Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjadi salah satu narasumber (narsum) Sarasehan Nasional yang mengangkat tema Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik.

Sarasehan ini dilaksanakan di Aula CJ Rantung Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (19/11/2025).

Narasumber lainnya adalah Ketua Banggar MPR RI Melchias Mekeng, Deputi Komisioner Pengawas OJK Eddy Manindo Harahap, sementara keynote speacker adalah Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga keuangan untuk membahas peluang dan tantangan penerbitan obligasi daerah sebagai skema alternatif pembiayaan pembangunan serta instrumen investasi publik.

Kehadiran Rektor Unsrat menegaskan pentingnya dukungan dan kajian akademis dalam mematangkan rencana penerbitan obligasi daerah.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Forkopimda Sulut, pejabat instansi vertikal, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulut, sejumlah Kepala Daerah se-Sulut, serta undangan lainnya.

Gubernur Sulut, dalam paparannya, menekankan bahwa penerbitan obligasi daerah dan sukuk daerah adalah skema creative financing yang harus kita cermati.

Sulut memiliki potensi besar di berbagai sektor, dan instrumen ini dapat menjadi jembatan untuk mendapatkan dana besar guna membiayai proyek-proyek produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Beberapa Kepala Jurusan (Kajur), Kepala Program Studi (Kaprodi) dan Koordinator Pusat (Kapus) pada Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) di Lingkungan Unima dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan.

Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat Unima Tondano, Selasa (18/11/2025).

Pelantikan dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala LP3M Patricia M. Silangen dan Karo Kepegawaian, Keuangan dan Umum Joudia Meyke Rangkang.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan dan ajakan penting untuk mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan tersebut.

Rektor berpesan untuk bekerjasama dengan baik, berkinerja dengan baik, menjaga integritas kita dalam bekerja seperti yang sudah dibacakan tadi yakni menjauhkan diri dari perbuatan tercela, menjaga etika jabaran, menghindari diri dari suap dan gratifikasi terutama juga pungli.

“Sehingga kita boleh sama-sama Universitas Negeri Manado lebih baik lagi ke depannya,” ujar Rektor.

Untuk Kaprodi, diminta untuk menjadi garda terdepan, bileh jadi berkat bagi mahasiswa yang akan berkuliah di prodi masing-nasing karena mereka adalah customers kita.

“Jadi, sebagai customers kita harus melayani mereka dengan sebaik-baiknya, jangan jadikan mereka obyek untuk meminta-minta uang,” ujarnya.

Jika ini terlaksana dengan baik, menurutnya, maka mahasiswa-mahasiswa akan menjadi alumni dan mereka-mereka ini akan menjadi marketer kita. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) untuk mengadakan Sosialisasi Program Ekosistim Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari).

Dari sekian banyak universitas yang ada, Unima salah satunya yang mendapat kepercayaan tersebut. Olehnya, Rektor Unima Joseph Philip Kambey menyampaikan terima kasih kepada Kemdiktisaintek karena mendapat kesempatan untuk mensosialisasikan kegiatan ini.

Sosialisasi ini, menurut Rektor sangat penting bagi Unima sebagai universitas dengan akreditasi Unggul dan ingin berprestasi lebih baik lagi. Oleh karenya, Rektor berharap semua pimpinan untuk mengikuti dengan cermat karena kegiatan ini juga akan membantu kita semua secara institusi.

 

Aris Winarna saat memaparkan materi yang dimoderatori Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan

“Mari kita ikut sosialisasi ini dengan baik sehingga kita boleh mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada pembukaan Sosialisasi dan Penandatangan Komitmen Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Selasa (18/11/2025).

Kegiatan yang diikuti pimpinan dan staf di lingkungan Unima ini diadakan di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Pusat Unima Tondano.

Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan upaya Unima dalam mendukung program pemerintah yang mendorong optimalisasi penggunaan produk dalam negeri di lingkungan instansi pendidikan tinggi.

Penandatanganan komitmen bersama oleh pimpinan Unima menjadi salah satu bagian penting dalam program ini dan menegaskan keseriusan institusi dalam mengimplementasikan kebijakan P3DN secara terstruktur, terukur dan berkelanjutan.

Aris Winarna (Kemdiktisaintek) dalam pemaparan materinya yang berjudul Semesta Bestari Saintek (Laboratorium hidup, menyamai tradisi memanen inovasi) mengawali dengan menjelaskan tentang transformasi saintek untuk menuju masyakat ilmu pengetahuan.

