Meimonews.com – Suatu catatan prestasi penting dan membanggakan bagi Sulawesi Utara dan Kota Tomohon terutama Kampung KB Kawangunan Kelurahan Pangolombian diukir pada momen memperingati Harganas (Hari Keluarga Nasional) ke-32.

Pada momen tersebut, Kampung KB (Keluarga Berkualitas) Kawangunan meraih juara pertams Lomba Kampung KB Tingkat Nasional Tahun 2025 Kategori Kota.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Menteri Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga)/BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) Budi Setiyono kepada Ketua TP-PKK Kota Tomohon Jeand’arc F. Senduk-Karundeng bersama Ketua Pokja Kampung Kawangunan Pangolombian Olvin Lontoh.

Ketua TP-PKK Kota Tomohon Jeand’arc F. Senduk-Karundeng bersama Ketua Pokja Kampung Kawangunan Pangolombian Olvin Lontoh menerima penghargaan dari Sekretaris Menteri Kemendukbangga/BKKBN RI Budi Setiyono atas keberhasilan KB Kawangunan juara 1 KB Nasional Kategori Kota

Penyerahan penghargaan ada acara Rapat Koordinasi Nasional Penyusunan Rencana Aksi Pembangunan Kependudukan yang diadakan di Haris Hotel & Convention Cibinong City Mall Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/7/2025) ini dihadiri Sekretaris Perwakilan Kemendukhangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante (mewakili Kepala Perwakilan Jeanny Yola Winokan).

Keberhasilan ini diapresiasi Kemendukbangga/BKKBN Sulut. Atas nama Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, sebut Ante, disampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Walikota Tomohon dan jajaran termasuk Ketua TP PKK Tomohon yang sudah sangat maksimal memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas.

“Hal itu dibuktikan dengan diraihnya juara 1 tingkat nasional Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kota untuk Kampung KB Kawangunan Kota Tomohon,” ujar Ante kepada Meimonews.com via telefon dari Bandara menuju perjalanan pulang ke Manado, Rabu (23/7/2025).

Prestasi ini, menurutnya, menunjukkan suatu kebanggaan bukan hanya bagi masyarakat Kota Tomohon tetap juga masyarakat Provinsi Sulawesi Utara, lebih khusus membuktikan sinergi yang luar biasa, kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN Sulut dengan mitra kerja yang terbaik yakni Pemerintah Kota Tomohon. “Pemerintah Kota Tomohon sudah membuktikan hal itu,” ujarnya.

Dijelaskan, Kampung Keluarga Berkualitas adalah bentuk apresiasi yang diberikan pemerintah untuk di dalamnya memuat integrasi segala program Kemendukbangga/BKKBN yakni ada lima program quick win termasuk di dalamnya percepatan penurunan stunting, mengintegrasikan semua kegiatan dalam dukungan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang ada khususnya Kota Tomohon.

Dan untuk diketahui, sambungnya, penghargaan ini diserahkan oleh Sekretaris Menteri Kemendukbangga/BKKBN RI sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih atas keberhasilan pemerintah baik kabupaten maupun kota dalam mendukung semua program Kemendukbangga/BKKBN.

Diharapkan prestasi yang diraih ini terus dipertahankan dan menjadikan semua kelurahan mendapatkan atau membuat seperti yang telah ada, yang telah meraih prestasi tingkat nasional.

“Semoga Kota Tomohon dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lainnya dan dapat berbenah agar di tahun-tahun mendatang berkesenpatan untuk dapat mengambil bagian berkompetisi seperti yang dilakukan Kota Tomohon di tahun ini,” tandasnya. (Afer)

Meimonews.com – Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Lady D. Ante menegaskan, data yang dihasilkan dalam pendataan keluarga ini akan menjadi fondasi penting bagi berbagai program nasional.

Program nasional itu mulai dari percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, program Bangga Kencana, hingga kebijakan perlindungan sosial.

Penegasan tersebut disampaikan Lady pada acara penutupan Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 di Sulawesi Utara, Kamis (10/7/2025).

Workshop ini diselenggarakan Kemendukbangga / BKKBN Perwakilan Sulut di Aston Hotel Manado, Rabu – Kamis (9 – 10/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga / BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ini diikuti para pengelola data dan informasi Dinas PPKB kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, serta PKB/PLKB selaku Manager Data dan Manager Pengelola.

Bahkan, sambung Lady (mewakili Kaper), data ini juga akan digunakan oleh berbagai lembaga dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di tingkat pusat maupun daerah.

“Para pengelola data di daerah harus mampu membuktikan bahwa data yang dikumpulkan adalah data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Lady yang didampingi Ketua Tim Kerja Pelaporan dan Statistik serta Pengelolaan TIK Fuad Saud menyampaikan 5 (lima) poin penting sebagai arahan yang harus ditindaklanjuti di tingkat kabupaten/kota.

Pertama, memahami pentingnya data sebagai dasar intervensi program strategis; kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor, dari tingkat provinsi hingga kelurahan/desa.

Ketiga, mempercepat tindak lanjut berupa sosialisasi internal, pembekalan petugas, serta kesiapan logistik dan anggaran; keempat, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan aplikasi SIGA, disertai peningkatan kapasitas SDM; dan kelima, melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menjamin kualitas proses dan hasil pendataan.

“Workshop ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif dan meningkatkan kesiapan seluruh stakeholder daerah dalam menghadapi pelaksanaan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025,” sebutnya.

Lady menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta workshop atas partisipasi aktif dan komitmen luar biasa selama kegiatan berlangsung.

Di akhir sambutannya, Lady menyampaikan optimisme bahwa provinsi Sulawesi Utara akan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan pendataan keluarga yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

Lady mengajak seluruh peserta untuk kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh demi kemajuan program pembangunan keluarga.

“Berencana itu keren ! Salam sehat dan sejahtera untuk seluruh keluarga di Sulawesi Utara,” ujarnya. (Afer)