Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Bapenda, Jl. 17 Agustus Manado, Senin (15/7/2024).

Sejumlah pihak dilibatkan dalam rakor yang dipimpin Kepala Bapenda June E. Silangen di dampingi Sekretaris Bapenda Filma Kepel yakni Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut yang diwakili Ahmadi Rahman, Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) yang terdiri dari Jeffry Tangel, Steve Longkeng dan Febrian Dotulong dan Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Sulut, di samping pejabat struktural di lingkungan Bapenda Sulut.

Setidaknya, ada empat hal penting yang dibahaasdalam rakor ini. Pertama, pembahasan tentang penandatangan kerja sama (PKS) yang akan dilaksanakan antara Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Kedua, membahas tentang pokok – pokok kerjasl sama yang akan dilakukan oleh Pemprov dan Pemkab/Pemkot. Ketiga, membahas tentang pelaksanaan Opsen PKB, BBN-KB dan MBLB dari sisi proses perbankan untuk penyaluran opsen yang menjadi kewenangan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Keempat, tempat dan waktu pelaksanaan penandatanganan PKS. (elka)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan Program Pemberdayaan Masyarakat di Hotel Gran Puri Manado, Kamis (25/4/2024).

Sekitar 30 peserta utusan/perwakilan lembaga pemerintah, organisasi/LSM dan wartawan mengikuti Rakor yang berlangsung sehari itu.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Manado AKBP Hilman Muthalib, SH, Asisten 1 Pemkot Manado Julises Oehlers dan Akademisi Dr. Ita Pingkan Rorong ME menjadi narasumber kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Kota Manado AKBP Heru Yulianto, SH, MH.

Peserta Rakor yang berasal dari berbagai perwakilan pemerintah, organisasi/LSM dan wartawan

Dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Manado menegaskan tentang bahaya narkoba dan bagaimana agar tidak ada lagi yang menggunakan narkoba dan menjadi pengedar narkoba.

Apalagi, sebutnya, di dalam lapas (lembaga pemasyarakatan) saja ada yang bisa mengedarkan narkoba. Demikian pun di beberapa tempat lain.

Oleh karena itu, ia mengajak para peserta dapat mencari solusi bagaimana agar masyarakat tidak menggunakan narkoba atau tidak lagi menggunakan narkoba serta tidak menjadi pengedar narkoba.

Kasatpol PP Manado Johanis Waworuntu saat memanfaatkan sesi tanya-jawab

“Kalau ada yang mengunakan, silahkan melapor maka akan diadakan rehabilitasi,” ujarnya seraya mengajak peserta untuk melakukan test urine di instansi/lembaga masing-masing dalam rangka P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). (elka)

Meimonews.com – Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg menghadiri dan memberikan materi pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Minahasa yang diadakan di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Tondano, Selasa (19/3/2024).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Tim PPS Kabupaten Minahasa ini dipimpin Pj. Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si di dampingi Sekda Minahasa Lynda D. Watania, MM, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Reviva Maringka dan Asisten Administrasi Umum Wenny Talumewo.

Turut hadir Komandan Kodim 1302 Minahasa Letkol Inf. Mutakbir, Kapolres Minahasa AKBP. S. Sophian, SIK, MH, Ketua TPPS Provinsi Sulut Sam Patoro Larobu, SH, MH, Kepala BPS Minahasa Leopold Richard Rawung, SE.

Selain itu, Plt. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Jonny Tendean, Kepala Bappelitbangda Philip Siwi, sejumlah Kepala Dinas seperti Kadis Kominfo Maya Marina Kainde, SH, MAP, beberapa Kabag dan Camat se-Kabupaten Minahasa.

Kegiatan ini diawali dengan laporan pelaksanaan percepatan penurunan stunting oleh Kepala Dinas PPKB Kabupaten Minahasa Dra. Meita Agow,  dan dilanjutkan dengan pengukuhan Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Kabupaten Minahasa oleh Bupati Minahasa.

Pada kesempatan itu, Kepala BKKBN Perwakilan Sulut menyampaikan materi mengenai pemantauan dan evaluasi untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Minahasa.

Tandaju memaparkan strategi dan inovasi yang dapat diterapkan di Kabupaten Minahasa guna menyelesaikan masalah stunting dengan efisien.

Kaper menekankan pada sistem kerja yang berkelanjutan diharapkan mampu menghasilkan penurunan stunting secara menyeluruh dan terencana di Kabupaten Minahasa.

Bupati Minahasa menegaskan, percepatan penurunan stunting di Kabupaten Minahasa memerlukan komitmen yang kuat, dan betul-betul dibuktikan pelaksanaannya sampai tingkat Desa/Kelurahan.

Diungkapkan, penurunan stunting di Kabupaten Minahasa masih di angka 16.5 persen, tetapi diharapkan bisa mencapai di angka 94 persen. “Hal ini perlu menjadi perhatian penanganan stunting, yang bisa dianggarkan dalam Dana Desa sehingga penurunan stunting ini dapat terorganisasi,’ ujarnya. (Fer)