Meimonews.com – Tim Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado menggelar pengabdian pada masyarakat (Pengabmas) di Desa Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (6/9/2025).

Kegiatan ini berupa edukasi penggunaan custom pillbox untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus yang merupakan wujud nyata penerapan tri dharma perguruan tinggi, sekaligus upaya mendukung pengelolaan penyakit tidak menular di masyarakat.

Materi edukasi diberiikan oleh Ketua Tim Pengabmas Sri H. Gurning, Selfie P.J Ulaen, Elvie R. Rindengan dan tiga mahasiswa.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Hukum Tua Desa Kalawat Alfrida di dampingi Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado Jovie Mien Dumanauw ini diikuti kader kesehatan, perwakilan PKK, dan warga sebagai sasaran kegiatan.

Masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini karena mendapatkan pengetahuan dan alat bantu custom pillbox yang dapat membantu dalam pengobatan.

Selain custom pillbox, masyarakat juga mendapatkan Kartu Minum Obat Mandiri yang juga bermanfaat dalam mengontrol waktu minum obat.

Menurut data yang dimiliki Poltekkes Kemenkes Manado, keberhasilan pengobatan pasien diabetes melitus sangat berpengaruh pada kepatuhan pasien dalam pengobatannya.

Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya kepatuhan pengobatan adalah lupa, tidak mematuhi pengobatan sesuai petunjuk dokter, kesalahan dalam membaca etiket, merasa sehat sehingga berhenti pengobatan atas inisiatif sendiri.

Prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosa dokter di Sulut menempatkan urutan keempat di wilayah Indonesia.

Hasil studi pendahuluan jumlah pasien diabetes melitus tahun 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kolongan, Kalawat sebanyak 576 pasien.

Berdasarkan laporan Riskesdas 2018, proporsi alasan pasien tidak minum obat antidiabetes oral/suntikan sesuai petunjuk dokter di Sulut adalah dikarenakan merasa sehat (57,15 %) dan sering lupa (35,21 %).

Penggunaan custom pillbox membantu pasien untuk ingat jadwal minum obat, mengurangi resiko dosis terlewat atau ganda, permudah pasien minum obat dengan jumlah banyak, membantu keluarga untuk memantau pasien minum obat.

Usai edukasi, Tim Pengabmas menyerahkan inventaris alat pemeriksaan gula darah kepada Pemerintah Desa Kalawat. (lex)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie didampingi Wakil-wakil Rektor Unsrat menerima kunjungan peserta PKDN (Praktek Kerja Dalam Negeri) Sespimti (Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi) Kepolisian Negara Indonesia (Polri) Dikreg (Pendidikan Reguler) ke-34 Tahun 2025 di ruang rapat Rektor, Selasa (9/9/2025).

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, kunjungan ini untuk mempererat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan institusi kepolisian, khususnya dalam membangun kepemimpinan yang visioner, profesional serta berintegritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa.

Rektor berharap, kegiatan ini memperkaya wawasan bersama, bahwa kampus dan Polri memiliki misi membentuk insan yang unggul, berkarakter dan berdedikasi bagi kemajuan Indonesia.

Diketahui, Sespimti Polri adalah pendidikan untuk Perwira Menengah (Pamen) Polri berpangkat minimal Komisaris Besar Polisi (Kombespol) atau setara dari instansi lain, yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka menjadi pemimpin pada tingkat yang lebih tinggi.

Lulusan Sespimti Polri diharapkan memiliki kemampuan manajerial tingkat tinggi untuk mengisi jabatan eselon I di kepolisian dan instansi terkait.

PKDN merupakan rangkaian penting dalam proses pendidikan Sespimti Polri. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperdalam teori yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung di lapangan, berinteraksi dengan dinamika sosial, budaya, dan keamanan yang nyata.

Berdasarkan data yang ada, Tim ini diketuai Irjen Pol. Agus Djaka Santoso dengan Kasespimti Brigjen Pol. Supriyadi. (FA)

Meimonews.com – Momen Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Malang, Selasa – Kpuluhan Dekan Fakultas Hukum (FH) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia termasuk Dekan FH Unsrat Emma VT Senewe mengeluarkan pernyataan sikap terkait unjuk rasa yang menyuarakan aspirasi masyarakat.

Aksi yang seharusnya menjadi bagian dari demokrasi ini, menurut mereka, sayangnya tercoreng oleh insiden tragis, termasuk jatuhnya korban jiwa dari warga sipil. Rentetan peristiwa ini memicu reaksi dan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk para akademisi.

