Meimonews.com – Terhitung 1 Maret 2024, Wakapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Jan de Fretes, MM resmi memasuki masa purna tugas dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Jenderal bintang dua ini pun secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Wakapolda kepada Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Yudhiawan.

Upacara penyerahan jabatan Wakapolda Sulut dilaksanakan di aula Tribrata Polda Sulut, yang dihadiri para Pejabat Utama Polda, para Kapolres/ta jajaran, pengurus Bhayangkari dan perwakilan personil Polda Sulut.

“Hari ini Irjen Pol.Jan de Fretes resmi menyerahkan jabatan Wakapolda kepada Kapolda Sulut, dimana terhitung mulai 1 Maret 2024 sudah memasuki masa purna tugas,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil, Jumat (1/3/2024).

Kabid Humas juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Irjen Pol. Jan de Fretes selama menjabat sebagai Wakapolda Sulut.

“Pimpinan Polda Sulawesi Utara bersama seluruh staf dan jajaran mengucapkan terima kasih kepada Irjen Pol. Jan de Fretes atas desikasi dan pengabdian selama bertugas di Polri, khususnya saat menjabat sebagai Wakapolda Sulut. Selamat memasuki masa purna bakti dan sukses selalu,” ujar Kabid Humas.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/429/II/Kep./2024 tanggal 28 Februari 2024, jabatan Wakapolda kini diemban oleh Brigjen Pol Drs. Bahagia Dakhi, SH. MH.

“Pelantikan pejabat baru Wakapolda Sulut menunggu waktu yang ditentukan,” jelas Kabid Humas.

Usai acara penyerahan jabatan, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran pelepasan dilanjutkan dengan parade farewell, diawali dengan tradisi pedang pora di halaman depan Mapolda Sulut.

Kegiatan tersebut diikuti para PJU, Kapolres/ta jajaran, pengurus Bhayangkari dan seluruh personil Polda Sulut. (AF)

Meimonews.com – Sebelum menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2024, Polda Sulut melalui Direktorat Lalu Lintas melaksanakan latihan pra operasi, yang diadakan di aula Tribrata Polda Sulut, Kamis (29/2/2024).

Kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Samrat 2024 yang dibuka oleh Wakapolda Sulut Irjen Pol. Jan de Fretes di dampingi Dirlantas Kombes Pol. Rachmad Iswan Nusi ini dihadiri personil Ditlantas Polda dan para Kasat Lantas Polres/ta jajaran.

“Latpraops ini merupakan salah satu syarat untuk melaksanakan operasi sehingga kemampuan, kesiapan dan pengetahuan serta keterampilan anggota Polri dalam bertugas dapat dilakukan secara profesional dan proporsional,” kata Wakapolda.

Berdasarkan data pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat sebelumnya, bahwa data pelanggaran lalu lintas  menunjukan, data tilang naik 613,51 persen dan data teguran naik 8,96%.

Untuk data kecelakaan lalu lintas turun 7,14 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah korban meninggal dunia turun 44,44 persen, luka berat turun 40,00 persen dan luka ringan turun 16,07 persen. “Sehingga diharapkan pada Operasi Keselamatan Samrat 2024 ini mengalami penurunan,” jelasnya.

Operasi Keselamatan Samrat 2024 akan dilaksanakan selama 14 hari (4- 17 Maret 2024).

“Dalam kurun waktu tersebut sasaran operasi adalah segala bentuk potensi gangguan menyebabkan kemacetan, dan masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalulintas juga berpotensi terjadinya laka lantas yang berakibat  fatalitas  korban serta sangat merugikan negara atas kerusakan infra struktur jalan dan  jembatan, kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, pengemudi R2 berboncengan lebih dari dua orang serta kendaraan yang tidak menggunakan TNKB,” ungkap Irjen Pol Jan de Fretes.

Pelaksanaan Operasi Keselamatan kali ini mengedepankan kegiatan preemtif, preventif secara persuasif dan humanis.

“Kita prioritaskan pada kegiatan yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat kepada, di antaranya melaksanakan binluh kepada masyarakat, memberikan edukasi dan penerangan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Selain itu, melakukan tindakan gakkum dengan tilang elektronik (e-tle) secara statis dan mobile serta memberikan terguran terhadap pelanggar guna menurunkan korban fatalitas akibat laka lantas. (AF)

Meimonews.com – Itwasda Polda Sulawesi Utara menggelar Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2024 yang diawali dengan taklimat awal di aula Tribrata Polda Sulut, Kamis (29/2/2024).

