Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar High Level Meeting (HLM) bertajuk Membangun Fondasi Fiskal yang Kuat melalui Optimalisasi Digitalisasi Pendapatan Asli Daerah di Hotel The Sentra, Selasa (20/10/2026).

Forum strategis yang dipandu Kepala Bapenda June.E. Silamgen ini dirancang untuk mempercepat integrasi ekosistem transaksi nontunai sekaligus memperkokoh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di bumi Nyiur Melambai.

HLM ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Koordinator Tim Ahli Gubernur Ferdinand Mewengkang, serta Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulut Ni Made Ayumulidyawati.

HLM ini melibatkan juga partisipasi aktif para pimpinan daerah tingkat kabupaten dan kota di Sulut di antaranya Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI Purn. Theodorus Kawatu dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, para Asisten Sekretaris Daerah.

Selain itu, Kepala UPTD PPD Bapenda se-Sulut, jajaran direktur rumah sakit daerah seperti Direktur RS Mata Meilanny Muaja dan Direktur RS ODSK David Kolibu, dan jajaran pejabat Eselon III Pemprov Sulut.

Dalam pemaparan materi teknis, Group Head Operasional Bank SulutGo (BSG) Nolvy Kilanta, yang hadir mewakili Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino Maydi Pepah menegaskan komitmen penuh BSG dalam menyokong akselerasi penerimaan daerah berbasis digital.

Nolvy memaparkan peran BSG dalam mendukung digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen BBNKB, hingga Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP).

Untuk memperluas aksesibilitas wajib pajak, BSG memaksimalkan integrasi kanal transaksi. Akses tersebut mencakup jaringan kantor cabang dan teller, ATM, Mobile Banking, BSGdirect, BSGqris Mobile, loket di Kantor Bersama Samsat, hingga kanal digital pihak ketiga seperti Tokopedia dan sistem nasional SIGNAL.

Dukungan operasional tersebut diperkuat melalui integrasi kode bayar dengan sistem Bapenda, peningkatan standar keamanan siber, kemudahan pelaporan data real-time, serta proses rekonsiliasi dan settlement dana secara berkala baik harian maupun triwulanan.

Rangkaian HLM ini turut diwarnai dengan penyerahan apresiasi dan hadiah dukungan transaksi QRIS di lingkungan rumah sakit binaan Pemprov Sulut.

Bank SulutGo secara resmi menyerahkan hadiah pembinaan kepada Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara dan Rumah Sakit Manembo-nembo atas keberhasilan optimalisasi digitalisasi layanan transaksi publik.

Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah demi kemandirian fiskal Sulut yang berkelanjutan. (elka)