Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya menabung dan peningkatan literasi keuangan masyarakat Sulawesi Utara.

Hal itu tercermin dalam Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang diadakan di Manado, Kamis (20/8/2026).

Acara strategis yang melibatkan lebih dari 1.000 pelajar dan mahasiswa dari 22 sekolah dan perguruan tinggi se-Sulawesi Utara ini dihadiri Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

Selain itu, Direktur Umum Bank SulutGo Joubert RJ Dondokambey, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulut, pimpinan instansi vertikal, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulut, serta jajaran pimpinan dari 16 Industri Jasa Keuangan (IJK) di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) Robert HP Sianipar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama erat antara pemerintah daerah, perbankan, dan OJK.

Berdasarkan data survei OJK terbaru Nasional: Indeks Literasi Keuangan berada di angka 65,43 persen, sementara Inklusi Keuangan sebesar 75,02 persen.

Provinsi Sulawesi Utara: Mencatatkan capaian mengesankan di atas rata-rata nasional, yakni Literasi Keuangan sebesar 69,98 persen dan Inklusi Keuangan mencapai 94,37 persen.

“Capaian ini menjadi modal berharga bagi pembangunan Sulawesi Utara ke depan. Namun, tantangan kita bersama adalah menutup gap antara inklusi dan literasi, di mana masih ada masyarakat yang menggunakan jasa keuangan namun belum memahami penuh manfaat serta risikonya,” ujar Sianipar.

Ditambahkan, lewat momen Hari Indonesia Menabung yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden No. 26 Tahun 2019, kita fokus menyasar segmen pelajar dan mahasiswa yang populasinya mencapai 31 pesen dari total penduduk Indonesia.

Sianipar uga melaporkan perkembangan signifikan dari program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Sulawesi Utara hingga posisi Juni 2026: Jumlah Rekening Tabungan Pelajar mencapai 568.965 rekening (tumbuh 10,88 persen dibanding Juni 2025).Nominal Tabungan Pelajar menembus Rp 218,08 Miliar (tumbuh 7,51 persen.

Edukasi Keuangan: OJK dan industri perbankan telah menggelar 119 kali kegiatan edukasi di 12 Kabupaten/Kota yang menjangkau lebih dari 90.000 peserta.

Dalam kesempatan tersebut, OJK membagikan empat pesan utama bagi para generasi muda: Mulailah Menabung: Lakukan sekecil apa pun nominalnya, yang terpenting adalah konsistensi. Jadilah Duta Literasi: Sebarkan pemahaman keuangan yang benar di lingkungan sekolah, kampus, dan keluarga.

Ajak Lingkungan Cerdas Finansial: Dorong orang-orang di sekitar untuk bijak mengelola keuangan. Manfaatkan Teknologi: Pakai sarana perbankan digital untuk belajar mengelola uang dengan aman

Gubernur Sulut dalam arahannya mengapresiasi semangat ribuan pelajar yang hadir dan mengimbau pentingnya kedisiplinan diri sebagai kunci sukses masa depan. “Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan bentuk latihan kedisiplinan dan pembentukan karakter bangsa,” ujarnya.

Menurut Gubernur, tiga hal utama yang harus senantiasa kita jaga untuk masa depan anak-anak kita adalah Kasih Sayang, Perlindungan, dan Masa Depan. Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jangan ragu dan jangan berkecil hati.

Pemerintah Provinsi Sulut bersama lembaga keuangan seperti Bank SulutGo, sebut Gubernur, akan selalu siap mendampingi mimpi-mimpi kalian menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah (Torang pe Bank), Bank SulutGo terus mengoptimalkan penetrasi produk simpanan yang ramah pelajar dan pemuda, seperti Simpanan Pelajar (SimPel) .

Kehadiran jajaran manajemen (Direktur Umum BSG) dalam puncak peringatan HIM dan BLK 2026 menjadi wujud nyata komitmen bank dalam mendukung percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) serta mencetak generasi muda Sulawesi Utara yang makin cerdas secara finansial. (elka)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat menggelar pembukaan kegiatan memperingati Dies Natalis ke-61 yang dipusatkan di halaman fakultas, Jumat (21/8/2026).