Para akademisi ini menegaskan posisi kuat para akademisi hukum dalam mengawa denokrasi. Mereka sepakat menyikapi kondisi darurat yang terjadi dalam proses penyampaian pendapat di muka umum.

Ada enam pernyataan sikap tersebut. Pertama, mendukung kebebasan berpendapat di muka umum sebagai hak konstitusional yang harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh negara. Kedua, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas jatuhnya korban dan kerugian akibat kerusuhan yang menyertai aksi massa.

Ketiga, mendesak aparat penegak hukum untuk memperbaiki proses penegakan hukum agar lebih proporsional, transparan, dan akuntabel. Ini termasuk mengevaluasi penangkapan aktivis dan membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kebenaran.

Keempat, mengapresiasi sivitas akademika dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan mengedepankan persatuan.

Kelima, menuntut pemerintah untuk memperbaiki sistem hukum dan ketatanegaraan yang lebih berpihak pada rakyat, termasuk reformasi sistem perpajakan serta mengembalikan peran TNI dan Polri sesuai fungsinya.

Keenam, mendesak pejabat publik untuk mengembalikan marwah sebagai pelayan masyarakat dan mengimplementasikan aspirasi rakyat dalam setiap kebijakan. (FA)

Meinonews.com – Menyusul dikeluarkannya surat No. 8204/UN.12.II/KP/2025 tanggal 2 September 2025 tentang pemberitahuan bekerja dari kantor, maka Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie lewat Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Roiko Iwan Montolalu mengeluarkan surat tindak lanjut kuliah daring.

Surat bernomor 8254/UN.12.II/KP/2025 tersebut dikeluarkan pada 3 September 2025 dengan tujuan Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Direktur Program Pascasarjana, Kepala Lembaga, Kepala Biro, dan Kepala Unit Penunjang Akademik.

Ada dua poin terkait surat terbaru tersenut. Pertama, tenaga pendidik (dosen) dapat bekerja dari rumah (WFH/Work From Home – Red) yaitu melaksanakan kegiatan mengajar (kuliah) dan bukti kehadiran menjadi tanggungjawab pimpinan unit kerja masing-masing.

Kedua, pimpinan (Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ditektur Program Pascasarjana, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Wakil Dekan, Wakil Direktur, Sekretaris Lembaga, Koordinator Fungsional, Subkoordinator Fungsional, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Pengeluaran Pembantu) bekerja di kantor (WFO/Work From Office – Red). (FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Seminar bertajuk Entrepreneurial Leadership : When AI Creates Venus di Ballroom Kantor Pusat BSG, Pierre Tendean Manado, Rabu (3/9/2025).

Kegiatan yang dihadiri para pemimpin divisi dan departemen di lingkungan BSG yang dibuka pelaksanaannya oleh Dirut BSG Revino M. Pepah ini menghadirian Hermawan Kertajaya, pakar marketing terkemuka.

Seminar ini diharapkan menjadi katalis bagi seluruh jajaran pimpinan Bank SulutGo untuk mengasah pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) dan kepemimpinan adaptif.

Dengan semangat kolaborasi antara kecerdasan teknologi dan kreativitas manusia, Bank SulutGo optimistis dapat terus maju, tidak hanya bersaing, namun juga menjadi bank yang terdepan dalam inovasi di kancah perbankan Indonesia Timur.

Dalam sambutannya, Pepah menekankan pentingnya peran kepemimpinan yang adaptif dan visioner dalam menghadapi dinamika industri yang kian cepat, terutama dengan munculnya era kecerdasan buatan (AI).

“Kita tidak bisa lagi hanya reaktif, tapi harus proaktif. AI bukan hanya alat, melainkan ‘partner’ yang bisa membantu kita menciptakan nilai baru, bahkan melampaui ekspektasi,” ujarnya.

Peserta seminar antusias menyimak pemaparan dari Hermawan Kertajaya yang mengulas strategi kepemimpinan yang relevan di era disrupsi.

Hermawan menjelaskan bagaimana AI, yang identik dengan kecerdasan dan efisiensi, dapat disandingkan dengan Venus yang melambangkan keindahan, kreativitas, dan empati.

“Seorang pemimpin masa kini harus mampu mengawinkan kecerdasan buatan dengan keindahan kreativitas dan hubungan manusia. Inilah yang saya sebut Entrepreneurial Leadership,” ujarnya.

