Meimonews.com – Pelepasan balon ke udara oleh Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd menandai pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-69 Universitas Negeri Manado (Unima).

Pelepasan balon oleh Rektor di dampingi pimpinan lain Unima serta sejumlah dekan se-Unima dilaksanakan di halaman kantor pusat Unima Tondano, Senin (23/9/2024).

“Atas nama Rektor Unima, saya buka rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-79 Unima,” ujar Prof. Deitje saat membuka acara dan melepaskan balon ke udara, yang diiringi tepuk tangan peserta kegiatan.

Ada sejumlah kegiatan yang akan diadakan dalam memperingati Hari Jadi universitas yang telah berstatus BLU (badan layanan umum) ini.

Kegiatan-kegiatan tersebut di antaranya jalan sehat dan line dance yang akan diadakan Jumat (27/9/2024).

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M,Pd saat memberikan sambutan

Ketika memberikan sambutan, Profesor Deitje berterima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak sehingga Unima bisa memasuki usia yang ke-69 tahun.

Rektor dua periode dan bahkan telah diperpanjang masa jabatannya sampai ada Rektor baru ini berharap kerjasama yang baik ini terus ditingkatkan agar Unima lebih maju lagi.

Rektor juga mengungkap rasa syukurnya karena perguruan tinggi negeri bisa maju seperti yang terlihat saat ini.

Usai pelepasan balon dan sebelum makan siang bersama, Rektor bersama sejumlah dosen dan pimpinan universitas/lembaga bernyanyi dan menari serta foto-foto bersama sehingga kegembiraan dan kebersamaan di pembukaan kegiatan sangat terlihat, (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado menggelar Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi (Prodi) Biologi dan Kimia Program Doktor yang pembukaanya diadakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Kamis (12/9/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd ini menghadirkan Tim dari Direktorat Kelembagaan Kemendikbudristek RI yakni Osvaldo Sativa AmasthaAmastha, Henriette Minerva Wenno, Deny Kurniawan, Dwi Rosmalasari dan LL Dikti Wilayah XVI.

Selain itu, Niken Subekti (Universitas Negeri Semarang), Eko Hadi Sujiono (Universitas Negeri Makassar) dan Novri Youla Kamdowangko (Universitas Negeri Gorontalo).

Dalam kegiatan ini, setelah acara pembukaan, diadakan presentasi dari Tim Kemendikbudristek, presentasi dari pengusul, diskusi serta evaluasi lapangan.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, kunjungan dan visitasi pembukaan program studi (prodi) baru baik S3 Biologi maupun Kimia merupakan peristiwa yang sangat menentukan dan bersejarah bagi Unima. “Visitasi hari ini akan menentukan boleh tidaknya prodi-prodi baru tersebut dibuka,” ujar Rektor.

Oleh karena itu, Rektor memberikan beberapa pertimbangan dan upaya yang dilakukan dalam membuka prodi-prodi tersebut.

Pembukaan prodi baru di Unima, menurut Rektor, adalah dalam rangka menjawab isu-isu strategis pengembangan Unima yaitu perluasan akses pendidikan Tinggi.

Disebutkan, dalam rangka perluasan akses tersebut Unima telah menatanya di dalam Rencana Strategis Bisnis 2020-2025 Unima yaitu rencana perluasan akses pendidikan tinggi melalui pembukaan prodi-prodi baru, pembukaan prodi untuk program baik sarjana, magister maupun doktor.

Disebutkan, implementasi RSB tersebut Unima telah melakukan upaya-upaya baik dalam bentuk kajian-kajian kebutuuan, spesifikasi yang menjadi ciri dan visi keilmuankeilmuan, ketersediaan sumber daya baik sumber daya manusia, sarana dan prasarana maupun ketersediaan pembiayaan yang ditata dalam RBA Unima.

“Untuk itu, telah dibentuk Tim Kerja atau task force dalam melakukan kajian dan menyusun serta menyiapkan semua dokumen yang diperlukan termasuk menyiapkan sarana dan prasarana,” ujar Rektor.

