Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut pimpinan June E. Silangen menggelar High Level Meeting di Hotel Aston Manado, Rabu (4/12/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Provinsi (Sekorov) Sulut Steve Hartke Andries Kepel ini menghadirkan sejumlah narasumber yakni dari Bapenda Sulut, Bank Indonesia dan dari Bank SulutGo (BSG) yakni Linda Moniaga (GH Operasional).

Peserta kegiatan yang bertujuan untuk menyamakan persepsi ide dan gagasan para stakeholder terkait pelaksanaan ETPD se-Sulut dalam mendorong transformasi digital ini dihadiri perwakilan BKAD Sulut, perwakilan Biro Pemerintahan Daerah Setprov Sulut, pimpinan dan perwakilan Bapenda/BPPKAD Kabupaten/Kota se-Sulut serta pejabat struktural Bapenda Sulut.

Dalam sambutannya, Kepel menjelaskan, transformasi digital sudah menjadi keharusan dalam pengelolaan pemerintah yang transparan, efektif dan efisien. ”Pemprov Sulut mendukung program ini sebagai bagian komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang modern dan berintegritas,” ujarnya.

Dijelaskan, tujuan utama digitalisasi adalah menciptakan efisiensi dalam berbagai aspek pengelolaan pemerintah dan layanan publik, sehingga proses kerja menjadi lebih cepat, hemat biaya dan efektif. Bahkan, dapat mendorong transparansi dan akuntabilitaa dengan memastikan setiap transaksi dan aktivitas dapat dilacak secara real time sehingga mengurangi potensi penyimpangan.

Dengan peningkatan transparansi, menurut Kepel, berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sementara digitalisasi berperan dalam meningkatkan kualitas layanan publik, memberikan kemudahan akses serta mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat. (elka)

 

Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat sinergi pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Optimalisasi Pemungutan Pajak dan Sinergi Pemungutan OPSEN.

Acara penandatanganan ini dilaksanakan di Jakarta, Rabu (20/11/2024) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI.

Penandatanganan ini disaksikan Penjabat Gubernur Gorontalo, Bupati/Walikota se-Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah, Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, serta Kepala Badan Keuangan/Pendapatan se-Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Horas Maurits Panjaitan menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah.

Melalui kesepakatan ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemungutan pajak, sehingga PAD dapat ditingkatkan secara signifikan.

“Sinergi ini sangat penting untuk mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik,” ujar Horas.

Salah satu fokus utama dari kesepakatan ini adalah optimalisasi pemungutan OPSEN (Opsi Penerimaan Pendapatan Daerah).

OPSEN merupakan bagian dari pendapatan daerah yang diperoleh dari hasil kerjasama dengan pihak ketiga.

Dengan mengoptimalkan OPSEN, diharapkan dapat menambah sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Bank SulutGo berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah, termasuk dalam hal pemungutan pajak.

“Bank SulutGo siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Revino.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah, sehingga dapat digunakan untuk membiayai pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kesepakatan ini juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pengelolaan keuangan daerah. (Afer)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan kembali diraih Bank SulutGo (BS). Kali ini, prestasi tersebut berupa penghargaan The Best Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award – 2024 Platinum Award (A) Very Excellent dalam kategori Regional Development Bank – Asset > Rp. 20 T.

Penghargaan ini diterima Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan, pada acara yang diselenggarakan oleh Economic Review di Ballroom Menara Bripens, Selasa (21/11/2024)

Acara ini merupakan ajang bergengsi yang mengapresiasi inovasi dan keunggulan dalam bidang teknologi informasi dan operasional digital di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, Bank SulutGo menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan kepada nasabah, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi regional.

Louisa menyatakan, penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim di Bank SulutGo. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan nasabah,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Bank SulutGo semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital. (Afer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (yang kini dipimpin Revino M. Pepah sebagai Dirut) berperan penting sebagai agregator pajak daerah dengan mendukung penguatan ekosistem transaksi digital pemerintah daerah melalui produk dan layanan BSGdigital.

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan pada Rapat Tim Pembina Samsat Sulut yang dilaksanakan Badan Pendapatan Daeah (Bapenda) Sulut di Aula Kantor Pusat BSG, Manado (19/11/2024).

“Dukungan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menghindari potensi kehilangan penerimaan serta meminimalisir praktik calo dan pungli yang merugikan,” ujar Louisa.

Louisa menekankan pentingnya mempermudah pelayanan kepada wajib pajak. “Kami berkomitmen untuk menciptakan sistem yang lebih transparan dan efisien, sehingga wajib pajak dapat merasa nyaman dalam memenuhi kewajibannya,” tandasnya.

Rapat kali ini membahas peningkatan penerimaan pajak daerah sekaligus mensinkronisasikan tugas dan tanggung jawab bersama. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengaktualisasikan fungsi Tim Pembina Samsat Sulut.

Dibahas pula pentingnya sinergitas antara BSG dan tim pembina Samsat Sulut serta Gorontalo. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta solusi yang inovatif dalam pengelolaan pajak daerah.

