Meimonews.com – Paroki St. Kristoforus Gorontalo merayakan peringatan 150 Tahun Pembaptisan di Bandhayo Lo Yiladia (Aula Rumah Dinas Walikota Gorontalo), Jalan Nani Wartabone Limba U Satu Biawao Kota Gorontalo, Rabu (21/1/2026).
Pelaksanaan peristiwa bersejarah di tempat tersebut atas izin dari Walikota Adhan Dambea. Bahkan, komsumsi dari kegiatan ini disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo. Peringatan ini diwarnai pula dengan tarian yang bernuansa Islam.
“Rumah ini, rumah kita semua. Rayakan di sini. Keakraban menjadi nadi utama perayaan besar ini,” ujar Wakil Walikota Indra Gobel mewakili Walikota saat memberikan sambutan pada acara syukuran yang diadakan malam hari setelah misa yang diadakan sore hari di tempat yang sama.

Dingingatkan kita semua bahwa negara Indonesia yang cintai ini adalah umat yang besar dan mengingatkan kembali keberagaman agama, suku, budaya, dan bahasa yang berbeda-beda.
Wakil Walikota mengajak seluruh umat beragama untuk terus menjaga kebersamaan terus menebarkan kasih dan damai serta mendukung program pemerintah demi kelancaran bersama.

Acara syukuran diawali dengan tarian Dana Dana dan keberagaman. Makanya pakaian adat tamu/undangan menjadi simbol persatuan dan kesatuan.
Di momen penuh keakraban, kebersamaaan dan penuh sukacita ini Pemkot Gorontalo yang kini dipimpin Walikota Adhan Dambea dan Wakil Walikota Indra Gobel mendapat penghargaan dari Paroki St. Kristoforus Gorontalo yang diserahkan Uskup Manado, yang diterima Wakil Walikota Gorontalo.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemkot Gorontalo dalam menjaga kerukunan, toleransi serta membangun hubungan harmonis dengan umat beragama khususnya Katolik.
Sebelum syukuran, diadakan Misa yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi puluhan pastor/iman termasuk Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Cladius Berty Rumondor Pr dan Frater Diakon Michael Kewo Pr.
Saat misa, ada penerimaan umat baru (dari yang beragama lain masuk Katolik) yang di dampingi tokoh umat Talulembang Sule dan Ketua Wilayah Rohani St. Theresia Paroki St. Kristoforus Suleman.
Diketahui, pada 150 tahun lalu, tepatnya tanggal 18 Januari 1876 seorang perempuan di Gorontalo bernama Carolina dibaptis oleh Pastor Vanner SJ, yang saat itu singgah di Gorontalo sebelum kembali ke Batavia.
Peristiwa pembastisan pertama ini memiliki nilai historis perkembangan gereja Katolik di Keuskupan Manado khususnya di Provinsi Gorontalo, yang kini memiliki dua paroki yakni Paroki St. Kristoforus Gorontalo dan Paroki St. Theodorus Kaaruyen. (Lexie)




