Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng mengatakan, Seminar Penbukaan Beasiswa LPDP 2024 merupakan langkah awal yang penting dalam proses seleksi beasiswa LPDP.

Oleh karena itu, “diharapkan memberikan kesempatan bagi para mahasiswa berprestasi, mengembangkan potensi mereka lebih jauh lagi,” ujar Rektor pada acara pembukaan Seminar Pembukaan Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidilan) Tahun 2024 yang diadakan di Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Jumat (12/7/2024).

Kegiatan ini diharapkan pula oleh Rektor menjadi wadah informasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum terkait peluang beasiswa LPDP.

Direktur Investasi Muhammad Oriza dalam sambutannya mengatakan, pembentukan LPDP ini adalah ide briliant dari para pemutus kebijakan di negara ini, yang berarti ke depannya sudah memiliki dana pendidikan yang abadi.

“Dana LPDP ini bisa digunakan bukan hanya generasi saat ini, tapi generasi mendatang bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Hadir pada kegiatan ini, antara lain Wakil Rektor 4 dr. Billy J. Kepel, M.Med Sc. Dekan Fisip Dr, Daud Markus ‘Ferry Liando, SIP, M.Si. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 2277 mahasiswa Unsrat mengikuti program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 136. Setelah mendapat pembekalan, mereka dilepas untuk ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan.

Penutupan dan pelepasan mahasiswa program KKT ini dilakukan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. Asean IPU di Auditorium Unsrat, Senin (4/9/2023).

Para mahasiswa program KKT ini akan ditempatkan di Kabupaten Minahasa Tenggara dengan tujuan 9 kelurahan dan 135 desa yang tersebar di 12 kecamatan.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek lewat program KKT Merdeka

Diketahui, KKT adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan untuk melaksanakan KKT sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Diakhir kegiatan, mahasiswa diwajibkan membuat laporan yang isinya adalah kegiatan, informasi atau gambaran serta program dari sejak perencanaan, pelaksanaan serta hasil yang dicapai. (FA)