjukkan dukungan kuat pemerintah daetahbfan institisi akademik terhadap pengembangsn potensi kepemimpinan dan kemampuan komunikasi mahasiswa, (FA)

Meimonews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat Manado dan Unima Tondano mengadakan Lomba Debat Mahasiswa Tahun 2025.

Lomba yang diadakan di Hotel Luwansa Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Kamis (27/11/2025), didampingi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang.

Lomba yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulut ini diikuti 25 mahasiswa dari berbagai kampus di Sulut termasuk Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado dan Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano,

Di sela kegiatan pembukaan, Gubernur, Rektor Unsrat, Wakil Rektor 1 Unima dan Wakil Rektor 3 Unsrat meriahkan acara dengan membawakan lagu secara bersama.

Persembahan lagu (Rumah Kita) ini mendapat apresiasi dari peserta dan hadirin.

Makna lagu yang dinyanyikan dijelaskan Gubernur untuk memotivasi mahasiswa agar menghargai ‘rumah kita yang ada di sini.’ (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mianahasa Tenggara (Mitra) dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan menggelar Focus Group Discussion (FGD) II di Ruang Rapat dinas tersebut, Rabu (26/11/2025).

FGD kali ini yang membahas Penyusunan dokumen rencana pembangunan industri Kabupaten (RPIK) Mitra ini menghadirkan perwakilan beberapa perangkat daerah seperti Bappeda, Bapelitbang, dan PUPR.

Tiga Tenaga Ahli Sulut dihadirkan sebagai narasumber dalam FGD yang dibuka pelaksanaannya oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindag Mitra Audy Steven Manuel Rondo itu.

Rene Charles Kepel (tenaga ahli) yang menjadi salah satu narasumber bersama Plt. Kadis Koperasi, UKM dan Perindag Mitra Audy Steven Manuel Rondo

Ketiga narasumber tersebut adalah Rene Charles Kepel yang membawakan materi Kriteria teknis kawasan peruntukan industri yang diatur Permenperin No. 30 Tahun 2020, Vicky AJ Masinambow tentang Keterkaitan dokumen perencanaan dengan RPIK, visi dan misi serta indikator khusus industri, dan Robert Winerungan tentang Industri unggulan.

Dalam bagian dari pemaparan materinya, Charles antara lain peran pemerintah daerah dalam penetapan KPI (Kawasan Peruntukan Industri).

Peran tersebut, menurut dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat ini, terkait dengan mengidentifikasi lokasi KPI; Menjamin daya dukung dan daya tampung lingkungan; Memastikan kesesuaian dengan rencana tata ruang; Memetakan dan identifikasi lahan yang sudah dimiliki imdustri namun lokasinya belum termasuk dalam KPI;

Menjamin ketersediaan infrastruktur industri bersama pemerintah dan/atau badan usaha; Menjamin keselarasan KPI di dalam rencana tata ruang provinsi dan kabupaten/kota; Mengembangkan KPI sesuai dengan karaktetistik dan potensi wilayah;

Menerbitkan perizinan sesuai dengan kewenangannya; Meningjatkan peluang investasi; serta Menjaga kestabilan harga lahan di lokasi KPI. (Fer)

Meimonews.com – Langkah/upaya penting yang dilakukan Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan jajaran yakni Pusat Kesehatan Masyarakat terkait frambusia membuahkan hasil baik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengapresiasi langkah/upaya yang dilakukan itu dengan memberikan Sertifikat Bebas Frambusia.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus di dampingi Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay pada acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang diadakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Selasa (25/11/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Sulut, para Kepala Daerah se-Sulawesi Utara, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, perwakilan tenaga kesehatan, perwakilan organisasi profesi, serta undangan lainnya.

Momentum peringatan HKN 2025 yang mengusung tema Generasi Sehat, Masa depan hebat ini menjadi penguat komitmen pembangunan kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus ajang konsolidasi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Pemberian sertifikat ini karena Pemkot Manado berhasil mengeliminasi penyakit tersebut di ibukota Provinsi Sulut.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja berkelanjutan Pemkot Manado melalui Dinas Kesehatan dan 16 Puskesmas yang secara konsisten melakukan surveilans aktif, deteksi dini, serta penanganan kasus. (elka)

Meimonews.com -Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang berharap agar Tim Percapatan Penurunan Stunting (TPPS) lebih kompak dan semangat.

Harapan tersebut disampaikan Wawali ketika memberikan sambutan mewakili Walikota Manado Andrei Angouw pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) TPPS) Kota Manado, di Aula Serbaguna Pemerintah Kota Manado. Selasa, (25/11/2025).

Rakorev yang bertujuan memperkuat koordinasi antar SKPD (satuan kerja perangkat daerah) ini dibuka pelaksanaannya oleh Wawali yang didampingi Kadis DPPKB Manado Steven Tumiwa, dan Kadis Kesehatan Boby Kereh.