Pelepasan balon ke udara oleh, antara lain Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah (mewakili Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa), Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran serta beberapa Dekan Fakultas di lingkungan Unsrat menandai pembukaan kegiatan.

Di momen pembukaan kegiatan yang mengusung tema FPIK berdampak : berinovasi, berkolaborasi membangun negeri tersebut diadakan jalan sehat, line dance pertandingan/lomba tenis meja, tarik tambang dan FPIK Idol.

Tema yang diangkat ini, menurut Wakil Rektor 4 Unsrat, diharapkan menunjukkan komitmen FPIK untuk berkontribusi memberi dampak lewat kegiatan-kegiatan tridharma perguruan tinggi (PT) dan menunjang salah satu visi Kemdiktisaintek berdampak.

Dijelaskan, berinovasi merupakan salah satu ciri pendidikan tinggi di antaranya melalui riset2-riset yang dlakukan. Berkolaborasi sudah dilakukan oleh FPIK dengan berbagai institusi baik dalam maupun luar negeri dan perlu terus dikembangkan ke depannya.

Mengembangkan dan memaksimalkan pemanfaatan Marine Fied Station di Likupang merupakan salah satu tantangan ke depan lewat berbagai kolaborasi termasuk melalui konsorsium kelautan Indonesia Timur

“Dengan momentum Dies Natalis ke-61 FPIK, civitas akademika diajak untuk membangun kebersamaan dan komitmen untuk melaksanakan berbagai kegiatan tridharma perguruan tinggi dalam mewujudkan FPIK berdampak, berinovasi dan berkolaborasi untuk kemajuan FPIK maupun Unstat ke depannya,” ujarnya ketika memberikan sambutan. (FA)

Meimonews.com – Prestasi membanggakan ditorehkan beberapa siswa SMA YPPK Yoanes XXIII Merauke pimpinan Pastor Aloysius Badmyanik (kepala sekolah) di dua ajang penting, yang belum lama ini digelar.

Kedua ajang tersebut adalah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 se-Kabupaten Merauke dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Kabupaten Merauke.

Enam.jenis juara bahkan juara umum diraih pada OSN yakni bidang astronomi, biologi, ekonomi, matematika dan geografi (dua siswa), kebumian (dua siswa).

Bidang Astronomi diraih Agustina Livia Renggo, Bidang Biologi Grace Natalia Pricylia Apitulay, Bidang Ekonomi Levaneyckha Guevara Leftew, Bidang Matematika Gusti Hermawan, Bidang Geografi Anggun Brillian Maria Toyang dan Dominikus Deo Trianggoro, serta Bidang Kebumian Jessie Maria Ruru dan Joseph CG Pailama.

“Dari delapan pemenabg juara OSN tingkat Kabupaten Merauke tersebut, dua di antaranya menjadi juara OSN tingkat Papua Selatan,” ujar Pengampu Bidang Studi Bahasa Inggris dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan Yonas Bato’ Rinding.

Kedua siswa tersebut, rincinya, adalah Levaneyckha Guevara Leftew Juara Bidang Ekonomi dan Grace Natalia Pricylia Apitulay juara Biidang Biologi.

Dengan hasil yang diperoleh, kedua siswa berhak mewakili SMA YPPK Yoanes XXIII maupun persekolahan-persekolahan SMA di Papua Selatan untuk mengikuti kejuaraan OSN tingkat nasional tahun 2026.

Prestasi yang ditorehkan tersebut diapresiasi pimpinan sekolah dengan memeriahkannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 sekolah dan peringatan HUT ke-40 Pastor Badmyanik, baru-baru.

Perayaan syukur ini turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imawadawa, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Riky Jawerisa dan Ketua DPRD KKT Laurens Anggito, para pastor dan suster dari wilayah KKT.

SMA YPPK Yoanes XXIII Merauke berdiri pada 1 Agistus 1963 di era Uskup Agung Merauke Mgr! Herman Tilemans MSC. Sekolah ini telah dipimpin oleh 12 kepala sekolah, di mana awalnya dipimpin Carek Arjon dan yang saat ini Pastor Aloysius Badmyanik. (LAF)

Meimonews.com – Warga Kima Atas Kecamatan Mapanget Kota Manado yang terkena dampak kekeringan dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino diberi bantuan berupa air bersih.