Para peserta sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua pihak dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mewakili Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel ini dihadiri Dirlantas Polda Sulut yang diwakili AKBP Nur Kholis, perwakilan dari PT Jasa Raharja, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulut AA Lanang Dawan Winsu Wardana dan Dirops BSG.

Selain itu, pimpinan PT Pos Indonesia Sulut yang diwakili Yatri Marina dan perwakilan dari PT Pertamina Novan Reza Pahlevi yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. (Afer)

Meimonews.com – Tim Pembina Samsat mengadakan rapat di Aula Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln Piere Tendean Manado, Selasa (19/11/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mewakili Sekretaris Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel ini menghadirkan beberapa pembicara.

Pembicara tersebut adalah dari Bapenda Sulut adalah Kabag Ops Ditlantas Polda Sulut Nurcholis, Dirops Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan, perwakilan Jasa Raharja dan perwakilan Pertamina.

Dalam sambutannya mewakili Sekdaprov Sulut, Kepala Bapenda Sulut menyampaikan, rapat Tim Pembina Samsat Sulut ini memiliki arti yang sangat strategis dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi di antara semua pihak yang terlibat dalam pelayanan publik melalui sistem Samsat.

Samsat,sebutnya, bukan hanya sekadar tempat pengurusan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga sebuah institusi vital yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administratif.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen saat memberikan sambutan mewakili Sekdaprov Sulut Steve AH Kepel

“Oleh karena itu, pelaksanaan rapat Tim Pembina Samsat ini bukan semata-mata pertemuan rutin, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan menginisiasi langkah-langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kita,” tegasnya.

Dijelaskan, pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan merupakan tuntutan zaman yang tidak dapat kita abaikan. Teknologi dan pola pikir masyarakat yang semakin berkembang menuntut kita untuk terus beradaptasi.

Oleh karenanya, rapat ini dharapkan dapat menjadi forum bagi kita semua untuk berdiskusi secara konstruktif, menyusun strategi efektif, serta mengidentifikasi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan layanan Samsat.

Dirops BSG dalam pemaparannya menjelaskan beberapa hal terkait kesiapan BSG dalam hal opsen BBNKB dan MBLB dan lain-lain.

Bank SulutGo sebagai bank agregator menurut Parengkuan, tetap mensuport berbagai yang berhubungan dengan tugas dan fungsi Bank SulutGo kesamsatan. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo menggelar sosialisasi Roadmap Penguatan Badan Perbankan Daerah (BPD) dan Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah di Ballroom Kantor Pusat Bank SulutGo, Jln. Piere Tendean Manado, Rabu (13/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pemimpin cabang Bank SulutGo di Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta perwakilan dari Bappeda.

Acara dimulai dengan sambutan dari Komisaris Utama Bank SulutGo Edwin H. Silangen, yang menekankan pentingnya peran BPD dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Mantan Sekretaris Provinsi Sulut ini mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi mencapai tujuan bersama.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGoMalut Robert HP Sianipar memberikan sosialisasi mengenai roadmap penguatan BPD dan strategi pengembangan ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya, Sianipar menjelaskan langkah-langkah strategis yang perlu diambil untuk meningkatkan kontribusi BPD dalam perekonomian lokal.

Pemaparan dilanjutkan dengan diskusi mengenai komoditas unggulan daerah dan jenis usaha potensial yang dapat dikembangkan melalui penyaluran kredit produktif.

Pemimpin Bank SulutGo Cabang Tondano Michael Rantung, Pemimpin Wilayah Bank SulutGo Gorontalo Sjahron Botutihe dan emimpin Divisi Kredit Komersial Nasrudin Herlamnang menjelaskan berbagai peluang investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal.

Acara ditutup dengan sesi tanya-jawab yang melibatkan peserta rapat termasuk Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah.

Diskusi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami lebih lanjut mengenai implementasi strategi yang telah dibahas.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat terjalin sinergi yang lebih baik antara Bank SulutGo dan pemerintah daerah dalam upaya memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  (Afer)

Meimonews.com – Guna mengoptimalisasikan pendapatan asli daerah (PAD) khususnya pajak kendaraan bermotor (rannor), Bapenda Sulut menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev).

Rakorev yang dilaksanakan Bidang Pajak ini diikuti sekitar 46 peserta yang merupakan perutusan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah (UPTD PPD) dan kantor pusat Bapenda Sulut.

Kegiatan yang diadakan di kantor pusat Bapenda Sulut, Jumat (8/11/2024) ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen di dampingi Sekretaris Filma D. Kepel dan Kepala Bidang Pajak Harold Lumempouw.

Beberapa hal terkait optimalisasi PAD seperti persiapan pelaksanaan keringanan dan diskon pajak ranmor dibahas secara lengkap.

Dalam sambutannya, June mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan pembayaran pajak ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Peningkatan itu hampir mencapai 20 persen.

Hal tersebut, menurut June patut diapresiasi dan diharapkan di tahun-tahun mendatang akan ada peningkatan lagi.