Saat AI menciptakan solusi cerdas, tambahnya, pemimpin harus menghadirkan ‘sentuhan Venus’ berupa inovasi yang humanis dan pelayanan yang berkesan.

Para peserta diajak untuk mengubah cara pandang, tidak lagi melihat AI sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang emas untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional.

Diskusi interaktif yang penuh wawasan pun terjadi, di mana para pemimpin Bank SulutGo menggali lebih dalam bagaimana mengimplementasikan konsep tersebut dalam tugas sehari-hari. (Afer)

Meimonews.com – Sekitar 100 CCTV telah dipasang Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (Walikota dan Wakil Walikota) di Kota Manado.

“Pemasangan CCTV ini tersebar di wilsyah-wilayah strategis di Kota Manado untuk memantau soal atau hal-hal terkait dengan kebersihan dan keamanan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado Erwin S. Kontu kepada Meimonews.com, Rabu (3/9/2025).

CCTV tersebut, sambungnya, terintegrasi dengan jaringan Polda (Kepolisian Daerah) Sulut dan Polresta Manado.

Itulah sebabnya, apa yang terjadi/terlihat di lokasi-lokasi tersebut langsung terpantau dan ada rekamannya.

Dijelaskan,, yang terekam dalan CCTV tersebut menjadi data/pegangan untuk proses lanjut seperti proses tindak pidana ringan (tipiring).

Oleh karena itu, Kontu mengimbau kepada masyarakat Kota Manado dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga keamanan setempat.

“Mari torang jadi kebersihan. Jang buang sampah sembarangan. Jang lupa pula jaga keamanan torang pe kelurahan,” imbau Kontu. (elka)

Meimonews.com – Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank Sulutgo/BSG) terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung kemajuan daerah.

Mengukuhkan komitmennya dalam mendukung kemajuen di daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, BSG menandatangani 4 (empat) dokumen kerjasama strategis bersama Pemkab Kepulauan Talaud.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama BSG Revino M. Pepah dan Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah di Kantor Pusat Bank SulutGo, Selasa (2/9/2025) dan dihadiri jajaran petinggi dari kedua belah pihak.

Di antaranya Komisaris Utama BSG Ramoy M. Luntungan, Sekeakab Talaud Johanes Kamagi, Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BP2KAD) Jaksen Parapaga, serta Staf Khusus Bupati, para Pemimpin Divisi BSG, dan Pemimpin Cabang Talaud.

Kerjasama ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan keuangan daerah hingga peningkatan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Empat dokumen yang ditandatangani tersebut adalah:Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengelolaan Keuangan dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan. Kerjasama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah melalui layanan perbankan yang efisien dan modern dari BSG.

Kemudian, Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah. Melalui PKS ini, BSG akan menjadi mitra utama dalam mengelola rekening kas daerah, memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap transaksi.

PKS tentang Pemanfaatan Aplikasi Kasda Online Desa yang Terintegrasi dengan Siskeudes Link. Ini merupakan langkah maju dalam digitalisasi keuangan desa. Aplikasi ini akan mempermudah pengelolaan keuangan desa dan menyelaraskannya dengan sistem keuangan yang sudah ada, sehingga tata kelola keuangan menjadi lebih efektif.

Ada juga PKS tentang Pemberian Fasilitas Kredit Konsumtif Umum kepada Staf Ahli Bupati Kepulauan Talaud. PKS ini menjadi wujud kepedulian BSG terhadap kesejahteraan ASN di Talaud, memberikan kemudahan akses permodalan untuk kebutuhan konsumtif.

Melalui kerjasama ini, BSG tidak hanya memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tetapi juga menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Talaud, khususnya di bidang keuangan dan digitalisasi. (Afer)

Meimonews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado meraih penghargaan bergengsi Public Services of The Year 2025 untuk wilayah Sulawesi Utara.

Penghargaan ini diberikan oleh MCorp Markplus Institute sebagai pengakuan atas komitmen dan kinerja luar biasa dalam memberikan pelayanan publik.

Penghargaan diserahkan Founder & Chairman MCorp Hermawan Kartajaya dan diterima Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado Erwin S. Kontu di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Selasa (2/9/2025).

Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi kepada perangkat daerah yang dinilai telah berhasil memberikan pelayanan prima dalan mengimplementasikan inovasi berbasis teknologi serta menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat selama satu tahun terakhir.

Dinas Dukcapil Manado dinilai unggul dalam menyederhanakan birokrasi dan memudahkan akses layanan administrasi kependudukan bagi seluruh warga kota.