Kegiatan kolaborasi Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Kota Manado, PDAM Wenang Wanua dan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut ini dilakukan Kamis (20/8/2026).

Tak kurang dari 6.000 liter air bersih disalurkan pada kegiatan yang merupakan implementasi program Pemerintah kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang khususnya terkait dengan kemarau panjang dan dampak fenomena El Nino.

Berdasarkan pendataan sementara, sebut Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga, jumlah penerima manfaat yang telah terdata sebanyak 6 Kepala Keluarga (KK) dengan total 16 jiwa, yang berada di Lingkungan III Kelurahan Kima Atas.

Penerima bantuan tersebut, ungkap Sambuaga, berdasarksn masukkan dari Pemerintah Kelurahan.

“Kegiatan penyaluran air bersih ini merupakan bentuk sinergi dan kerjasama lintas sektor antara BPBD Kota Manado, PDAM Wanua Wenang, dan PMI Sulawesi Utara di Kelurahan Kima Atas,” ujarnya.

Mereka yang mennerima bantuan tersebut karena dinilai layak/pantas untuk mendapat bantuan tersebut. (elka)

Meimonews.com – Masa perkuliahan bagi mahasiswa baru (maba) Unsrat tahun akademik (TA) 2026/2027 yang tersebar di 11 fakultas telah dimulai pada Selasa (18/8/2026).

Dari jumlah yang lulus seleksi penerimaan 3 jalur yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) yang berjumlah 5.000-an, masih terdapat sejumlah calon maba yang belum mengikuti kuliah dan belum memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM) karena sesuatu sebab.

Bagi para calon mahasiswa yang sudah lulus SNBP, SNBT dan Mandiri/T2 tetapi belum mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang telah ditetapkan, Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa telah menugaskan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria untuk membantu.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria)

Kebijakan tersebut disampaikan Humas Unsrat Max Rembang kepada wartawan di ruang Rektorat Unsrat, Kamis (20/8/2026).

“Keringanan itu antara lain membayar UKT secara mencicil menurut kemampuan dana dari masing-masing orangtua mahasiswa,’ ujarnya.

Wakil Rektor 1 yang juga Plh. Wakil Rektor 3, sebutnya, mengharapkan agar calon mahasiswa yang memiliki kendala tersebut untuk menghadap kepadanya, selambat-lambat Senin (24/8/2026) jam 16.00 Wita. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengungkapkan rasa bersyukurnya sebab di masa awal-awal bertugas Plt. Rektor Unsrat ada suatu acara yang sangat penting yakni proses wisuda.

Wisuda adalah simbol bahwa peredaran darah universitas nadinya masih lancar dan semuanya berjalan mulus sehingga prosesi wisuda bisa berjalan. “Kalau tidak, bisa ada tanda-tanda masalah besar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa kepada wartawan di Ruang Rektorat, usai pelaksanaan Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).

Tadinya, yang mau diwisuda hanya sekitar 600-700 orang tapi dengan kesepakatan kita untuk membantu alumni-alumni untuk cepat diwisuda, walau ada masalah di Kemendiktisaintek. Ini membuat saya merasa sangat senang karena bisa membantu alumni diwisuda.

Di dampingi Wakil Rektor 1 dan Plh. Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah dan Humas Unsrat Max Rembang, Plt. Rektor menjelaskan, hal ini akan dijadikan model. Bila kita banyak membantu alumni-alumni maka semangat belajar mereka akan meningkat dan merasa ada rasa cinta kepada almamaternya karena ada jasanya.

“Tentunya sebagai Plt. Rektor saya harus banyak belajar. Dan saya bersyukur hari ini bisa dihadiri Wakil Gubernur Sulut, mewakili Gubernur. Ini juga merupakan momentum untuk kita berkoordinasi dengan Pemda secara simbolik di depan wisudawan yang berjunlah 1.017 orang,” ujarnya.