Hadir pada Rakor ini perwakilan BKKBN Sulut, Kepala Puskesmas, dan Camat se-Kota Manado.

Wawali menekankan pentingnya koordinasi TPPS yang terdiri dari 13 SKPD yang ada di Kota Manado.

“Karena penanganan stunting sudah by name, by address, koordinasi yang baik akan menjamin program berjalan sukses,” ujar Wawali, (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menjadi inspektur upacara memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 di lapangan Sparta Tikala Manado, Selasa (25/11/2025.

Peringatan HGN kali ini yang mengangkat tema Guru hebat, Indonesia kuat tersebut dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado/Bunda PAUD Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, jajaran Forkopimda Kota Manado, Kepala SKPD, para Camat, guru PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kota Manado, serta undangan lainnya.

Di momen istimewa bagi para ‘Pahlawan Tanoa Jasa’ tersebut, dilaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia kepada para guru yang telah mengabdikan diri selama 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun, serta penyerahan SK Pensiun bagi guru yang telah menyelesaikan masa bakti.

Dalam amanat upacara, Walikota membacakan Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (elka)

Meimonews.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Manado Donald Sambuaga mengikuti Pelatihan SDMT (Senior Disaster Management Training) yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB RI.

Pelatihan 21 hari (10-20/11/2025) yang diikuti Kalak BPBD seluruh Indonesia ini diadakan di Pusdiklat Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.

Ada 27 materi tentang manajemen penanggulangan bencana beserta praktek termasuk TTX (Table Top Exercise) yakni latihan simulasi yang dilakukan dalam ruangan (seperti di atas meja) menggunakan peta, skenario, dan studi kasus untuk melatih proses pengambilan keputusan; serta gladi posko diterima dan dilakukan peserta pelatihan.

Pelatihan ini memfokuskan tiga fase utama penanggulangan bencana yakni Pra-bencana (mitigasi, perencanaan, analisis risiko, edukasi publik); Saat bencana (sistem komando tanggap darurat, koordinasi lintas sektor, manajemen logistik dan evakuasi); dan Pasca bencana (pemulihan cepat, rehabilitasi dan rekonstruksi yang adil dan merata).

Dari pelatihan tersebut, ada beberapa hal penting yang didapat dan akan ditindaklanjuti untuk kepentingan Kota Manado:

Pertama, Penguatan perencanaan sebelum bencana terdiri dari Penyusunan dokumen kebencanaan mulai dari KRB, rencana penanggulangan bencana, rencana kedaruratan penanggulangan bencana, rencana kontinjensi dan rencana operasi yang semua berbasis risiko banjir, longsor, dan gempa; dan Keterlibatan penuh OPD, dunia usaha, akademisi, komunitas dan media.

Kalak BPBD Kota Manado Donald Ssmbuaga

Kedua, Sistem komando saat tanggap darurat yang terdiri dari SOP yang memastikan Pos Komando memiliki kewenangan penuh, jalur komando jelas, dan pembagian tugas terukur, dan Penguatan jalur komunikasi dan manajemen logistik untuk memastikan bantuan tepat waktu dan tepat sasaran.

Ketiga, Peningkatan kesiapsiagaan masyarakat yang terdiri dari Program edukasi berkelanjutan di sekolah, kelurahan, dan komunitas; dan Pembentukan dan pelatihan relawan lokal sebagai first responder.

Keempat, Penguatan pusat data dan early warning system yang meliputi Integrasi sistem informasi kebencanaan untuk mempercepat pengambilan keputusan berbasis data dan peringatan dini.

Kelima, Pemulihan pasca-bencana yang cepat yang terdiri dari Perencanaan pemulihan disiapkan sejak masa tanggap darurat; dan Pelaksanaannya dipastikan adil, transparan, dan akuntabel.

Menariknya, Donald Sambuaga mengharunkan institusi Pemerintah Kota Manado karena ditetapkan sebagai terbaik 1 kelas B dengan nilai memuaskan.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan Sestama (Sekretaris Utama) BNPB RI Rustian pada acara penutupan, Jumat (20/11/2025).

Kepada Meimonews,com, Minggu (23/11/2025), Sambuaga mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan mendapat apresiasi sebagai peserta terbaik 1 di kelas dengan nilai memuaskan.

Untuk tindaklanjut hasil pelatihan, sambungnya, ia akan melaporkan dan meminta petunjuk kepada Sekot Manado selaku Kepala BPBD Manado dan Walikota Manado. (elka)

Meimonews.com – Gerak cepat aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terlihat nyata di Desa Lolah Tiga Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa.

Hal itu terlihat saat di mana pembangunan gedung KDMP Lolah Tiga telah dimulai Senin (17/11/2025) dan peletakan batu pertamanya dilakukan Jumat (21/11/2025).