Dijelaskan input dari program ini yang terkait dengan Kebijakan dan anggaran, SDM saintek (dosen, peneliti), Rekasi, jejaring kemitraan, infrastruktur saintek; Aktivitas yang terdiri dari diseminasi dan publikasi pemanfaatan saintek, Diplomasi saintek melalui pemberdayaan asosiasi keilmuan; Penguatan ekosistem dan budaya saintek; Pembangunan repositori; Prakondisi : Dukungan dari sisi angaran dan Adanya sinergi lintas sektor.

Untuk output terdiri dari Produk saintek yang termanfaatkan oleh masyarakat, Exposure saintek ke publik, Kemitraan dan kolaborasi bidang saintek, Dokumen depositori dampak saintek.

Untuk Short Term Outcomers meliputi saintek menjadi agenda publik, perguruan tinggi menjadi katalisator untuk membumikan saintek di masyarakat, serta meningkatnya nilai tambah potensi lokal.

Untuk Medium Term Outcomers meliputi Membuminya saintek pada kehidupan masyarakat sehari-hari, meningkatnya produktivitas pendapatan masyarakat/komunitas, terbangunnya masyarakat yang rasional.

Winarna lantas menguraikan tentang bagimana membentuk masyarakat yang rasional, yang membutuhkan sinergi kreasi masyarakat dan akademisi untuk sains dan teknologi nusantara (Semesta) yakni science literacy, public understanding, public engagement.

Diuraikan pula tentang Mengapa laboratorium hidup, Apa yang dilakukan di laboratorium hidup, Posisi riset ekosistim hidup dan perbandingan model laboratorium dalam proses inovasi.

Setelah memberikan penjelasan awal, Winarna di dampingi Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan sebagai moderator, lalu memaparkan Pengenalan program bestari saintek.

Aris Winarna saat tiba di kampus Unima Tondano, yang dijemput Karo PKSHM Unima Vivi Saroinsong

Secara umum, Bestari Saintek merupakan pemanfaatan saintek berbasis potensi daerah yang menghimpun komomitas, talenta dan jejaring lokal untuk menghasilkan solusi yang tepat guna dan terukur.

Siklus kerjanya mencakup penjaringan kebutuhan pemangku kepentingan, perancangan bersama, pengujian di lingkungan nyata, penyempurnaan berbasis umpan balik, hingga adopsi.

“Arah program bertumpu pada nilai tambah,” ujarnya seraya menyebut rinciannya yakni mutu produk dan jasa, efisiensi rantai pasok, pembukaan akses pasar, serta peningkatan ekonomi warga dan daerah melalui praktik usaha yang tangguh, adaptif dan berkelanjutan.

Dijelaskan pula tujuan umum dan khusus program inii, siapa sasaran dan targetnya, siapa mitranya, berapa besaran pendanaannya, bagaimana ruang lingkup program ini, bagaimana mekanisme literasilinya, apa luaran akhir program ini, seperti apa alur seleksi program ini, apa yang dinilai pada usulan program ini, kapan mulai mendaftarnya.

Panduan perumusan Semesta Bestari Saintek dipaparkan oleh Winarna yakni agenda dan living labs serta merincikannya satu persatu. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Kegiatan yang diikuti oleh, antara lain, Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Senat Unima, pimpinan Senat, pimpinan dan staf tingkat univeritas lainnya serta para Dekan, Wakil Dekan, dan Kaprodi ini diadakan di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Selasa (18/11/2025) ini.

Ada empat poin penting disampaikan Rektor untuk menjadi perhatian dan ditindaklanjuti terkait nama baik Unima yang kini mendapat predikat Unggul. Empat poin itu adalah soal IKU (indeks kinerja utama), soal surat izin dan soal Plh (Pelaksana Harian) Dekan.

Soal pungli (pungutan liar) terus menjadi perhatian karena hal itu masih terjadi di Unima, sebagaimana data yang dimiliki Rektor baik dari internal maupun eksternal Unima.

Rektor mengingatkan kepada seluruh pimpinan dan staf di lingkungan Unima untuk tidak melakukan punggutan liar (pungli) karena ada sanksinya,

Rektor menegaskan, berulang kali ia sampaikan soal hentikan pungli dan gratifikasi. Ia mendapat laporan dari mahasiswa masih terjadi pungutan liar. ‘Saya ulangi lagi, masih terkadi pungutan kiar di program studi dengan berbagai bentuk modus. Saya tahu prodi mana itu. Jadi, saya ingkatkan kembali, tolong, tolong hentikan pungutan liar di program studi,” ujarnya.