Hal ini merupakan investasi yang luar biasa. Ini bagus secara sinbolik bahwa Pemda hadir dan memberi perhatian, dan terlebih lagi Wagub tidak langsung pulang setelah memberikan sambutannya. Bahkan ikut memberi selamat kepada oara wisudawan satu persatu. Itu merupakan wujud perhatian.

“Sebagai pimpinan Unsrat, Plt. Rektor, Wakil-wakil Rektor dan Dekan merasa bangga seorang Wakil Gubernur bersama kami memberilan ucapan selamat kepada para wisudawan,” ujarnya.

Dan, tak kalah pentingnya adalah kehadiran Kapolda Sulut (Irjen Pol. Roycke Harry Langie – red). Ini jiuga secara simbolik bahwa Forkopimda secara mekanisme mengawal masa transisi ini untuk membenahi dan tumbuh lebih cepat lagi.

.”Pak Kapolda beberapa kali menyampaikan kesiapannya untuk mendukung segala proses perbaikan di Unsrat. Untuk menjaga Unsrat, menjaga kekompakan pimpinan Unsrat dan civitas akademika,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.

Plt. Rektor berterima kasih kepada Kapolda, Wakil Gubernur Sulut dan semua pihak yang telah membantunya di awal kepemimpinan tiga minggu ini sehingga mulai penerimaan mahasiswa baru hari hingga saat ini.

Ahli biologi dan ekologi kelautan terkemuka Indonesia kelahiran Takakar (Sulawesi Selatan) 8 Maret 1967 ini berharap, sinergi dan kolaborasi ini akan terus berlanjut.untuk kemajuan Unsrat ke depan.

Plt. Rektor menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan membutuhkan dukungan termasuk dari media-media untuk membangun Unsrat yang adalah kebanggaan Dearah Sulut bahkan Sulawesi. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat pimpinan Billy Johnson Kepel (Dekan) menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis dan Dokter di The Sentra Medika Hotel dan Hospital, Jl. Ir. Soekarno Desa Maumbi, Minahasa Utara, Rabu (19/8/2026).

Ada sebanyak 37 dokter spesialis dan 109 dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya di Tahun Akademik 2026/2027 ini.

Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya berharap para dokter spesialis dan dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya untuk menjadi dokter yang berkontribusi, berkarakter, dan bermartabat bagi masyarakat karena kalian adalah etalase Unsrat.

Plt. Rektor berharap, sumpah dan janji dokter yang kalian ucapkan, gambaran kalian berhak mengabdikan diri kepada masyarakat, dimana moralitas harus dikedepankan dalam keseharian ketika melayani masyarakat.(FA)

Meimonews.com – Fakultas Hukum (FH) Unsrat menggelar sidang terbuka Senat fakultas dalam rangka memperingati puncak peringatan ke-68 fakultas di aula fakultas, Rabu (19/8/2026).

Acara puncak peringatan hari kelahiran fakultas yang kini dipimpin Jacobus Ronald Mawuntu ini turut dihadiri Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu (mewakili Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa), Asisten 2 Sekdaprov Sulut Christian Talumepa (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus) dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy.

Di momen yang mengangkat tema Bergerak Unggul, Berdampak bagi Negeri tersebut, Kajati Sulut memberikan Orasi Ilmiah dengan topik Praksis Keadilan Keperdataan dalam Transformasi Jaksa Pengacara Negara Menuju Advocaat General.

Plt. Rektor Unsrat yang diwakili oleh Wakil Rektor 2 (Bidang Administrasi Keuangan dan Umum) dalam sambutannya menegaskan, usia 68 tahun menjadi momentum bagi Fakultas Hukum untuk semakin memperkuat reputasi akademiknya.

“Kita tidak sekadar memperingatinya, tapi kita sedang merayakan perjalanan sebuah institusi yang telah mendidik insan hukum, membangun pemikiran hukum, serta memberi kontribusi bagi penegakan hukum, pembangunan daerah, dan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya membacakan sambutan Plt. Rektor.

