Meimonews.com – Memperingati Pesta Pelindung, umat Stasi Santo (St) Benedictus Kakaskasen Tiga Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Tomohon menggelar misa dan syukuran di lantai dasar gereja stasi, Sabtu (11/7/2026).

Tak kurang dari 200-an umat Stasi pimpinan Maria Sengkey.serta pimpinan organisasi gerejani Stasi seperti Ketua WKRI Ranting Sta. Threresia Steify Sepang, dan pimpinan Wilayah Rohani hadir pada misa yang dipimpin Pastor Paroki Noldy Gedefridus Karamoy Pr ini.

Turut hasir pula pada kegiatan kerohanian dan penuh kekeluargaan/kebersamaan ini dua pimpinan inti Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen yakni Koordinator Bidang (Korbid) Organisasi dan Kaderisasi Viany Lolong dan Korbid Kerohanian Fidelia Engelien Pontoh.

Di momen istimewa ini, dua anak kembar bernama Charina dan Karmel (anak keluarga Mentu – Ruru) mendapat sakramen pembaptisan oleh pastor Noldiy.

Pembaptisan ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga dan umat stasi.

Dalam kotbahnya, Pastor Noldy menjelaskan siapa itu Santo Benedictus, yang menjadi pelindung dari stasi ini. Selain itu, hal-hal yang patut ditiru dari spiritualitas Santo kelahiran Nursia (Italia Tengah) tersebut diharap menjadi pegangan/pedoman bagi umat.

Peringatan St. Benedictus, menurut Pastor Noldy, mengajarkan kepada kita untuk mencari Allah dalam doa, kerja dan disiplin dalam hidup, yang sejalan dengan motto Ora et Labora (bekerja dan berdoa).

Mantan Pastor Paroki St. Petrus Langowan ini mengajak umat Stasi Benedictus Kakaskasen untuk menjadi pewarta dan tidak takut mewartakan kabar baik. Hal itu sejalan dengan yang ada dalam Kitab Suci : “inilah aku utuslah aku.’

Saat syukuran yang diwarnai dengan makan bersama, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Stasi James Wewengkang memberikan laporan progres pembangunan gedung yang peletakan batu pertama dilakukan tahun 2020 dan dan dimulai pengerjaannya pada tahun 2021 ini.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com usai misa dan syukuran, Maria di dampingi Fedelia berharap pembangunan gedung gereja stasi bisa cepat selesai karena sangat penting dan menjadi tempat ibadah/misa umat stasi.

Kondisi saat ini masih terbilang sederhana tapi sudah difungsikan bagian bawahnya untuk dijadikan tempat ibadah/misa umat stasi. (lex)

Meimonews.com – Beberapa kegiatan sosial dan olahraga mewarnai peringatan Pesta Pelindung Paroki Ratu Rosari Suci (RRS) Tuminting Manado yang jatuh pada 7 Oktober 2025.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (11/10/2025) tersebut adalah Fun Walk 5K, Zumba Bersama, Pengobatan Gratis dan Donor Darah.

Rangkaian kegiatan tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pastor Paroki RRS Tuminting.Pastor Josep Pontoan MSC dengan melepas sekaligus mengikuti Fun Walk 5K, yang start dan finishnya di halaman paroki.

 

Setelah finish kegiatan fun walk yang digerakkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki, acara dilanjutkan dengan zumba bersama di halaman paroki, yang setelah itu pengobatan kesehatan gratis dan donor darah di aula paroki.

Kesemarakkan kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pastoral Paroki RRS Tuminting tersebut berkat kerjasama Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik Manado (BPK PKK) Manado serta didukung Dinas Kesehatan (Dinkes) Manado, Dinkes Sulut, dokter/tenaga medis dari RSUP Prof. Dr. RD. Kandow, RS Siloam, Perdhaki, FDKKM, Centra Medika, MCO, Puskesmas Singkil, serta Apotik Setia I, Apotik Anda, dan Apotik Kezia.

Kolaborasi multipihak ini, sebut tokoh umat paroki, diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang, demi mewujudkan Paroki RRS Tuminting yang semakin misioner, solider, dan peduli terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

Ratusan umat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh keakraban dan kepedulian sosial tersebut. Bahkan, masyarakat sekitar terlihat dan menyambut positif untuk kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada mereka.


.
Salah seorang peserta pengobatan gratis, Fransiska menyampaikan apresiasinya.
“Saya sangat bersyukur dan senang sekali dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini,” ujarnya.

Baginya, pelayanan ini sangat baik dan ia merasa sangat terbantu, apalagi dengan kondisi sekarang ini, tidak semua orang bisa langsung ke dokter.

Ia sangat berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut secara bertahap dan kedepannya tetap terus berjalan, karena ini sangat bermanfaat bagi umat dan seluruh masyarakat sekitar gereja.

Pastor Paroki RRS Tuminting menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
“Kegiatan ini tentu dibuat dalam rangka konteks persaudaraan untuk yang tadi pagi (olahraga) dan yang ini adalah soal diakonia, pelayanan bagi masyarakat karena itu sifatnya gratis, bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.

Ukuran manusiakan sejahtera, menurutnya, bukan hanya sejahtera batin tapi juga sejahtera badani, supaya sehat, umur panjang.

Disebutkan, kegiatan ini adalah bagian dari kesaksian juga kepada masyarakat bahwa kita peduli dengan lingkungan sekitar.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, Pastor Paroki RRS Tuminting mengungkapkan, kegiatan dalam rangka Pesta Pelindung Paroki telah dimulai pada Selasa (7/10/2025) yang ditandai misa syukur dan beberapa kegiatan lain serta nanti berakhir pada Sabtu (18/10/2025) berupa kegiatan Ziarah Porta Sancta.

Pastor Josep berterima kasih kepada pimpinan DPP Bidang 4 (penanggung jawab kegiatan), OMK Paroki, pimpinan dan umat paroki yang telah terlibat dalam kegiatan yang bekerjasama dengan BPK PPK Manado dan dukungan dari pihak-pihak terkait. (lex)