Peletakan batu pertama pembangunan gedung yang berlokasi di samping Kantor Lurah tersebut dilakukan Hukum Tua Lolah Tiga Markus Paulus Rasuh di dampingi Ketua KMP Lolah Tiga Kres Karundeng, Babinsa Lolah Tiga, mandor pembangunan Jhoni Onibala serta disaksikan pengurus koperasi, dan undangan lainnya.

Pengerjaan proyek yang dilakukan kontraktor yang ditunjuk oleh Pusat ini dipantau oleh Kasdam XIII/Mdk Brigjen Yustinus Nono Yulianto dan staf serta Dandim 1302 Minahasa Letkol inf. Bonaventura Ageng Fajar Santoso dan staf pada Rabu (19/11/2025).

Kasdam XIII/Mdk Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto dan Dandim 1302/Miinahasa Letkol inf. Bonaventura Ageng Fajar Santoso dan staf saat melakukan peninjauan di lokasi pembangunan gedung KDMP Lolah Tiga

Dalam percakapan dengan Meimonees.com, Jumat (21/11/2025) sore, Rasuh menjelaskan, pembangunan gedung ini akan selesai 31 Januari 2025, dan renacana peresmiannya akan dilakukan secara serentak secara nasional pada awal Maret 2026.

Menurutnya, ada sekitar 80.000 koperasi yang pembangunan gedungnya akan diresmikan pada tahap pertama, Di Sulut sendiri ada sekitar 38 koperasi di mana Lolah Tiga adalah satu-satunya di Minahasa. (Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjadi salah satu narasumber (narsum) Sarasehan Nasional yang mengangkat tema Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik.

Sarasehan ini dilaksanakan di Aula CJ Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (19/11/2025).

Narasumber lainnya adalah Ketua Banggar MPR RI Melchias Mekeng, Deputi Komisioner Pengawas OJK Eddy Manindo Harahap, sementara keynote speacker adalah Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga keuangan untuk membahas peluang dan tantangan penerbitan obligasi daerah sebagai skema alternatif pembiayaan pembangunan serta instrumen investasi publik.

Kehadiran Rektor Unsrat menegaskan pentingnya dukungan dan kajian akademis dalam mematangkan rencana penerbitan obligasi daerah.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Forkopimda Sulut, pejabat instansi vertikal, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulut, sejumlah Kepala Daerah se-Sulut, serta undangan lainnya.

Gubernur Sulut, dalam paparannya, menekankan bahwa penerbitan obligasi daerah dan sukuk daerah adalah skema creative financing yang harus kita cermati.

Sulut memiliki potensi besar di berbagai sektor, dan instrumen ini dapat menjadi jembatan untuk mendapatkan dana besar guna membiayai proyek-proyek produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi melepas kontingen Kota Manado untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara Tahun 2025.

Prosesi pelepasan yang dilakukan Wakil Walikota Manado Richard Sualang mewakili Walikota Manado Andrei Angouw ini diadakan di Ruang Serbaguna Pemkot Manado, Jumat (14/11/2025.

Ada sebanyak 583 atlet yang akan bertanding pada 34 cabang olahraga di kegiatan Porprov, yang Ketua Umum Panitia Pelaksananya Walikota Manado.

Menurut Ketua Kontingen Kota Manado Reza Rumambi 583 atlet tersebut berasal dari cabang Atletik 21 orang, Arung jeram (10), Balap Sepeda (5), Bola Voli (28), Bola Basket (36), Bridge (15), Biliar (12), Bulutangkis (15), Catur (16), E-sport (41).

Futsal (12), Karate (16), Kick Boxing (14), Menembak (22), Panjat Tebing (14), Sambo (26), Pencak Silat (27), Panahan (22), Hapkido (14) ,Selam (12), Taekwondo (12),nTenis Meja (8), Tenis Lapangan (10), Tinju (19), Wushu (17), Binaraga (9) ,Renang/Aquatic (6) dan Sepak Takraw (12).

Dalam sambutannya, Wakil Walikota menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur olahraga dan menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Pemerintah Kota Manado menyampaikan dukungan penuh kepada seluruh atlet dan berharap keikutsertaan ini dapat membawa prestasi terbaik bagi Kota Manado sebagai tuan rumah Porprov XII Sulut 2025,” ujarnya.

Porprov ini, sebut Wawali, bukan sekadar pertandingan. Ini adalah kebanggaan dan kehormatan Kota Manado sebagai tuan rumah. Atlet harus bertanding dengan penuh semangat, sportif, dan menjaga nama baik kota.

Ketua KONI Manado Rio Dondokambey, dalam sambutannya mengingatkan, beberapa tahun lalu Manado sukses menjadi juara umum Porprov dengan raihan lebih dari 100 medali emas padahal saat itu bertanding di luar kota.

Tahun ini, sebutnya, kita bertanding di rumah sendiri, dekat dengan keluarga, dengan waktu istirahat lebih baik, persiapan lebih matang. “Karena itu, target kita 140 medali emas bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Kota Manado Steven Dandel,, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bonyx Saweho. (elka)