Taklimat awal dipimpin Wakapolda Sulut Irjen Pol. Jan de Fretes di dampingi Irwasda Kombes Pol Bayu dan dihadiri oleh para PJU Polda Sulut dan para Kapolres/ta jajaran.

“Kegiatan ini adalah audit atas pengelolaan keuangan negara, pelaksanaan tugas dan fungsi Polri untuk mencapai aspek kehematan, efisiensi, dan efektivitas serta dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dengan baik dan benar,” ujar Wakapolda.

Yang menjadi sasaran dalam audit ini adalah aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian yang meliputi bidang sumber daya manusia, sarana prasarana, operasional dan anggaran di semua satker jajaran Polda Sulut.

“Kegiatan audit kinerja ini merupakan momentum yang paling tepat kita melakukan introspeksi serta evaluasi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program kegiatan dan anggaran, memperkecil penyimpangan serta meningkatkan integritas maupun sinergi antar fungsi,” tambahnya.

Disebutkan, audit kinerja juga merupakan salah satu fungsi kontrol agar mekanisme kerja yang ada di lingkungan Polri tidak keluar dari rencana yang telah ditetapkan.

Wakapolda berharap, Tim Audit Kinerja dapat memberikan masukan yang berguna dan bermanfaat bagi kemajuan dan peningkatan kinerja Polda Sulut beserta jajaran.

“Dan kepada para Kasatker tingkat Polda dan kewilayahan, saya harapkan agar sebagai audit dapat mempersiapkan satkernya sehingga kegiatan audit kinerja Itwasda ini dapat berjalan dengan lancar dan transparan sebagaimana yang diharapkan,” pesannya. (AF)

Meimonews.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melalui Komisi III memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berjalan lancar di Sulawesi Utara.

Hal tersebut disampaikan sejumlah Anggota Komisi III usai melakukan tatapmuka Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 dalam rangka pengawasan kepada mitra kerja di Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Hotel Four Points Manado, Rabu (28/2/2024) malam.

“Kami semua mengapresiasi kinerja yang dilakukan oleh mitra kami di Sulawesi Utara, pertama karena berhasil mengawal Pemilu yang aman, damai dan lancar,” ujar salah satu Anggota Komisi III, Romo HR Muhammad Syafi di dampingi sejumlah anggota Komisi III lainnya, Wakapolda Sulut  Irjen Pol. Jan de Fretes, Kajati Sulut dan Kepala BNN Provinsi Sulut.

Kemudian, lanjutnya, kunjungan tersebut juga membahas sejumlah hal terkait pelaksanaan tugas, baik dari institusi Kepolisian, Kejaksaan dan BNN Provinsi.

“Kami juga menerima masukan beberapa hal yang menurut mitra kami perlu penyempurnaan dari sisi anggaran dan personel dan itu kita maklumi, dan masukan ini akan kita sampaikan kepada pimpinan yang lebih tinggi di Jakarta. Dan juga kita memberikan masukan, terkait tanah dan objek vital nasional di Sulawesi Utara,” sebutnya.

Ditambahkan juga oleh Anggota Komisi III lainnya yaitu Hinca Pandjaitan, Polda Sulut harus menjaga perbatasan NKRI bagian luar, terutama objek vital nasional yaitu Likupang. “Likupang ini merupakan 1 dari 5 destinasi super prioritas yang ditetapkan Presiden, yang harus dijaga. Di Sulut ini saya titipkan Likupang yang harus dijaga karena sangat indah sekali,” ujarnya.

Terkait penegakan hukum dalam kasus money politic di Sulawesi Utara, Komisi III juga memberikan apresiasi. “Terkait penanganan kasus money politic,  kami apresiasi karena penting untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilu, kami sangat mengapresiasi,” tandasnya.

Wakapolda Sulut menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja reses Komisi III di Sulawesi Utara. “Kami mewakili Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Komsi III yang sudah datang di Sulut.

Ditambahkan, banyak masukan yang kami terima dan ada beberapa masukan juga yang kami usulkan, mudah-mudahan itu terealisasi terutama masalah anggaran dan sarpras di Polsek dan Polres-Polres baru, yang belum ada dukungan dari pusat seperti pembanguan  asrama, dan untuk menjaga laut kita butuh kapal.

Kegiatan kunjungan kerja reses ini dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, dan dihadiri juga oleh seluruh pejabat utama dan para Kasatwil, baik dari Polda Sulut Kejati maupun dari BNN Provinsi Sulut. (AF)