Filma menambahkan tentang pelaksanaan administrasi SPJ keuangan. Pertanggungjawaban keuangan harus dibuat sesuai kondisi riil yang ada dan sesuai mekanisme pengelolaan keuangan daerah. (elka)

Meimonews.com – Sejumlah prestasi membanggakan terus diraih Bank SulutGo (BSG) pimpinan Revino M. Pepah (Dirut) yang merupakan bukti pelayanan prima mereka.

Kali ini, sebagai bukti kualitas layanannya, BSG meriah penghargaan The Most Transaction Growth di ajang ATM Bersama Award 2024 yang diselenggarakan PT Artajasa Pembayaran Elektronis di Lombok, Nusa Tenggara Barat ((NTB), pekan lalu,

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pertumbuhan transaksi yang signifikan melalui jaringan ATM Bersama milik Bank SulutGo (BSG).

Selain itu, menjadi bukti nyata atas komitmen Bank SulutGo dalam memberikan pelayanan perbankan yang semakin mudah dan cepat bagi nasabahnya.

Penghargaan diserahkan Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis Arman Hermawan kepada Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan.

Direktur Operasional Bank SulutGo menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim Bank SulutGo. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kami agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Sulawesi Utara Tahun 2024 dengan mengundang langsung Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara untuk memberikan Kuliah Umum bagi mahasiswa Unsrat Manado.

Kuliah umum yang bertema Peran Mahasiswa dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan: Membangun Kesadaran Finansial” ini dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (16/10/2024).

Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa Unsrat ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan keuangan bangsa.

Mirza Adityaswara dalam paparannya menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Pengetahuan dan kesadaran finansial yang kuat akan membuat kalian mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, baik untuk diri sendiri maupun untuk masa depan bangsa,” tegasnya.

Mirza juga menjelaskan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor keuangan saat ini, seperti perkembangan teknologi finansial (fintech) yang begitu pesat. Di satu sisi, fintech memberikan kemudahan akses terhadap produk dan jasa keuangan, namun di sisi lain juga membawa risiko baru. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki literasi digital yang memadai untuk dapat memanfaatkan teknologi finansial secara bijak.

Rektor Unsrat Oktavian Berty Alexander Sompie menyambut baik inisiatif OJK dalam menggelar acara ini. Menurutnya, pendidikan keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Universitas Sam Ratulangi berkomitmen untuk mendukung program literasi keuangan yang digagas oleh OJK. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa kami dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rektor.

Kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan ini juga diramaikan oleh para Industri Jasa Keuangan dengan menghadirkan umkm-umkm andalan masing-masing.

Bank SulutGo yang turut hadir memeriahkan acara menghadirkan 2 UMKM dan memberikan bantuan kepada 25 mahasiswa berprestasi.

BSG juga memberikan kesempatan untuk membuka rekening tabungan, dengan produk andalan BSGtouch dan BSGqris Bank SulutGo yakin dapat bersaing dengan industri jasa Keuangan lainnya.

OJK berharap kegiatan OJK Mengajar ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri jasa keuangan, dan pemerintah dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Utara. Dengan semakin meningkatnya kesadaran finansial masyarakat, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. (afer)

Meimonews.com – Dalam rangkaian acara peresmian Hotel Lume’os di Cempaka Putih dan peluncuran buku Pesulap Merah dari Sulut, Bank SulutGo (BSG) berhasil mencuri perhatian dengan penandatanganan kesepakatan pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama PT Mega Corpora.

Acara yang diadakan di Jakarta, Senin (14/10/2024) yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Pemegang Saham Pengendali BSG Olly Dondokambey ini turut dihadiri para bupati dan walikota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penandatanganan KUB antara BSG dan Mega Corpora menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat perekonomian daerah. Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan, serta membuka peluang investasi baru di Sulawesi Utara.

Penandatanganan KUB ini merupakan langkah strategis BSG yang kini Dirutnya Revino M. Pepah untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum yang ditetapkan oleh OJK sebesar Rp, 3 triliun hingga tahun 2024.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang bergerak di bidang perbankan diwajibkan memenuhi persyaratan tersebut.

Dalam sambutannya, Chairman CT Corp, Chairul Tanjung mengungkapkan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Kemitraan dengan BSG merupakan langkah strategis bagi Mega Corpora untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Utara. Kami yakin, sinergi ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” ujarnya.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan, pembentukan KUB merupakan langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara BSG dan sektor swasta. “Kemitraan ini akan memperkuat posisi BSG sebagai bank pembangunan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyambut positif inisiatif BSG dalam menjalin kerjasama dengan pihak mega. “Kemitraan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. OJK akan terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan resiliensi sistem perbankan,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Deputi Komisioner Pengawasan Konglomerasi Keuangan OJK, Teguh Supangkat, dan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman.

Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan daerah.

Dengan terjalinnya kerjasama antara BSG dan Mega Corpora, Bank SulutGo telah resmi memenuhi modal inti yang ditetapkan oleh OJK, kerjasama inidiharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo. (afer)