Dikemukakan, kebutuhan utama yang menjadi pertimbangan adalah pengembangan visi keilmuan dalam menjawab kebutuhan-kebutuuan baik kebutuhan dunia kerja maupun kebutuhan pengembangan visi keilmuan yang nerujuk pada bidang science, tecnology, engenering dan math (STEM).

“Oleh sebab itu, kami menetapkan prodi biologi dan kimia program S3 untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan biologi dan kimia sekaligus penyiapan tenaga-tenaga ahli dan kompeten yang menjamin pengembangan visi keilmuan,” jelas mantan Rektor 1 Unima ini. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (Kancab) Tondano mengadakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Senat EA Worang Kantor Pusat Unima, Tondano, Selasa (10/9/2024).

Penamdatangan PKS tentang Pemanfaatan Produk Layanan Jasa Perbankan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut dilakukan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di dampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama Dr. Donal Ratu, M.Hum dan Branch Office Head PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Tondano Agus Arsuad.

Sub Koordinator Kerja Sama dan Humas Unima Dr. Marcia Imelda Watulingas , S.Pd, M.Pd mewakili Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi W. Saeoinsong, S.Pi, MAP kepada Meimonews.con, Selasa (10/9/2024) menjelaskan tujuan dari PKS.

“Tujuan perjanjian ini adalah untuk saling mendukung kegiatan para pihak dalam rangka kerjasama layanan perbankan, seperti payroll, pembayaran remunerasi pegawai Unima, pemberian fasilitas kredit pegawai Unima, penggabungan sistem BRI dan Unima, dan lain-lain,’ ujarnya.

Disebutkan, BRI dan Unima, sepakat untuk mengadakan kerja sama dengan prinsip saling menguntungkan dalam beberapa bidang sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. (FA)

Meimonews,com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Rapat Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Ganjil Tahap 1 Tahun Akademik 2024/2025 di Auditorium Walanda Maramis Kantor Pusat Unima, Selasa (3/9/2024).

Yang diwisuda baik program sarjana, magister maupun doktor dilakukan pada sidang senat yang dipimpin Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si (Ketua) di dampingi Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, M.Kes, AIFO (Sekretaris).

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dalam sambutannya memgatakan, hari ini akan diwisuda putra-putri terbaik, anak-anak bangsa yang terpilih dari 94/7 persen provinsi di Indonesia. Mereka telah ditempah melalui proses belajar sungguh sangat luar biasa.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mereka ditempa dan diberi pengalaman belajar untuk mengembangkan berbagai potensi diri baik belajar di kampus maupun di luar kampus di perguruan tinggi lain ataupun melalui berbagai kegiatan pembelajaran.

“Anak-anak kita dan saudara-saudara kita inipun telah dipersiapkan dengan kompetensi dan keunggulan kompetitif sehingga mereka dapat bersaing di dunia kerja,” ujar Prof. Deitje.

Diungkapksn, mereka yang akan diwisuda adalah lulusan program doktor, program magister, dan program sarjana baik progam regular maupun program RPL semester ganjil tahap I tahun akademik 2024/2025.

Wisuda, menurutnya, bukanlah tradisi universiter yang rutin. Tetapi merupakan bagian dari akuntabilitas akademik dan akuntabilitas publik suatu institusi pendidikan tinggi. Melalui wisuda ini Unima mempertanggungjawabkan semua kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan dan dipercayakan kepada Unima untuk mendidik anak-anak bangsa menjadi insan yang berkarakter Pancasila menuju Indonesia hebat.

“Oleh sebab itu, kami dengan penuh kebanggaan mewisuda saudara-saudara. Mulai hari ini saudara-saudara berhak menggunakan gelar doktor, gelar magister dan gelar sarjana sesuai bidang ilmu saudara-saudara. Hayatilah bahwa gelar akademik yang saudara sandang bukanlah tujuan akhir, tetapi masih harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui pengabdian saudara-saudara,” sebutnya.

