Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, Goes to Campoes merupakan bagian dari penguatan sinergi perguruan tinggi dan instansi pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Rektor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah pada kegiatan DJKN Goes to Campoes yang diadakan di Lantai 12 Fakultas Hukum Unsrat, Kamis (17/9/2026).

Oleh karenanya, Plt. Rektor berharap kerjasama antara Unsrat khususnya Fakultas Hukum dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dapat terus dikembangkan.

‘”Tidak hanya edukasi seperti DJKN Goes to Campus, tapi melalui berbagai bentuk kolaborasi yang mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, peningkatan kompetensi, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat ini mengutip Plt. Rektor.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam percakapan dengan Meimonews.com di lokasi pameran menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas pelaksanaan DJKN Goes to Campoes dan Pameran Lelang yang dilaksanakan di Fakultas Hukum Unsrat.

“Terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini karena akan meningkatkan mutu akademik bagi mahasiswa dan juga dosen yang ikut dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Di Fakultas Hukum para mahasiswa diajarkan tentang proses-proses hukum yang harus diketahui mereka. Maka dengan adanya sosialisasi ini, para mahasiswa mendapat pengetahuan tentang proses hukum seperti lelang dan prosesnya, sementara bagi parra dosen, mereka mendapat tambahan pengetahuan untuk materi mengajar.

“Ada unsur kebaikan bagi para mahasiswa dan dosen. Makanya, pihak fakultas berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini,” sebut mantan Sekretaris Senat Unsrat ini.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu memantau pelaksanaan Pameran Lelang

Sebelum pemaparan materi sosialisasi oleh dua narasumber/pembicara, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttengomalut) Sumarsono memberikan sambutan/kata pengantar.

Dua narasumber/pemateri sosialisasi yang mengusung tema Lelang Sebagai Instrumen Kepastian Hukum dan Penguatan Perekonomian adalah Grace Grace Tampongangoy (Dosen Fakultas Hukum Unsrat) tentang Perspektif akademik, pernasalahan, perlindungan hukum, legalitas dan solusi, serta salah satu pejabat dari DJKN Pusat tentang Peran lelang dalam penegakan hukum dan penguatan fiskal nasional (Modern, terbuka dan terpercaya).

Bersamaan dengan pelaksanaan Goes to Campoes diadakan pula Pameran Lelang DJKN di Lantai Dasar Fakultas Hukum Unsrat.

Kepada Meimonews.com, Ketua Panitia Pameran Lelang Rachmadi (Kabid Penilaian DJKN Suluttenggo Malut) menjelaskan, pameran lelang melibatkan Perbankan, Balai Lelang Pejabat Lelang Kelas 1, Pejabat Lelang Kelas 2 dan UMKM. (FA)

Meimonews,com – Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan pembukaan Dies Natalis ke-62 fakultas di kompleks fakultas, Kamis (27/8/2026).

Hadir pada kegiatan ini Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah mewakili Pelalsana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa, para Dekan fakultas se-Unsrat serta pimpinann dan civitas akademika Fatek Unsrat.

Plt. Rektor yang diwakili Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat)  dalam sambutannya mengatakan, Dies Natalis adalah kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah ditempuh dan mengevaluasi capaian hari ini, sekaligus menentukan arah di masa depan.

Rektor berharap, Fatek Unsrat semakin mengambil peran dalam menghasilkan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana, bangunan dan kawasan yang ramah lingkungan, sistem transportasi yang efisien, teknologi energi yang berkelanjutan, transformasi digital, pengelolaan sumber daya dan digital.

Selain itu, pengelolaan sumber daya air dan lingkungan, serta berbagai inovasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah kepulauan.

Dekan Fatek Unsrat Liany A. Hendratta dalam sambutannya menjelaskan tema dies yakni Sustainable and Human-Centered Engineering for Livable, Transformation, and Ecologically Resilient Environments, menegaskan komitmen bahwa ilmu teknik tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik atau kemajuan industri semata tapi lebih dari itu, rekayasa modern harus berpusat pada manusia dan keberlanjutan lingkungan.

Dekan Fatek Unsrat mengajak civitas akademika Fatek Unsrat untuk terus menjadi pelopor inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat luas di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat menggelar pembukaan kegiatan memperingati Dies Natalis ke-61 yang dipusatkan di halaman fakultas, Jumat (21/8/2026).

Pelepasan balon ke udara oleh, antara lain Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah (mewakili Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa), Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran serta beberapa Dekan Fakultas di lingkungan Unsrat menandai pembukaan kegiatan.

Di momen pembukaan kegiatan yang mengusung tema FPIK berdampak : berinovasi, berkolaborasi membangun negeri tersebut diadakan jalan sehat, line dance pertandingan/lomba tenis meja, tarik tambang dan FPIK Idol.

Tema yang diangkat ini, menurut Wakil Rektor 4 Unsrat, diharapkan menunjukkan komitmen FPIK untuk berkontribusi memberi dampak lewat kegiatan-kegiatan tridharma perguruan tinggi (PT) dan menunjang salah satu visi Kemdiktisaintek berdampak.

Dijelaskan, berinovasi merupakan salah satu ciri pendidikan tinggi di antaranya melalui riset2-riset yang dlakukan. Berkolaborasi sudah dilakukan oleh FPIK dengan berbagai institusi baik dalam maupun luar negeri dan perlu terus dikembangkan ke depannya.

