Meimonews.com – Program Studi (Prodi) Neurologi Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) pimpinan Fenny Warouw menggelar sosialisasi visi, misi dan kurikulum pimpinan kepada pimpinan rumah sakit pendidikan utama, pimpinan rumah sakit pendidikan jejaring, serta pimpinan Faked Unsrat, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Program Studi Neurologi RSUP Kandou Manado ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait arah pengembangan pendidikan dokter spesialis Neurologi.
Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan mengatakan, rumah sakit pendidikan sekaligus pengampuan memiliki peran dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis.
Menurutnya, visi, misi dan kurikulum harus dipahami serta dijalankan secara selaras oleh seluruh unsur yang terlibat, baik di rumah sakit pendidikan utama maupun jejaring.
“RSUP Kandou siap mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis Neurologi. Sinergi antara fakultas kedokteran dan seluruh rumah sakit pendidikan sangat penting untuk menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Dirut.
Dirut menekankan, kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan kepada pasien. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya menghasilkan tenaga medis yang unggul secara akademis dan klinis, tetapi juga memiliki kepedulian serta kemampuan melayani pasien dengan baik.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi yang semakin kuat antara Faked Unsrat, RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan utama, dan rumah sakit pendidikan jejaring dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dokter.
Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel ketika memberikan sambutan secara online menjelaskan, visi dan nisi adalah panduan unit kerja. Apa yang ditetapkan dan disosialisasikan ini akan menjadi panduan bagi prodi neurologi untuk mengembangkan diri.
“Tentunya ini harus inline inline dengan Unsrat, dengan Fakultaa Kedokteran dan progran studi. Tapi yang lebih penting dari itu adalah implementasi dari visi dan misi tersebut,” ujarnya.
Itulah yang dituangkan dalan rencana operaional pertahun. Itulah kegiatan-kegiatan yang terukur. Yang secara kumulatif, kegiatan tersebut baik bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdiwn masyarakat itu dapat mewujudkan visi dan misi tersebut. (Fer)

