Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang mengatakan, kehadiran Koperasi ASN diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

“Koperasi juga diharapkan menjadi wadah yang dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi mendukung kesejahteraan anggota secara berkelanjutan,” ujarnya ketika membuka kegiatan Sosialisasi Koperasi ASN Pemerintah Kota Manado di Aula Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Selasa (2/6/2026).

Pemerintah Kota Manado, sebutnya.mewakili Walikota Manado Andrei Angouw, meyakini bahwa keberhasilan koperasi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan komitmen seluruh anggota.

Dengan pengelolaan yang baik serta berpedoman pada ketentuan dan peraturan yang berlaku, koperasi dapat berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi ASN.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Koperasi ASN Pemerintah Kota Manado dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendukung produktivitas ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (elka)

Meimonews.com.- Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya di momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/Tahun 2026.

Sebagai wujud syukur dan komitmen untuk berbagi dengan sesama, BSG menyalurkan total 19 ekor sapi kurban yang tersebar di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Prosesi penyembelihan dan pembagian daging kurban dilaksanakan di Lapangan Marina Plaza (belakang Kantor Pusat BSG, Manado), Sabtu (30/5/2026)

Sebanyak 15 ekor sapi disalurkan secara langsung melalui kantor-kantor cabang Bank SulutGo yang tersebar di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, 1 ekor sapi diserahkan secara khusus kepada pengurus Masjid Raya untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar, dan 3 ekor sapi disembelih secara internal oleh pihak bank untuk kemudian didistribusikan kepada pegawai serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan kantor,.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen dan perwakilan organisasi keagamaan di lingkungan BSG di antaranya Ketua Bapekis Sofie Yusuf, serta Ketua Bapekris Oske Kaligis.

Kehadiran para pimpinan divisi dan departemen semakin menambah suasana kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama yang terjaga dengan baik di lingkungan internal BSG.

Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan di momen Idul Adha tahun ini.

BSG berkomitmen untuk terus menjaga tradisi berbagi ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Dalam sambutannya, Direktur Umum Bank SulutGo Joubert RJ Dondokambey menjelaskan, ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Kegiatan ini, sebutnya, merupakan implementasi dari nilai-nilai spiritual yang kita yakini, sebagaimana perintah Allah SWT dalam QS. Al-Kautsar ayat 2 yakni Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.

“Semoga melalui momentum ini, Bank SulutGo dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat tali silaturahmi dengan lingkungan sekitar,” ujar Joubert. (elka)

Meimonews.com – Wakil Rektor 1 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Arthur Gehart Pinaria (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (1/6/2026).

Pada upacara yang diikuti Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah, pimpinan, staf dan pegawai di lingkungan Kantor Pusat Unsrat tersebut Wakil Rektor 1 membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Yudian Wahyudi,

Dalam sambutannya, Kepala BPIP RI menjelaskan, tema peringatan tahun ini yakni Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia adalah sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Pancasila, sebutnya, adalah Bintang Penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.

Pancasila, tambahnya, adalah Jangkar Moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

Ditegaskan, Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Wakil Rektor 1 Unsrat, membacakan sambutan Kepala BPIP RI.

Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, Kepala BPIP RI titipkan Pancasila di tangan mereka. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

Ditegaskan, kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita.

Kepala BPIP RI mengajak untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak
bangsa di Republik yang kita cintai,” tandasnya (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) pimpinan Joseph Philip Kambey (Rektor) menggelar upacara memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Senin (1/6/2026). Upacara dilakukan di kantor pusat Unima dan di fakultas-fakultas se-Unima.

Khusus di lingkungan kantor pusat, selain diikuti pimpinan, staf dan pegawai lembaga, UPA dan Biro-biro, turut diikuti pimpinan, staf dan pegawai Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Bertindak sebagai inspektur upacara di kantor pusat Unima adalah Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unina Vivi Winny Saroinsong.

Dalam upacara ini, Karo Vivi (sapaan akrabnya), membacakan sambutan/pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Yudian Wahyudi, yang pada tahun ini mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.