Mengembangkan dan memaksimalkan pemanfaatan Marine Fied Station di Likupang merupakan salah satu tantangan ke depan lewat berbagai kolaborasi termasuk melalui konsorsium kelautan Indonesia Timur

“Dengan momentum Dies Natalis ke-61 FPIK, civitas akademika diajak untuk membangun kebersamaan dan komitmen untuk melaksanakan berbagai kegiatan tridharma perguruan tinggi dalam mewujudkan FPIK berdampak, berinovasi dan berkolaborasi untuk kemajuan FPIK maupun Unstat ke depannya,” ujarnya ketika memberikan sambutan. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat termasuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Unsrat terus melakukan berbagai upaya terkait dengan produk dan mutu capaian di era yang penuh tantangan ini.

Itu terlihat ketika LSP P1 melakukan Full Assesment (asesmen penuh) di Ruang Rapat LPMPP Unsrat Mando, Sabtu (18/7/2026) yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie).

Hadir pada kegiatan ini Ketua dan Pengurus LSP.P1 Unsrat, Asesor Kompetensi Pengelola Tempat Uji Kompetensi (TUK), Pimpinan Fakultas, serta seluruh personil yang terlibat dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi.

Full Assesment yang merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini menghadirkan dua Asesor Lisensi BNSP (Lamria Napitupulu dan Yudhi Herutama) yang ditugaskan melakukan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan LSP P1 Unsrat dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi.

Wakil Rektor 4 dalam sambutannya menegaskan, pengembangan LSP P1 merupakan bagian dari komitmen Unsrat untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui pengakuan komptensi.yang sesuai kebutuhan dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri.

“Kehadiran LSP P1 diharapkan mampu memperkuat daya saing lulusan Unsrat di tlngkat nasional,” ujar Wallah di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan Kepala LSP P1 Ockstan Jurike Kalesaran.

Usai seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan mekanisme asesmen oleh Tim Asesor Lisensi BNSP.

Dalam proses asesmen, Tim Asesor BNSP melakukan verifikasi secara komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan LSP meliputi legalitas kelembagaan, sistem manajemen mutu, struktur organisasi, kompetensi personil, proses sertifikasi, pengelolaan TUK serta implementasi seluruh prosedur yang dipersyaratkan BNSP.

Salah satu fokus utama dalam Full Assesment ini adalah verifikasi terhadap 13 skema sertifikasi kompetensi yang telah disusun LSP P1 Unsrat. Ketigabelas skema tersebut mewakili berbagai bidang keilmuan dari 9 fakultas di lingkungan Unsrat dan dirancang sesuai dengan kebutuhan kompetensi pada masing-masing program studi.

Verifikasi dilakukan terhadap kelengkapan dokumen skema, kesesuaian unit komptensi, Materi Uji Kompetensi (MUK), perangkat asesmen, serta kesiapan asesor kompetensi dan TUK sebagai bagian dari persyaratan lisensi.

Selain pemeriksaan dokumen, Tim Asesor juga melakukan wawancara dan klarifikasi kepada pengurus LSP serta penanggung jawab setiap skema untuk memastikan bahwa sistem yang telah dibangun tidak hanya memenuhi persyarakatan administratif tetapi juga telah diimplementasikan secara efektif sesuai dengan pedoman BNSP.

Proses ini menjadi bagian penting dalam memastiikan kesiapan LSP P1 Unsrat untuk menyelenggarakan sertifikasi kompetensi secara profesional, objektif dan kredibel.

Di akhir kegiatan, Tim Asesor BNSP menyampaikan hasil verifikasi beserta sejumlah rekomendasi penyempurnaan yang perlu ditindaklanjuti LSP P1 Unsrat. Masukkan tersebut menjadi dasar bagi peningkatan sistem dan penyempurnaan dokumen sebelum tahapan berikutnya dalam proses perolehan lisensi.

Kepala LPMPP Unsrat menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, seluruh fakultas, tim penyusum skema, asesor kompetensi, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan Full Assesment.

“Kolaborasi lintas fakultas menjadi kekuatan utama dalam membangun sistem sertifikasi kompetensi yang berkualitas dan sesuai dengan standar nasional,” ujarnya.

Ditegaskan, melalui pelaksanaan Full Assesment ini Unsrat menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya mutu dan menghaailkan kelulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.

Sebelum Full Assesment ditutup pelaksanaannya oleh Kepala LPMPP Unsrat, Kepala LSP P1 menandatangani dokumen validasi dan diserahkan kepada Tim Asesor BNSP.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, Ockstan menjelaskan, LSP P1 Unsrat terus berkomitmen perkuat Unsrat sejalan dengan visinya yakni Bersama menata Unsrat menjadi universitas unggul dan berbudaya.

“Proses lisensi LSP P1 Unsrat ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga lembaga ini segera beroperasi sebagai penyelenggara sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan lulusan di berbagai bidang keahlian,” ujarnya di dampingi Kepala Pusat Pelatihan Kompetensi Reni Lusia Kreckhoff dan Bendahara LPMPP Unsrat Reynald J. Pakasi. (FA)