Mantan Plt.Wakil Rektor 2 Unima ini mengungkapkan bahwa ia mendapat laporan bukan hanya dari internal Unima tapi dari eksternal Unima juga. Ada laporan dari luar masuk kepadanya. Rektor lantas memaparkan kromologis terjadinya proses pungli. Nama orang tersebut dan dari fakultas/prodi mana, ada padanya.

Pembacaan Pakta Integritas oleh Sekretaris Rektor Unima Imelda Marcia Watulingas yang diikuti seluruh peserta yang menandatangani pakta integritas

“Sampai saat ini masih terjadi (pungli). Tadi malam saya mendapat laporan dari BEM Unima. Mereka akan mengadakan demo lagi di salah satu fakultas oleh karena ada pungli. “Jadi, sekali lagi, tolong hentikan pungutan liar,” tandas Rektor.

Menurutnya, sebagai pimpinan yang sudah mendapat tunjangan, tukin (tunjangan kinerja) dan gaji, itu sudah cukup. Jadi, diingatkan untuk jangan lagi melakukan pungli.

Diungkapkan, akan ada satu pejabat yang akan mendapat/diberikan sanksi. Rektor berharap, semoga ini (pemberian sanksi) menjadi pembelajaran buat yang lain.

Mantan Dekan FEB Unima ini menyebutkan, ketika dilantik sebagai Rektor, soal pungli ini adalah pesan utama dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek). Ia merasa malu waktu itu.

Pada waktu 70 pejabat yang dilantik (termasuk dia red), ungkapnya, Menteri hanya memberikan pesan kepadanya, “Pak Rektor, hentikan pungli di Unima.”

Dan, itu merupakan tugas yang diberikan kementerian. Oleh karenanya, Rektor berharap kepada pimpinan dan staf di lingkungan Unima yang diangkatnya untuk memberantas pungli di Unima.

“Sampai saat ini masih ada laporan pungli di Unima. “Anda diangkat, dilantik dan anda menandatangani pakta integritas. Jangan lupakan itu,” ujarnya, mengingatkan.

Soal IKU, Rektor mengungkapkan, pada waktu upacara hari Pahlawan tanggal 10 November 2025, ia telah menyampaikan bahwa kalau ada prodi (program studi) yang IKUnya belum tercapai sampai akhir tahun 2025 maka akan diganti.

Semoga ini diperhatikan betul-betul oleh setiap pimpinan jurusan dan Kaprodi. Hal itu selalu ia state berulang dan sudah kedua kali karena ini akan menentukan kinerja dekan dan rektor. Ia tidak main-main untuk ini. Untuk prodi yang tercapai kinerjanya, akan ada konsekuensi.

Ada dua fakultas (Rektor menyebut dua fakultas tersebut red) yang sudah diberi perhatian khusus. Kepada Kajur dan Kapordi diminta untuk memperhatikannya. Karena hal ini terkait dengan kinerja mereka.

Soal izin, Rektor mengungkapkan bahwa kemarin, ia mendapat surat izin yang diteruskan dari dekan karena eebagai dosen akan tugas di luar daerah. Ketika dilihat dan baca, surat itu dikeluarkan oleh satu Dinas (disebutkan dinas tersebut  red) untuk menghadiri salah satu kegiatan.

Rektor menyampaikan kepada dekan-dekan bahwa untuk mendapat izin Rektor, maka dinas terkait itu harus bersurat dalam bentuk surat permohonan. Karena kemarin yang diterima adalah surat perintah. Surat perintah kepada dosen Unima untuk menghadiri. Ia sempat Kabag untuk menanyakan dosen ini kerja di Unima atau dinas tersebut ?

Jadi, kalau ada surat izin, izin dari Rektor. Kepada orang yang diberikan izin, tolong beritahukan kepada intstansi luar Unima yang akan menggunakan keahlian anda atau apalah bermohonlah kepada Rektor untuk diberikan izin.