Wahyudi menjelaskan bahwa upacara memperingati Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi lebih dari itu, adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Tema peringatan kali ini, menurutnya, adalah sebuah pernyataan tegas bahwa nilai- nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian
dunia yang abadi.

Pancasila adalah Bintang Penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.

‘Pancasila adalah Jangkar Moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” tandasnya,

Ditegaskan pula bahwa Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan.

Oleh karena itu, diajak kepada seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).

‘Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Karo Vivi membacakan sambutan/pidato Kepala BPIP, (FA)

Meimonews.com – Berkomitmen kuat dalam memperluas jangkauan inklusi dan memperdalam pemahaman literasi keuangan bagi pelaku usaha daerah, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sukses digelar di Tondano, Kabupaten Minahasa, Selasa (26/5/2026).

Agenda masif ini secara khusus menyasar ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kabupaten Minahasa sebagai pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan.

Kegiatan strategis ini dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang; Deputi Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMS OJK SulutGoMalut Budiman P. Siahaan, Direktur Operasional Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan, Pejabat Sementara (Pjs) Pemimpin Bank SulutGo Kantor Cabang Tondano serta Pemimpin Cabang Bank Mandiri Tondano.

Dalam sambutannya, Deputi Direktur OJK SulutGoMalut menekankan bahwa program Gencarkan 2026 didesain secara terarah agar para pelaku usaha mikro memiliki tameng yang kuat terhadap ancaman kejahatan finansial digital, sekaligus mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal demi perluasan pasar usaha.

Ketika membuka kegiatan, Wakil Bupati Minahasa, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi aktif antara OJK dan sektor perbankan di Tanah Minahasa.

Ditegaskan, UMKM Minahasa harus naik kelas, bukan hanya dari sisi kuantitas produksi, tetapi juga dari kemandirian dan kecerdasan dalam pengelolaan manajemen keuangan usaha.

Sesi edukasi dan literasi keuangan dipaparkan secara mendalam dan interaktif oleh para narasumber ahli.

Perwakilan OJK SulutGoMalut Shinta Korah mengupas tuntas terkait regulasi pelindungan konsumen serta pentingnya mengenal legalitas Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Melanjutkan pilar literasi dan inklusi praktis perbankan, sosialisasi dibawakan secara sinergis oleh Miranda Wakari yang mewakili manajemen Bank SulutGo (BSG), bersama dengan perwakilan dari Kantor Cabang Bank Mandiri Tondano.

Dalam pemaparannya, tim perbankan memberikan panduan nyata mengenai manajemen pemisahan kas usaha, efisiensi transaksi harian melalui integrasi pembayaran QRIS, perluasan jaringan Agen Laku Pandai, hingga kemudahan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro yang aman bagi ekosistem UMKM.

Melalui sinergi tanpa sekat antara OJK, Pemerintah Kabupaten Minahasa, Bank SulutGo selaku Campaign Manager Provinsi, dan Bank Mandiri ini, diharapkan para pelaku UMKM di Minahasa dapat tumbuh menjadi pengusaha yang cerdas finansial, tangguh, dan akuntabel demi menopang akselerasi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)

Meinonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Evaluasi Lapangan Usulan Pembukaan Fakultas Kedokteran Program Sarjana Kedokteran dan Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Dokter di Gedung Fakultas Kedokteran, Tondano, Senin (25/5/2026).

Kegiatan strategis ini dipimpin Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan dihadiri jajaran pimpinan universitas serta tim kerja penyusunan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima.

Tahapan evaluasi ini merupakan kelanjutan dari koordinasi intensif antara Unima dan pemerintah pusat.

Proses evaluasi lapangan ini melibatkan tim evaluator dari berbagai unsur, antara lain T. Basaruddin, Tri Hanggono Achmad, Munawir Sadzali Razak, Henriette Minerva Wenno, Apriaekawati Utami, Arum Atmawikarta, Arianti Anaya, Andi Wahyuningsih, dan Wisnu Barlianto.

