Meimonews.com – Profesi kedokteran menempatkan mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janji pada posisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pasien datang dengan harapan untuk memperoleh pertolongan, rasa aman, dan kesembuhan.

Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada Sidang Terbuka Senat Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat yang dipimpin Linda Rotty (Ketua) dalam rangka Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter dan Dokter Gigi di auditorium fakultas, Rabu (20/10/2026).

“Oleh karena itu, kemampuan ilmiah dan keterampilan klinis harus selalu disertai dengan empati, kejujuran, ketulusan, serta penghormatan terhadap martabat setiap manusia,” ujar Pinaria mengutip Plt Rektor.

Ada tiga hal penting yang ingin ditekankan kepada 45 dokter (16 dokter umum, 6 dokter gigi, dan 23 dokter spesialis) dilantik dan diambil sumpah/janji yang turut dihadiri Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Direktur SDM Yuna Laukati, serta undangan lainnya termasuk orangtua/keluarga yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Hal oenting tersebut adalah pertama, junjung tinggi integritas dan etika profesi. Jadikan sumpah yang diucapkan hari ini sebagai komitmen yang terus hidup dalam setiap keputusan dan tindakan. Laksanakan pelayanan berdasarkan ilmu pengetahuan, standar profesi, keselamatan pasien, dan prinsip kemanusiaan.

Kedua, utamakan keselamatan dan kepentingan pasien. Setiap pasien memiliki kondisi, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda. Layani mereka dengan adil, tanpa diskriminasi, serta dengan komunikasi yang baik dan penuh penghormatan. Ingatlah bahwa di balik setiap diagnosis terdapat manusia yang membutuhkan perhatian, pengertian, dan kepedulian.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat saat membacakan sambutan Plt. Rektor Unstat Jamaludin Jompa

Ketiga, teruslah belajar dan mengembangkan diri. Ilmu kedokteran berkembang dengan sangat cepat. Pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan harus terus diperbarui melalui pembelajaran sepanjang hayat, penelitian, pemanfaatan teknologi yang tepat, dan kolaborasi antartenaga kesehatan. Jadilah tenaga medis yang kompeten, adaptif, dan terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan etika dan nilai kemanusiaan.

“Khusus bagi para dokter spesialis, saya berharap saudara-saudara dapat menjadi rujukan keilmuan, teladan profesionalisme, serta mitra bagi pengembangan kompetensi tenaga medis lainnya.,’ sebut Plt. Rektor.

Bagi para dokter dan dokter gigi, diajak teruslah membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut Plt. Rektor, Unsrat melalui Fakultas
Kedokteran, memiliki tanggung jawab untuk terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial.

Di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, termasuk pemerataan tenaga medis, peningkatan mutu layanan, perkembangan teknologi kesehatan, dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas serta terjangkau, para lulusan diharapkan mampu mengambil bagian dalam memberikan solusi nyata.

Disadari, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.

Dalam konteks ini, kehadiran tenaga medis yang kompeten, profesional, dan memiliki semangat pengabdian sangat dibutuhkan.
Saya berharap para lulusan Fakultas Kedokteran Unsrat mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut.

“Di mana pun saudara-saudara bertugas, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, institusi pendidikan, maupun tempat pelayanan kesehatan lainnya, berikanlah
pelayanan terbaik sesuai kompetensi dan tanggung jawab profesi,” ajaknya.

Sebelum melantik para dokter dan dokter gigi tersebut, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menegaskan, profesi dokter dan dokter gigi adalah profesi yang mulia dan luhur yang harus dijaga dan dipertahankan.

Untuk itu, Dekan mengingatkan lima hal penting. Pertama, senantiasa meningjatkan dan mengembangkan diri dalam keilmuan keahlian, dengan beroedoman pada pendidiksn sepanjang hayat. Kedua, mengembangkan ilmu kesehatan khususnys ilmu kedokteran dengan ikutserta dalam pendidikan dan pelatihan serta mencari penyelesaiannya masalah kesehatan penderita, masyarakat dan sistem pekayanan kesehatan.

