Meimonews.com – Sebanyak 20 mahasiswa Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Unima siap berlaga di Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tingkat Wilayah Tahun 2026.

Keikutsertaan putra-putri terbaik di lingkungan FMIPAK Unima ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam membangun budaya akademik unggul sekaligus mempertahankan tradisi prestasi di tingkat nasional.

Mereka akan berkompetisi pada empat bidang yakni Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika setelah melalui proses seleksi dan pembinaan untuk menghadapi salah satu ajang akademik paling bergengsi bagi mahasiswa sains di Indonesia.

Pada bidang Biologi akan diwakili Dwi Artaningsih Nazara dari Program Studi Biologi, serta Annely Renay Supit, Fiskarina Ka’u, dan Jade Novianna Gabrila Lagarense dari Program Studi Pendidikan Biologi. Di bidang Fisika, Riva Wondal, Ferry Marzhelio Soilo, Fitzgerald Imanuel Wuwung, Imanuel Tulungen, dan Victor Ade Terok.

Bidang Kimia, Nathaniel Dave Emmanuel Pieter, Joel Gabriel Paath, Adeleidi Gracia Klara Mandagi, Fricilia Grescia Polii, dan Rommy Chandra Limunandar. Bdang Matematika, Lorenza Raquel Lenak, Vena Freysi Diane Siwi, David Grifaldi Kapele, Meyni Novela Runtu, dan Richard Auit Paraisu.

Keikutsertaan pada ONMIPA tahun ini memiliki makna tersendiri bagi beberapa peserta. Bagi Lorenza Raquel Lenak, Vena Freysi Diane Siwi, dan Adeleidi Gracia Klara Mandagi, kompetisi ini menjadi kesempatan terakhir untuk mengharumkan nama almamater melalui ONMIPA selama masa studi mereka.

Momentum tersebut menjadi motivasi tambahan untuk memberikan hasil terbaik sekaligus menorehkan prestasi yang membanggakan bagi universitas.

Persiapan peserta mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas dan fakultas. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Lenny Leorina Evinita bersama Ketua UPA TIK Quido Kainde turut memastikan kelancaran pelaksanaan seleksi wilayah.

Dukungan yang sama juga diberikan oleh Dekan FMIPAK Mokosuli Yermia Semuel serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Nova Laurin Isye Mourein Ogi, yang secara intensif memantau kesiapan para peserta.

Sementara itu, Garry A. Tikulembang selaku Ketua ONMIPA FMIPAK terus melakukan pendampingan dan pembinaan guna mengoptimalkan kemampuan akademik mahasiswa pada masing-masing bidang lomba.

Keberhasilan Unima meloloskan mahasiswa ke tingkat nasional dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal berharga yang membangkitkan optimisme seluruh sivitas akademika.

Dengan persiapan yang matang, semangat kompetitif, serta dukungan yang kuat dari universitas, para peserta diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan kembali membawa nama Unima bersaing di tingkat nasional.

Partisipasi dalam ONMIPA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kapasitas akademik, kemampuan berpikir kritis, dan budaya riset mahasiswa.

Melalui keikutsertaan pada ajang ini, Unima yang kini dipimpin Rektor Joseph Philip Kambey terus menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan pembekalan kepada mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Tahun 2025.

Kegiatan pembekalan dilaksanakan di Auditorium Maria Walanda Maramis, Rabu (24/9/2025) yang diawali doa bersama dipimpin Kepala UPA Perpustakaan Unima I. Paraaoran Tamba.

Peserta KKN tersebut berjumlah 1.308 orang yang terdiri dari 500 mahasiswa skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan 808 mahasiswa reguler.

Kegiatan pembekalan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Ketua IKAI Lemhanas Sulut, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Asisten II Setda Kota Manado, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan, serta pimpinan Unima.

Materi yang dibawakan menyoroti ketahanan nasional, pembangunan berkelanjutan, literasi, dan peran mahasiswa dalam inovasi dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri jajaran pimpinan Unima, para dekan, sekretaris senat, dosen pembimbing lapangan, serta undangan lainnya.

Selesainya pembekalan, ribuan mahasiswa Unima siap terjun ke desa-desa di Sulawesi Utara untuk menebarkan semangat literasi, memperkuat peran kampus di tengah masyarakat, dan menjadi agen perubahan di lapangan

Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung, termasuk Perpustakaan Nasional RI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta pimpinan universitas.

Amstrong berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.
“KKN ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang untuk belajar langsung dari masyarakat,” ujarnya.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gidion Maru mengingatkan mahasiswa pentingnya literasi sebagai bekal hidup. “Buku adalah guru paling sabar dan teman paling konstan. Melalui KKN ini, mahasiswa harus memastikan pengetahuan itu benar-benar sampai dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Lenny Leorina Evinita, ketika menutup kegiatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber dan mengingatkan mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan di lapangan. “Semoga bekal ilmu ini menjadi modal berharga dalam membawa perubahan positif di masyarakat,” ujarnya. (*/FA)