Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengungkapkan rasa bersyukurnya sebab di masa awal-awal bertugas Plt. Rektor Unsrat ada suatu acara yang sangat penting yakni proses wisuda.

Wisuda adalah simbol bahwa peredaran darah universitas nadinya masih lancar dan semuanya berjalan mulus sehingga prosesi wisuda bisa berjalan. “Kalau tidak, bisa ada tanda-tanda masalah besar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa kepada wartawan di Ruang Rektorat, usai pelaksanaan Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).

Tadinya, yang mau diwisuda hanya sekitar 600-700 orang tapi dengan kesepakatan kita untuk membantu alumni-alumni untuk cepat diwisuda, walau ada masalah di Kemendiktisaintek. Ini membuat saya merasa sangat senang karena bisa membantu alumni diwisuda.

Di dampingi Wakil Rektor 1 dan Plh. Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah dan Humas Unsrat Max Rembang, Plt. Rektor menjelaskan, hal ini akan dijadikan model. Bila kita banyak membantu alumni-alumni maka semangat belajar mereka akan meningkat dan merasa ada rasa cinta kepada almamaternya karena ada jasanya.

“Tentunya sebagai Plt. Rektor saya harus banyak belajar. Dan saya bersyukur hari ini bisa dihadiri Wakil Gubernur Sulut, mewakili Gubernur. Ini juga merupakan momentum untuk kita berkoordinasi dengan Pemda secara simbolik di depan wisudawan yang berjunlah 1.017 orang,” ujarnya.

Hal ini merupakan investasi yang luar biasa. Ini bagus secara sinbolik bahwa Pemda hadir dan memberi perhatian, dan terlebih lagi Wagub tidak langsung pulang setelah memberikan sambutannya. Bahkan ikut memberi selamat kepada oara wisudawan satu persatu. Itu merupakan wujud perhatian.

“Sebagai pimpinan Unsrat, Plt. Rektor, Wakil-wakil Rektor dan Dekan merasa bangga seorang Wakil Gubernur bersama kami memberilan ucapan selamat kepada para wisudawan,” ujarnya.

Dan, tak kalah pentingnya adalah kehadiran Kapolda Sulut (Irjen Pol. Roycke Harry Langie – red). Ini jiuga secara simbolik bahwa Forkopimda secara mekanisme mengawal masa transisi ini untuk membenahi dan tumbuh lebih cepat lagi.

.”Pak Kapolda beberapa kali menyampaikan kesiapannya untuk mendukung segala proses perbaikan di Unsrat. Untuk menjaga Unsrat, menjaga kekompakan pimpinan Unsrat dan civitas akademika,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.

Plt. Rektor berterima kasih kepada Kapolda, Wakil Gubernur Sulut dan semua pihak yang telah membantunya di awal kepemimpinan tiga minggu ini sehingga mulai penerimaan mahasiswa baru hari hingga saat ini.

Ahli biologi dan ekologi kelautan terkemuka Indonesia kelahiran Takakar (Sulawesi Selatan) 8 Maret 1967 ini berharap, sinergi dan kolaborasi ini akan terus berlanjut.untuk kemajuan Unsrat ke depan.

Plt. Rektor menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan membutuhkan dukungan termasuk dari media-media untuk membangun Unsrat yang adalah kebanggaan Dearah Sulut bahkan Sulawesi. (FA)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus memberikan Kuliah Umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (11/8/2025).

Dalam kuliah umum ini, Gubernur memaparkan Pokok-pokok pikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jang Panjang (RPJMP) Sulawesi Utara kepada para akademisi, mahasiswa, dan jajaran pimpinan universitas.

Gubernur menjelaskan visi, misi, dan strategi utama yang akan menjadi fondasi pembangunan Sulawesi Utara dalam beberapa dekade mendatang.

Di momen tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju.

 

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menjelaskan, kuliah umum ini memiliki makna yang sangat penting dan menjadi acuan dalam merancang serta menyesuaikan program pendidikan yang relevan dan aplikatif.

Rektor berharap kuliah umum ini menjadi wadah yang memperkuat sinergi antara Pemrov Sulut dan Universitas Sam Ratulangi dalam menciptakan ekosistem kolaboratif mendukung terwujudnya Sulawesi Utara maju, mandiri dan berdaya saing global. (FA)