“Jangan surat perintah. Kalau tidak ada surat permohonan, saya tidak akan memberikan surat izin. Tapi kalau ada saya akan memberiksn surat izin. Karena ini bisa menjadi masalah buat anda ke depan,” ujarnya,

Poin terakhir adalah soal Pelaksana Harian (Plh) Dekan. Rektor mempersilahkan Dekan mengusulkan. Tapi biasanya WD 1 karena berkaitan dengan kegiatan-kegiatan akademik, kecuali WD 1 berhalangan maka WD 2. Kalau WD 2 berhalangan, WD 3. “Tapi permohonannya kepada Rektor, jangan main tunjung sendiri karena aturannya seperti itu,” tandasnya.

Di akhir sambutannya/arahannya, Rektor menegaskan, lebih baik bicara pahit di muka supaya menjadi pembelajaran bersama dan supaya manis di belakang. “Jangan manis-manis di muka kong pait (lalu pahit red) di belakang,” tandasnya.

Di momen tersebut, para Wakil Rektor memberikan pemaparan/penjelasan terkait beberapa program/kegiatan yang telah dilaksanakan/dicapai oleh masing-masing bidang dan rencana ke depan, termasuk menanggapi pertanyaan dan masukkan/saran dari peserta.

Terkait seringnya Rektor mengingatkan soal hentikan pungli, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Unima Vivi W. Saroinsong kepada Meimonews.com di sela kegiatan, menjelaskan hal itu merupakan komitmen untuk mewujudkan Unima WBK (wilayah bebas korupsi). (FA)

Meimonews.com – Unsrat Expo dan Pameran Riset, Inovasi, Seni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Prisma) yang diselenggarakan di Mantos 3 Manado dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Senin (17/11/2025).

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan,: kegiatan Unsrat Expo dan Prisma ini memperlihatkan kepada publik bahwa Universitas Sam Ratulangi terus bergerak, tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang kompeten.

“Tetapi harus tampil sebagai pusat inovasi, pusat kreativitas serta pusat nilai tambah bagi masyarakat, baik melalui riset, teknologi, kesenian, maupun pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat,” ujar Rektor.

Dengan tema Unsrat Berdampak Bagi Negeri, sebut Rektor, hari ini kita melihat wujud nyata, karya riset yang dipamerkan, setiap inovasi, produk kreatif mahasiswa, setiap poster pengabdian, adalah kontribusi Unsrat untuk Sulawesi Utara dan juga bagi Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid menegaskan pentingnya sinergi seluruh personil dan instansi terkait.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Manado ketika memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Samrat 2025 di halaman Mapolresta Manado, Senin (17/11/2025).

Sejalan dengan itu, Kapolresta meminta petugas menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan tetap mengutamakan edukasi kepada masyarakat.

“Operasi Zebra bukan sekadar penindakan. Ini adalah upaya menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus persiapan menuju Operasi Lilin Samrat 2025,” ujarnya.

Polresta Manado berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara masyarakat, terutama menghadapi masa libur akhir tahun.

Apel ini diikuti Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, para PJU Polresta Manado, personil Polresta, unsur TNI, serta Dinas Perhubungan Manado.

Operasi Zebra Samrat 2025 bertemakan Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Samrat 2025.

Operasi Zebra berlangsung 14 hari (17-30/11/2025). Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulut menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Zamrat 2025 yang berlangsung 14 hari dimulai Senin (17/11/2025) hingga Minggu (30/11/2025).

Tanda dimulainya kegiatan ini, diadakan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Upacara Mapolda Sulut, yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie.

Apel diikuti personil Polri, TNI, Dinas Perhubungan Sulut, Sat Pol PP Sulut, Bapenda Sulut, dan Jasa Raharja Sulut, BPTD Wilayah Sulut, serta Pejabat Utama Polda Sulut,

Apel ditandai dengan penyematan pita tanda operasi dan penyerahan bekal kesehatan secara simbolis oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan personel TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Apel gelar pasukan ini diselenggarakan oleh seluruh satuan tingkat wilayah mulai dari tingkat Polda sampai dengan tingkat Polres di seluruh Indonesia.

Operasi Kepolisian Kewilayahan ini mengusung tema: Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Samrat 2025.

Kapolda Sulut usai apel mengatakan, inti dari Operasi Zebra ini adalah keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Kita masih perlu melakukan mitigasi, dan ini adalah operasi humanis, salah satunya memberikan imbauan kepada masyarakat,” ujarnya.

Karena ada filosofi, jelas Kapolda, terjadinya kecelakaan itu diawali dengan pelanggaran. Ketika pengendara sudah tidak mau tahu dengan peraturan maka dia akan melanggar yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

Menurut Kapolda, dalam berlalulintas terdapat tiga hal pokok yaitu siap diri, siap peralatan atau kendaraan, dan siap administrasi seperti SIM, STNK.