Dalam pemaparannya, Rektor menjelaskan, Unima telah menyiapkan berbagai instrumen penting, mulai dari kurikulum, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga rencana pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai penunjang utama proses pendidikan kedokteran.

Hadirnya Faked Unima diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga dokter di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Rektor menegaskan komitmen Unima untuk menjaga kualitas pendidikan kedokteran sejak awal pendirian program studi.

Menurutnya, kualitas akademik dan tatakelola harus menjadi prioritas utama agar Faked Unima mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. (*/FA)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat menggelar acara puncak Dies Natalis ke-66 dalam Sidang Senat Terbuka fakultas yang dipimpin Jantje Pelealu di Auditorium Unsrat Manado, Selasa (26/5/2026).

Hadir pada acara yang juga diwarnai pemasangan lilin oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, antara lain civitas akademika dan alumni Faperta Unsrat, Dekan fakultas di lingkungan Unsrat serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Sulut Janni Lukas mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mwngatakan, tema dies tahun ini yaknin Pertanian modern berbasis potensi lokal sebagai gondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Dunia sedang menghadapi tantangan besar : perubahan iklim, ketahanan pangan, degradasi lingkungan, dan transformasi teknologi,” ujarnya.

Rektor berharap Faperta Unsrat terus menjadi pusat inovasi dan transformasi pertanian modern yang tetap berpijak pada kekayaan sumber daya lokal, kearifan lokal dan potensi daerah.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Balitbangda Sulut Janni Lukas mengungkapkan, 66 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah rentang waktu panjang yang dipenuhi kerja keras, dedikasi, pengabdian masyarakat serta perjuangan mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pertanian.

Sejak berdiri pada tahun 1960, Fakultas Pertanian Unsrat telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi pertanian dan pemberdayaan masyarakat tani di Sulut, bahkan kawasan Timur Indonesia.

.”Banyak tokoh, akademisi, birokrat, penyuluh, pengusaha maupun praktisi pertanian lahir dari fakultas ini dan telah memberi kontribusi nyatw bagi pembangunan bangsa,” ujar Lukas mengutip sambutan gubernut.

Dikemukakan, saat ini, bangsa Indonesia sedang menaruh perhatian besar terhadap penguatan sektor pangan. Progran nasional swasembada pangan menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pengan nasional.

Terkait dengan itu, Gubernur menegaskan, perguruan tinggi di dalamnya Fakultas Pertanian memiliki posisi yang penting. Fakultas Pertanian harus jadi motor penggerak lahirnya inovasi pertanian modern yang produktif, efisien, berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Dekan Faperta Unsrat dalam laporannya menjelaskan, tahun Amakademik 2025/2026 Faperta Unsrat terus melakukan transformasi dan penguatan tatakelola dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi serta tantangan pembangunan sektor pertanian di era modern.
.
Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-66 Faperta Unsrat Gregoria Sri Suhartati Djarkasi dalam laporannya antara lain mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilakukan panitia.

Kegiatan-kegiatana tersebut adalah seminar internasional dan nasional, pengabdian kepada masyarakat, expo inovasi, eksibisi, webinar series, pembukaan dies dan selebrasi dies (acara puncak) serta temu alumni. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengingatkan tentang pentingnya kehati-hatian dalam proses pengurusan administrasi pertanahan, khususnya bagi para lurah.

Hal tersebut disampaikan Walikota saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pertanahan Kota Manado yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (21/5/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, Kepala Badan Kesbangpol Kota Manado Sonny Takumansang, serta para lurah se-Kota Manado.

“Karena kesalahan dalam proses tersebut dapat menimbulkan permasalahan hukum maupun sengketa status kepemilikan tanah di kemudian hari,” ujar Walikota.

Untuk itu, Walikota berharap Kantor Pertanahan Kota Manado dapat menyusun konsep atau regulasi yang jelas dan terarah sebagai pedoman bagi para lurah, sehingga proses pelayanan pertanahan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Walikota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Pertanahan Kota Manado, khususnya Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado Jumalianto atas pembekalan serta informasi terkait pertanahan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga mengingatkan para lurah agar terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) Kota Manado Andrei Angouw membuka secara resmi Jambore Gerakan Pramuka Cabang Kota Manado Tahun 2026.

