Meimonews.com – Menyusul pencairan tunjangan kinerja (tukin) dan langsung masuk ke rekening para dosen yang ada di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima), Rektor Unima Joseph Philip Kambey menyampaikan apresiasi dan terima kepada beberapa pihak pengambil keputusan dan yang berperan dalam proses tersebut.

“Dengan adanya pencairan tukin tersebut, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta seluruh jajaran di Kemdiktisaintek,” ujar Rektor kepada Meimonews,com via WhatsApp, Jumat (11/7/2025)

Apresiasi dan terima kasih disampaikan Rektor atas penghargaan negara terhadap dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan untuk peningkatan mutu dan kesejahteraan melalui pencairan Tunjangan Kinerja (Tukin).

“Hal ini menjadi dorongan nyata bagi kami untuk terus berkarya, semakin meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja, profesional, serta mendukung reformasi birokrasi dan pencapaian kinerja institusi,” jelas mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima ini. (FA)

Meimonews,com – Setelah dinanti-nanti, tunjangan kinerja (tukin) akhirnya bisa dicairkan dengan 6 (enam) bulan rapel.

Informasi menggembirakan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI khususnya Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) diapresiasi para dosen.

“Akhirnya tukin cair 6 bulan rapel dari januari sampai Juni. Makasih Direktur SDM. Prof. Suning,” ujar Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu mengutip tanggapan sejumlah dosen kepada Meimonews.com via WhashApp, Jumat (11/7/2025).

Dosen-dosen Unima (Universitas Negeri Manado), sebutnya bersukacita sekaligus mengucapkan banyak terimah kasih kepada Menteri dan Direktur SDM yang mengawal proses sampai pencairan

“Banyak dosen memberi aprisiasi kepada Direktur Sunber Daya atas kerja kerasnya sehingga pencairan tepat. Waktu tanggal 10 Juli 2025 Tukin Unima. Sudah masuk Rekening,” ujar Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Diketahui, Kemendiktisaintek RI mulai mencairkan dana tukin untuk dosen ASN untuk PTN Satker, PTN BLU belum remunerasi, dan belum dosen ASN di lingkungan LLDikti mulai Selasa (8/7/2025).

Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto mengungkapkan, hal ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi dalam rangka meningkatkan motivasi dan profesionslisme dosen dan pegawai di lingkungan Kemdiktisaintek.

“Tunjangan kinerja ini adalah bentuk nyata penghargaan negara terhadap peran sentral dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan,” ujar Menteri seperti dikutip akun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Dalam pelaksanaannya, tambah Sesjen Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang, tata kelola administratif berjalan sesuai dengan Perpres No. 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja.

“Kemdiktisaintek memastikan seluruh proses penyaluran tukin dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai Perpres, Permen, dan Kepsesjen mengenai tukin,’ ujarnya.

Pencairan tukin periode Januari – Juni 2025 ditambah tukin ke-13 dimulai 8 Juli 2025. Dosen yang belum menyelesaikan proses klaim tukin sampai dengan perpanjangan waktu 7 Juli 2025 akan diproses pada periode berikutnya yakni awal Agustus 2025. (FA)