Kontu menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan ini. “Penghargaan ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran Dukcapil Manado dan tentunya dukungan penuh dari masyarakat serta pimpinan daerah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk tidak berhenti berinovasi,” ujarnya.

Kontu menegaskan komitmen dinas yang dipmpinnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang. “Kami tidak akan berpuas diri. Ke depan, Dinas Dukcapil Manado berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang lebih cepat, lebih mudah, dan terintegrasi secara digital. Tujuannya satu, yaitu membahagiakan masyarakat melalui pelayanan administrasi kependudukan yang profesional dan modern,” tandasnya. (elka)

Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado menyerahkan.Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ada sebanyak 747 PPPK tahap 1 tahun anggaran 2024 yang diserahkan Wawali pada kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BKPSDM Kota Manado, Senin (1/9/2025).

Dengan diterimanya SK tersebut maka 747 PPPK tersebut resmi menjadi bagian dari Pemerintah Kota Manado.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan banyak selamat kepada mereka yang telah mendapat SK pengangkatan sebagai PPPK dan berharap semoga dalam pengabdian bisa bekerjasama dan selalu bersinergi.

“Selamat menjalankan tugas,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini yang pada acara penyerahan SK PPPK tersebut di dampingi Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal. (elka)

Meimonews.com – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengeluarkan pernyataan sikap terhadap dinamika sosial politik (sosial politik) yang sedang berkembang.

Pernyataan sikap yang ditandatangi Mgr. Antonius Subianto Bunjamin OSC dan Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM (Ketua dan Sekretaris KWI) ini dikeluarkan pada Sabtu (30/8/2025).

Di awal pernyataan sikap disebutkan, beberapa hari ini, kita merasa prihatin dan sakit menyaksikan kekerasan dan tindakan anarkis di beberapa daerah di negara kita tercinta. Situasi ini kiranya terjadi karena ada kekecewaan besar terhadap perkataan, perbuatan dan kebijakan yang tidak bijaksana dan tidak adil (pro rakyat) yang dibuat oleh pribadi atau institusi pemerintah, wakil rakyat dan aparat tertentu,

“Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, marilah mawas diri menahan diri dan melakukan aksi nyata yang membuahkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia,” sebut pernyataan sikap tersebut

Oleh karena itu, Konferensi Waligereja Indonesia menyerukan keprihatanan dan harapan. Pertama, kami menyamipaikan rasa duka yang mendalam terhadap saudara-saudari yang mengalami cedera bahkan kehilangan nyawa ketika memperjuangkan kebenaran dan keadilan serta saat mengungkapkan belarasa pada yang terluka dan menderita.

Kedua, kami mengimbau kepada semua lembaga (eksekutif, legislatif, yudikatif) : untuk dengan rendah hati lebih mendengarkan dan memperjuangkan harapan dan kepentingan masyarakat, terutama saudara-saudari kita yang menderita.

Untuk dengan besar hati mengoreksi bahkan membatalkan rencana, kebijakan dan tindakan yang kiranya mencederai rasa keadilan rakyat, menambah beban hidup masyarakat dan makin melukai saudara-saudari kita yang menderita.

Untuk dengan sungguh hati menunjukkan tanda-tanda jelas bahwa memang sedang mengusahakan terwujudnya cita-cita kemerdekaan yang tidak cukup dalam pidato tetapi dalam tata kelola yang transparan, akuntabel dan kredibel.

Ketiga, kami mengajak aparat keamanan untuk benar-benar menjadi pengayom bagi semua warga dan selalu mengedepankan cara-cara humanis dalam menghadapi aksi massa.

Keempat, kami akan tetap bersikap kritis terhadap lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif agar membuat kebijakan dan melakukan tindakan yang memihak kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia sesuai fungsi dan posisi masing-nasing.

Kelima, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pribadi, organisasi dan institusi yang dengan tulus dan lurus memperjuangkan kebaikan dan kebenaran dengan cara-cara yang santun dan damai sesuai nilai-nilai Pancasila.

KWI mengajak untuk berjalan bersama, bergandengan tangan dan bergotong-royong dengan semua orang yang berkehendak baik untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas dengan mengatasi berbagai kecemasan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

“Marilah kita menahan diri dari berbagai godaan untuk melakukan tindakan provokatif dan kriminal yang menimbulkan kerusakan dan kerugian serta mengganggu perdamaian dan persatuan bangsa. Marilah kita saling memancarkan energi positif demi Indonesia maju,” ajak KWI. (elka)