Meimonews.com – Berbagai upaya untuk semakin mendekatkan kepada masyarakat dan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan tanpa harus datang ke kantor kelurahan dilakukan Pemerintah Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Hal itu seperti terlihat yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Bailang yang dipimpin Aldo Kanon Erikson Sumerah (Lurah) yang turun lapangan (turlap) di Lingkungan VI, Selasa (11/11/2025).

Sejumlah perangkat kelurahan dan Kepala Lingkungan VI Ingriani Kakuhese terlihat berada di sejumlah lokasi untuk melakukan PDKT Pelayan Administrasi Umum.

“Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat terkait pelayanan administasi umum karena kadang ada warga yang memiliki kendala untuk datang ke kantor kelurahan untuk mengurusnya di kantor kelurahank,” ujar Sumerah kepada Meimonews.com, usai kegiatan.

Lurah Bailang Aldo Kanon Erikson Sumerah

Kegiatan seperti ini, sebutnya, dilakukan pula untuk lingkungan lain di Kelurahan Bailang. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan pentingnya pengawasan dari para Ketua Lingkungan (Ketling) dan Lurah serta perlunya sosialisasi jadual pembuangan sampah yang efektif.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota setelah melakukan kegiatan turun ke lapangan (turlap) di beberapa lokasi, Rabu (27/8/2025).

Pentingnya pengawasan dari Kepala Lingkungan dan Lurah agar mengetahui kondisi yang ada di lapangan dan bisa segera diambil tindakan.

Sementara pentingnya sosialisasi pembuangan sampah yang lebih efektif, sehingga kebersihan dan keindahan Kota Manado tetap terjaga, serta tidak ada lagi sampah yang berserakan di sekitar tempat penampungan sementara.

Beberapa lokasi yang ditinjau mantan Ketua DPRD Sulut ini adalah Kelurahan Calaca, Jembatan Megawati, Kelurahan Sindulang Satu, dan Kelurahan Bailang.

Di Kelurahan Calaca, Walikota menyusuri pemukiman warga sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya terkait kebersihan dan penanganan sampah.

Tinjauan dilanjutkan di sekitar Jembatan Megawati, di mana Walikota melihat kondisi sungai serta pengerukan yang tengah dilakukan dengan alat berat.

Saat melintas di Kelurahan Sindulang Satu, Walikota mendapati adanya tumpukan sampah di beberapa titik, termasuk di sekitar SPBU, yang menjadi perhatian serius Walikota.

Di Kelurahan Bailang, Walikota berhenti di depan Kantor Lurah Bailang dan berdialog dengan Lurah Bailang agar lebih gencar mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. (elka)

Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang mengadakan kegiatan turun lapangan (turlap) ke 3 lokasi Sentra industri kecil dan menengah (IKM) yang ada di Kota Manado, Rabu (9/7/2025).

Pelbagai kondisi yang ada dilihat langsung oleh Wawali di tiga lokasi tersebut yakni pengelolaan sentra IKM Pasar Restorasi Kayu Bulan, Pengelolaan Ikan di Sentra Promosi IKM Manado dan Sentra Konveksi Pasar Wisata Bunaken.

Diketahui, lewat Kementrian Perdagangan RI, Pemerintah telah menyiapkan sarana prasana yang memadai untuk dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat dalam mengembangkan usaha mereka.

Di Kota Manado sendiri, pengembangan kemitraan, peningkatan kualitas SDM, serta penyediaan sarana dan prasarana IKM tersebut disediakan oleh Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Masyarakat bisa memanfaatkan untuk mengembangkan usaha seperti pengelolaan keripik, ikan tuna, pembuatan furniture serta konveksi.

Dengan peralatan yang modern, ini bukan hanya menjadi tempat untuk kita belajar tapi juga ini harus dimanfaatkan sehingga berkesinambungan.

“Hari ini, saya mengecek dan meninjau langsung pengelolaan sentra IKM yang ada Pasar Restorasi Kayu Bulan, Pengelolaan Ikan di Sentra Promosi IKM Manado dan di Sentra Konveksi Pasar Wisata Bunaken,” ujar Wawali. (elka)

Meimonews.com – Guna melihat kondisi sarana/prasarana yang ada, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan turun lapangan (turlap). Kali ini, Kamis (3/7/2025), setidaknya, ada lima lokasi yang dikunjungi.

