Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bersama seluruh industri keuangan di bawah naungan Mega Corp turut menyukseskan acara LPS Financial Festival yang diadakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis-Junat (6-7/8/2025).

Kegiatan edukatif dan hiburan ini menarik perhatian ribuan pengunjung apalagi sejumlah tokoh-tokoh penting dan selebriti tidak sekedar hadir tapi mengisi acara.

Sebagai bagian dari komitmen untuk memajukan literasi keuangan, BSG dan Mega Corp menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini.

Acara ini juga menjadi ajang bagi BSG untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memperkenalkan berbagai produk serta layanan perbankan unggulan mereka.

Festival ini dimeriahkan oleh kehadiran sederet tokoh nasional yang menjadi daya tarik utama. Tokoh bisnis ternama Chairul Tanjung, hadir sebagai pembicara utama.

Pada hari pertama, ia mengisi acara Business Talk bersama Walikota Surabaya Emil Dardak, dan Muhammad Rifqi, Chief Economist LPS.

Diskusi yang penuh wawasan ini membahas tantangan dan peluang ekonomi di masa depan, serta peran penting industri keuangan dalam stabilitas perekonomian nasional.

Chairul Tanjung juga kembali hadir pada hari kedua untuk memimpin Educational Seminar, di mana ia berbagi pengetahuan dan pengalaman berharga mengenai dunia bisnis kepada para peserta, termasuk mahasiswa dan pelaku usaha muda.

Acara ini juga menghadirkan nama-nama besar di dunia hiburan yang memberikan inspirasi, seperti Raffi Ahmad dan Cinta Laura. Mereka berdua tampil sebagai pembicara dalam sesi Motivational Speech, membagikan kisah sukses dan tips untuk mencapai impian.

Kehadiran mereka berhasil membakar semangat para peserta, khususnya generasi muda, untuk terus berinovasi dan berani mengambil langkah dalam mencapai tujuan finansial.

Keberhasilan LPS Financial Festival di Surabaya menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap edukasi keuangan.

Partisipasi aktif dari Bank SulutGo dan seluruh industri keuangan di bawah Mega Corp menjadi bukti nyata kolaborasi yang efektif antara sektor publik dan swasta dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keuangan yang baik.(Afer)

Meimonews.com – Wujud komitmen bersama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) digelat di Kantor Krecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel), Rabu (23/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Asisten 2 (Bidang Perekonomian dan Pembangunsn Pemerintah Kabupaten Bolsel M. Ichsan Utiah ini menghadirian sejumlah pembicara.

Pembicara tersebut adalah Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan, Pemimpin Cabang Bank BSG Molibagu Jerry Tuuk, Peemimpin Departemen Public Relation Bank BSG Nicky Laoh, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorotanlo dan Maluku Utara (SulutGoMalut) Rizky Betadi Putra, dan Kepala Departemen Non Hadai Pegadaian Area Gorontalo Sudirman Kaharu,

Dalam sambutannya, Utiah menekankan pentingnya pemahaman keuangan bagi masyarakat untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini. “Dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat akan lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga, serta mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara optimal,” ujarnya.

Dalam paparannya, Louisa menyampaikan berbagai program dan layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perencanaan keuangan yang lebih baik.

Senada dengan itu, Rizky mengingatkan pentingnya berhati-hati terhadap investasi bodong dan mendorong masyarakat untuk selalu mengecek legalitas lembaga keuangan kepada OJK.

Salam pemaparannya, Sudirman memperkenalkan berbagai produk Pegadaian yang dapat membantu masyarakat dalam kebutuhan modal usaha maupun kebutuhan konsumtif lainnya dengan skema yang terjangkau.

Jerry Tuuk dan Nicky turut memberikan edukasi mengenai cara menabung yang efektif dan pentingnya berinvestasi sejak dini.

Antusiasme peserta Gencarkan di Bolsel ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat Bolmong Selatan semakin melek keuangan dan dapat mengambil keputusan finansial yang tepat demi kesejahteraan bersama. (Afer)

Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (SulutGoMalut) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu inisiatif utama yang sedang digencarkan adalah mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah (Pemda) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), dalam hal ini Bank SulutGo (BSG).

Sebagai bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), OJK telah menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis ternak sapi potong. Koordinasi awal telah dilakukan pada Rabu (16/7/2025) di Kantor OJK SulutGoMalut.