Dijelaskan, ladang dan medan pengabdian dan pelayanan masih terbentang luas di hadapan saudara-saudara. Ladang dan medan pengabdian yang demikian luas itu membutuhkan semangat, kreativitas, dan inovasi; menuntut kerja keras dan disiplin yang tinggi, tanggungjawab serta keimanan dan ketaqwaan yang kuat. Abdikanlah dirimu dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.

‘Hari ini saudara-saudara kami wisuda dengan resmi, dan sekaligus kami terima untuk menjadi anggota Ikatan Alumni UNIMA. Jaga dan pelihara nama baik almamater saudara, dan suatu saat nanti, sebagai anggota Ikatan Alumni kami berharap saudara dapat memberikan sumbangan pikiran bagi pengembangan Unima,” ujar Rektor.

Dikemukakan, tugas panggilan bagi Unima, tidak selesai ketika wisuda para lulusannya. Kualitas kerja kita semua nantinya akan diukur sejauhmana pada lulusan Unima mempunyai daya saing yang tinggi, dan pada gilirannya mereka akan mendukung upaya meningkatkan baya saing bangsa.

Oleh sebab itu, Unima harus terus berupaya meningkatkan mutu. Budaya mutu harus terus kita bangun. Kami sangat berharap kontribusi semua alumni Unima, dalam turu mengawal proses pengembangan Unima ke depan.

Disebutkan pula, hari ini, di acara yang amat terhormat ini, Unima juga akan menerima saudara-saudara, teman-teman kita yang baru menyelesaikan pendidikan program doktor di berbagai peruguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.

“Kehadiran mereka merupakan berkat yang Tuhan siapkan untuk membantu dan lebih mempercepat proses akselerasi reputasi dengan memperkuat academic standing Unima,” ujar mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.

Para doktor baru, tugas panggilan dan tanggungjawab pengabdian dan pelayanan tridharma tengah menanti saudara-saudara. Kami sangat berharap kehadiran sudara-saudara akan dapat lebih mempercepat peningkatan kinerja akademik Unima melalui produktivitas yang kreatif dan inovatif penelitian, pengabdian dan publikasi ilmiah. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Pemantapan Pembelajaran Menggunakan Learning Management System (LMS), Case Method, dan Project Base Learning (PBL) di Wale Christian Kaima, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis-Jumat (23-23/8/2024) ini diikuti 200 peserta yakni
Wakil Rektor Rektor, para Dekan, para Wakil Dekan Bidang Akademik, para Ketua dan Sekretaris Lembaga, para Kepala Biro, para Kepala Bagian, para Kepala UPA, serta seluruh dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala dan Asisten Ahli.

Turut hadir pada kegiatan yang dilaksanakan Tim Indikator Kinerja Utama Unima pimpinan Vivi Winny Saroinsong, S.Pi, MAP (Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unima) iini adalah Tim Belmawa Kemendikbudristek RI yakni Agus Soemantri serta Hartoto, S.Pd, M.Pd (Universitas Negeri Makassar dan Dr. Ishaq Madeamin, S.Pd, M.Pd (Universitas Muhammadiyah Makassar).

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, MPd dalam sambutannya menjelaskan, peserta berkumpul pada kegiatan pemantapan pembelajaran ini akan fokus pada tiga metode pembelajaran inovatif: Learning Management System (LMS), Case Method, dan Project Based Learning (PBL).

“Ketiga metode ini adalah fondasi penting dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif dan relevan di era digital saat ini,” ujar Rektor.

Dengan LMS, sebutnya, kita tidak hanya mempermudah akses materi ajar, tetapi juga memperkaya interaksi antara pengajar dan peserta didik. case nethod memberikan kesempatan untuk menggali dan menganalisis situasi nyata, memperkuat pemahaman konsep secara mendalam. Sedangkan PBL mendorong mahasiswa untuk berpikir kreatif dan menyelesaikan masalah melalui proyek yang menantang.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap peserta dapat memahami dan memanfaatkan ketiga metode ini secara optimal, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa kita menghadapi tantangan di dunia profesional,” ujarnya.

