Meimonews.com – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI) Benjamin Paulus Octavianus bersama Ajudan Presiden RI Hercekino Fraya Wowor mengadakan kunjungan ke Universitas Negeri Manado (Unima), Kamis (9/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat Unima, Tondano, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memaparkan berbagai aspek kesiapan institusi, meliputi pengembangan kurikulum, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta rencana pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai penunjang utama proses akademik.

Rektor menyampaikan, pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima merupakan langkah strategis Unima dalam menjawab kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat, sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Wamenkes menegaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap upaya peningkatan jumlah dan pemerataan tenaga dokter di Indonesia.

Dijelaskan, kehadiran Fakultas Kedokteran Unima diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Wamenkes juga menekankan pentingnya menjaga standar mutu pendidikan kedokteran agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang unggul dan siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. (*/FA)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Starry Homenta Rampengan mendampingi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua lokasi di Manado, Selasa (7/4/2026).

Setelah menyambut kedatangan Wamenkes RI dan rombongan di Bandara Sam Ratulangi, Dirut RSUP Kandou lanjut mendampingi Wamenkes saat melakukan rangkai agenda kerja di daerah ini.

Lokasi yang pertama didatangi adalah Universitas Katolik De La Salle Manado (UKDLSM) yang dipimpin RP Gregorius Hertanto Dwi Wibowo.

Di kampus ini, Wamenkes RI membahas persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) UKDLSM sebagai upaya penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan di wilayah Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Wamenkes melanjutkan agenda kunjungan ke Polda Sulawesi Utara untuk menghadiri kegiatan pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan serta pengembangan pendidikan kedokteran di daerah. (“/Fer)

Meimonews.com – Pelbagai upaya dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan jajaran terkait dengan tindak lanjut pendirian Rumah Sakit Pendidikan Unima serta pembukaan Fakultas Kedokteran sebagai wujud konkrit memperkuat kontribusi perguruan tinggi (PT) terhadap pembangunan sektor kesehatan nasional.

Terbaru, Rektor Unima dan tim mengadakan pertemuan/audiensi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Rektor dan tim diterima Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus dalam suasana diskusi yang konstruktif dan penuh semangat kolaborasi.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis Unima dalam melakukan koordinasi terkait rencana pendirian Rumah Sakit Pendidikan Unima serta pembukaan Fakultas Kedokteran.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unima menyampaikan komitmen institusi untuk turutserta menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Pendirian Rumah Sakit Pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai wahana praktik dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang kesehatan.

Rencana pembukaan Fakultas Kedokteran Unima menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

Audiensi ini juga membahas pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam memastikan mutu pendidikan kesehatan yang sesuai standar nasional.

Melalui audiensi ini, Unima menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan kesehatan serta penguatan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. (*/FA)