Pendekatan yang digunakan adalah end-to-end, mencakup perencanaan, pendanaan, pendampingan, hingga pemasaran, dengan tujuan menciptakan nilai tambah yang menyeluruh dalam rantai pasok komoditas unggulan di daerah.

Pengembangan ini tidak hanya memanfaatkan potensi sumber daya alam, tetapi juga bertujuan untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan inklusif, khususnya bagi peternak dan pelaku UMKM di sektor produktif.

Melalui skema pembiayaan berbasis ekosistem closed loop, diharapkan terjadi kesinambungan antara sektor hulu dan hilir, melibatkan offtaker dan lembaga jasa keuangan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Komitmen serupa juga ditekankan dalam pertemuan koordinasi OJK dengan seluruh Pimpinan Cabang BSG di Sulawesi Utara dan Gorontalo Jumat (18/7/2025).

Diskusi meliputi capaian dan rencana pengembangan komoditas unggulan di setiap wilayah kerja, seperti kakao, kelapa, pala, jagung, hortikultura, perikanan tangkap, perikanan budidaya, hingga sektor pariwisata.

BSG diharapkan dapat merancang skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan sektor riil dan karakteristik masing-masing daerah.

Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan dalam Roadmap Penguatan BPD Tahun 2024–2027, khususnya pada Pilar Ketiga yang menekankan Penguatan Peran terhadap Perekonomian Daerah dan Nasional. Melalui pilar ini, OJK mendorong BPD untuk menjadi agen pembangunan yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki peran signifikan dalam mendukung sektor-sektor produktif serta peningkatan inklusi keuangan di daerah.

OJK juga mengajak seluruh pihak yang memiliki kepentingan serupa, termasuk pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas lokal, untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan optimalisasi setiap potensi lokal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan mengedepankan kolaborasi, pendekatan berbasis potensi daerah, dan skema pembiayaan terintegrasi, OJK optimistis bahwa pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan dapat menjadi pilar strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045. (*/Afer)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam di Kantor Pusat Bank SulutGo, Jumat (18/7/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan audiensi dengan jajaran direksi Bank SulutGo sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Wakil Bupati Pohuwato yang di dampingi beberapa pejabat penting Pemkab Pohuwato, disambut Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan dan beberapa pemimpin divisi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, dibahas berbagai potensi kolaborasi dan peningkatan layanan perbankan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Wakil Bupati Pohuwato. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah masing-masing,” ujar Louisa.

Penandatanganan PKS SIPD-RI ini, tambahnya, merupakan langkah konkrit Bank SulutGo dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

PKS SIPD-RI ini akan memungkinkan Bank SulutGo untuk menyediakan layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah yang digunakan oleh Pemkab Pohuwato.

Dengan integrasi ini, diharapkan proses transaksi keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan, dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Wakil Bupati Pohuwato, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas dukungan Bank SulutGo. “Kami berharap dengan adanya kerja sama SIPD-RI ini, pengelolaan keuangan di Pemkab Pohuwato akan semakin baik dan transparan. Bank SulutGo adalah mitra strategis kami dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Kerjasama ini menegaskan peran Bank SulutGo sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Diharapkan, implementasi SIPD-RI ini dapat segera berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan masyarakatnya. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi literasi keuangan bagi masyarakat di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa (8/7/2025).

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan jasa keuangan, serta mendorong pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung antusias ini dihadiri oleh Staf Ahli bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Minahasa Selatan Joins Langkun (mewakili Bupati Minahasa Selatan Franky D. Wongkar).

Selain itu, Asisten Direktur Kantor OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGoMalut), Rizky Betadi Putra (mewakili Kepala OJK SulutGoMalut Rizky) dan Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan (mewakili Dirut Revino M. Pepah).

Dalam sambutannya, Langkun mengapresiasi kolaborasi antarlembaga ini dan menekankan pentingnya literasi keuangan bagi kemajuan ekonomi masyarakat. “Peningkatan literasi keuangan adalah kunci agar masyarakat dapat membuat keputusan finansial yang tepat, terhindar dari investasi bodong, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Rizky menyampaikan bahwa OJK berkomitmen penuh dalam melindungi konsumen jasa keuangan dan terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat vital untuk memastikan masyarakat Modoinding mendapatkan akses informasi yang akurat dan komprehensif mengenai berbagai produk keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Louisa memberikan pemahaman mengenai produk-produk perbankan yang ditawarkan oleh Bank SulutGo, khususnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan dan pelaku UMKM.