Lokasi-lokasi yang didatangi langsung itu adalah Pasar Bersehati, Lapangan Sparta Tikala, Pedestrian Jalan Piere Tendean, hingga ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45.

Di Lapangan Sparta Tikala, mantan Ketua DPRD Sulut ini mengecek langsung kondisi lapangan dan fasilitas yang tersedia, sambil mengamati aktivitas olahraga masyarakat.

Walikota juga menganalisis kebutuhan perbaikan, khususnya pada bagian belakang tribun dan toilet, demi menunjang kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.

D Pasar Bersehati, Walikota meninjau kondisi area pasar dan sarana yang tersedia, serta membahas rencana penambahan fasilitas.

Walikota kemudian melanjutkan tinjauan lapangannya dengan berjalan kaki menyusuri area Pedestrian Jalan Piere Tendean mulai dari SPBU depan Megamall hingga ke depan IT Center, guna mengecek langsung kondisi pedestrian, fasilitas, serta sistem drainase di sepanjang area tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga memeriksa detail kualitas pengerjaan pedestrian dan memastikan fungsi drainase berjalan dengan baik.

Selain itu, Walikota turut menyusuri area yang belum dibangun jalur pedestrian, sekaligus menganalisis potensi pengembangan dan pembangunan lanjutan di masa mendatang, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Tinjauan lapangan dilanjutkan ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45, untuk melihat langsung kondisi serta potensi pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut. (Afer)

Meimonews.com – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamen Dukbangga)/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka turun ke lapangan (turlap) ke Kelurahan Paniki 2 dan Kelurahan Sindulang 1 Kota Manado, Kamis (12/6/2025).

Turlap yang dilakukan Wamen di dampingi Wagub Sulut Johanis Victor Mailangkey, Wawali Manado Richard Sualang, Staf Kemendukbangga/BKKBN RI, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan staf dimaksudkan untuk meninjau kondisi beberapa keluarga beresiko stunting di daerah ini.

Dalam turlap tersebut, Wamen, Wagub (Wakil Gubernur) Sulut dan Wawali (Wakil Walikota) Manado menyerahkan paket bantuan nutrisi sebagai bagian dari program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) kepada keluarga-keluarga yang dikunjungi.

Menariknya, Wamen tak segan untuk memberikan makan (menyuap) anak stunting sambil berbicara untuk membangun keakraban, sebagaimana lazimnya seorang ibu yang punya kepedulian terhadap anaknya.

Wamen juga mengambil waktu cukup untuk berbincang dengan keluarga stunting untuk mengetahui keadaan/kondisi yang ada.

Keluarga yang dikunjungi Wamen dan rombongan di Kelurahan Paniki Dua Lingkungan 1 adalah Keluarga Rivaldo Pandita (pekerjaan buruh) dan Jeniver Astrid Lomboan (ibu rumah tangga), dengan satu orang anak bernama Akila Pandita (perempuan berusia 1 tahun 8 bulan), yang masuk dalam kategori baduta dan keluarga desil 1. Anak tersebut lahir dengan BBL 3000 gram, berat badan Mei 2025 sebesar 9600 gram, dan panjang badan 80 cm.

Kondisi tempat tinggal keluarga tersebut adalah rumah menumpang dengan jamban tidak layak. Pendampingan yang diberikan berupa bantuan makanan matang, protein hewani (telur), dan beras sebagai bagian dari intervensi spesifik percepatan penurunan stunting.

Di Kelurahan Sindulang 1, ada beberapa keluarga KRS yang tinggal di wilayah padat penduduk dan beresiko tinggi terhadap permasalahan gizi.