Dalam pemaparan materi Tim Bermawa Kemendikbudristek RI menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat untuk kegiatan pemantapan pembelajaran yang fokus pada penggunaan Learning Management System (LMS), Case Method, dan Project Based Learning (PBL).

Kegiatan ini, menurut mereka adalah bagian dari upaya kita bersama untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

LMS memberikan kita platform yang fleksibel dan efisien untuk menyampaikan materi ajar, mengelola proses belajar mengajar, serta memfasilitasi interaksi antara pengajar dan peserta didik. Case method memungkinkan kita untuk mengintegrasikan teori dengan praktik melalui analisis kasus nyata, yang sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan problem solving. Sementara itu, Project Based Learning mendorong kreativitas dan kolaborasi melalui pengalaman belajar berbasis proyek, yang relevan dengan tantangan dunia nyata.

Dengan mengimplementasikan ketiga metode ini, tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan global. Kami berharap kegiatan ini akan memberikan wawasan baru, memperkuat kompetensi, dan menginspirasi inovasi dalam proses pembelajaran

Kemendikbudristek berterima kasih atas komitmen dan dedikasi dalam mengembangkan pendidikan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar dan mendalam bagi kita semua.. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) resmi membuka dua program studi baru yakni Strata 1 (S1) Geofisika dan S1 Ilmu Lingkungan, yang difokuskan pada mitigasi bencana alam dan eksplorasi sumber daya alam (SDA).

Pembukaan dua prodi baru itu berdasarkan Surat Keputusan Kemendikbudristek RI nomor: Manual.1497/E1/HK.03.00/2024 sesuai salinan surat Mendikbud Ristek nomor 429/E/O/2024.

Dirjen Dikti Ristek Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc, yang dahulu menjabat sebagai Vice President HAGI, turut berperan dalam proses persiapan pembukaan prodi ini.

Kabar pembukaan prodi ini disampaikan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di Kantor Pusat Unima Tondano Rabu (14/8/2024)

Pembukaan kedua prodi ini, jelas Rektor, didasari oleh kebutuhan strategis Sulawesi Utara sebagai sebuah daerah yang kaya akan SDA namun rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung api, dan tanah longsor.

“Provinsi Sulut membutuhkan lebih banyak tenaga ahli yang memiliki keahlian khusus dalam bidang geofisika dan ilmu lingkungan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut,” ujar Prof. Deitje.

Mantan Wakil Rektor 1 Unima ini menambahkan, pembukaan Prodi S1 Geofisika di Unima juga mendapat rekomendasi dari Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), sebuah organisasi profesi terkemuka di bidang geofisika.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unima Dr. Armstrong F. Sompotan, S.Si., M.Si menjelaskan, pembentukan Prodi Geofisika dipicu oleh beberapa faktor utama, termasuk potensi besar SDA dan energi baru terbarukan di Sulut.

“Hingga kini, belum ada program studi di Sulut yang berfokus pada eksplorasi SDA dan energi, sementara kebutuhan akan SDM yang ahli di bidang geofisika untuk mitigasi bencana alam sangat mendesak,” ujarya.

Oleh karenanya, kehadiran Program Studi Geofisika di Unima bertujuan untuk mencetak sarjana yang memiliki keahlian dalam mengelola SDA di Sulut, melakukan penelitian yang mendukung eksplorasi SDA dan energi terbarukan, serta berkontribusi pada mitigasi bencana alam di wilayah Indonesia Timur.

Program ini, menurutnya, mencakup berbagai bidang keahlian, termasuk eksplorasi panas bumi (geothermal), tambang mineral, minyak dan gas bumi, seismologi, vulkanologi, dan mitigasi bencana alam lainnya.

Ditambahkan, lulusan Prodi Geofisika diproyeksikan memiliki peluang kerja yang luas, baik di sektor pemerintah maupun swasta. Mereka dapat bekerja sebagai surveyor, interpreter, peneliti, pendidik, konsultan, atau di posisi manajerial di berbagai instansi seperti Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum, perusahaan minyak dan gas seperti Pertamina, Chevron, hingga perusahaan pertambangan besar seperti Freeport dan PT IMIP.