“Kami berharap masyarakat Modoinding dapat memanfaatkan berbagai fasilitas perbankan yang kami sediakan untuk mendukung kegiatan ekonomi mereka, baik itu untuk tabungan, kredit usaha, maupun transaksi digital,” tutur Ibu Louisa.

Kepala Cabang BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Amurang Aloysius Yadhi Kustanto menjelaskan berbagai produk dan layanan BRI yang dirancang untuk mendukung sektor pertanian dan UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi di Modoinding.

“BRI selalu siap menjadi mitra bagi para petani dan pelaku usaha kecil di Modoinding. Kami memiliki berbagai program pembiayaan dan layanan keuangan yang dapat membantu mengembangkan usaha mereka,” ujar Aloysius.

Melalui kegiatan yang diisi dengan sesi interaktif, tanya jawab, dan pembagian materi edukasi ini diharapkan masyarakat Modoinding semakin melek finansial dan dapat memanfaatkan layanan perbankan secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup mereka.(Afer)

Meimonews.com – Tunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor-sektor unggulan daerah, Bank SulutGo (BSG) menyalurkan bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 3 pelaku usaha.

Penyerahan bantuan KUR tersebut dilakukan di tengah Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo tahun 2025 di Hotel Luwansa, Kamis (3/7/2025).

Penyerahan KUR ini menjadi sorotan dalam agenda penting percepatan akses keuangan di wilayah tersebut.

Penyaluran KUR ini diserahkan Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah di dampingi Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku (SulutGoMalut) Robert HP Sianipar serta Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay.

Kehadiran para pimpinan ini menegaskan sinergi antara perbankan, regulator, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Para penerima KUR merupakan pelaku usaha di sektor-sektor yang memiliki potensi besar di Sulawesi Utara.

Jerry Wongkar, pengusaha budidaya nilam, menerima KUR dengan plafon Rp. 50 juta. Kemudian, Eko Budi Prianto Bobuyongki, yang bergelut di usaha pembibitan kakao, mendapatkan KUR sebesar Rp. 38 juta. Terakhir, Ronald Michael Ngantung, seorang pengusaha penangkapan ikan tuna, menerima dukungan KUR signifikan dengan plafon Rp. 250 juta.

Pepah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran KUR ini merupakan bagian dari upaya Bank SulutGo untuk turut serta dalam program pemerintah dalam memajukan UMKM dan sektor-sektor produktif.

“Kami berharap bantuan KUR ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sianipar mengapresiasi peran aktif Bank SulutGo dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat. “Akses permodalan yang mudah dijangkau adalah kunci bagi pengembangan UMKM. Kolaborasi seperti ini antara perbankan, OJK, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam mencapai target inklusi keuangan,” kata Siianipar.

Mailangkay turut memberikan dukungannya, menekankan pentingnya sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi Sulawesi Utara.

“Pemerintah Provinsi Sulut sangat mendukung inisiatif seperti ini. Kami berharap lebih banyak lagi pelaku usaha yang dapat merasakan manfaat dari program KUR, sehingga ekonomi daerah kita semakin kuat dan berdaya saing,” tutup Victor Mailangkay.

Penyerahan KUR ini menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam mempercepat akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara dan Gorontalo, khususnya melalui penguatan sektor-sektor unggulan. (Afer)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) yang dipimpin Revino M. Pepah (Dirut) dan direksi lainnya kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Paritrana Award 2025 untuk kategori Perusahaan Besar.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Utara tahun 2025-2029 di Hotel Sentral Manado, Senin (30/6/2025).

Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Wakil Gubernur di dampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Mintje Wattu.

Penghargaan ini diterima Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bank SulutGo dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerjanya.

Paritrana Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan dan instansi yang memiliki kepatuhan dan kepedulian tinggi terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pencapaian ini menunjukkan dedikasi Bank SulutGo dalam memberikan kesejahteraan dan perlindungan optimal bagi seluruh karyawan, sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk menjadi bank yang terkemuka dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Louisa mengungkapkan rasa terima kasih dan bangga atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Bank SulutGo terhadap kesejahteraan karyawan,” ujarnya.

