Meimonews.com – Tim Ahli Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Badan Intelejen Negara (BIN) Pusat dipimpin Staf Ahli Bidang Hankam Laksamana Muda Prof.(H.C) Dr. Ivan Yulivan, S.E, CHMP,M.Tr (Han) berkunjung ke Unsrat Manado, Selasa (4/4/2023).

Tim BIN-RI tersebut diterima Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, MSc dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, MSc, DEA di Kantor Pusat.

Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki adanya kerjasama BIN dan Unsrat membangun Asrama Mahasiswa Nusantara sebagai upaya menumbuhkembangkan nilai dan sikap mahasiswa yang berwawasan nusantara.

Maksud dan tujuan ini direspon positif dan suportif oleh pihak Unsrat yang diwakili Prof. Gerung dan Prof. Sangkertadi atas nama Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU, yang berhalangan hadir karena ada kegiatan di Bali yakni sebagai dosen penguji disertasi S3 (doktor) dan menandatangani MoU dengan dua universitas.

Turut hadir Tim Hankam BIN Pusat yaitu Drs. Idham Malik, MSi (Staf Ahli SDA dan Lingkungan Hidup BIN) dan Prof. Dr. Imron Cotan (Staf ahli Wakil Kepala BIN) serta Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan, SE. (FA)

Meimonews.com – Ada dua hal penting yang harus menjadi perhatian peserta Rapat Kerja (Raker) Unsrat Tahun 2023 yang.digelar lima hari (17-21/3/2023) di Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado.

Hal penting tersebut disampaikan Wakil Rektor 1 Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc, CWM ketika atas nama Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU menutup Raker yang diketuai Dekan FMIPA Dr. Gerald H. Tamuntuan, S.Si, MSi, Selasa (21/3/2023).

Hal penting yang harus diperhatikan seluruh peserta Raker itu terkait dengan pijakan kerja Prof. Sompie sebagai Rektor untuk tahun 2023-2026, sebagaimana disampaikan Prof. Sompie saat membuka Raker, Jumat (17/3/2023).

Prof. Gerung menyebutkan hal penting tersebut adalah Pertama, kontrak kinerja semua unit kerja (Wakil Rektor, Karo, Dekan, Pasca Sarjana, Lembaga) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Unsrat tahun 2023 berbeda dengan kontrak kinerja tahun-tahun sebelumnya.

Di mana tahun 2023, sebutnya, berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU). Apabila kontrak kinerja berbasis IKU tidak tercapai, maka akan dilakukan pemotongan pemberian remunerasi.

Kedua, Sistem Seleksi yakni tahapan dan indikator penilaian semua jenjang pendidikan (S1, S2, S3, PPDS dan Profesi) harus dimasukkan ke dalam Sistem Inspire Unsrat.

Sambutan Prof. Gerung atas nama Rektor diawali dengan menjelaskan  Raker Unsrat 2023 ini baru dilakukan setelah Rektor menandatangani Komitmen Kinerja dengan Kemendikbudristek dan Kemenkeu. (FA)