Meimonews.com – Pelaksanaan Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou yang diselenggarakan di lantai dasar rumah sakit, Selasa-Jumat (23-26/6/2026) sangat ramai dan antusias peserta sangat tinggi.

Ratusan staf/pegawai dan KSO RSUP Kandou terlihat memadati mulai dari tempat ceck-in, stand-stand yang ada hingga tempat check-out tempat kegiatan.

Dirut RSUP Kandou pun mengambil waktu untuk memantau pelaksanaannya, setelah bertugas beberapa hari di luar daerah.

Petugas Pit Stop memang sedikit kewalahan karena cukup banyaknya peserta yang mengantri tapi tetap dengan suasana kekeluargaan dan kemeriahan. Ada canda-gurau baik di antara peserta maupun dengan petugas.

 

Di meja sekretariat pertama (check-in) peserta melakukan pendataan, wajib memakai ID Card, melakukan akses e-Book (ada panduan praktis menuju mutu berkelanjutan),hafal nomor urut untuk mempermudah verifikasi di stand.

Kemudian, hunting stand (zona edukasi dan simulasi). Ada 16 stand yang harus dilalui, walau tidak harus berurutan. Di setiap stand ada edukasi dan aksi serta beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan benar untuk kemudian bisa melanjutkan ke stand berikutnya, ada dokumentasi, bahkan ada kuis (bagi beruntung dapat hadiah).

Setelah selesai mendatangi stand demi stand sampai menyelesaikan 16 stand, peserta diberikan pin, yang diserahkan petugas sekretariat check-out.

Ketua Akreditasi RSUP Kandou Ronaldy Tumbel dan Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Edwin Gidion Kristanto yang dihubungi terpisah di sela kegiatan, Jumat (26/6/2026) berterima kasih karena kegiatan ini telah berjalan dengan baik, apalagi diikuti banyak peserta dan antusiasme yang tinggi.

“Hal ini disebabkan karena momen begini sangat langka terjadinya,” ujar Tumbel. “Dan, karena adanya dukungan dari pimpinan rumah sakit (di bawah pimpinan Starry Homenta Rampengan – Red) dan jajaran termasuk staf/pegawai,” ujar Kristanto.

Tumbel menjelaskan, pit stop ini merupakan bagian dari rencana kerja (time line persiapan akreditasi RSUP Kandou, yang rencananya akan dilaksanakan awal September 2026.

Tujuan dari Pit Stop ini adalah untuk menyosialisasikan kembali apa yang dimaksud dengan standar akresitasi. “Standar akreditasi ada 16. Oleh karena itu, setiap standar itu dibuat stand. Jadi ada 16 stand di Pit Stop ini,” ujarnya.

Pelaksana Pit Stop, menurutnya, mendisain suasananya agar meriah, tidak tegang dan bukan sekedar belajar tapi ada pelepasan kepenatan di rumah sakit. Setiap stand dibuat familiar bahkan ada quis berhadiah agar aurahnya jadi positif dan agar pegawai/staf siap mengikuti akreditasi dan tepat sasaran.

Kalau biasanya bikin sosialisasi di aula terlihat kaku dan terasa lebih terbatas, maka dengan dibuat pit stop terlihat staf begitu antusias dan merespons renacana akreditasi RSUP dengan baik.

“Itulah tujuan dan harapan diadakannya pit stop menjelang akresitasi. Agar tidak tegang, tidak diselimuti dengan begini dan begitu. Persiapan dilakukan dengan serius tapi tetap dengan santai, dengan enjoy. Begitulah kira-kira maksud dan tujuan diadakannya Pit Stop,” ujarnya.

Pegawai atau staf yang telah berhasil melewati 16 stand, sebutnya diberikan pin bukti kelulusan (Pitstop Akreditasi Starkes RSUP Kandou).

Diketahui, Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou dibuka Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Ekwanto (Direktur Perencanaan dan Keuangan) di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiani, Selasa (23/6/2026). (lexie kalesaran)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menggelar kegiatan Pit Stop Akreditasi Starkes di aula lantai 1 rumah sakit, Selasa – Jumat (23-26/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Ekwanto (Direktur Perencanaan dan Keuangan) di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiani,

Ketua Akreditasi RSUP Kandou Ronaldy Tumbel dalam sambutannya menjelaskan, Pit Stop merupakan bagian dari rangkaian persiapan akreditasi yang bertujuan memastikan seluruh kebutuhan dan standar yang dipersyaratkan telah dipenuhi sebelum pelaksanaan survei akreditasi.

“Pit Stop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tim akreditasi untuk mempersiapkan seluruh hal yang menjadi kebutuhan dalam proses akreditasi,” ujarnya.

Ekwanto dalam sambutannya mewakili Dirut RSUP Kamdou Starry Homenta Rampengan mengatakan, kegiatan Pit Stop menjadi momentum bagi seluruh insan RSUP Kandou untuk mengevaluasi kesiapan menghadapi Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (Starkes).

Menurutnya, target RSUP Kandou bukan hanya mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna, tetapi juga memastikan budaya keselamatan pasien dan mutu pelayanan benar-benar diterapkan dalam setiap aspek pelayanan rumah sakit.

“Akreditasi bukan sekadar dokumen di atas meja atau sertifikat di dinding. Akreditasi adalah cerminan nyata bagaimana kita mengidentifikasi pasien dengan benar, membangun komunikasi yang efektif, menerapkan kepatuhan terhadap hand hygiene, serta mengelola risiko di setiap unit pelayanan,” jelas Ekwanto

Ekwanto mengajak seluruh unit, mulai dari tenaga medis, keperawatan, penunjang hingga administrasi, memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal dengan aktif berdiskusi, melakukan simulasi alur pelayanan, serta segera melakukan perbaikan terhadap setiap kekurangan yang ditemukan.

“Kita semua adalah satu kesatuan tim. Kekuatan sebuah rantai ditentukan oleh mata rantai yang paling lemah. Karena itu, mari bersama-sama menunjukkan dedikasi dan profesionalisme agar RSUP Kandou terus memberikan pelayanan yang aman dan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Ekwanto berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan semangat dan komitmen tinggi demi meraih hasil akreditasi terbaik.(Fer)