Pihaknya percaya bahwa karyawan adalah aset terbesar perusahaan, dan dengan memberikan perlindungan jaminan sosial yang optimal. Louisa berharap dapat meningkatkan produktivitas dan loyalitas mereka.

Pencapaian Paritrana Award 2025 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Bank SulutGo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan, serta menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan The Best Regional Bank in Excellence dari Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia.

Penghargaan prestisius ini diterima Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino M. Pepah di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasan(24/6/2025).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh dua tokoh terkemuka di bidang keuangan dan perbankan yaitu Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Muliaman Hadad dan Ketua Komisi XI DPR RI Bidang Keuangan Perbankan Mukhamad Misbakhun.

Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat kredibilitas dan bobot penghargaan yang diterima Bank SulutGo.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BSG dalam memberikan layanan perbankan terbaik serta inovasi berkelanjutan untuk kemajuan ekonomi daerah. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BDG dalam menjaga performa dan kepercayaan nasabah.

Dalam sambutannya, Pepah menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan produk perbankan, serta berperan aktif dalam memajukan perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ujarnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (Afer)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menjalin kerjasama strategis dengan Universitas Klabat (Unklab) Airmadidi. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini berfokus pada tiga pilar utama: program kerja praktik mahasiswa (internship), pendampingan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey dan Wakil Rektor Bidang Pendidikan Unklab Ronny Walean di Unklab Airmadidi, Rabu (18/6/2025).

Turut menjadi saksi dalam momen penting ini adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unklab Elvis Sumanti dan Pemimpin Cabang Airmdidi Maykel Rantung.

Kerjasama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Melalui program kerja praktik, mahasiswa Unklab akan mendapatkan kesempatan berharga untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah dalam lingkungan kerja nyata di Bank SulutGo.

Hal ini diharapkan dapat membekali mereka dengan pengalaman praktis yang relevan dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Selain itu, kemitraan ini juga akan memfasilitasi pendampingan penelitian bagi civitas akademika Unklab, dengan Bank SulutGo sebagai mitra yang dapat memberikan data dan wawasan praktis.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan penelitian-penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Tak hanya itu, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk bersama-sama melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Inisiatif ini akan melibatkan Bank SulutGo dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Unklab, memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Penandatanganan kerjasama ini menjadi bagian integral dari rangkaian acara FEB Unklab Internship dan Careers Fest 2025, sebuah acara yang dirancang untuk membuka peluang karier dan pengalaman praktis bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unklab.

Dengan adanya kemitraan ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa Unklab yang dapat merasakan manfaat langsung dari kolaborasi erat antara kampus dan dunia usaha. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) turut berpartisipasi dalam acara Gathering dan Sosialisasi Program JKN bersama Badan Usaha yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Grand Ballroom Four Points By Sheraton Manado, Senin (16/6/2025).

Acara yang dihadiri berbagai badan usaha di Sulawesi Utara ini mengangkat beberapa agenda penting, antara lain Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan, Penyampaian materi dari Dinas Tenaga Kerja Sulut, Pemberian apresiasi kepada pemenang uji pemahaman program JKN.

Selain itu, Pengumuman dan pemberian apresiasi kepada badan usaha terbaik tahun 2025 dalam kepatuhan pendaftaran, penyampaian data, dan pembayaran iuran JKN.

Pada kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado Betsy Roeroe menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan Bank SulutGo (BSG) dalam pendaftaran peserta, penyampaian data yang akurat, serta pembayaran iuran JKN tepat waktu selama periode tahun 2025.

Direktur Umum BSG menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan komitmen dalam mendukung program JKN demi kesejahteraan seluruh karyawan dan masyarakat luas,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi momentum penting bagi BPJS Kesehatan dan badan usaha untuk mempererat sinergi dalam pelaksanaan program JKN, memastikan seluruh peserta mendapatkan layanan kesehatan yang optimal dan berkesinambungan.

Dengan penghargaan ini, BSG yang kini Dirutnya Revino M. Pepah semakin menunjukkan perannya sebagai institusi yang patuh dan bertanggung jawab dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang jaminan kesehatan nasional. (Afer)