Mendampingi Walikota pada kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pinilih, Pantecostal Camping Ground, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (21/5/2026) ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Manado Irene Angouw – Pinontoan.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Kota Manado, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Peter Assa, pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Manado, para pembina Pramuka, serta undangan lainnya.

Kegiatan bermotto Satyaku kudarmakan, darrmaku kubaktikan dengan tema Pramuka tangguh, mandiri dan berkarakter menuju Manado maju dan berdaya saing ini diikuti oleh peserta tingkat SD dan SMP se-Kota Manado.

Selain menjadi ajang pertemuan dan mempererat tali persaudaraan antarpelajar, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, cerdas, serta memiliki jiwa kepemimpinan melalui pendidikan kepramukaan.

Dalam amanatnya, Walikota mengapresiasi pelaksanaan kegiatan jambore yang dinilai menjadi sarana positif dalam membina generasi muda Kota Manado agar memiliki semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan disiplin.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengajak seluruh peserta dan pembina untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan.

“Adik-adik Pramuka adalah generasi bangsa ke depan dalam mengisi kehidupan untuk kepentingan bangsa dan tentunya untuk kita bersama. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Walikota. (elka)

Meimonews.com – Melanjutkan komitmen akselerasi literasi dan inklusi keuangan di wilayah Bolaang Mongondow Raya, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sukses diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumatn(22/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) dengen mengandeng OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolasng Mongondouw Timur (Boltim), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Perbankan ini difokuskan secara khusus untuk mengedukasi kelompok nelayan, petani, dan masyarakat pesisir di wilayah Boltim.

Kegiatan strategis ini dihadiri Bupati Boltim Oskar Manoppo, Direktur Operasional BSG Louisa J. ParengkuanParengkuan, Perwakilan OJK SulutGo Gracia Marentek, Kepala BPS Boltim Indira Lolowang, Kepala Unit BRI Kotabunan Melky Lantang; serta Pemimpin Bank SulutGo Kantor Cabang Tutuyan Faisal Ambarak.

Acara diawali dengan sambutan dari Bupati Boltim sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif cepat Bank SulutGo dalam menghadirkan program Gencarkan di Boltim.

BupatiI menekankan bahwa pemahaman finansial yang kuat sangat mendasar bagi masyarakat pesisir agar dapat mengelola pendapatan hasil laut dan tani dengan bijak, serta terhindar dari maraknya kejahatan keuangan digital.

Direktur Operasional BSG dalam sambutannya menegaskan posisi Bank SulutGo sebagai Campaign Manager Gencarkan tingkat Provinsi. “Inisiatif pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata kami untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Boltim, mendapatkan hak edukasi dan akses keuangan formal yang aman, inklusif, dan merata,” ujar Louisa.

Perwakilan OJK SulutGo membawakan materi utama mengenai strategi cerdas keuangan serta kewaspadaan nasional terhadap investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sementara itu, Kepala BPS Boltim memaparkan sosialisasi pentingnya data statistik dalam membaca peluang pertumbuhan ekonomi mikro di tingkat desa.

Sebagai bentuk nyata dari pilar inklusi, sesi kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan praktis yang dibawakan oleh jajaran staf terpadu dari Bank SulutGo dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Sinergi perbankan ini memberikan edukasi mengenai pemanfaatan produk tabungan resmi, pengenalan kredit usaha rakyat (KUR) mikro untuk tambahan modal usaha nelayan, hingga digitalisasi transaksi melalui Agen Laku Pandai (Agen BSG) dan layanan unit BRI terdekat.

Melalui sinergi kokoh antara Pemkab Boltim, OJK, BPS, serta kolaborasi perbankan BSG dan BRI ini, diharapkan masyarakat pesisir Boltim dapat semakin cerdas mengelola keuangan guna mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)