Asisten 2 (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Setdaprov Sulut ketika memberikan sambutan mengungkapkan harapan Gubernur agar FH Unsrat terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu hukum di kawasan Indonesia Timur, serta kampus ini, dapat semakin dekat dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Gubernur mengajak sivitas akademika FH Unsrat terus bergerak, berkolaborasi dan berkarya, sehingga FH Unsrat semakin unggul, semakin dipercaya dan semakin besar dampaknya bagi Sulawesi Utara dan Indonesia pada umumnya. (FA)

Meimonews.com – Bupati Malang HM Sanusi dan rombongan mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Selasa (18/8/2026).

Bupati Malang dan rombongan diterima Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Asisten III Setda Kota Manado Donald Supit, serta para Kepala Perangkat Daerah lainnya di Aula Serbaguna Pemkot Manado.

Kunker Pemerintah (Pemkab) Malang ini dilaksanakan dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2025–2029, khususnya terkait percepatan pengembangan wilayah Malang Selatan melalui penguatan konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi kelautan, pariwisata, investasi, serta inovasi pembangunan daerah.

Melalui kunker ini, Pemkab Malang bermaksud melakukan koordinasi sekaligus studi pembelajaran kepada Pemerintah Kota Manado terkait berbagai program dan inovasi pembangunan yang telah diterapkan di Kota Manado.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Malang menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja sekaligus memaparkan gambaran umum Kabupaten Malang, meliputi kondisi kependudukan, wilayah, sosial kemasyarakatan, serta perkembangan ekonomi daerah, termasuk sektor industri dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Walikota Manado menyampaikan gambaran umum Kota Manado, khususnya kondisi perekonomian daerah yang turut didukung oleh sektor perdagangan dan jasa.

Walikota menjelaskan, Kota Manado merupakan kota jasa dan perdagangan, sementara sektor pariwisata juga terus berkembang meskipun kontribusinya terhadap perekonomian daerah masih belum sebesar sektor perdagangan dan jasa.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini turut memaparkan perkembangan penduduk Kota Manado.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab yang membahas berbagai hal terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, antara lain penerangan jalan umum (PJU), posisi Kota Manado sebagai wilayah transit bagi daerah-daerah di sekitarnya maupun negara tetangga.

Selain itu, digitalisasi pemerintahan, Command Center dan Call Center 112, peran Ketua Lingkungan, keterlibatan tokoh-tokoh agama, serta berbagai hal lainnya.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kabupaten Malang. (elka)

Meimonews.com – Puluhan warga Desa Sea Tumpengan mendapat edukasi pencegahan dan pengendalian hipertensi dan peningkatan kapasitas kader dalam deteksi dini PTM (penyakit tidak menular).

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga, baru-baru ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM).

Oleh karenanya Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Manado yang terdiri dari Elisabeth N. Barung, Djois S. Rintjap, dan Elvie R. Rindengan mengelar edukasi ini.

Kegiatan yang mengangkat tema Edukasi penyakit tidak menular (PTM) pada masyarakat dan pelatihan deteksi dini PTM (Diabetes Melitus dan Hipertensi) pada kader kesehatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengendalian diabetes melitus (DM) serta hipertensi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan agar mampu melakukan deteksi dini PTM secara tepat dan membantu masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kegiatan dibuka Hukum Tua Desa Sea Tumpengan Filadelfus Kukihi, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan edukasi dan pelatihan tersebut dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Kukihi menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit serta mendukung program kesehatan.

Usai sambutan Hukum Tua, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kepada masyarakat mengenai DM dan hipertensi, termasuk faktor risiko, pentingnya deteksi dini, serta upaya pencegahan dan pengendalian melalui penerapan perilaku hidup sehat.

Selain edukasi kepada masyarakat, kegiatan juga diisi dengan pelatihan deteksi dini PTM bagi kader kesehatan.

Kader diberikan pelatihan mengenai tata cara pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah serta pengukuran faktor risiko lainnya, seperti tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut, termasuk perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).

Pelatihan dilakukan melalui demonstrasi, simulasi, dan praktik langsung sehingga kader memperoleh pengalaman dalam melakukan pemeriksaan secara benar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus dan hipertensi semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas kader sebagai penggerak kesehatan masyarakat dan pelaksana deteksi dini PTM di Desa Sea Tumpengan secara berkelanjutan. (lex)