Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar puncak Perayaan Paskah Tahun 2026 di Auditorium Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, Rabu (13/5/2026). Ibadah dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt. Adolf Katuuk Wenas (khadim) di dampingi Pastor Dismas Valens Salettia Pr.

Tema yang diangkat pada perayaan Paskah tahun 2026 adalah Terang kebangkitan Kristus menyinari sivitas akademika Universitas Sam Ratulangi, bertumbuh dalam budaya mutu, berdampak bagi sesama dan berwawasan internasional.

Hadir pada kegiatan ini, para Wakil Rektor dan Dekan di lingkungan Unsrat, tenaga pendidik dan pegawai administrasi serta mahasiswa dari berbagai fakultas serta tamu penting yakni Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Mirza Agus dan perwakilan Pemprov Sulut.

Perayaan yang penuh khidmat ini tidak hanya menjadi momentum refleksi iman, tetapi juga mempererat sinergitas antarlembaga di Sulawesi Utara.

Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menambah kehikmatan acara yang dipusatkan di lingkungan kampus Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran unsur Forkopimda dan pemerintah daerah.

“Kehadiran Bapak Pangdam dan perwakilan Pemerintah Provinsi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap atmosfir akademik yang harmonis di Unsrat,” ujar Rektor.

Terkait dengan tema yang diangkat pada perayaan Paskah tahun ini, Rektor menegaakan, tema ini mengandung makna yang sangat mendalam bagi komunitas akademik.

“Kebangkitan Kristus bukan hanya menjadi simbol kemenangan atas maut, tetapi juga menghadirkan terang pengharapan, pembaharuan hidup serta semangat untuk terus bertumbuh dan memberi dampak posotif bagi dunia di sekitar kita,” ujar Rektor.

Melalui momen Paskah ini, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika Unsrat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat pelayanan, meningkatkan kualitas diri dan menghadirkan terang Kristus melalui karya, pengabdian dan keteladanan hidup masing-masing.

“Kiranya terang kebangkitan Kristus senantiasa menerangi langkah, karya dan pengabdian kita bersama demi kemajuan Universitas Sam Ratulangi, masyarakat, bangsa dan negara,” harap Rektor.

Dalam khotbahnya, pendeta Wenas menekankan makna kebangkitan Kristus sebagai sumber pengharapan dan kekuatan bagi dunia pendidikan untuk terus melahirkan generasi yang berintegritas.

Perayaan Paskah 2026 Unsrat ini diselenggarakan oleh panitia yang merupakan kolaborasi Fakultas Teknik pimpinan Liany Amelia Hendrata sebagai Ketua, Fakultas Ilmu Budaya pimpinan Golda Juliet Tulung Wakil Ketua, Fakultas Pertanian pimpinan Dedie Tooy Seketaris, dan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran pimpinan Max RJ Runtuwene Bendahara.

Ada sejumlah kegiatan yang diadakan pada Perayaan Paskah 2026 yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor yang ditandai pelepasan burung ke udara yang diadakan di kompleks Kantor Pusat Urusan internasional UnsratUnsrat, Rabu (5/5/2026)

Kegiatan itu adalah donor darah (5)5/2026), anjangsana dan berbagi kasih di Panti Sosial Bartemeus (8/5/2026) dan acara puncak (13/5/2026). (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar puncak peringatan Dies Natalis ke-64 dalam Sidang Terbuka Senat Unsrat di Auditorium Unsrat Manado, Jumat (5/12/2025).

Sidang yang dipimpin Ralf Kairupan (Ketua Senat) ini dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil-wakil Rektor dan Pimpinan Lembaga Unsrat, para Dekan di lingkungan Unsrat, Senat Unsrat, sejumlah dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumni UnsratUnsrat serta Dharma Wanita Persatuan Unsrat.

Selain itu, Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut Audy RR Pangemanan (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung RI Barita Simanjuntak, Kapolda Sulut Irien Pol. Roycke Harry Langie dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkap sejarah panjang perjalanan Unsrat yang berdiri pada tahun 1961, sekilas perkembangan Unsrat hingga saat ini serta harapan ke depannya.

“Sejak berdiri pada tahun 1961, Universitas Sam Ratulangi telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi di kawasan Timur Indonesia ” ujarnya.

Usia 64 tahun, sebutnya, bukanlah perjalanan singkat. Selama enam dekade lebih Unsrat telah berkontribusi dalam mencetak SDM unggul, melahirkan pemikiran akademis, serta menjadi mitra pembangunan daerah dan bangsa.

Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung RI Barita Simanjuntak saat menyampaikan orasi ilmiahnya

Unsrat, menurut Rektor, patut bersyukur bahwa berkat kerja keras para pendiri, pimpinan, sivitas akademika dan alumni Unsrat bisa eksis dan terus bertransformasi menghadapi dinamika zaman.

Tahun ini, Dies Natalis Unsrat mengangkat tema Unsrat berdampak bagi negeri. Tema ini, sebut Rektor, mengandung makna yang sangat mendalam yaitu bahwa keberadaan Unsrat bukan hanya untuk menghasilkan lulusan tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, daerah dan bangsa Indonesia yang kita cintai.

Rektor lantas mengurai dampak tersebut baik dari sisi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat maupun kerjasama strategis.

Memasuki era transformasi digital, disrupsi global, dan tantangan pembangunan berkelanjutan, sebut Rektor, Unsrat harus terus berbenah menjadi kampus yang inklusif, berdaya saing dan berorientasi pada solusi.

“Saya mengajak seluruh sivitas akademika, melalui semangat Dies Natalis ke-64, mari kita terus memperkuat integritas, serta mengembangkan kolaborasi dan inovasi untuk menghadirkan karya-karya nyata yang berdampak bagi negeri,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut yang diwakili Plt. Kepala BPSDM dalam sambutannya berharap, di isia ke – 64 ini, Unsrat terus bertransformasi menjadi universitas yang adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa kehilangan jati diri sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai normal.

Kehadiran Unsrat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Utara. Gubernur berpesan untuk menjadi agen perubahan yang membawa semangat positif di tengah masyarakat.

Puncak peringatan Dies Natalis Unsrat tahun ini diwarnai pula dengan Orasi Ilmiah berjudul Membangun kepercayaan publik melalui pemidanaan humanis oleh Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung RI Barita Simanjuntak. (FA)