Ketiga memelihara dan mengembangkan kepribadian dan sikap yang diperlukan untuk kelangsungan profesi seperti integritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya serta menaruh perhatian dan penghargaan terhadap sesama manusia, sesuai debgan etika kedokteran dan etika kesehatan.

Keempat, berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif, produktif dan bersifat terbuka, dapat menerima perubahan dan berorientasi ke masa depan serta mendidik dan mengajak masyarakat ke arah yang sama.

Kelima, kerendahan hati harus dipunyai oleh dokter dan dokter gigi yang baik. Kerendahan hati adalah perisai terhadap arogansi intelektual. Kerendahan hati harus sungguh-sungguh, tidak pura-pura dan tidak hanya dirasakan tetapi juga didemonstrasikan. Belas kasihan dan kerendahan hati terkadang mempunyai nilai terapi lebih beaar daripada technical skill atau intelektual brilliant. (FA)

Meimonews.com – Dies Natalis adalah kesempatan untuk mensyukuri perjalanan yang telah dilalui, menilai pekerjaan yang masih harus diselesaikan, serta menetapkan langkah bagi kemajuan fakultas pada masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Pinaria pada acara Puncak Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan Unsrat di aula fakultas, Selasa (20/10/2026).

Oleh karenanya, Pelaksana Tugas Rektor mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat (yang kini dipimpin Stanly OB Lombogia) untuk terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Selain itu, menghadirkan pembelajaran yang membentuk lulusan berintegritas, menguasai keilmuan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Weldie Ruddy dalam sambutannya mengatakan, perayaan Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan kiranya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi, memperkuat ketahanan pangan hewani dan membangun peternakan yang maju, mandiri, modern serta berkelanjutan.

Gubernur juga mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat untuk memperkuat kolaborasi dan bekerja bersama demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju dan sejahtera sekaligus mendukung cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian pangan. (FA)

Meimonews.com – Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat/Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsrat Arthur Gehart Pinaria memimpin rapat persiapan pelaksanaan ujian Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) di Pusat TIK Unsrat Manado, Rabu (1/7/2026).

Dalam rapat terungkap bahwa peserta ujian Jalur Mandiri T2 tahun 2026 berjumlah 3.330 orang. Selain itu, pelaksanaan ujian diharuskan berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Dalam rapat tersebut, Pinaria menegaskan, semua instrumen pendukung ujian Jalur Mandiri T2 telah siap dan ujiannya akan berlangsung Senin-Kamis (6-10/7/2026).

Ujian Jalur Mandiri T2 dilaksanakan setiap hari ada 3 (tiga) sesi yaitu sesi pertama jam 06.30 – 09.30 Wita, sesi kedua jam 10.00 – 13.10 Wita serta sesi ketiga jam 13.30 – 16.40 Wita.

Usai rapat, diadakan coaching calon pengawas oleh Esry Laoh dan Noldy GF Mamangkey. (FA)

Meimonews.com – Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Manado Arthur Gehart Pinaria mengingatkan para dosen pembimbing agar memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswa dalam hal penyusunan skripsi atau tugas akhir.

Hal tersebut disampaikan Pinaria mewakili Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara Workshop Dosen Pembimbing Akademik/Skripsi/Tugas Akhir/Magang di Aula LPMPP) Unsrat Manado, Kamis (13/11/2025).

“Para dosen pembimbing harus melaksanakan hal tersebut karena merupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka,” ujar Pinaria di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Rumengan saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Workshop Dosen Pembimbing Akademik/Skripsi/Tugas Akhir/Magang

Tupoksi dosen pembimbing, sebut Pinaria, sangat menentukan keberhasilan studi mahasiswa dan harus dilakukan secara bertanggung jawab.

Para dosen harus melakukan apa yang disebutkan Pinaria karena agar tercipta lulusan yang berkualitas, terampil dalam berkomunikasi dengan orang lain dalam melakukan pembimbingan akademik dan menganalisa permasalahan yang ditemukan dalam penulisan skripsi atau tugas akhir.