Ditegaskan, pembukaan kedua program studi ini tidak hanya menandai komitmen Unima dalam menjawab tantangan regional, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menjadikan Unima sebagai pusat pengembangan ilmu geofisika dan ilmu lingkungan di Indonesia Timur. Dengan demikian,

“Unima siap melahirkan generasi baru yang mampu mengelola SDA secara berkelanjutan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman bencana alam,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano menyelenggarakan PPKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) yang dimulai Rabu (14/8/2024) dan berlangsung beberapa hari.

Pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Walanda Maramis Unima Tondano ini dilakukan Rektor Unima Tondano Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd.

PPKMB tahun akademik ini diikuti 3.130 mahasiswa baru (Maba) yang ada di Fakultas-fakultas yang ada di lingkungan Unima yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) dan Fakultas Teknik (FT).

Hadir pada acara pembukaan para Wakil Rektor, pimpinan Senat Unima, Ketua SPI, para Dekan dan Wakil Dekan, Pimpinan.Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan, dan para Kepala Biro.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan selamat bergabung dengan Keluarga Besar Mahasiawa (KBM) Unima.

“Selamat datang di Universitas Negeri Manado. Selamat menikmati keindahan di Unima yang terletak di atas hamparan danau Tondano dengan kesejukan puncak Tonsaru ini,” ujarnya.

Unima, tambahnya, akan menjadi lembaga atau tempat untuk menimbah ilmu dan mengembangkan diri selama beberapa tahun ke depan.

“Kalian telah melewati proses yang panjang dan tidak mudah dan hari ini, adik-adik semuanya resmi bergabung dengan KBM Unima,” ujar mantan Wakil Rektor 1 Unima ini.

Dalam.keterangannya kepada pers, Rektor mengungkapkan rasa syukurnya karena PPKMB Tahun 2024 telah berjalan dengan baik dan lancar.

PPKMB ini, menurut Rektor, dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru tentang kehidupan yang ada di Unima.

Rektor berharap, mahasiswa baru angkatan 2024 ini bisa menyelesaikan studi sebelum waktu Drop Out (DO). “Saya berharap kepada seluruh mahasiswa baru ini agar memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya sehingga bisa menyelesaikan studi di Unima tepat pada waktunya,” ujarnya. (*/FA)

Meimonews.com – Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang mengangkat tema Nusantara Baru, Indonesia Maju, Universitas Negeri Manado (Unima) akan menggelar sejunlah kegiatan, di antaranya kegiatan olahraga.

Ada beberapa kegiatan olahraga yang akan diadakan Unima di momen bersejarah tersebut yakni Jalan Sehat, Senam Bersama dan Lomba Line Dance dengan kategori dosen/pegawai dan mahasiswa.

Kegiatan berlokasi di Halaman Kantor Pusat Unima Tondano ini akan diadakan pada Selasa (13/8/2024) mulai pukul 07.00 Wita sampai selesai.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M,Pd telah mengeluarkan surat pemberitahuan bernomor : 2343/UN41/TU/2024 tertanggal 9 Agustus 2024.

Surat tersebut ditujukan kepada para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, Ketua dan Sekretaris SPI, para Dekan dan Wakil Dekan, para Guru Besar, Direktur dan Wakil Direktur Pasca Sarjana, para Kepala dan Sekretaris Lembaga.

Selain itu, para Kepala Biro, para Kepala UPA, Koordinator PPG, Kepala Poliklinik, Kepala BKLN, para Kepala Bagian dan Sub BagianBagian, para Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta para Teknisi, Sekuriti dan CS di lingkungan Unima. (FA)

Meimonews.com – Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Manado (Unima) di mana telah terpilih tiga nama yakni Dr. Joseph Philip Kambey, S.Ak, MBA, Prof Dr. Orbanus Naharia, M.Si dan Dr. Patricia Silangen, SPd, M.Pd pada Rapat Senat Unima, Selasa (9/7/2024) lalu diputuskan diulang,

Pilrek ini harus dilakukan proses pemilihan ulang berdasarkan surat keputusan Kemendikbudristek Nomor. Manual. 533/E.E1/KP15/2024 tertanggal 29 Juli 2024 tentang Tindak Lanjut Tahapan Proses Pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado Periode 2024-2028 yang ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Senat Unima yang dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si di dampingi Sekretaris Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, MKes, AIFO dan dihadiri 30-an dari 49 anggota Senat serta Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Jumat (9/8/2024).