Mereka adalah pertama, keluarga Harun Usman dan Nurmila Kadir (40 tahun) yang memiliki 6 anak, di antaranya Nursamsia Usman (usia 34 bulan, berat badan 13 kg) dan Erman Usman (usia 50 bulan); kedua, keluarga Alvis Makarilang dan Refi Syukur (22 tahun) yang memiliki 1 anak yakni Alfatih Makarilang (usia 17 bulan, tinggi badan 78 cm, berat badan 8 kg)

Ketiga, keluarga Arfan Lagautu dan Nur Fani Kadir (36 tahun) yang memiliki 5 anak, di antaranya Arham Dzulfani Lagautu (usia 6 bulan, TB 66 cm, BB 7 kg) dan.Adzkia Ramadhani Lagautu (usia 57 bulan)

Dari total 12 anak dari ketiga keluarga tersebut terdapat 5 anak berada dalam kondisi berisiko tinggi terhadap stunting. Rumah yang ditempati merupakan milik orang tua, dengan atap seng, lantai semen kasar, dan dinding beton.

Fasilitas sanitasi tidak memadai, dengan jamban leher angsa yang memiliki septic tank penuh dan tidak berfungsi, sehingga aktivitas buang air besar dilakukan dengan menumpang ke rumah tetangga.

Keluarga menggunakan metode KB suntik, dan akses air minum berasal dari air isi ulang. Lokasi rumah berjarak sekitar 1 km dari balai penyuluhan.

Sebagai bentuk intervensi dari Program Genting keluarga-keluarga ini menerima bantuan nutrisi berupa makanan matang bergizi, protein hewani (telur), susu formula anak dan beras.

Kunjungan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan percepatan penurunan stunting (PPS) di daerah.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam rangka percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah (Genting)

Wamen menjelaskan, pemerintah terus berupaya hadir langsung ke masyarakat yang paling terdampak untuk memastikan bahwa program intervensi gizi berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Intervensi yang langsung menyasar keluarga risiko stunting sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak. Perlu dukungan lintas sektor dan kolaborasi aktif semua pihak agar kita dapat mencapai target penurunan stunting nasional,” ujarnya.

Kunjungan ini merupakan langkah konkrit dalam menjawab tantangan stunting di lapangan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan dan program yang dirancang benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

Wagub Sulut dan Wawali Manado menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap perhatian Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendukbangga/BKKBN RI berkaitan dengan program PPS di Bumi Nyiur Melambai Sulut. (elka)

Meimonews.com – Keseriusan Pemerintah Kota Manado terhadap persoalan sampah termasuk tempat pembuangan akhirnya yang ada di kota Manado ditunjukkan Walikota Manado Amdrei Angouw.

Hal tersebut telihat dari aksi nyata dari Walikota Manado yang antara lain mengadakan kegiatan turun ke lapangan (turlap) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, seperti yang terlihat, Selasa (27/5/2025).

Dalam turlap ini, Walikota lagi-kagi meninjau secara langsung kondisi lokasi serta berdialog dengan para petugas lapangan mengenai sistem pengelolaan sampah yang sedang berjalan, serta berbagai kendala teknis yang dihadapi.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga melakukan analisis terhadap kondisi TPA saat ini dan mempertimbangkan langkah strategis untuk pengelolaannya ke depan.

Usai dari TPA Sumompo, Walikota melanjutkan kunjungan ke Kelurahan Kima Atas. Di lokasi, Walikota langsung meninjau area yang tengah dipersiapkan untuk penataan lahan pemakaman umum yang baru. (Afer)

Meimonews.com – Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen tidak hanya bekerja di ruang kantor semata tapi rajin turun lapangan (turlap) untuk memantau pelayanan yang ada di lingkungan/wilayah kerjanya.

Hal itu, antara lain terlihat ketika June di dampingi Jerry Rumondor dan Christian Angmalisang (Staf) mengadakan turlap ke Samsat (sistem administrasi satu atap) Manado, Gerai Samsat Outlet Tuminting dan Pasar Segar, Selasa (8/4/2025).

Turlap dimulai di Samsat Induk Manado. June diterima Plt. Kepala UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pendapatan Daerah) Manado Michael Langelo, Plt. Kasi Pelayanan PKB/BBNKB dan PAP UPTD PPD Manado Nobertus Tandiarang serta pimpinan Samsat lainnya yakni perwakilan Ditlantas Polda Sulut dan PT Jasa Raharja Cabang Sulut.