“Sehingga dalam momentum Operasi Zebra ini, mengedepankan tindakan humanis. Kita mengajak masyarakat untuk selalu melakukan mitigasi secara bersama dan memberikan imbauan,” sebut Kapolda.

Dijelaskan, di dalam penegakan hukum seperti sanksi tilang (bukti pelanggaran), itu hanya 5 persen dari keseluruhan kegiatan operasi. Dan 80 persen adalah imbauan.

Operasi Zebra Samrat 2025 ini melibatkan 475 personil Polri dan stakeholder terkait, yang tergabung dalam Satgasops Polda dan Satgasops Polres/ta.

Operasi bersifat terbuka dengan mengedepankan fungsi lalulintas untuk meningkatkan keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan lalu lintas secara profesional, bermoral, dan humanis.

Adapun sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, baik pada saat maupun pasca Operasi Zebra Samrat 2025.

Target operasi tersebut meliputi, pengemudi yang menggunakan handphone saat mengemudi, melawan arus lalu lintas, pengemudi di bawah umur, berkendara melebihi batas kecepatan serta pengemudi yang mengonsumsi narkoba dan minuman keras. (AF)

Meimonews.com – PSM Unsrat mencatatkan prestasi yang gemilang di Karangturi International Choir Competition yang diselenggaraian di Senarang Jawa Tengah, Ravu – Sabtu (12-15/2025).

Di ajang internasional tersebut, PSM Unsrat Manado ini berhasil membawa pulang total 3 medali emas dan menyabet gelar 2 Champion (Juara Kategori) serta membuktikan dedikasi dan kualitas vokal mereka di mata juri internasional.

Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi PSM Unsrat sebagai salah satu paduan suara mahasiswa terbaik di Indonesia yang mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional.

PSM Unsrat yang ikut dalam kompetisi bergegsi ini berjumlah 42 orang yang merupakan perwakilan dari 11 fakultas yang ada di lingkungan Unsrat. Mereka dilatih oleh Hernan Sinata sementara pimpinan rombongan/kontingen adalah Ronny Gosal. (FA)

Meimonews.com – Prestasi membanggaksn diukir Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unsrat berhasil lolos ke babak Grand Prix dalam ajang bergengsi Karang Turi Choir Competition (KTCC) tingkat internasional, Jumat (14/11/2025).

Kompetisi yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah ini diikuti 69 peserta dari berbagai negara dan merupakan salah satu perlombaan paduan suara paling ketat di Asia Tenggara.

PSM Unsrat menampilkan performa terbaik mereka di hadapan tujuh dewan juri internasional yang berasal dari tiga negara yaitu Filipina, Malaysia, dan Indonesia.

Kelolosan ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi tim dan pendukung.

Dengan lolosnya PSM Unsrat ke Grand Prix, mereka akan kembali bersaing untuk memperebutkan gelar juara umum kompetisi.

Babak Grand Prix menjadi puncak dari KTCC, di mana hanya kelompok paduan suara terbaik yang akan saling unjuk kemampuan.

Dukungan dari civitas akademika Unsrat diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi tim untuk membawa pulang penghargaan tertinggi dari Semarang. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat untuk meneguhkan komitmen, bergerak serempak, melaju lebih cepat, menyalakan obor ilmu.

Ajakan Rektor tersebut disampaikan Wakil Rektor 3 (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) Ralfie Pinasang ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Fakultas Peternakan Unsrat dalam rangka acara puncak Dies Natalis ke – 62 fakultas tersebut yang diadakan di aula fakultas, Jumat (14/11/2025).

“Dan, dari laboratorium kita menumbuhkan inovasi dari desa-desa, kita menegakkan kemandirian,” ujar Pinasang mengutip sambutan Rektor.

Fakultas Peternakan (yang kini dipimpin Florencia Nery Sompie sebagai dekan), menurut Rektor, telah menunjukkan arah yang tepat dengan memperkuat kurikulum berbasis capaian pembelajaran, mendorong riset dan pengabdian yang adaptif, serta memperluas jejaring kemitraan agar transfer pengetahuan menjelma dalam praktik-praktik di lapangan.

Dikemukakan, usia 62 tahun bukan sekadar angka, itu adalah penanda kematangan, ketangguhan, serta kesinambungan membangun pendidikan tinggi yang berdampak bagi manusia dan alam. (FA)