Meimonews.com – Masa jabatan Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd sebagai Rektor Unima periode kedua akan berakhir. Oleh karenanya telah dibuka pendaftaran bakal calon Rektor, dan saat ini telah ditetapkan tiga Carek hasil pemilihan dalam rapat Senat Unima, Selasa (9/7/2024).

Sebelum terpilihnya tiga Carek Unima Tondano tersebut, sepuluh bakal carek yang telah memenuhi persyaratan panitia pemilihan diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misinya pada rapat Senat Unima yang dilaksanakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Senin (8/7/2024).

Kesepuluh bakal calon tersebut adalah Dr. Rymond J. Rumampuk, M.Si, Dr. Drs. Intama J. Polii, MPd, Dr. Armstrong Sompotan, MSi, Dr. Patricia M. Silangen, SPd., M.Si, Recky Harold Elby Sendouw, SP., MM., PhD, Prof. Dr. Orbanus Naharia, MSi. Prof. Dr. Tinneke Sumual, MSi, DEA. Dr. Joseph Philip Kambey, S.Ak., MBA, Prof. Nihta V. F. Liando, MA, PhD dan Dr. Aldjon Dapa, MPd.

Salah satu bakal Carek yang ditetapkan sebagai Carek Unima periode 2024 – 2028 adalah Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si yang saat ini menjadi Wakil Rektor 1 Unima.

Maju sebagai Carek Unima, Orbanus menawarkan visi Good University Governace Base on Mapalus.

Ada tujuh poin penting yang mendasari Orbanus menetapkan visinya tersebut. Pertama, modern learning. Membangun sebuah organisasi modern yang dicirikan sebagai organisasi pembelajar dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi komunikasi dan pembelajaran terkini.

Kedua, academic integrity. Prinsip moral dan nilai yang harus diterapkan di lingkungan akademik dengan 5 prinsip yang harus dijaga dan diterapkan yakni prinsip kejujuran, saling percaya, keadilan, saling menghormati, bertanggung jawab.

Ketiga, professionalism dan competence. Membangun budaya profesionalisme dan kompetensi untuk pengabdian kepada masyarakat.

Keempat, acceleration of innovation. Menjadi leading sektor inovasi bagi terciptanya satu gagasan, ide atau produk dan memunculkan potensi-potensi keunggulan baik dari internal Unima maupun eksternal.

Kelima, leadership togetherness welfare. Membangun semangat kepemimpinan, kebersamaan dan kesejahteraan di antara komunitas Universitas Negeri Manado.

Keenam, university of research. Mendasarkan Universitas Negeri Manado sebagai sebuah pusat penelitian di lingkup nasional dan internasional.

Ketuju, strong integrity. Menanamkan kesadaran standar integritas yang harus dimiliki oleh setiap insan Universitas Negeri Manado.

Untuk misinya, ada sebelas. Pertama, menjngkatkan kebersamaan dalam penguatan penyelengaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang inovatif dan produktif.

Kedua, memperluas akses jejaring akademik berstandar global termasuk akreditasi internasional. Ketiga, melaksanakan tata kelola universitas yang terintegrasi (DEI Unima), transparan, mandiri, integritas dan akuntabal (E-Good university governance and decentralization).

Keempat, mengoptimalisasi pengelolaan BLU untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan. Kelima, memberikan pelayanan pendidikan terjangkau (affordable educatipn sebagai perwujudan aksesibilitas.

Keenam, mengoptimalkan Merdeka Bwlajar – Kampus Merdeka. Ketujuh, melaksanakan desentralisasi keuangan ke fakultas. Kedelapan, mewujudkan Universitas Negeri Manado sebagai perguruan tinggi yang mendukung program environment and agriculture care university.

Kesembilan, pembukaan fakultas kedokteran dan program studi kebaruan. Kesepuluh, peningkatan akresitasi prodi dan universitas. Kesebelas, mengikuti pemeringkatan perguruan tinggi di QS World University Rangkings, The World University Rangkings, Webometrics Rangking of World Universities, dan UI Greenmatric. (FA)

Meimonews.com – Markus Paulus Rasuh yang baru saja dilantik sebagai Hukum Tua Lolah 3 bersamaan dengan sejumlah Hukum Tua lainnya se-Kabupaten Minahasa, pekan lalu mengungkapkan kesiapannya melaksanakan visi, misi dan program kerjanya sebagaimana disampaikan ketika pencalonan, beberapa waktu lalu.

“Tinggal menunggu selesainya acara penyerahan aset, saya siap melaksanakan apa yang sudah disampaikan pada waktu pencalonan lalu,”  ujarnya kepada Meimonews.com di rumah kediamannya, Sabtu (2/7/2022).

Acara penyerahan aset oleh Pejabat Hukum Tua Lolah 3 Novidi Aroran akan dilaksanakan di Kantor Hukum Tua, Senin (4/7/2022).

Paulus, sapaan akrab pria kelahiran Lolah, 6 Oktober 1962 inipun lantas memaparkan visi, misi dan program umumnya sebagai Hukum Tua masa bakti tahun 2022-2028.

“Visi saya adalah Terwujudnya Desa Lolah Tiga yang Religius, Berdaya Saing, Aman dan Damai serta Menjamin Kesinambungan Pembangunan,” ujar bapak dua anak dan suami dari Costansi Pontoh ini.

Untuk misinya ada enam. Pertama, mewujudkan keimanan dan ketagwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Kedua, meningkatkan sumber daya manusia yang berbasis digitalisasi. Ketiga, memberdayakan potensi sumber daya alam yang berbasis lingkungan hidup.

Keempat, meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian. Kelima, menjamin keamanan, kenyamanan dan kedamaian hidup bermasyarakat. Keenam, menjamin kesinambungan pembangunan berbasis SDGs (sustainable development goals).

Untuk program kerja, alumnus SMA Katolik St. Aquino Manado ini membagi dalam empat bidang yakni Bidang Pemerintahan, Bidang Pembangunan, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dan Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak.

Keterpilihan Paulus sebagai Hukum Tua untuk kedua kalinya tak terlepas dari rekam jejaknya yang adalah Hukum Tua dari tahun 2008-2018 yakni pejabat Hukum Tua tahun 2008-2011, Hukum Tua Definitif tahun 2011-2017, dan pejabat Hukum Tua tahun 2017-2018. (af)