Kepala LPMPP Unsrat kepada Meimonews.com menjelaskan, tujuan workshop adalah untuk menyediakan para pelaksana profesional (para dosen) yang secara ekfektif dan efisien siap membantu mahasiswa dalam proses belajar-mengajar terutama berkaitan dengan pembimbingan akademik untuk tugas akhir/skripsi sebagai persyaratan mahasiswa untuk menyekesaikan studi di perguruan tinggi.

Untuk manfaatnya, sebut Runtuwene di dampingi Bendahara LPMPP.Reynal Pakasi, ada dua yakni peserta memperoleh wawasan umum lewat worksop tentang peran dan fungsi dosen/pembimbing akademik, serta peserta terampil dalam berkomunikasi dalam melakukan pembimbingan akademik skripsi/tugas akhir.

Salah satu pembicara saat menyampaikan materi

Workshop yang diikuti oleh para dosen fakultas-fakultas se-Unsrat (tiap fakultas 4 orang) ini diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat.

Sejumlah pembicara tampil pada workshop ini yakni Kepala Pusat (Kapus) Kajian dan Pengembangan Pembelajaran Saroyo yang membawakan materi peran, etika, dan regulasi pembimbing, Sekretaris LPMPP Olly Esry Laoh tentang Menyusun kontrak pembimbingan, Kapus Penjaminan Mutu Internal Grace Esther Caroline Korompis tentang Teknik merumuskan masalah, peta literatur, kerangka teori dan pengelolaan referensi.

Mariam Pandean tentang Pentingnya bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam penulisan tugas akhir, Novie PL Pangemanan tentang Komunikasi, umpan balik yang menggerakan dan manajemen resiko, Hanny F. Sangian tentang Integritas akademik, etik riset, dan penulisan akhir.

Di penghujung workshop, diadakan praktik yang dipandu Saroyo dan penugasan oleh Kapus Pembelajaran Mata Kuliah Kepribadian dan Muatan Universitas (penanggung jawab kegiatan) Hervian Yulia Rumengan.

Untuk moderator terdiri dari Wisard Kalengkongan, Erick Alfonsius Lenak, Sary Paturusi, Kapus Pelatihan Kompetensi Reni Lucia Kreckhoff, Hanny H. Komaling, Vanda Kumu, dan Lapihu. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat yang kini dipimpin Vannetia R. Danes memggelar pembukaan Dies Natalis ke-16 di kompleks fakultas, Kamis (2/10/2025).

Beberapa kegiatan diadakan di awal momen memperingati hari bersejarah tersebut, di antaranya jalan sehat yang diikuti pimpinan, staf dan civitas akademika fakultas serta undangan lainnya.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya mengatakan, dies natalis adalah momen istimewa bukan hanya untuk merayakan ulang tahun fakultas.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria

“Tetapi menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan, pencapaian dalam mengembangkan ilmu kesehatan masyarakat, serta kontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa bahkan dunia,” ujarnya.

Rektor berharap, dengan bertambahnya usia, Fakultas Kesehatan Masyarakat semakin matang dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, semakin aktif dalam penelitian berdampak pada kebijakan kesehatan.

Selain itu, semakin nyata dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang lebih sehat dan sejahtera. (FA)

Meimonews.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) mengadakan MPR-RI Goes to Campoes di Gedung Rektorat Lantai 5, Rabu (27/8/2025).

Tampil sebagai narasumber pada kegiatan yang mengusung tema Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim adalah Wakil Ketua MPR-RI Eddy Soeparno.

Soeparno membawakan materi Menyambut Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Yang Berkelanjutan, Urgensi Transisi Energi.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexandet Sompie dalam sambutannya mengatakan, tema yang diangkat (Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim) sangat relevan dengan perubahan iklim yang menjadi tantangan global nyata, cuaca ekstrem, kenaikan air laut dan kerusakan lingkungan.

Universitas Sam Ratulangi, sebutnya, berkomitmen mendukung kegiatan ini melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian, serta mendorong mahasiswa menjadi agent of change dalam mewujudkan masyarakat yang sadar energi bersih.

Diharapkan, kegiatan ini memberi inspirasi bagi kita semua untuk merawat bumi, menjaga Indonesia dan membangun masa depan berkelanjutan. (FA)