BSG Perkuat Sinergi dengan BI dan Pemkot Tomohon Guna Percepat Digitalisasi Daerah dan Optimalisasi Kas Titipan

oleh

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) terus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital dan menjaga stabilitas sistem keuangan di Sulawesi Utara.

Hal itu tercermin dalam pertemuan strategis BSG, BI Perwakilan Sulut dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon di Kantor Pusat BSG, Manado, Rabu (22/4/2026).

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Darmawan Hutabarat beserta jajaran, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Denny Liuw serta perwakilan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut.

Fokus utama pertemuan ini adalah penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mengakselerasi digitalisasi pemerintah melalui perluasan kanal Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Sebagai bank persepsi sekaligus aggregator, BSG berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan sistem transaksi yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien bagi Pemerintah Kota Tomohon.

“BSG terus berinovasi untuk menyediakan infrastruktur pembayaran digital yang mumpuni. Sinergi ini memastikan bahwa pelayanan publik di Kota Tomohon semakin mudah diakses masyarakat melalui kanal-kanal digital,” ujar Louisa,

Selain digitalisasi di Tomohon, agenda pembahasan meluas pada implementasi pelaporan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui kerjasama dengan Bapenda Provinsi Sulut.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat sinkronisasi data dan distribusi pendapatan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Di sisi lain, aspek ketersediaan uang layak edar (ULE) di wilayah kepulauan turut menjadi poin krusial. Perwakilan Bank Indonesia dan manajemen BSG melakukan evaluasi serta optimalisasi pengelolaan Kas Titipan (Kastip) Bank Indonesia yang dikelola oleh BSG Cabang Melonguane dan BSG Cabang Siau.

Hal ini bertujuan untuk menjamin kebutuhan uang tunai masyarakat di wilayah terluar tetap terpenuhi dengan kualitas uang yang baik.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran struktural BSG untuk memastikan eksekusi kebijakan berjalan teknis dan tepat sasaran, di antaranya Jimmy Alexander (Pemimpin Divisi Pengembangan Bisnis) beserta tim, Nasrudin Herlambang (Pemimpin Divisi Operasional Layanan) beserta tim, Pemimpin Cabang (Pincab) BSG dari Cabang Tomohon, Cabang Melonguane, dan Cabang Siau.

​Melalui kolaborasi lintas instansi ini, BSG optimistis mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui kemudahan akses keuangan dan pengelolaan kas negara yang profesional. (elka)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Meimo News di saluran WHATSAPP