Setelah itu, June dan staf di dampingi Langelola mengadakan turlap ke Gerai Samsat Outlet Tuminting dan Pasar Segar.

Hal-hal terkait pelayanan kesamsatan dipantau secara seksama oleh June dan memberikan arahan agar pelayanan kesamsatan tetap maksinal.

Saat turlap tersebut, June mengambil kesempatan untuk berdialog dengan warga wajib pajak yang sedang berurusan di lokasi yang dikunjungi. (elka)

Meimonews.com – Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terhadap proses pembangunan kawasan Manado Beach Walk (MBW) II, yang kini pengelolaannya telah diserahkan kepada Pemkot Manado terlihat pada beberaa kali kegiatan turun ke lapangan (turlap) yang dilakukan.

Setidaknya, sudah beberapa kali (di antaranya tanggal 17 Juni 2024 dan 5 Agustus 2024) kegiatan turlap dilakukan Pemkot Manado, dalam hal ini, Walikota Andrei Angouw dan tim ke lokasi tersebut.

Terbaru, Kamis (20/3/2025), orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini dan tim turlap ke area yang ditata sebagai lokasi pariwiaata sekaligus pengembangan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah).

Saat ini, proses penataan kawasan tersebut telah memasuki tahap akhir dan baru saja resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemkot Manado.

Dalam kunjungannya, Walikota bersama tim melihat langsung kondisi terkini MBW II, yang telah memasuki tahap akhir, termasuk berbagai fasilitas yang telah tersedia guna menunjang daya tarik wisata.

Selain itu, Walikota juga memantau kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup, serta jajaran kecamatan dan kelurahan setempat, sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan tersebut.

Hadir dalam turlap kali ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontowuisang Kakauhe, Camat Malalayang Yusuf Kopitoy, Lurah Malalayang Dua, Pengelola MBW Stevanus Polii, dan beberapa Ketua Lingkungan. (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Amgouw terus memberi perhatian terhadap proses penanganan sampah yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo.

Setelah beberapa kali melakukan turun ke lapangan (turlap) ke lokasi tersebut dengan maksud tertentu, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini kembali melakukan turlap dengan maksud melihat proses bongkar aduk dan penanganan sampah di situ, Kamis (13/2/2025).

Dalam kesempatan ini, Walikota melihat bagaimana sampah yang dikumpulkan dari berbagai wilayah kota dikelola oleh para petugas.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengamati setiap tahapan kerja, mulai dari pemindahan sampah hingga proses pengadukan untuk memastikan sistem pengelolaan berjalan dengan efisien.

Selain meninjau aktivitas di lapangan, Walikota juga berdialog dengan para pejabat teknis. Dalam dialog tersebut, Walikota membahas berbagai aspek efisiensi kerja serta mendengarkan langsung kendala-kendala yang dihadapi para petugas selama ini.

Sebagai bagian dari upaya evaluasi program pengelolaan sampah, Walikota memberikan sejumlah masukan kepada para pejabat teknis.

Walikota menekankan pentingnya peningkatan kinerja melalui optimalisasi peralatan, penguatan koordinasi, serta penerapan strategi yang lebih efektif dalam menangani volume sampah yang terus meningkat.

Harapannya, melalui langkah-langkah evaluasi ini, pengelolaan sampah di TPA Sumompo dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi kebersihan serta kesehatan di Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw kembali melakukan kegiatan turun lapangan (turlap) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, Jumat (24/1/2025).

Mendampingi Walikota dalam kunjungan ini adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontowuisang Kakauhe.

Dalam kunjungannya, Walikota melihat dan berdialog langsung dengan para petugas dan pejabat teknis untuk membahas efisiensi pelaksanaan pekerjaan yang sedang berlangsung.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga menanyakan berbagai kendala yang dihadapi selama ini dalam pengelolaan sampah di TPA Sumompo.

Sebagai bagian dari upaya evaluasi program, mantan Ketua DPRD Sulut ini memberikan sejumlah masukan konstruktif kepada para petugas dan pejabat teknis untuk meningkatkan kualitas serta efektivitas pengelolaan sampah di masa mendatang. (Afer)