Keputusan pemilihan ulang itu dilakukan karena ada hal-hal prinsip yang bertentangan dengan ketentuan/peraturan yang ada sebagaimana tertera dalam Surat Kemendikbudristek RI yang diterima Senat Unima dan dibahas dalam rapat Senat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Senat Unima Prof. Herry ketika diwawancarai Meimonews.com via telefon usai Rapat Senat Unima.

Dikemukakan, ada surat dari Surat Dirjen Dikti Kemendiktiristek RI yang masuk ke Senat Unima terkait dengan tahapan Pilrek Unima yang harus diulang karena beberapa pertimbangan prinsip. “Ada dua masalah yakni terkait dengan keanggotaan Senat Unima dan Calon Rektor yang terpilih waktu Rapat Senat lalu,” ujarnya.

Karena dua permasalahan tersebut maka Senat Unima mengambil keputusan untuk diadakan pemilihan ulang tapi baik pimpinan Senat dan Rektor berkonsultasi dengan Dirjen Dikti Kemendikbudristek RI

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd menegaskan Pilrek Unima harus berjalan sesuai peraturan yang ada. Itulah sebabnya, bila dalam tahapan Pilrek lalu bermasalah maka harus mengikuti aturan yang ada sebagaimana peraturan Kemendikbudristek RI.

“Proses Pemilihan Rektor periode 2024-2028 harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandas Rektor yang akan mengakhiri dua periode kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Unima ini kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, usai Rapat Senat Unima.

Mantan Wakil Rektor 1 Unima ini berharap proses Pilrek untuk menggantikannya berjalan dengan baik dan sesuai aturan sehingga nantinya akan terpilih orang nomor satu di Unima tanpa masalah. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI) melakukan penandatangan Kesepahaman Bersama terkait dengan peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT).

Peningjatan Tri Dharna PT tersebut melalui pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakatmasyarakat, peningkatan sumber daya manusiamanusia, sertifikasi dan tata kelola.

Penandatangan yang dilakukan di Ruang n Rapat Kantor Bupati Minut, Jumat (2/8/2024) tersebut dilakukan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd yang diwakili Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si dan di dampingi Wakil Koordinator Kerjasama dan Humas Dr. Marcia Watulingas, S. Pd., M.Pd.dan Bupati Minut Joune JE Ganda, SE, MAP, MM, M.Si selaku Wakil Ketua Apkasi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dewan Pembina APKSI Drs. Shokiatulo Laoli, MM (mantan Bupati Nias 2 periode) dan Dr. Hima Tul (Staf Ahli Bidang Pendidikan APKSI).

Organisasi APKSI yang memfasilitasi bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara yakni yayasan yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikburistek RI) yang di dalamnya juga untuk memperoleh beasiswa pendidikan Indonesia Emas, sementara Unima sebagai perguruan tingg penyelenggarai RPL (Recognisi Pembelajaran Lampau) di Sulut.

Dalam sambutannya, Prof.Orbanus mengungkapkan rasa terima kasih karena telah mempercayakan Unima sebagai perguruan tinggi dalam melaksanakan kerjasama lewat program RPL jalur mandiri.

Unima berterima kasih karena mendapat kehormatan sebagai salah satu perguruan tinggi yang difasilitasi APKSI untuk studi lanjut dalam dan luar negeri,

“Unima siap menerima semua calon mahasiswa lanjut studi melalui jalur masuk program RPL Mandiri dati seluruh pemerintah kabupaten di Sulawesi Utara dan luar Sulawesi Utara,’ ujarnya mewakili Rektor Unima. (FA)